Akurat.co - Cepat Tepat Benar
Login / Sign Up

Risma Koordinasi Dengan KPK Soal Akurasi Data Penerima Bansos

Bayu Primanda

Risma Koordinasi Dengan KPK Soal Akurasi Data Penerima Bansos

Pertemuan antara Mensos Risma dengan para Komisioner KPK | AKURAT.CO/Bayu Primanda

AKURAT.CO Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini berkoordonasi dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) soal surat rekomendasi KPK mengenai hasil kajian pengelolaan bantuan sosial (bansos) yang telah disampaikan 3 Desember 2020.

"Hari ini KPK menerima kehadiran Menteri Sosial, Tri Rismaharini untuk melakukan koordinasi terkait surat rekomendasi KPK tanggal 3 Desember 2020 tentang penyampaian hasil kajian pengelolaan bantuan sosial," ujar Plt Jubir KPK, Ipi Maryati saat dikonfirmasi, Senin (11/1/2021).

Dalam pertemuan yang dihadiri oleh tiga pimpinan KPK, yakni Alexander Marwata, Nurul Ghufron, Nawawi Pomolango dan Deputi Pencegahan KPK Nainggolan serta jajaran di Kedeputian Pencegahan ini, KPK akan kembali memaparkan hasil kajian dan rekomendasi KPK sebagai pelaksanaan tugas monitoring.

Salah satu poin penting dalam hasil kajian KPK, yakni masih adanya persoalan terkait akuran data penerima bansos.

"Ada beberapa masukan yang juga KPK sampaikan terkait langkah dan upaya yang dilakukan Kemensos dalam penyaluran bansos," jelas Ipi.

Sebelumnya, KPK memastikan akan terus memantau penyelenggaraan bansos penanganan Covid-19 di tahun 2021.

KPK bakal segera berkoordinasi kembali dengan Kementerian Sosial (Kemensos) terkait penyaluran bansos.

Diketahui, pemerintah memutuskan mengubah skema bansos untuk wilayah Jabodetabek dari semula dalam bentuk natura sembako menjadi bantuan langsung tunai yang disalurkan melalui PT Pos Indonesia.

Perubahan skema ini tidak terlepas dari terbongkarnya kasus dugaan korupsi pengadaan bansos sembako yang menjerat mantan Mensos Juliari P Batubara dan empat orang lainnya.

KPK berharap perubahan atau perbaikan skema penyelenggaraan bansos inu akan meningkatkan efektifitas penyaluran yang lebih tepat sasaran dan tepat guna serta menutup potensi terjadinya fraud yang dapat mengarah pada tindak pidana korupsi.

Meski demikian, KPK mengingatkan Kemensos masih terdapat sejumlah persoalan dalam penyelenggaraan bansos. Salah satunya terkait akurasi data penerima bansos yang meliputi kualitas data penerima bantuan, transparansi data maupun pemutakhiran data.

Terkait kualitas data penerima bantuan misalnya, KPK menemukan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) tidak padam dengan Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan tidak diperbaharui sesuai data kependudukan.

Hasil pemadanan DTKS dengan data NIK pada Ditjen Dukcapil pada Juni 2020 masih ada sekitar 16 juta yang tidak padan dengan NIK.

Tak hanya itu, KPK juga menemukan data penerima bantuan regular seperti Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) dan Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI JK) tidak merujuk pada DTKS. Hal ini disebabkan oleh proses pengumpulan data yang tidak didisain berbasis NIK sejak awal.

KPK juga menemukan tumpang tindih penerima bansos. Berdasarkan pemadanan yang dilakukan di internal Kemsos, masih ditemukan data ganda pada penerima bantuan sembako/BPNT.

Demikian juga berdasarkan pengelolaan data bansos di beberapa daerah, KPK menemukan masih terdapat penerima bansos regular yang juga menerima bantuan terkait Covid-19 seperti bantuan sosial tunai dan BLT dana desa.

Untuk memperbaiki kualitas data penerima bantuan ini, KPK mendorong agar menjadikan padan NIK dan DTKS sebagai persyaratan penyaluran bansos.

KPK juga merekomendasikan Kemensos untuk memperbaiki akurasi DTKS, melakukan perbaikan tata kelola data, termasuk mengintegrasikan seluruh data penerima bansos di masa pandemi dalam satu basis data.

Sementara, terkait upaya perbaikan sistem administrasi dalam penyelenggaraan bansos, tahun ini KPK juga akan melanjutkan kajian terkait bansos.

Adapun hasil kajian dan rekomendasi mengenai bansos ini telah disampaikan KPK pada Desember 2020 lalu kepada Kemensos.[]

baca juga:

Editor: Bayu Primanda

berita terkait

Image

News

KPK Dalami Dugaan Dirjen Linjamsos Turut Terima Aliran Suap Bansos

Image

News

Komisaris Utama PT AIP Ditetapkan Sebagai Tersangka Korupsi CSRT

Image

News

KPK Periksa 2 Saksi Kasus Bansos Covid-19

Image

News

KPK Panggil Enam Saksi Terkait Skandal Pelarian Nurhadi Cs

Image

News

Isu 'Taliban' Serang KPK, Novel: Lagu Lama!

