Akurat.co - Cepat Tepat Benar
Login / Sign Up

Bawa Kabur Uang Hasil Peras Kades, NL Diuber-uber Polisi Aceh

Badri

Bawa Kabur Uang Hasil Peras Kades, NL Diuber-uber Polisi Aceh

Ilustrasi - Investasi Bodong | AKURAT.CO/Ryan

AKURAT.CO Aksi nekat NL yang sempat membawa kabur uang senilai Rp 15 juta hasil memeras seorang kepala desa di Kota Subulussalam, Aceh, berbuntut panjang. NL kini diburu polisi Polres Kota Subulussalam, Aceh. NL diduga kuat terlibat aksi pemerasan seorang kepala desa yang dilakukan oleh dua wartawan gadungan berinisial PS dan SP.

“Pelaku NL masih terus kita cari, karena saat dilakukan penangkapan terhadap dua orang oknum wartawan abal-abal, dia (NL) diduga ikut membawa kabur uang hasil pemerasan tersebut,” kata Kapolres Kota Subulussalam Provinsi Aceh AKBP Qori Wicaksono SIK dilansir dari kantor berita Antara, Sabtu (9/1/2021).

Menurut kapolres, terduga pelaku NL saat dilakukan pengejaran berusaha bersembunyi ke sebuah rumah tokoh masyarakat di Kota Subulussalam, Aceh sambil membawa uang tunai sebesar Rp15 juta diduga hasil pemerasan.

baca juga:

Uang tersebut, kata kapolres, sebelumnya diperoleh dari tersangka oknum wartawan masing-masing berinisial PS dan SP, setelah menerima transaksi uang dari seorang kepala desa di depan sebuah hotel mewah di daerah ini.

Namun setelah berhasil kabur, terduga pelaku NL belakangan menyerahkan uang tunai diduga hasil rampasan tersebut ke polisi yang dititipkan melalui seorang saudaranya ke polisi. Ditanyai apakah NL diduga seorang ajudan seorang tim ahli seorang legislator di DPRA, Kapolres Kota Subulussalam AKBP Qori Wicaksono mengaku masih menelusurinya.

“Kalau jabatan dia saat ini saya belum tahu persis, tapi berdasarkan informasi dari masyarakat, dia (NL) seperti itu (tim ahli),” kata kapolres.

Kapolres Qori Wicaksono juga menegaskan polisi masih terus melakukan penyelidikan terkait dugaan pemerasan yang dialami oleh seorang kepala desa di daerah tersebut, diduga dilakukan oleh dua orang oknum wartawan dengan modus agar bisa menghapus berita yang sudah ditayangkan terkait tuduhan ijazah palsu kepala desa.

Agar bisa menghapus berita yang sudah disiarkan, kata Qori Wicaksono, pelaku yang sudah ditetapkan sebagai tersangka tersebut meminta imbalan sebesar Rp 50 juta kepada korban. Namun karena tidak mampu memenuhi permintaan tersebut kemudian terjadi negosiasi antara korban dan pelaku, sehingga disepakati imbalan untuk menghapus berita tersebut sebesar Rp 30 juta dengan cara dibayarkan selama dua kali.

Dalam kasus ini polisi, kedua oknum wartawan tersebut dikenakan Pasal 378 dan Pasal 369 KHUPidana tentang penipuan dan pemerasan dengan ancaman pidana penjara paling lama empat tahun, kata AKBP Qori Wicaksono.

Editor: Rizal Maulana

Sumber: ANTARA

berita terkait

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

Ziarah Makam, SBY Kenang Kepedulian Terhadap Sesama Roosminnie Salim dan Emil Salim

SBY mengenang Roosminnie semasa hidupnya sebagai sosok yang setia mendampingi suaminya Prof. Emil Salim dan memiliki kepedulian.

Image
News
Lawan Covid-19

5 Fakta Penting Peringatan 1 Tahun Corona di Indonesia, Sempat Dijadikan Lelucon hingga Tembus Sejuta Kasus

Saat ini, jumlah pasien yang terinfeksi COVID-19 di Tanah Air masih terus meningkat

Image
News
DPR RI

Ketua DPR: Puskesmas Jadi Ujung Tombak Pelaksanaan Vaksinasi Covid-19

Menurut Puan, kecepatan program vaksinasi tergantung pada kesiapan puskesmas di seluruh Indonesia.

