Akurat.co - Cepat Tepat Benar
Login / Sign Up

Mahfud Sebut Presiden Belum Serahkan Nama Calon Kapolri ke DPR

Badri

Mahfud Sebut Presiden Belum Serahkan Nama Calon Kapolri ke DPR

Menkopolhukam Mahfud MD saat konferensi pers usai acara Refleksi dan Proyeksi Pelaksanaan Pilkada Serentak Tahun 2020 di Hotel Melia Purosani, Kota Yogyakarta, Senin (14/12/2020) | AKURAT.CO/Kumoro Damarjati

AKURAT.CO Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan Mahfud MD memastikan bahwa kabar yang menyebut Presiden Jokowi telah mengirimkan satu nama calon Kapolri ke DPR tidak benar. Kabar tersebut, kata dia, hanya spekulasi semata. Hingga kini, nama calon Kapolri itu masih dipertimbangkan oleh presiden.

"Nama calon Kapolri yang beredar di media sekarang masih tebak-tebakan buah nangka alias spekulasi," katanya di akun Twitternya @mohmahfudmd (12/1/2021).

Dia mengatakan, hingga kini, tidak ada yang tahu persis siapa nama calon Kapolri yang diserahkan presiden ke DPR. Presiden, kata dia, tentu memiliki pertimbangan khusus sebelum memilih calon yang tepat untuk menggantikan Kapolri saat ini Idham Azis.

baca juga:

"Sampai saat ini Presiden belum mengirim nama calon Kapolri ke DPR. Belum ada yang tahu siapa calon Kapolri kita sebab presiden masih terus mempertimbangkan secara seksama siapa yang paling tepat untuk jabatan tersebut," ujarnya.

Presiden, kata dia, lazimnya punya cara sendiri dalam memilih dan menentukan calon pejabat. Dia menyebut tradisi Presiden Jokowi memilih calon pejabat itu khas. Cara khas itu memungkin tidak ada yang tau siapa yang bakal dipilih Presiden Jokowi untuk posisi pejabat tinggi negara.

"Cara khas yang sering dilakukan Presiden dalam memilih pejabat: Meminta dibuatkan 5 draf surat pengusulan yang berisi nama-nama yang berbeda. Pada saat yang tepat, beliau tandatangani salah satu sedang draf surat yang tidak ditandatangani dimusnahkan. Jadi tak ada yang tahu kecuali setelah diumumkan secara resmi," katanya.

Sebelumnya, pada 8 Januari lalu, Mahfud juga mengumumkan 5 nama Komjen Pol. yang diajukan kepada Presiden oleh Kompolnas untuk dipilih sebagai calon Kapolri. Kelimanya yaitu Gatot Edy Pramono, Boy Rafly Amar, Listyo Sigit Prabowo, Arief Sulistyanto, dan Agus Andrianto. Kata Mahfud, kelima perwira itu dianggap memenuhi syarat profesionalitas, loyalitas, jam terbang.[]

Editor: Erizky Bagus

berita terkait

Image

News

Mahfud MD: AHY Masih Resmi Ketum Partai Demokrat

Image

Hiburan

Industri Film Lesu, Insan Film Indonesia Kirim Surat Terbuka Untuk Jokowi

Image

News

Presiden Harus Buka Suara Kalau Istana Tidak Terlibat Kisruh Partai Demokrat

Image

News

Hinca ke Mahfud MD: Seorang Cendikiawan Hukum Tidak Mampu Bedakan Kedua Situasi

Image

News

Syamsuddin Haris Nilai Moeldoko Bakal Rusak Citra Pemerintahan Jokowi

Image

News

Rustam Ibrahim Minta Jokowi Lepas Jabatan Moeldoko Sebagai KSP

Image

News

Wagub DKI: Penanganan Banjir Jakarta Butuh Uluran Tangan Pemerintah Pusat

Image

News

Program Warisan Jokowi-Ahok Telan Anggaran Besar, Wagub DKI: Rp5 T Hanya untuk Normalisasi Ciliwung

Image

News

DPR RI

DPR Sebut Larangan Iklan Rokok di Media Banyak Didukung UU

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

Mahfud MD: AHY Masih Resmi Ketum Partai Demokrat

Pemerintah belum bisa menentukan sah tidaknya kepengurusan Kongres Luar Biasa (KLB) Partai Demokrat di Deli Serdang.

