Sebut Trump 'Berbahaya', Ketua DPR AS Nancy Pelosi Ikut Serukan Pemakzulan

Ketua DPR AS, Nancy Pelosi akhirnya ikut bergabung dengan sejumlah pejabat AS lain untuk menyerukan pencopotan hingga pemakzulan Donald Trump | DNA India
AKURAT.CO, Aksi pengepungan Capitol Hill oleh massa pendukung Donald Trump berbuntut panjang. Hanya sehari pasca kerusuhan di Capitol, para pejabat tinggi Amerika Serikat (AS) langsung menyerukan pemecatan atau pemakzulan Trump.
Dalam perkembangan terbaru, seruan juga datang dari Ketua DPR AS, Nancy Pelosi. Seperti rekannya Chuck Schumer, Pelosi mengajukan agar Trump segera dicopot dari jabatannya melalui Amandemen ke-25.
Pelosi juga mengancam akan melakukan aksi pemakzulan jika Amandemen-25 tidak segera dikeluarkan.
baca juga:
"Saya bergabung dengan pemimpin Senat Demokrat (Schumer) agar wakil presiden segera menerbitkan Amandemen-25 dan mencopot presiden ini.
"Jika wakil presiden dan kabinet tidak bertindak, Kongres mungkin siap untuk maju dengan (upaya) pemakzulan," ucap Pelosi seperti dikutip dari NPR.
Lebih lanjut, Pelosi menggambarkan Trump sebagai 'orang yang berbahaya yang tidak boleh melanjutkan jabatannya'. Karena itulah, keputusan untuk melengserkan Trump adalah sebuah kondisi yang mendesak serta darurat.
"Apakah Anda mendukung presiden menduduki jabatannya dengan cara yang membahayakan?
"Tanyakan kepada setiap anggota Kabinet, apakah mereka mendukung tindakan ini? Apakah mereka siap untuk mengatakan: 'Dalam 13 hari ke depan, orang berbahaya ini dapat melakukan lebih banyak kerugian bagi negara kita?
"Ini mendesak. Ini adalah keadaan darurat yang paling besar," tambah Pelosi seperti dikutip dari Business Insider.