Akurat.co - Cepat Tepat Benar
Login / Sign Up

Antre Vaksinasi Covid-19 di DKI Sampai 3 Jam, PDIP Minta Dievaluasi

Yohanes Antonius

Antre Vaksinasi Covid-19 di DKI Sampai 3 Jam, PDIP Minta Dievaluasi

Ketua Fraksi PDIP Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta Gembong Warsono. | AKURAT.CO/Yohanes Antonius

AKURAT.CO, Fraksi PDI Perjuangan DKI Jakarta meminta Gubernur Anies Baswedan segera mengevaluasi proses vaksinasi Covid-19 tahap pertama yang telah dilakukan pada Jumat (15/1/2021) lalu.

Pasalnya pada proses imunisasi perdana itu ditemukan ada sejumlah kendala di lapangan seperti proses input data yang  lama sehingga para penerima vaksin bahkan menunggu hingga tiga jam lamanya untuk disuntik antivirus sinovac.

Salah satu sumber Akurat.co yang menjadi penerima vaksin pada tahap pertama ini menyatakan, pada proses vaksinasi  tahap pertama ini, pembagian penerima vaksin di semua fakses yang tersebar di DKI juga belum merata, sehingga yang terjadi adalah, beberapa fakses justru over load, hal ini yang membuat para penerima vaksin harus menunggu hingga berjam-jam lamanya. 

baca juga:

“Tinggal evaluasi dan evaluasi agar pelayanan masyarakat bisa lebih cepat, murah, dan lebih manusiawi," kata Gembong ketika dikonfirmasi Akurat.co Minggu (17/1/2021).

Gembong meminta supaya Pemerintah Provinsi DKI Jakarta segera turun tangan mengatasi masalah ini, supaya pada vaksinasi tahap berikutnya masalah ini tidak kembali terulang.  Sistem vaksinasi harus segera dibenahi.

"Diambil tindakan, penyelesaian agar tidak berlarut-larut panjang. Jadi  Itu yang kita harapkan," tegasnya

Lebih dari itu, Gembong menilai proses pendistribusian vaksin pada fekses-fakses yang telah  disediakan sudah berjalan bagus, hanya saya masalah teknis pemberian vaksin ini mesti dibenahi lagi

"Kalau vaksinasi yang kita pantau di lapangan sudah bagus,  distribusi vaksin sudah sampai puskesmas tingkat kelurahan, distribusi vaksinnya dengan yang bervariasi," tuturnya.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah melakukan vaksinasi tahap pertama pada Jumat (15/1/2021) sasaran vaksinasi adalah para tenaga medis.

Pemerintah Provinsi DKI sendiri sudah menyiapkan 453 fakses  yang tersebar di lima kota administrasi Fakses itu tersebar mulai dari rumah sakit, baik milik pemerintah daerah, BUMN, maupun swasta serta Puskesmas  di tingkat Kelurahan dan Kecamatan. []

Editor: Bayu Primanda

berita terkait

Image

News

DPR RI

Komisi VI Dorong Pemda Percepat Program Vaksinasi Massal

Image

Ekonomi

Erick Pede Sinergi BRI, PNM dan Pegadaian Dukung Bisnis UMKM

Image

Ekonomi

Inggris Beri Sinyal Bakal Terbitkan Paspor Vaksinasi Covid-19

Image

News

LQ Indonesia Lawfirm Sokong Beasiswa Tiga Anak Polisi Korban Covid-19

Image

Video

VIDEO Lahan Makam Covid-19 di TPU Bambu Apus Penuh

Image

News

Nasib Warga di Kampung Bayam, Bertahan di Tengah Pembangunan JIS

Image

News

Pemprov DKI Belum Rencana Beli Vaksin Secara Mandiri

Image

News

Lawan Covid-19

Pakar Epidemiologi UGM Sebut Target Indonesia Bebas COVID-19 pada 17 Agustus 2021 Tak Realistis

Image

News

FOTO Warga Kampung Bayam Masih Bertahan di Tengah Pembangunan JIS

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

Haji Lulung: Terima Kasih Pak Jokowi, Bangsa Ini Diselamatkan dari Bahaya Miras

Lulung menyampaikan ucapan terima kasih kepada pemerintah karena mau mendengarkan suara dari berbagai ormas Islam

Image
News

Kejagung Sita Mobil Mewah Milik Tersangka Kasus Asabri Jimmy Sutopo

Kejagung kembali sita barang bukti dari kasus dugaan korupsi PT ASABRI.