Image
News

Pemakaman Sudah Disiapkan, Pria India Ini Hidup Lagi saat Diautopsi

Ia dinyatakan mati otak oleh sebuah rumah sakit swasta

Image
News

Unik! Pasangan Ini Bayar Uang Kas Tiap Bertemu

Cara mereka nabung bak sistem pembayaran uang kas di sekolah.

Image
News

Tiga ABK Tewas Usai Tenggak Miras Oplosan

Ketiga ABK yang meninggal akibat mengkonsumsi miras oplosan yakni, NA, ZM dan SP.

Image
News

Kronologis Pembunuhan di Hotel Syailendra Borobudur hingga Pelaku Serahkan Diri

Pelaku menusuk korban lima kali dengan pisau.

Image
News

Polisi Ciduk Petugas KPK Gadungan di Nias

Ketiga tersangka mengaku sebagai anggota KPK dan LSM Pemantau Penggunaan Keuangan Negara (P2KN).

Image
News

Ketum Gelora: Perubahan Sosial Lebih Cepat Dibandingkan Reformasi Politik

Fahri Hamzah menilai saat ini elite di Tanah Air tidak menunjukkan keseriusan berdemokrasi.

Image
News

13 Pelaku Peredaran Sabu 359 Kg Dituntut Hukuman Mati

13 terdakwa itu terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan Tindak Pidana Narkotika.

Image
News

Hadirkan Komarudin, FKP Tangerang Belajar Kunci Sukses Mang Engking

Pemuda harus mampu melihat peluang di tengah masalah yang timbul akibat pandemi.

Image
News

Polisi Pastikan Kelas Yoga Orgasme di Ubud Bali Batal Digelar

Mabes Polri memastikan kegiatan Tantric Full Body Energy Orgasm Retreat batal digelar.

terpopuler

  1. Saking Malunya, SBY Sampai Minta Ampun ke Allah Karena Pernah Tunjuk Moeldoko Jadi Panglima TNI

  2. Program Warisan Jokowi-Ahok Telan Anggaran Besar, Wagub DKI: Rp5 T Hanya untuk Normalisasi Ciliwung

  3. Jawaban Cerdas Gus Baha Tentang Nabi Muhammad Tidak Bisa Baca Tulis

  4. Rame Abis! 7 Potret Adelia Pasha Momong Keempat Buah Hatinya

  5. Anies Ajak Warga Jakarta Tinggalkan Kendaraan Pribadi

  6. Lagi Jemput Istri di Bandara, Buronan ini Malah Disergap Tim Tabur Kejaksaan

  7. Kapal Selam hingga Kereta Api, Ini 7 Kendaraan Fenomenal Milik Pemimpin Dunia

  8. Diduga Lelah dengan Pelanggan, Seller Olshop Ini Tulis Keterangan Produk Sambil Emosi

  9. Hinca ke Mahfud MD: Seorang Cendikiawan Hukum Tidak Mampu Bedakan Kedua Situasi

  10. Moeldoko Terlibat KLB, Kader Muda Demokrat: Baru Kali Ini Pejabat Bajak Parpol Secara Kasar

fokus

Mendorong Pemerataan Ekonomi Secara Digital
Kaleidoskop 2020
Akurat Solusi: Kenaikan Cukai Tembakau

kolom

Image
Ali Zulfugaroghlu, Elnur Elturk

Genosida Khojaly: Kejahatan Terhadap Kemanusiaan

Image
Ujang Komarudin

Takut Mengkritik

Image
Roosdinal Salim

Mimpi atau Realistis Mencapai 20.000 Kampung Iklim di 2024?

Image
Poetra Adi Soerjo

Pemuda Sumbawa Akui Pemikiran Prof Din Syamsuddin Radikal

Wawancara

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Duh! Laki-laki Sering Jadi Tersangka Toxic di Hubungan, Padahal Mah… | Akurat Talk (3/3)

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Hubungan yang Tidak Sehat Bisa 'Disembuhkan' | Akurat Talk (2/3)

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Toxic Relationship: Ini Salah Aku atau Dia? | Akurat Talk (1/3)

Sosok

Image
News

5 Fakta Anas Urbaningrum, Jabat Ketum Partai Demokrat hingga Terjerat Korupsi

Image
News

5 Fakta Menarik Said Aqil Siroj yang Ditunjuk Jadi Komisaris Utama PT KAI

Image
News

Sederhana! Begini Penampakan Kamar Belva Devara yang Jauh dari Kemewahan