Image

Ekonomi

Kemensos Pastikan Kebutuhan Makanan Korban Banjir Paniai Terpenuhi

Image

News

Maqdir Ismail Geram KPK Masih Incar Sjamsul Nursalim dan Istrinya

Image

News

Kabar Duka, Ibunda Komisioner KPK Lili Pintauli Meninggal Dunia

Image

News

KPK Usut Dugaan Korupsi Pengadaan Mesin Giling PG Djatiroto

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Hiburan

Rose Blackpink Akan Tampilkan Lagu Solo Perdananya di Konser The Show

Agensi juga mengonfirmasi bahwa Rose telah menyelesaikan syuting untuk video musiknya

Image
Hiburan

Divonis 7 Bulan Penjara, Ini Alasan Catherine Wilson Tak Direhabilitasi

Catherine Wilson tidak akan mengajukan banding.

Image
Hiburan

Bakal Rindu, 7 Potret Kekompakan Para Pemeran The Uncanny Counter di Balik Layar

Wah jadi nggak sabar nunggu season 2, ya!

Image
Hiburan

Sudah Insaf, Catherine Wilson Rajin Puasa Senin - Kamis Selama di Penjara

Terjerat kasus narkoba, Catherine Wilson putuskan berhijab

Image
Hiburan

5 Fakta Menarik Selebgram Syiva Angel yang Terjerat Kasus Narkoba

Syiva Angel dan kawan-kawannya mengaku menggunakan narkoba untuk bersenang-senang

Image
Hiburan

Divonis 7 Bulan Penjara, 17 Hari Lagi Catherine Wilson Bebas?

Catherine Wilson sudah menjalami masa penahanan 6 bulan 13 hari.

Image
Hiburan

Viral Potret SBY Bikin Nasi Goreng, Banting Setir Jadi Koki?

Baliho raksasa tersebut dipasang untuk bernostalgia dengan masa lalu ketika SBY dan almarhumah Ani Yudhoyono memasak nasi goreng

Image
Hiburan

Sidang Putusan, Catherine Wilson Divonis 7 Bulan Penjara

Catherine Wilson ditangkap di kediamannya kawasan Pangkalan Jati Cinere, Depok pada 17 Juli 2020 lalu.

Image
Hiburan

Tunggu Saiful Jamil Bebas, Dewi Perssik Bersedia Buka Usaha Bersama

Akan mengajak buka usaha bersama, Dewi Perssik khawatir kekasih Saipul Jamil cemburu.

Image
Hiburan

Sinopsis The Last Stand, Misi Arnold Schwarzenegger Lumpuhkan Gembong Narkoba Berbahaya

Saksikan kisah selengkapnya di Bioskop Trans TV malam ini, pukul 21.30 WIB

terpopuler

  1. Apple Kembangkan Face ID untuk Mac

  2. Lounge dan Karaoke Hotel California Ramai Kayak Pasar Malam, Satpol PP Langsung Segel

  3. Bandar Sabu Asal Sumatera Selatan Ditangkap Polres Metro Jakarta Barat

  4. 7 Potret Memesona Nora Alexandra dengan Pakaian Khas Bali, Cantik Paripurna!

  5. Ucapkan Bismillahirrahmanirrahim, Presiden Resmikan Brand Ekonomi Syariah

  6. Banjir Jakarta Rendam Permukiman Warga

  7. Gak Mau Kalah Sama RI, Paman Sam Pilih Wanita Pertama Sebagai Bendahara Negara

  8. Bercerai dengan Suami, Wanita ini Nikahi Putra Tirinya

  9. Turnamen Berakhir, Pebulutangkis Indonesia Pulang Hari Ini

  10. Humor Gus Dur; Rapat IPPNU

fokus

Kaleidoskop 2020
Akurat Solusi: Kenaikan Cukai Tembakau
Lawan Covid-19

kolom

Image
Abdul Hamid

Ilusi Dilema Demokrasi dan Integrasi

Image
UJANG KOMARUDIN

Menanti Gebrakan Kapolri Baru Pilihan Jokowi

Image
Kementrian Luar Negeri Republik Azerbaijan

Tragedi Black January

Image
UJANG KOMARUDIN

Kapolri Baru

Wawancara

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Gesits Buktikan Kendaraan Listrik Ramah Perawatan | Akurat Talk (2/2)

Image
Video

VIDEO Gesits, Cita-cita Bangsa Ciptakan Kendaraan Listrik | Akurat Talk (1/2)

Image
Video

Bukan Mistis, Gangguan Jiwa Adalah Gangguan Medis | Akurat Talk (3/3)

Sosok

Image
News

5 Fakta Menarik Maya Nabila, Mahasiswa S3 ITB yang Baru Berusia 21 Tahun

Image
News

5 Fakta Penting Habib Muhammad bin Ahmad Al-Attas, Tunaikan Haji Lebih dari 29 Kali

Image
News

4 Fakta Penting Deva Rachman, Istri Kedua Syekh Ali Jaber yang Jarang Tersorot