Image
News

Dua Tersangka Kasus Penjualan Senpi ke KKB Bertugas di Sabhara Polres Ambon

Dua anggota Polres Ambon yang menjadi tersangka kasus penjualan senjata api ke KKB.

Image
News
DPR RI

Komisi VI Dorong Pemda Percepat Program Vaksinasi Massal

Subardi mengusulkan, manajemen vaksinasi massal bisa dilakukan dengan self assessment system.

Image
News

Ungkap Kasus Mafia Tanah Labuan Bajo, Viktor: Terima Kasih Pak Jaksa Agung!

Viktor Laiskodat menemui Jaksa Agung ST Burhanuddin di Kejaksaan Agung, Jakarta Selatan.

Image
News

Kemendikbud Siapkan Anggaran Rp2,6 T untuk Internet Gratis

Nadiem menyebutkan pembagian kuota internet gratis akan dilaksanakan mulai 11 Maret hingga 15 Maret mendatang.

Image
News

Polisi Bakal Periksa Gus Idris Soal Video Penembakan di Media Sosial

Video yang memperlihatkan Gus Idris dalam kondisi berdarah-darah viral di media sosial diduga sebagai korban penembakan.

Image
News

LQ Indonesia Lawfirm Sokong Beasiswa Tiga Anak Polisi Korban Covid-19

Alvin Lim mengajak seluruh pihak untuk berpartisipasi meringankan beban masyarakat terdampak covid-19.

Image
News
DPR RI

Komisi III Minta Para Kapolda Koordinasi, Telusuri Jaringan Pengedar Uang Asing Palsu

Ahmad Sahroni meminta kepolisian untuk mengusut tuntas jaringan sindikat pengedar uang asing palsu yang sebelumnya diungkap di Banyuwangi,

Image
News

5 Video Amatir Detik-detik Fenomena Hujan Es di Jogja

Berdasarkan laporan situasi (sitrep) BPBD DIY, hujan es berukuran sebesar kelereng ini terjadi sekitar pukul 13.15 WIB

terpopuler

  1. Shandy Aulia Unggah Foto Pakai Bikini, Warganet: Jadi Pingin Zoom In

  2. Geledah Rumah Pribadi Nurdin Abdullah, Penyidik KPK Temukan Uang Tunai

  3. Jhony Allen Marbun: Demi Tuhan Saya Bersaksi, SBY Tidak Berkeringat Sama Sekali

  4. 7 Potret Romantis Gal Gadot dan Jaron Varsano, Baru Umumkan Kehamilan Anak Ketiga

  5. Lion Air dan Batik Air Perluas Layanan Rapid Test Antigen Covid-19 Gratis, Cek Rutenya!

  6. Muannas Nilai Langkah Jokowi Cabut Perpres Miras untuk Hentikan Kontroversi

  7. KPK Buka Penyidikan Kasus Dugaan Suap Pajak yang Libatkan Anak Buah Sri Mulyani

  8. Nora Alexandra Lapor Polisi Disebut Kesepian Pasca Jerinx SID Ditahan

  9. DPR Dorong TNI Perkuat Alutsista di Perairan Natuna

  10. Cukup Sambungkan ke Smartphone, Perangkat Kecil ini Mampu Diagnosis Covid-19

fokus

Mendorong Pemerataan Ekonomi Secara Digital
Kaleidoskop 2020
Akurat Solusi: Kenaikan Cukai Tembakau
Lawan Covid-19

kolom

Image
Ali Zulfugaroghlu, Elnur Elturk

Genosida Khojaly: Kejahatan Terhadap Kemanusiaan

Image
Ujang Komarudin

Takut Mengkritik

Image
Roosdinal Salim

Mimpi atau Realistis Mencapai 20.000 Kampung Iklim di 2024?

Image
Poetra Adi Soerjo

Pemuda Sumbawa Akui Pemikiran Prof Din Syamsuddin Radikal

Wawancara

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Duh! Laki-laki Sering Jadi Tersangka Toxic di Hubungan, Padahal Mah… | Akurat Talk (3/3)

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Hubungan yang Tidak Sehat Bisa 'Disembuhkan' | Akurat Talk (2/3)

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Toxic Relationship: Ini Salah Aku atau Dia? | Akurat Talk (1/3)

Sosok

Image
News

Sederhana! Begini Penampakan Kamar Belva Devara yang Jauh dari Kemewahan

Image
News

8 Potret Adu Gaya Sporty AHY dan Ibas saat Berolahraga

Image
News

7 Potret Santai Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah di Berbagai Kesempatan, Panen Buah hingga Mancing