Akurat.co - Cepat Tepat Benar
Login / Sign Up

Lindungi Umat, MUI Desak Pemerintah Sri Langka Cabut Aturan Kremasi Korban Covid-19

Badri

Lindungi Umat, MUI Desak Pemerintah Sri Langka Cabut Aturan Kremasi Korban Covid-19

Petugas menggunakan pakaian hazmat dan alat pelindung diri saat melakukan proses kremasi jenazah pasien COVID-19 di Krematorium Sagraha Mandra Kantha Santhi, Desa Bebalang, Bangli, Bali, Sabtu (10/10/2020). | ANTARA FOTO/Nyoman Hendra Wibowo

AKURAT.CO, Majelis Ulama Indonesia (MUI) melayangkan protes atas aturan kremasi jenazah seluruh warga Sri Lanka korban Covid-19. Termasuk warga muslim.

Kebijakan pemerintah Sri Langka itu dinilai MUI sebagai peraturan yang sangat berpotensi melanggar Hak Asasi Manusia (HAM). Karena itu, MUI meminta pemerintah Sri Langka mencabut kebijakan itu. Protes itu diklaim MUI sebagai bentuk perlindungan terhadap umat.

“MUI mendesak agar pemerintah Sri Lanka membatalkan peraturan yang melanggar HAM tersebut dan mengganti peraturan yang menghormati hak kelompok agama minoritas, termasuk Muslim,” demikian Ketua Komisi Hubungan Luar Negeri dan Kerjasama Internasional (HLNKI) Bunyan Saptomo., Sabtu (16/1/2021).

baca juga:

MUI juga mendesak kepada Pemerintah Sri Lanka untuk melakukan konsultasi kepada kelompok agama minoritas disana termasuk Muslim. Sebab, kebijakan kremasi terhadap korban Covid-19 yang beragama Islam bertentangan dengan keyakinan pemeluk agama Islam.

“MUI meminta pemerintah RI melalui Kementerian Luar Negeri untuk melanjutkan protes MUI yang mewakili concern Umat Islam seluruh Indonesia ini kepada pemerintah Sri Lanka,” pungkasnya.

Dia menegaskan, ketentuan itu bertentangan dengan keyakinan agama Islam dan hukum HAM internasional. Dia merujuk deklarasi Universal HAM (Duham) PBB. Pada pasal 18 Duham menjamin hak setiap orang untuk menganut agama dan melaksanakan ajaran agamanya.

Dia menambahkan, dalam Kovenan Hak Sipil dan Politik pasal 18 ayat 1 juga menjamin hak setiap orang untuk menganut agama dan melaksanakan ajaran agamanya. Dia mengakui bahwa setiap negara mempunyai hak untuk membuat peraturan. Termasuk peraturan yang terkait pengurusan jenazah korban wabah Covid-19 yang sedang melanda seluruh dunia saat ini.

“Namun, semua negara, termasuk Sri Lanka, haruslah membuat peraturan pengurusan jenasah korban Covid-19 dengan tetap menghormati hak kelompok agama, termasuk kelompok Muslim,” tambahnya.[]

Editor: Arief Munandar

berita terkait

Image

News

7 Momen Penuh Makna saat Vaksinasi COVID-19, Bikin Adem

Image

Hiburan

Cara Denada Tambunan “Step into Happy” di Tengah Ketidakpastian Pandemi

Image

News

MPR RI

Lestari Moerdijat: Tingkatkan Akurasi 3T Cegah Varian Baru Corona

Image

News

Polri Antisipasi Penjualan Vaksin Covid-19 Palsu dari Tiongkok

Image

Ekonomi

Praktisi Kehumasan Wajib Beradaptasi dengan Pandemi agar Bisnis Berkelanjutan

Image

News

Tujuh Santrinya Positif Covid-19, Pesantren di Mukomuko Tetap Beraktivitas Dengan Prokes

Image

Olahraga

PSS Sleman

PSS Sleman Resmi Datangkan Penyerang Asal Negeri Tango

Image

News

MUI Geram Mafia Tanah Samakin Masif di Tanah Air

Image

Gaya Hidup

Lewati Satu Tahun Masa Pandemi, Cadbury Luncurkan Kemasan Spesial 'Terima Kasih'

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

Kapal Selam hingga Kereta Api, Ini 7 Kendaraan Fenomenal Milik Pemimpin Dunia

Sejak kekuasaan Ratu Victoria, keluarga kerajaan Inggris sering melakukan perjalanan darat mengendarai kereta khusus

Image
News

7 Momen Penuh Makna saat Vaksinasi COVID-19, Bikin Adem

Melalui Twitter, Menkes Budi Gunadi membagikan beberapa momen penuh makna di tengah program vaksinasi COVID-19 bagi para lansia.

