Akurat.co - Cepat Tepat Benar
Login / Sign Up

DPR Yakin Polri Bakal Tindaklanjuti Rekomendasi Komnas HAM Soal Kematian Laskar FPI

Bayu Primanda

DPR Yakin Polri Bakal Tindaklanjuti Rekomendasi Komnas HAM Soal Kematian Laskar FPI

Anggota Komisi III DPR Arsul Sani saat memberikan penjelasan sebagai pembicara dalam Diskusi Forum Legislasi di Media Center DPR, Komplek Parlemen MPR/DPR-DPD, Senayan, Jakarta, Selasa (1/12/2020). | AKURAT.CO/Sopian

AKURAT.CO Anggota Komisi III DPR RI Arsul Sani yakin pimpinan Polri akan menindaklanjuti hasil penyelidikan Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) terkait kasus kematian laskar Front Pembela Islam di KM50 Jalan Tol Jakarta-Cikampek.

"Kami di Komisi III DPR RI yakin pimpinan Polri dalam hal ini Kapolri dan para pejabat utamanya akan berbesar hati menindaklanjuti hasil penyelidikan Komnas HAM," kata Arsul di Jakarta, Jumat (8/1/2021).

Dia mengatakan Komisi III DPR akan meminta agar Bareskrim dan lembaga internal pengawasan Polri menjadikan hasil penyelidikan Komnas HAM, terutama yang menyimpulkan meninggalnya anggota laskar FPI merupakan pelanggaran HAM, sebagai bahan untuk melakukan proses hukum lebih lanjut.

Menurut dia, tidak ada yang perlu ditutup-tutupi seperti komitmen Kabareskrim yang akan bersikap transparan dalam mengungkap peristiwa tersebut.

"Tentu kita meyakini meninggalnya para anggota FPI merupakan tindakan aparatur Polri di lapangan yang ternyata berdasarkan penyelidikan Komnas HAM dikategorikan sebagai tindakan pelanggaran HAM yang menyebabkan hilangnya nyawa sejumlah manusia. Bukan karena dari awal adanya perintah menembak mati," ujarnya.

Dia berharap Polri memproses temuan Komnas HAM tersebut secara baik dalam konteks proses hukum pidana maupun etika secara tuntas dengan tidak ada limitasi terhadap mereka yang diduga terlibat.

Sebelumnya, Komnas HAM merekomendasikan agar kasus kematian laskar Front Pembela Islam yang termasuk ke dalam pelanggaran HAM diproses dengan mekanisme pengadilan pidana untuk penegakan keadilan.

"Tidak boleh hanya dilakukan dengan internal, tetapi harus dengan penegakan hukum dengan mekanisme pengadilan pidana," ujar Ketua Tim Penyelidikan Komnas HAM Choirul Anam dalam konferensi pers secara daring di Jakarta, Jumat (8/1/2021).

Komnas HAM menyatakan peristiwa tewasnya empat orang laskar FPI merupakan kategori dari pelanggaran HAM karena aparat diduga melakukan penembakan tanpa mencoba upaya lain untuk mencegah bertambahnya korban jiwa.

Sementara dua orang laskar FPI meninggal dunia akibat saling serempet antara mobil laskar FPI dan mobil petugas kepolisian serta kontak tembak.

Choirul Anam menuturkan Komnas HAM telah mengetahui identitas eksekutor serta dua orang laskar FPI yang meninggal dunia dalam peristiwa saling mengejar dengan aparat.[]

baca juga:

Editor: Bayu Primanda

berita terkait

Image

Ekonomi

BSN Harus Gencar Jemput Bola ke UMKM

Image

Ekonomi

Andre Rosiade Puji Kinerja KPPU, Punya Nyali dengan Perusahaan China

Image

Ekonomi

DPR RI

Legislator Ngebet Pemerintah Kebut Produksi Vaksin Merah Putih

Image

Ekonomi

Tak Capai Target, Komisi IX Minta Kemnaker Evaluasi Subsidi Upah

Image

Ekonomi

DPR RI

Legislator Ini Minta Penyaluran Pupuk Subsidi Terapkan 6T, Apa Itu?

Image

News

Lockdown Gedung di Pergub Hanya 3 Hari, DPRD DKI Malah Bablas Sampai 23 Hari

Image

News

PSBB Ketat DKI Dinilai Belum Maksimal, Ketua DPRD: Masih Banyak Perkantoran yang Nakal

Image

News

Gus Menteri dan Mas Menteri Diminta Duduk Bersama Bahas Masalah Pendidikan

Image

News

Ace Hasan Soroti Ketimpangan Anggaran Pendidikan Keagamaan

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

10 Pendaki Dilarang Daki Gunung Dempo Gegara Petik Tanaman Dilindungi

10 orang pendaki kedapatan memetik tanaman Kayu Panjang Umur saat salah seorang pendaki kesurupan di jalur Pintu Rimba pada 10 Januari.

