Akurat.co - Cepat Tepat Benar
Login / Sign Up

Laut Cina Selatan Kian Memanas, Syarief Hasan Dorong Pemerintah Kedepankan Pendekatan Diplomasi

Oktaviani

Laut Cina Selatan Kian Memanas, Syarief Hasan Dorong Pemerintah Kedepankan Pendekatan Diplomasi

Wakil Ketua MPR RI, Syarief Hasan saat membuka acara secara resmi Pegelaran Seni Budaya (PSB) dalam rangka Sosialisasi Empat Pilar MPR melalui penampilan tradisi Cianjuran 'Ngaos, Mamaos, Maenpo', di aula Gedung Kesenian Cianjur, Cianjur, Jawa Barat, Sabtu (3/10/2020). | DOK. HUMAS MPR RI

AKURAT.CO, Wakil Ketua MPR RI dari Fraksi Demokrat, Syarief Hasan mendorong Pemerintah untuk tetap siap siaga di Perairan Natuna Utara. Pasalnya, Laut Cina Selatan yang bersentuhan dengan Laut Natuna Utara kian hari kian memanas lewat perseteruan Cina dan Amerika Serikat.

Syarief menegaskan, agar Pemerintah memberikan perhatian khusus terhadap Natuna Utara. Menurutnya, militer di Natuna Utara secara khusus dan Indonesia secara umum harus ditingkatkan untuk mempertahankan wilayah Indonesia jika sewaktu-waktu terjadi perang terbuka.

“Jika terjadi perang terbuka di Laut Cina Selatan maka seluruh negara Asia Tenggara termasuk Indonesia akan merasakan dampaknya. Sehingga, Pemerintah Indonesia harus memberikan perhatian khusus dalam membangun kekuatan militer untuk meminimalisir bahkan mencegah dampak apabila terjadi perang terbuka," ungkapnya.

Anggota Komisi I DPR RI ini menyebut, bahwa perseteruan ini tidak boleh dianggap remeh.

"Cina yang membuat klaim sepihak terhadap Laut Cina Selatan berdasarkan nine dash line menyebabkan Amerika Serikat juga turut ikut campur. Kondisi ini akan berpotensi menjadi perang terbuka dua negara besar di Perairan Cina Selatan”, imbuhnya.

Menurutnya, potensi ini memang semakin terlihat ketika pesawat perang terbesar Cina Y-20 dikabarkan mendarat di pulau buatan bernama Fiery Cross Reff. Apalagi, Cina yang sejak awal mengklaim Laut Cina Selatan tengah membangun pulau buatan yang menjadi pangkalan militer di Laut Cina Selatan.

Selain itu, Politisi Partai Demokrat, ini menambahkan, Indonesia juga harus membangun kekuatan militer untuk memberikan rasa aman, daya gertak, dan menguatkan pertahanan Indonesia terutama di perbatasan.

Namun meski demikian, Syarief menilai Indonesia harus mengedepankan diplomasi untuk menghindari potensi perang yang mungkin saja terjadi, terutama di Laut Cina Selatan yang berbatasan dengan Perairan Natuna Utara.

“Pemerintah mengedepankan pendekatan diplomasi, sebagaimana yang pernah ditunjukkan pada Pemerintahan SBY yang membangun diplomasi dengan semangat million friends and zero enemy. Akan tetapi, jika memang terpaksa ada perang terbuka, maka Indonesia juga harus memperkuat militernya," pungkasnya.[]

baca juga:

Editor: Melly Kartika Adelia

berita terkait

Image

News

Pada Dubes AS, Bamsoet Upayakan Kerjasama Pengadaan Vaksin Covid-19

Image

News

Pimpinan MPR Minta Seluruh Pihak Atasi Dampak Bencana Alam di Sejumlah Daerah

Image

News

MPR Dukung Upaya Pemerintah Cegah Ekstremisme Berbasis Kekerasan Mengarah Terorisme

Image

News

Terima Dubes AS, Bamsoet Dorong Kerjasama Kendaraan Listrik dan Landasan Peluncuran Roket

Image

News

MPR RI Terima Bantuan 40 Ribu Masker dari Parlemen Vietnam

Image

News

Bamsoet Dorong Wartawan Masuk Prioritas Penerima Vaksin Covid-19

Image

News

MPR Minta Pemerintah Segera Relokasi Wilayah Hunian dari Daerah Rawan Bencana

Image

News

Lantik PAW Anggota MPR RI, Bamsoet Ingatkan Pentingnya Pemahaman PPHN

Image

News

MPR: Kenaikan Tarif Tol JORR Semakin Bebankan Biaya Logistik UKM

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

Restoran Thailand Sajikan 'Makanan Bahagia' Mengandung Ganja

Pada 2017, Thailand menjadi negara Asia Tenggara pertama yang mencabut ganja dari daftar narkotika dan melegalkannya untuk penggunaan medis.

