Akurat.co - Cepat Tepat Benar
Login / Sign Up

FOTO Sistem Pertanian Hidroponik di Rumah Kaca Green House

Ketua PKK Taman Hati, Suarni (57) saat bercocok tanam dengan metode hidroponik di rumah kaca Green House, Sunter Muara, Jakarta, Rabu (6/1/2021). Green House yang dikelola dalam Kelompok Wanita Tani (KWT) Teratai RW 05 ini merupakan sistem pertanian perkotaan dengan memanfaatkan lahan sempit. Aneka tanaman yang dikembangkan dengan cara hidroponik ini berupa sawi putih, bayam, kangkung, tomat, cabe, timun hijau, pakcoy dan samhong yang nantinya saat panen akan dijual kembali kepada warga sekitar. AKURAT.CO/Sopian

Ketua PKK Taman Hati, Suarni (57) saat bercocok tanam dengan metode hidroponik di rumah kaca Green House, Sunter Muara, Jakarta, Rabu (6/1/2021). Green House yang dikelola dalam Kelompok Wanita Tani (KWT) Teratai RW 05 ini merupakan sistem pertanian perkotaan dengan memanfaatkan lahan sempit. Aneka tanaman yang dikembangkan dengan cara hidroponik ini berupa sawi putih, bayam, kangkung, tomat, cabe, timun hijau, pakcoy dan samhong yang nantinya saat panen akan dijual kembali kepada warga sekitar. AKURAT.CO/Sopian

Ketua PKK Taman Hati, Suarni (57) saat bercocok tanam dengan metode hidroponik di rumah kaca Green House, Sunter Muara, Jakarta, Rabu (6/1/2021). Green House yang dikelola dalam Kelompok Wanita Tani (KWT) Teratai RW 05 ini merupakan sistem pertanian perkotaan dengan memanfaatkan lahan sempit. Aneka tanaman yang dikembangkan dengan cara hidroponik ini berupa sawi putih, bayam, kangkung, tomat, cabe, timun hijau, pakcoy dan samhong yang nantinya saat panen akan dijual kembali kepada warga sekitar. AKURAT.CO/Sopian

Ketua PKK Taman Hati, Suarni (57) saat bercocok tanam dengan metode hidroponik di rumah kaca Green House, Sunter Muara, Jakarta, Rabu (6/1/2021). Green House yang dikelola dalam Kelompok Wanita Tani (KWT) Teratai RW 05 ini merupakan sistem pertanian perkotaan dengan memanfaatkan lahan sempit. Aneka tanaman yang dikembangkan dengan cara hidroponik ini berupa sawi putih, bayam, kangkung, tomat, cabe, timun hijau, pakcoy dan samhong yang nantinya saat panen akan dijual kembali kepada warga sekitar. AKURAT.CO/Sopian

Ketua PKK Taman Hati, Suarni (57) saat bercocok tanam dengan metode hidroponik di rumah kaca Green House, Sunter Muara, Jakarta, Rabu (6/1/2021). Green House yang dikelola dalam Kelompok Wanita Tani (KWT) Teratai RW 05 ini merupakan sistem pertanian perkotaan dengan memanfaatkan lahan sempit. Aneka tanaman yang dikembangkan dengan cara hidroponik ini berupa sawi putih, bayam, kangkung, tomat, cabe, timun hijau, pakcoy dan samhong yang nantinya saat panen akan dijual kembali kepada warga sekitar. AKURAT.CO/Sopian

Ketua PKK Taman Hati, Suarni (57) saat bercocok tanam dengan metode hidroponik di rumah kaca Green House, Sunter Muara, Jakarta, Rabu (6/1/2021). Green House yang dikelola dalam Kelompok Wanita Tani (KWT) Teratai RW 05 ini merupakan sistem pertanian perkotaan dengan memanfaatkan lahan sempit. Aneka tanaman yang dikembangkan dengan cara hidroponik ini berupa sawi putih, bayam, kangkung, tomat, cabe, timun hijau, pakcoy dan samhong yang nantinya saat panen akan dijual kembali kepada warga sekitar. AKURAT.CO/Sopian

Ketua PKK Taman Hati, Suarni (57) saat bercocok tanam dengan metode hidroponik di rumah kaca Green House, Sunter Muara, Jakarta, Rabu (6/1/2021). Green House yang dikelola dalam Kelompok Wanita Tani (KWT) Teratai RW 05 ini merupakan sistem pertanian perkotaan dengan memanfaatkan lahan sempit. Aneka tanaman yang dikembangkan dengan cara hidroponik ini berupa sawi putih, bayam, kangkung, tomat, cabe, timun hijau, pakcoy dan samhong yang nantinya saat panen akan dijual kembali kepada warga sekitar. AKURAT.CO/Sopian

