Akurat.co - Cepat Tepat Benar
Login / Sign Up

Insiden KM 50, Mahfud: Presiden Berpesan Agar Seluruh Rekomendasi Komnas HAM Ditindaklanjuti

Badri

Insiden KM 50, Mahfud: Presiden Berpesan Agar Seluruh Rekomendasi Komnas HAM Ditindaklanjuti

Menkopolhukam Mahfud MD saat konferensi pers usai acara Refleksi dan Proyeksi Pelaksanaan Pilkada Serentak Tahun 2020 di Hotel Melia Purosani, Kota Yogyakarta, Senin (14/12/2020) | AKURAT.CO/Kumoro Damarjati

AKURAT.CO, Menkopolhukam Mahfud MD mengungkapkan bahwa Presiden Joko Widodo (Jokowi) memiliki perhatian terhadap hasil kerja Komnas HAM atas kasus penembakan enam laskar Front Pembela Islam di Jalan Tol Jakarta-Cikampek KM 50.

Mahfud mengatakan, Jokowi memiintanya untuk menindaklanjuti temuan dan rekomendasi Komnas HAM.

"Jadi presiden sesudah bertemu lama beliau-beliau ini (Komnas HAM). Lalu mengajak saya bicara yang isinya itu berharap dikawal agar seluruh rekomendasi yang dibuat oleh Komnas HAM ditindaklanjuti, gak boleh ada yang disembunyikan," katanya di kantor Kemenkopolhukam sepulangnya dari Istana, Kamis (14/1/2021)

baca juga:

Dia mengatakan, fakta-fakta yang tidak boleh disembunyikan itu misalnya telah terjadi pembunuhan di luar hukum (unlawfull killing). Contoh lain adalah adanya senjata api rakitan yang saat peristiwa itu terjadi dalam penguasaan laskar FPI, dan senjata tajam yang dilarang oleh Undang Undang.

"Jadi, satu, bahwa telah terjadi unlawfull killing di mobil, oke diungkap di pengadilan mengapa itu terjadi dan bagaimana terjadi. Kedua bahwa ada kelompok sipil yang membawa senjata api rakitan dan sajam yang dilarang UU. Itu sudah ada gambarnya di sini," katanya.

Bahkan, kata dia, merujuk laporan Komnas HAM, bila tidak ada upaya provokasi dengan sengaja memancing aparat mendekat ke mobil nahas itu, peristiwa penembakan di KM 50 tol Jakarta-Cikampek (Japek) mustahil terjadi. Dia mengatakan, upaya memancing Polisi oleh laskar FPI itu diinstruksikan oleh orang lain melalui saluran telekomunikasi.

"Kalau laporan Komnas HAM ini seumpama apakah itu tidak dipancing, tidak akan terjadi karena MRS menjauh, tapi ada komando tunggu di situ, pepet, bawa puter-puter aja, rekamannya, nanti kita ungkap di pengadilan dan saya akan menyerahkan ini ke kepolisian," ujarnya.[]

Editor: Arief Munandar

berita terkait

Image

News

Penyidik Sudah Periksa 83 Saksi Kasus Penembakan 6 Laskar FPI

Image

News

PBHI Jakarta: Aparat Terkesan Sulit Tindak FPI

Image

News

Soal Penembakan 6 Laskar FPI, Faizal 'Sentil' Fadli Zon: Gak Usah Ngotot dengan Narasi Berbau Politis

Image

News

Polisi Bakal Serahkan 6 Laskar FPI yang Ditembak Mati ke Keluarga

Image

News

Paska Penembakan 6 Laskar FPI, Kapolri Minta Pasukan Antianarki Brimob Disiagakan

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

Tak Hanya Mencuri, Maling Motor di Tanjung Priok Juga Pernah Begal

Aji Saputra, tersangka pencurian sepeda motor di kawasan Sunter, Tanjung Priok ternyata juga pelaku pencurian dengan kekerasan alias begal

Image
News

Dua Spesialis Pencuri Sepeda Motor Diciduk Polsek Tanjung Priok

Keduanya dikenakan Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengn Pemberatan ancaman kurungan penjara selama 7 tahun