Image
News

AS Revisi Daftar Warga Saudi yang Terlibat Pembunuhan Khashoggi, 3 Nama Hilang Misterius

Laporan intelijen awal itu tampaknya telah diunggah selama beberapa jam sebelum dihapus

Image
News

Setahun Pandemi COVID-19 Masuk Indonesia, Wagub DKI: Alhamdulillah Kita Bisa Mengendalikannya

Kasus COVID-19 pertama terjadi di Jakarta pada 2 Maret 2020 lalu, dengan menginfeksi dua warga Depok, Jawa Barat.

Image
News

Bongkahan Es Seluas Kota New York Pecah di Antartika

Glasiologis telah memprediksi perpecahan bongkahan es raksasa ini selama satu dekade terakhir.

Image
News
DPR RI

MK Diminta Segera Putuskan Judicial Review UU KPK

Mardani mengatakan, upaya pemberantasan korupsi harus dipandang sebagai proses dengan roadmap penting.

Image
News

Keluar dari Zona Merah, 82 RW di DKI Kini Berstatus Risiko Tinggi COVID-19

Ke-82 RW rawan penyebaran COVID-19 ini tersebar merata di seluruh kawasan Jakarta.

Image
News

Pertama Kali sejak Kudeta, Aung San Suu Kyi Muncul di Hadapan Publik

Kudeta telah menghentikan transisi Myanmar menuju demokrasi setelah hampir 50 tahun

Image
News
DPR RI

Anggota Komisi IX Minta Pemerintah Terbuka Soal Vaksin Gotong Royong

Jika program ini hanya mengejar target 181 juta penerima vaksin, maka berpotensi redundant dalam penganggaran.

terpopuler

  1. Datangi Paspampres, Rombongan Moge Penerobos Ring 1 Istana Memohon Maaf

  2. Sesali Aksi Para Oknum, Pendiri dan Deklarator Partai Demokrat Tolak KLB Illegal

  3. Setelah X7, BMW Indonesia Berencana Hadirkan M-Cars

  4. Ingrid Kansil: Biarkan Kami Mengurus Partai dan Jangan Mencampuri Internal PD

  5. Ketahuan Makan Malam Mewah dengan Putra Perdana Menteri, Jubir Pemerintah Jepang Putuskan Mundur

  6. Polda NTT Akan Tindak Tegas Anggota Polri yang Terciduk ke Tempat Hiburan Malam

  7. Bertema Pramuka, 7 Potret Bahagia Ridwan Kamil Rayakan Ulang Tahun Baby Arkana

  8. Penting! Ini Batas Waktu Orang Tua Menafkahi Anaknya

  9. Jangan Biarkan Beban Utang Menggunung, Manfaatkan 3 Metode Ini!

  10. Nurdin Abdullah Ditangkap KPK, Abdillah Toha: Godaan Kekuasaan itu Memang Dahsyat!

fokus

Mendorong Pemerataan Ekonomi Secara Digital
Kaleidoskop 2020
Akurat Solusi: Kenaikan Cukai Tembakau
Lawan Covid-19

kolom

Image
Ali Zulfugaroghlu, Elnur Elturk

Genosida Khojaly: Kejahatan Terhadap Kemanusiaan

Image
Ujang Komarudin

Takut Mengkritik

Image
Roosdinal Salim

Mimpi atau Realistis Mencapai 20.000 Kampung Iklim di 2024?

Image
Poetra Adi Soerjo

Pemuda Sumbawa Akui Pemikiran Prof Din Syamsuddin Radikal

Wawancara

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Duh! Laki-laki Sering Jadi Tersangka Toxic di Hubungan, Padahal Mah… | Akurat Talk (3/3)

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Hubungan yang Tidak Sehat Bisa 'Disembuhkan' | Akurat Talk (2/3)

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Toxic Relationship: Ini Salah Aku atau Dia? | Akurat Talk (1/3)

Sosok

Image
News

7 Potret Santai Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah di Berbagai Kesempatan, Panen Buah hingga Mancing

Image
News

Bertema Pramuka, 7 Potret Bahagia Ridwan Kamil Rayakan Ulang Tahun Baby Arkana

Image
News

5 Kasus Besar yang Pernah Ditangani Artidjo Alkostar