Akurat.co - Cepat Tepat Benar
Login / Sign Up

Ketua Komnas HAM: Peristiwa KM 50 Adalah Rangkaian Panjang Politik Kekerasan

Badri

Ketua Komnas HAM: Peristiwa KM 50 Adalah Rangkaian Panjang Politik Kekerasan

Ketua Komnas HAM Ahmad Taufan Damanik menyampaikan sambutan pada acara penandatanganan nota kesepahaman penyelenggaraan Festival Hak Aasasi Manusia (HAM) di Jakarta, Rabu (03/10/2018). Festival HAM tersebut mengangkat tema "merawat keberagaman, Meningkatkan Solidaritas menuju Indonesia yang Inklusif dan Berkeadilan" yang akan berlangsung pada 13-15 November di Wonosobo, Jawa Tengah. | AKURAT.CO/Dharma Wijayanto

AKURAT.CO Ketua Komisioner Komnas HAM Ahmad Taufan Damanik mengatakan bahwa pihaknya telah menegaskan kepada presiden Joko Widodo (Jokowi) ihwal ancaman politik kekerasan dalam demokrasi di Indonesia.

Peringatan dini dari Komnas HAM itu, kata dia, bahkan telah disampaikan kepada publik dan pemerintah sejak tahun lalu. Ancaman politik kekerasan itu semakin membayangi perjalanan demokrasi di tanah air.

Dia mengatakan, mengawali laporan mereka terhadap presiden Jokowi, mereka kembali mengingatkan peringatan mereka kepada publik setahun lalu. Peringatan itu kemudian disampaikan lagi pada pertemuan dengan Presiden Jokowi di istana negara, Kamis pagi 14/1/2021.

baca juga:

"Dalam pertemuan itu kami tegaskan bahwa sejak tahun lalu Komnas HAM sudah menyampaikan satu warning kepada seluruh elemen bangsa kita tentang apa yang kami sebut sebagai ancaman kekerasan yang seringkali masuk dalam ruang-ruang politik atau ruang-ruang demokrasi kita," ujarnya dalam konferensi pers di kantor Kemenkopolhukam, Kamis (14/1/2021).

Dia menyebutkan bahwa peristiwa di KM 50 Tol Jakarta-Cikampek (Japek) yang tewaskan enam laskar FPI merupakan satu rangkaian panjang dari politik kekerasan.

Politik kekerasan itu, kata dia, kini tengah membayangi kehidupan demokrasi di tanah air. Celakanya, politik kekerasan sangat berbahaya bagi kelangsungan masa depan demokratisasi di tanah air.

"Apa yang terjadi pada 7 Desember 2020 (tewasnya enam laskar FPI) lalu adalah sebetulnya satu rangkaian panjang dimana politik kekerasan sudah mulai menghantui atau membayangi demokrasi kita," katanya.

Dia menambahkan, Komnas HAM sangat peduli dengan masa depan demokrasi di tanah air. Karena itu, sekali lagi ia berharap semua pihak untuk tidak berdiam diri. Justru, kata dia, semua pihak harusnya melakukan sesuatu untuk memastikan bahwa kehidupan demokrasi di tanah air akan damai dan tanpa adanya praktik politik kekerasan.

"Kami sangat berharap pada seluruh pihak tidak hanya pemerintah, untuk memperhatikan dan melakukan langkah-langkah yang sistematis, terukur, terpadu dengan semua elemen, supaya demokrasi kita berjalan dengan penuh kedamaian dan tanpa ada kekerasan," ujarnya.

Editor: Bayu Primanda

berita terkait

Image

News

Bareskrim Belum Terima Rekomendasi Komnas HAM Soal Laskar FPI

Image

News

Marwan Batubara dan TP3 Yakin Pembunuhan Enam Laskar FPI Sudah Direncanakan

Image

News

Marwan Batubara: TP3 Enam Laskar FPI akan Lakukan Langkah Hukum Lanjutan Terhadap Tragedi KM50

Image

News

Polri Belum Terima Surat Rekomendasi Komnas HAM Soal Penembakan Laskar FPI

Image

News

Ini Alasan Polri Belum Tindaklanjuti Rekomendasi Komnas HAM Soal Penembakan Laskar FPI

Image

News

Tim Advokasi Laskar FPI Sebut Ketua Komnas HAM Mirip Jubir Pelanggar HAM

Image

News

Komnas HAM Tegaskan Tak Ada Pelanggaran Berat HAM di Peristiwa Tewasnya 6 Laskar FPI

Image

News

Insiden KM 50, Mahfud: Presiden Berpesan Agar Seluruh Rekomendasi Komnas HAM Ditindaklanjuti

Image

News

Tolak Bentuk TGPF Penembakan Laskar FPI, Mahfud: Nanti Sebelum Bekerja Sudah Dinyinyirin

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

Korban Gempa Mamuju Mulai Kekurangan Air Bersih di Pengungsian

PDAM Mamuju sedang berusaha memperbaiki instalasi rusak tersebut dibantu petugas PDAM Kabupaten Polman yang datang membantu.