Ketua PKK Taman Hati, Suarni (57) saat bercocok tanam dengan metode hidroponik di rumah kaca Green House, Sunter Muara, Jakarta, Rabu (6/1/2021). Green House yang dikelola dalam Kelompok Wanita Tani (KWT) Teratai RW 05 ini merupakan sistem pertanian perkotaan dengan memanfaatkan lahan sempit. Aneka tanaman yang dikembangkan dengan cara hidroponik ini berupa sawi putih, bayam, kangkung, tomat, cabe, timun hijau, pakcoy dan samhong yang nantinya saat panen akan dijual kembali kepada warga sekitar. AKURAT.CO/Sopian

Ketua PKK Taman Hati, Suarni (57) saat bercocok tanam dengan metode hidroponik di rumah kaca Green House, Sunter Muara, Jakarta, Rabu (6/1/2021). Green House yang dikelola dalam Kelompok Wanita Tani (KWT) Teratai RW 05 ini merupakan sistem pertanian perkotaan dengan memanfaatkan lahan sempit. Aneka tanaman yang dikembangkan dengan cara hidroponik ini berupa sawi putih, bayam, kangkung, tomat, cabe, timun hijau, pakcoy dan samhong yang nantinya saat panen akan dijual kembali kepada warga sekitar. AKURAT.CO/Sopian

Ketua PKK Taman Hati, Suarni (57) saat bercocok tanam dengan metode hidroponik di rumah kaca Green House, Sunter Muara, Jakarta, Rabu (6/1/2021). Green House yang dikelola dalam Kelompok Wanita Tani (KWT) Teratai RW 05 ini merupakan sistem pertanian perkotaan dengan memanfaatkan lahan sempit. Aneka tanaman yang dikembangkan dengan cara hidroponik ini berupa sawi putih, bayam, kangkung, tomat, cabe, timun hijau, pakcoy dan samhong yang nantinya saat panen akan dijual kembali kepada warga sekitar. AKURAT.CO/Sopian

Image
Image
Image
Image
Image
Image
Image
Image
Image
Image

Editor: Arief Rachman

komentar

Image

0 komentar

terpopuler

  1. Sudah 2 Tahun Masuk Penjara Karena Narkoba, Begini Kondisi Terkini Zul Vokalis Zivilia

  2. Dualisme Partai Demokrat, 58 Anggota DPRD Kalbar Nyatakan Setia pada AHY

  3. Misterius, 100 Mobil yang Parkir di Swalayan Inggris Mendadak Tak Bisa Dibuka Pintunya

  4. Yakin Moeldoko Lepas Jabatannya, Denny Siregar: Dia Punya Harga Diri Kok

  5. Makanan Tambahan yang Wajib Ada di Piring Orang Tua 50 Tahun ke Atas

  6. Pedagang Kopi Keliling Balapan Sepeda, Polisi Selidiki Usut Pelaku dan Penyebar Videonya

  7. Pengamat: Kalau Memkumham Akui Hasil KLB, Maka Lonceng Kematian Demokrat Makin Kencang

  8. Terjawab Sudah Mengapa Minuman Bersoda Selalu Ada di Paket Makanan Cepat Saji

  9. Pemerintah Ingin Impor Beras 1 Juta Ton, Anggota DPR: Jangan Terus Sandiwara!

  10. GPI Yakin Ada Kekuatan Besar di Belakang Gerakan KLB Moeldoko

fokus

Mendorong Pemerataan Ekonomi Secara Digital
Kaleidoskop 2020
Akurat Solusi: Kenaikan Cukai Tembakau

kolom

Image
Ali Zulfugaroghlu, Elnur Elturk

Genosida Khojaly: Kejahatan Terhadap Kemanusiaan

Image
Ujang Komarudin

Takut Mengkritik

Image
Roosdinal Salim

Mimpi atau Realistis Mencapai 20.000 Kampung Iklim di 2024?

Image
Poetra Adi Soerjo

Pemuda Sumbawa Akui Pemikiran Prof Din Syamsuddin Radikal

Wawancara

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Duh! Laki-laki Sering Jadi Tersangka Toxic di Hubungan, Padahal Mah… | Akurat Talk (3/3)

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Hubungan yang Tidak Sehat Bisa 'Disembuhkan' | Akurat Talk (2/3)

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Toxic Relationship: Ini Salah Aku atau Dia? | Akurat Talk (1/3)

Sosok

Image
News

7 Pesona Joanina Rachma, Putri KSP Moeldoko yang Baru Menikah

Image
News

5 Fakta Anas Urbaningrum, Jabat Ketum Partai Demokrat hingga Terjerat Korupsi

Image
News

5 Fakta Menarik Said Aqil Siroj yang Ditunjuk Jadi Komisaris Utama PT KAI