Image
News

5 Fakta Pembunuhan Selebgram Ari Pratama, Tewas Ditikam Kekasih

Pelaku tega menghabisi nyawa Ari lantaran merasa sakit hati akibat sering dicampakkan.

Image
News

Hasil Korupsi, Kejagung Blokir Aset Tanah Milik Tersangka Kasus Asabri

Kejagung RI Leonard Eben Ezer Simanjuntak mengatakan, pemblokiran aset empat tersangka untuk mengurangi kerugian negara.

Image
News

Bunuh Rusa Keramat, Pria Jepang Ditangkap

Ada suatu masa ketika siapa pun yang membunuh rusa di Taman Nara akan dijatuhi hukuman mati

Image
News

PascaKLB Demokrat, Zulhas Langsung Bikin Surat Terbuka untuk Para Kader PAN

Zulhas meminta kepada para pengurus dan kader di manapun berada untuk selalu utamakan kepentingan rakyat.

Image
News
Lawan Covid-19

7 Negara Pemesan Vaksin COVID-19 Terbanyak di Dunia, Indonesia Masuk?

Negara mana saja?

Image
News

Kubah Lava Tengah Merapi Bertumbuh, Rekomendasi Bahaya Diperbarui

BPPTKG sejauh ini masih mempertahankan status Siaga (Level III) pada Merapi.

Image
News
MPR RI

Lestari Moerdijat: Tingkatkan Akurasi 3T Cegah Varian Baru Corona

Beberapa waktu lalu pemerintah mengumumkan masuknya varian baru virus corona (B117-UK) di Indonesia.

Image
News

Kabur Dua Hari, Kanguru Australia Berhasil Ditangkap

Setelah dua hari, kanguru tersebut berhasil ditangkap dalam keadaan sehat dan tidak terluka

terpopuler

  1. Ramai KLB Demokrat, Akun Anas Urbaningrum Bagikan Foto saat Makan Durian

  2. Beredar Foto Wasekjen Demokrat Bertemu Marzuki Alie, Para Kader Beri Sindiran Keras

  3. Mantan Kalapas Sukamiskin Deddy Handoko Kembali ke Lapasnya sebagai Terpidana

  4. Dicuekin! Anies Baswedan Cs Sudah 4 Kali Minta Restu DPRD Jual Saham Perusahaan Bir

  5. Moeldoko Ketum Demokrat versi KLB, Pengamat: Refleksi Kegagalan AHY Pimpin Partai

  6. Zulhas Ungkap Ada Pihak Ingin Ubah Indonesia Jadi Negara Agama

  7. Polres Jakpus Tangkap Preman yang Kuasai Rumah Orang Lain di Kemayoran

  8. 7 Potret Transformasi Raline Shah, Cantik Sedari Kecil!

  9. "Jika Badannya Lebih Besar, Canelo Bisa Mengalahkan Anthony Joshua"

  10. Pengamat Sebut KLB Demokrat untuk Muluskan Agenda Terselubung Moeldoko

fokus

Mendorong Pemerataan Ekonomi Secara Digital
Kaleidoskop 2020
Akurat Solusi: Kenaikan Cukai Tembakau
Lawan Covid-19

kolom

Image
Ali Zulfugaroghlu, Elnur Elturk

Genosida Khojaly: Kejahatan Terhadap Kemanusiaan

Image
Ujang Komarudin

Takut Mengkritik

Image
Roosdinal Salim

Mimpi atau Realistis Mencapai 20.000 Kampung Iklim di 2024?

Image
Poetra Adi Soerjo

Pemuda Sumbawa Akui Pemikiran Prof Din Syamsuddin Radikal

Wawancara

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Duh! Laki-laki Sering Jadi Tersangka Toxic di Hubungan, Padahal Mah… | Akurat Talk (3/3)

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Hubungan yang Tidak Sehat Bisa 'Disembuhkan' | Akurat Talk (2/3)

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Toxic Relationship: Ini Salah Aku atau Dia? | Akurat Talk (1/3)

Sosok

Image
News

5 Fakta Menarik Said Aqil Siroj yang Ditunjuk Jadi Komisaris Utama PT KAI

Image
News

Sederhana! Begini Penampakan Kamar Belva Devara yang Jauh dari Kemewahan

Image
News

8 Potret Adu Gaya Sporty AHY dan Ibas saat Berolahraga