Image
News

Jumlah Pelanggaran Protokol Kesehatan Covid-19 di DKI Melonjak, Efek Anies Hapus Denda Progresif?

Jumlah yang tidak mengenakan masker 2000 orang.

Image
News

Komisi II Segera Lakukan Uji Kelayakan dan Kepatutan Anggota Ombudsman

Ada 18 nama calon Anggota Ombudsman yang diajukan Presiden Republik Indonesia Joko Widodo.

Image
News

Disindir soal Pernyataan Pandji, Andi Arief Justru Disentil Balik Muannas Alaidid

Ia pun memberikan sindiran keras kepada Andi Arief karena merasa semua dikomentari.

Image
News

Fahri Berharap Kapolri Baru Dapat Transparan dan Berkeadilan Merespon Berbagai Keadaan

Fahri menyebut Komjen Listyo dalam makalahnya menyadari terjadinya stagnasi kepercayaan publik terhadap Polri.

Image
News

Dukung PSDN, Komisi I: Pemerintah Harus Cermat Kelola Komponen Cadangan Pertahanan

Apalagi dalam kondisi pandemi seperti ini, tentu merekrut dan membina orang menjadi tantangan tersendiri.

Image
News

Pemerintah Resmi Hentikan Pencarian Sriwijaya Air SJ-182

Menhub mengatakan, untuk menghormati para korban, rencananya, keluarga korban akan melakukan tabur bunga di lokasi jatuhnya pesawat.

Image
News

Isu Chip dalam Vaksin, Kominfo: Hoax Tidak Masuk Akal Begini Kok Dipercaya?

Ada hoax tentang chip di dalam vaksin covid-19. Vaksin itu cairan sedang Chip itu benda elektronik yang mahal.

Image
News

Permadi: Pandji Bukan Mendukung, Tapi Kasih Saran Bagaimana Mematikan Ideologi FPI di Akar Rumput

Menurutnya, pernyataan yang ramai dibicarakan ini bukan karena Pandji mendukung FPI.

Image
News

Kunjungi UIII, Ace Hasan: Indonesia Harus Menjadi Referensi Studi Islam Dunia

Islam Indonesia bukan hanya sekedar kuantitas, tetapi juga harus menunjukkan kualitas keilmuannya dengan adanya Universitas terkemuka.

terpopuler

  1. Penduduk Mulai Tinggalkan Pulau Jawa, Apa yang Terjadi?

  2. Menyingkap Akar Keturunan Joe Biden, Ternyata Berdarah Irlandia

  3. Sudjiwo Tedjo Usulkan Mahfud MD Perintahkan Kapolri Baru untuk Larang Istilah Kadrun dan Cebong

  4. Latih 4 Kebiasaan Baik Ini, Maka Kamu Akan Jauh dari Utang

  5. Rustam Ibrahim Sebut Mensos Risma Versi Perempuan dari Kepemimpinan Jokowi

  6. Pelaku Pelecehan Seksual ke Istrinya Ditangkap, Isa Bajaj Ucap Syukur

  7. Viral Reaksi Haru Suami Mengetahui Istrinya Hamil Setelah Menanti 5 Tahun

  8. Tempat Munculnya Puting Beliung Raksasa, Ini 5 Fakta Penting Waduk Gajah Mungkur

  9. 7 Meme Lucu Kekalahan Madrid, Kalah sama Kiper 41 Tahun dan Dijebol Tukang Ledeng

  10. Penting untuk Bunda, Doa untuk Meredakan Tangisan Anak

fokus

Kaleidoskop 2020
Akurat Solusi: Kenaikan Cukai Tembakau
Lawan Covid-19

kolom

Image
UJANG KOMARUDIN

Menanti Gebrakan Kapolri Baru Pilihan Jokowi

Image
Kementrian Luar Negeri Republik Azerbaijan

Tragedi Black January

Image
UJANG KOMARUDIN

Kapolri Baru

Image
Muhammad Husen Db, M.Pd

Transformasi Episode Dalam Dimensi Merdeka Belajar

Wawancara

Image
Video

Bukan Mistis, Gangguan Jiwa Adalah Gangguan Medis | Akurat Talk (3/3)

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Dokter Vivi Ajak Kenali Mental Sehat di Dalam Diri | Akurat Talk (1/3)

Image
News

Covid-19 Tembus 3.500 Kasus Per Hari, DKI Gagal Terapkan Program 3T?

Sosok

Image
News

5 Fakta Penting Habib Muhammad bin Ahmad Al-Attas, Tunaikan Haji Lebih dari 29 Kali

Image
News

4 Fakta Penting Deva Rachman, Istri Kedua Syekh Ali Jaber yang Jarang Tersorot

Image
News

Wafat di Hari Jumat, Ini 5 Fakta Penting Habib Ali bin Abdurrahman Assegaf