Image
News

Polisi Bongkar Tempat Karaoke Sediakan Sarana Prostitusi di Lombok

Polisi menangkap perempuan diduga mucikari berinisial NN di Lombok.

Image
News

Pengamat: Tuntaskan Operasi Tinombala Jadi Tantangan Kapolri Baru

Komjen Listyo sebagai Kapolri nantinya perlu berbenah dengan melakukan reformasi internal Polri.

Image
News

Eks Ketua DPRD Muara Enim Aries HB Divonis Lima Tahun Penjara

Terdakwa dinilai melakukan tindak pidana korupsi secara bersama-sama pejabat Pemkab Muara Enim.

Image
News

Kabur, Dua Narapidana Lapas Tanjung Pandan Berhasil Ditangkap Kembali

Dua narapidana yang melarikan diri dari Lapas Kelas II B Tanjung Pandan berhasil ditangkap kembali.

Image
News

Mulai Februari, Warga Bisa Ikut Uji Coba KRL Yogya-Solo dengan Tarif Rp1

Uji coba secara terbatas dilaksanakan 20-31 Januari 2021. Lalu pada 1-7 Februari masyarakat dapat mengikuti uji coba, tarifnya Rp1.

Image
News

Eks Dirut PT Asabri dan Direktur PT Prima Jaringan Diperiksa Kejagung

Penyidik Pidsus Kejagung periksa lima saksi kasus dugaan korupsi dana investasi PT Asabri.

Image
News

Tanah Milik Eks Bupati Lampung Zainudin Hasan Dilelang KPK

Uang hasil lelang akan masuk ke kas negara

Image
News

Berkas Penggelapan Uang Milik Winda Earl Bakal Segera Disidang

Kini penyidik tengah berkoordinasi dengan jaksa untuk melakukan pelimpahan tahap II

Image
News

Cegah Pemalsuan Surat Bebas Covid-19 Terulang, Bandara Soetta Ubah Validasi Dokumen Kesehatan

Kedepannya seluruh pelayanan kesehatan yang dapat mengeluarkan surat bebas Covid-19 harus terdaftar di e-HAC.

terpopuler

  1. Ditahan di Rutan Bareskrim, Kondisi Kesehatan Ustaz Maaher Memperihatinkan

  2. Ketahui Penyebab Gangguan Kesehatan Mental Pada Hubungan Suami-Istri

  3. Kasus Ultah Sean Gelael, Polisi: Tamu Undangan Jalani Prokes, Ada Swab Antigen

  4. Haji Lulung Desak Polisi Panggil Ahok Gegara Hadiri Pesta Ulang Tahun Pengusaha di Kemang

  5. Tunduk pada Anies, Marullah: Saya Tidak Bisa Melakukan Apa-apa Kecuali Perintah Gubernur

  6. M2 World Championship: Tim Myanmar dan Filipina Melaju Mulus ke Playoff

  7. Kisah Abu Nawas Ketika Menolak Menjadi Pejabat

  8. Hasil Penelitian Ungkap Smartwatch Mampu Deteksi Gejala Awal Covid-19

  9. Resep Sup Ayam ala Pak Min Klaten, Nikmat dan Sedap!

  10. 5 Fakta Penting Habib Muhammad bin Ahmad Al-Attas, Tunaikan Haji Lebih dari 29 Kali

fokus

Kaleidoskop 2020
Akurat Solusi: Kenaikan Cukai Tembakau
Lawan Covid-19

kolom

Image
Kementrian Luar Negeri Republik Azerbaijan

Tragedi Black January

Image
UJANG KOMARUDIN

Kapolri Baru

Image
Muhammad Husen Db, M.Pd

Transformasi Episode Dalam Dimensi Merdeka Belajar

Image
ARLI ADITYA PARIKESIT

Dilema Kebebasan Pendapat dan Pengendalian Transmisi Virus SARS-CoV-2

Wawancara

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Dokter Vivi Ajak Kenali Mental Sehat di Dalam Diri | Akurat Talk (1/3)

Image
News

Covid-19 Tembus 3.500 Kasus Per Hari, DKI Gagal Terapkan Program 3T?

Image
News

Vaksinasi Bisa Putus Mata Rantai Penularan Covid-19 di DKI Jakarta?

Sosok

Image
News

5 Fakta Penting Habib Muhammad bin Ahmad Al-Attas, Tunaikan Haji Lebih dari 29 Kali

Image
News

4 Fakta Penting Deva Rachman, Istri Kedua Syekh Ali Jaber yang Jarang Tersorot

Image
News

Wafat di Hari Jumat, Ini 5 Fakta Penting Habib Ali bin Abdurrahman Assegaf