Image
News

Pria China Bekukan Istrinya, Berharap Bisa Dihidupkan Kembali

Istrinya ditempatkan di tangki kriogenik untuk diawetkan selama 50 tahun

Image
News

Bertemu Uskup Agung Jakarta, Menag Bahas Penguatan Moderasi Beragama

Silaturahim ini merupakan kali pertama sejak Yaqut Cholil Qoumas dilantik Presiden Joko Widodo sebagai Menteri Agama.

Image
News

Komisi X Menilai Aturan Siswi Non-Muslim Wajib Hijab Berlebihan

Fenomena di Sumbar bukanlah kejadian pertama yang menunjukkan menguatnya sikap intoleransi di sekolah-sekolah negeri.

Image
News

Dinas Pertanian Jabar Pastikan Awal 2021 Tidak Ada Kelangkaan Pupuk

Dadan Hidayat memastikan tidak ada kelangkaan pupuk di awal tahun 2021.

Image
News

Berkonflik dengan China, Negara Bagian India Ganti Nama Buah Naga

Kepala Menteri Gujarat, Vijay Rupani mengatakan buah itu sekarang disebut kamalam, bahasa Sansekerta untuk bunga teratai.

Image
News

Pertama Kali, Polisi Inggris Temukan Pabrik Ganja 'Penting' di Jantung Kota London

Sebanyak 826 tanaman ganja ditemukan di ruang bawah tanah sebuah bangunan non-hunian di Jalan Throgmorton, distrik keuangan ibu kota.

Image
News

Polsek Johar Baru Tangkap Penipu Transaksi Jual Beli Sepeda Motor

Dia sudah jual ke seseorang bernama Saudara Sony (DPO) di Kampung Ambon Jakarta Barat.

Image
News

Insiden Potong Kabel Rumah Pompa, Ustaz Hilmi: Yang Kalian Lakukan itu Merugikan Rakyat!

Ia berharap ada CCTV dalam kejadian itu, sehingga pelaku tersebut dapat terungkap dan ditangkap.

Image
News

Anggota DPR: Perpanjangan PPKM Jawa-Bali dalam Situasi Dilematis

Ia mengatakan, dalam satu sisi angka kasus terus menanjak tinggi, nyaris tembus satu juta.

terpopuler

  1. 7 Potret Pernikahan Uta Syahputra, Adik Olga yang Dulu Viral karena Jadi Tukang Parkir

  2. Gilbert: Hanya Anies Baswedan yang Melepas Tanggung Jawab Daerah ke Pusat

  3. Jangan Sampai Tidak Tahu, ini 4 Zikir Paling Allah Sukai

  4. Jika Ada Keluarga Isolasi Mandiri, Jangan Pakai Toilet yang Sama

  5. Bencana Tak Pandang Bulu, Banjir Kalsel Rendam Barang Milik Negara

  6. Shalawat Syifa; Dibaca Agar Dijauhkan dari Penyakit Seperti Covid-19

  7. Takut Warga Tak Bisa Makan Malam, Wagub DKI Dukung Pemerintah Pusat Perpanjang Operasional Mal

  8. Tanpa Ampun, Facebook Blokir Permanen Akun Donald Trump

  9. Brigjen Rusdi Hartono Akui Rekomendasi Komnas HAM Tidak Diserahkan ke Polri

  10. Jumlah Pelanggaran Protokol Kesehatan Covid-19 di DKI Melonjak, Efek Anies Hapus Denda Progresif?

fokus

Kaleidoskop 2020
Akurat Solusi: Kenaikan Cukai Tembakau
Lawan Covid-19

kolom

Image
Abdul Hamid

Ilusi Dilema Demokrasi dan Integrasi

Image
UJANG KOMARUDIN

Menanti Gebrakan Kapolri Baru Pilihan Jokowi

Image
Kementrian Luar Negeri Republik Azerbaijan

Tragedi Black January

Image
UJANG KOMARUDIN

Kapolri Baru

Wawancara

Image
Video

Bukan Mistis, Gangguan Jiwa Adalah Gangguan Medis | Akurat Talk (3/3)

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Dokter Vivi Ajak Kenali Mental Sehat di Dalam Diri | Akurat Talk (1/3)

Image
News

Covid-19 Tembus 3.500 Kasus Per Hari, DKI Gagal Terapkan Program 3T?

Sosok

Image
News

5 Fakta Menarik Maya Nabila, Mahasiswa S3 ITB yang Baru Berusia 21 Tahun

Image
News

5 Fakta Penting Habib Muhammad bin Ahmad Al-Attas, Tunaikan Haji Lebih dari 29 Kali

Image
News

4 Fakta Penting Deva Rachman, Istri Kedua Syekh Ali Jaber yang Jarang Tersorot