Image
News

Sebanyak 109 Pasien Covid-19 di Belitung Timur Dinyatakan Sembuh

Dari 116 orang yang dinyatakan positif Covid-19, sisa tujuh pasien yang masih dalam perawatan

Image
News

Pasien Terkonfirmasi COVID-19 di Sumut Bertambah 87 Orang

Sehingga total hingga Sabtu, mencapai 20.133 orang

Image
News

Kantor KPID di Sulawesi Barat Rusak Akibat Gempa

Selain kantor KPID Sulbar, dua rumah staf KPID Sulbar juga mengalami kerusakan

Image
News

Niat Jual LM 300 Gram, Pemiliknya Malah Dikunci di Dalam Ruko

Pelaku masih dalam pengejaran aparat

Image
News

Satres Narkoba Polres Metro Jakbar Tangkap Kurir Sabu yang Sedang Tunggu Pembeli

Seorang pria memanfaatkan momen PPKM untuk transaksi narkoba di kawasan Muara Kapuk

Image
News

Cegah Kluster Covid-19 di Tenda Pengungsi Kebakaran, Pemkot Jakpus Lakukan Rapid Test

Korban kebakaran yang kini ditampung di Masjid Al-Amanah itu diminta tetap menjalani Prokes ketat sebelum rapid

Image
News

Kemenkes Duga Bupati Sleman Tertular Covid-19 Sebelum Divaksin

Sementara saat penyuntikan vaksin Sinovac, virus dalam tubuhnya justru sedang dalam masa inkubasi

Image
News

Bupati Sleman Positif Covid-19 Pasca Divaksin, Kemenkes Pastikan Vaksinasi Tetap Jalan

Sebab, vaksinasi merupakan salah satu cara untuk menekan penularan wabah mematikan itu

terpopuler

  1. Takut Warga Tak Bisa Makan Malam, Wagub DKI Dukung Pemerintah Pusat Perpanjang Operasional Mal

  2. Brigjen Rusdi Hartono Akui Rekomendasi Komnas HAM Tidak Diserahkan ke Polri

  3. Polri: Banjir di Kalsel Akibat Curah Hujan Tinggi, Bukan Pengerukan Pertambangan

  4. Minta Polisi Tangkap Pelaku Pemotong Kabel Listrik Rumah Pompa, HNW Kena Kritik Ferdinand

  5. Jika Tetap Ingin Berpoligami, Anak Sarankan Hal Ini Buat Kiwil

  6. Tak Kuat dengan Tekanan Pandemi, Lebih dari 20 Ribu Warteg di Jabodetabek Tutup

  7. Eks Dirut Sebut Permasalahan PT Asabri Sudah Ada Sejak Rini Soemarno Jabat Menteri BUMN

  8. Wagub DKI: Ada Orang Tak Dikenal Masuk ke Rumah Pompa, Kabel Dipotong

  9. Bikin Ngakak! Humor Ketika Gus Dur Sakit Gigi

  10. Walah! Beli Baju Bermerek Ternyata Lebih Hemat

fokus

Kaleidoskop 2020
Akurat Solusi: Kenaikan Cukai Tembakau
Lawan Covid-19

kolom

Image
Abdul Hamid

Ilusi Dilema Demokrasi dan Integrasi

Image
UJANG KOMARUDIN

Menanti Gebrakan Kapolri Baru Pilihan Jokowi

Image
Kementrian Luar Negeri Republik Azerbaijan

Tragedi Black January

Image
UJANG KOMARUDIN

Kapolri Baru

Wawancara

Image
Video

VIDEO Gesits, Cita-cita Bangsa Ciptakan Kendaraan Listrik | Akurat Talk (1/2)

Image
Video

Bukan Mistis, Gangguan Jiwa Adalah Gangguan Medis | Akurat Talk (3/3)

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Dokter Vivi Ajak Kenali Mental Sehat di Dalam Diri | Akurat Talk (1/3)

Sosok

Image
News

5 Fakta Menarik Maya Nabila, Mahasiswa S3 ITB yang Baru Berusia 21 Tahun

Image
News

5 Fakta Penting Habib Muhammad bin Ahmad Al-Attas, Tunaikan Haji Lebih dari 29 Kali

Image
News

4 Fakta Penting Deva Rachman, Istri Kedua Syekh Ali Jaber yang Jarang Tersorot