Akurat.co - Cepat Tepat Benar
Login / Sign Up

Mardani: Wacana Aktivasi Polisi Siber Perlu Dikaji Ulang

Ratu Amanda Distania

Mardani: Wacana Aktivasi Polisi Siber Perlu Dikaji Ulang

Ketua DPP Partai Keadilan Sejahtera Mardani Ali Sera dalam Rakornas PKS di Hotel Bidakara, Pancoran, Jakarta Selatan, Kamis (14/11/2019). | AKURAT.CO/Oktaviani

AKURAT.CO, Anggota DPR RI Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mardani Ali Sera menyayangkan rencana Pemerintah memasifkan polisi siber pada 2021. 

"Sangat disayangkan. Di tengah kondisi demokrasi yang sedang memprihatinkan, polisi siber dikerahkan," kata Mardani Ali Sera di akun Twitter @MardaniAliSera yang dikutip AKURAT.CO pada Selasa 29/12/2020. 

Menurutnya, hal ini bisa membungkam kebebasan sipil dan berpotensi melanggar hak kebebasan berekspresi yang telah dilindungi oleh konstitusi.

Dia mengatakan semestinya polisi siber dikerahkan untuk persoalan yang lebih genting, seperti kejahatan siber yang diantaranya cracking, peretasan data, online money laundring.

"Menurut laporan Financial Service information sharing and Analysis Center (FS-ISAC), Indonesia termasuk dalam daftar 10 negara di dunia yang rentan akibat kejahatan teknologi informasi," ujar dia.

Kemudian, ia mengingatkan kasus-kasus cyber crime yang sangat serius mulai dari pencurian 91 juta data pribadi dari salah satu e-commerce, hingga peretasan situs KPU.

"Apakah sudah ada penangan terhadap kasus-kasus tersebut oleh polisi siber kita?" kata dia.

"Sesuai dengan asas ulitimatum remedium, hukum dijadikan langkah terkahir menyelesaikan suatu perkara," sambungnya.

Pemerintah, kata politikus PKS itu dapat memulainya dengan meningkatkan literasi digital masyarakat.

"Kemudian menumbuhkan pemikiran kritis dan skeptis terhadap berita-berita palsu yang berseliweran atau bahkan mengaktifkan Tim Reaksi Cepat atas kejahatan ITE," ujarnya.

Mardani juga menuturkan keputusan aktifasi Polisi Siber ini perlu dikaji ulang dan jangan sampai demokrasi hanya akan berjalan sekadar formalitas saja.

"Namun tidak ada implementasi yang baik dalam realitanya," katanya.

Sebagaimana diketahui, Pemerintah memutuskan untuk memasifkan kegiatan kepolisian siber pada 2021 mendatang. Hal itu diungkapkan oleh Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD.

"Serangan digital memang dilematis, tetapi kami sudah memutuskan ada polisi siber," kata Mahfud MD dilansir dari kompas.

"Tahun 2021 akan diaktifkan sungguh-sungguh karena terlalu toleran juga berbahaya," sambungnya.

Polisi siber yang dimaksud Mahfud nantinya akan berupa kontra-narasi dan apabila ada kabar yang tidak benar beredar di media sosial, maka akan diramaikan oleh pemerintah bahwa hal itu tidak benar.

Sementara, jika ada isu yang termasuk dalam bentuk pelanggaran pidana maka akan ditindak sesuai hukum yang berlaku.

"Sekarang polisi siber itu gampang sekali, kalau misalnya Anda mendapatkan berita yang mengerikan, lalu lapor ke polisi," ujarnya.[]

Editor: Melly Kartika Adelia

berita terkait

Image

News

Dukung Anies Jual Saham di Perusahaan Miras, PKS: DKI Bisa Tambah Pendapatan dari Jalur Halal

Image

News

DPR RI

Netty Prasetiyani: Butuh Penanganan Lebih Rapi Hadapi Mutasi Virus Corona B117

Image

Ekonomi

DPR RI

Jokowi Cabut Perpres Miras, Anggota DPR: Presiden Mendengar Suara Rakyat

Image

News

Kritik Permenkes 1/2021, Mardani: Program Vaksinasi Mandiri Terlalu Cepat

Image

News

DPR RI

PKS Sebut Ide Paspor Vaksin Belum Diperlukan di Indonesia

Image

News

Mardani: Jadikan Pencabutan Perpres Investasi Miras Pelajaran

Image

News

DPR RI

Anggota Komisi IX Minta Pemerintah Terbuka Soal Vaksin Gotong Royong

Image

News

DPR RI

Kritik Perpres Legalisasi Miras, PKS: Jangan Sampai Kebijakan Negara Kehilangan Arah

Image

News

DPR RI

Komisi IX: Semua Pihak Harus Bergotong Royong Patuhi Protokol Kesehatan dan Hindari Kerumunan

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

5 Fakta Penetapan 6 Almarhum Laskar FPI Jadi Tersangka Penyerangan Polisi

Keenam anggota yang tewas pada kejadian tersebut menjadi tersangka karena diduga telah menyerang anggota kepolisian.

Image
News

Penyitaan Aset Kasus Jiwasraya Dinilai Melanggar Aturan

Jaksa harus membuktikan harta milik terdakwa hasil dari rasuah

Image
News

Miliarder Jepang Yusaku Maezawa Cari Teman untuk Pergi ke Bulan, Tertarik?

Total penumpang dalam perjalanan itu berjumlah 12 orang.

Image
News
DPR RI

Komisi III Apresiasi Densus 88 dalam Penangkapan Terduga Teroris di Jawa Timur

Jangan sampai situasi saat ini menjadi kesempatan jaringan teroris dalam merencanakan aksi, pelatihan dan perekrutan anggota.

Image
News

Pos Indonesia Lanjutkan Penyaluran BST Tahap 3 Tahun 2021 Serentak di Awal Maret

Bantuan Sosial Tunai tersebut telah memasuki tahap ketiga yang sudah didistribusikan dari Januari hingga April mendatang.

Image
News

7 Potret Blusukan Gibran Rakabuming, Tinjau Vaksinasi hingga Proyek

Ia bahkan langsung melakukan blusukan ke sejumlah tempat usai dilantik sebagai wali kota Solo.

Image
News

Keterbatasan Dosis, DKI Prioritaskan Vaksinasi Hanya untuk Warga ber-KTP Jakarta

Target sasaran vaksin bagi pemilik KTP DKI jumlahnya mencapai 7,9 juta warga.

Image
News

Kemenag Target Akan Bangun 135 Balai Nikah dan Manasik Haji di Tahun 2021

Pembangunan Balai Nikah dan Manasik Haji ini merupakan salah satu bagian peningkatan fungsi KUA.

Image
News

KBRI Muscat Bentuk Satgas Perlindungan WNI di Yaman

Ke depan, peran Satgas ini diharapkan akan menjadi pemicu pendirian Konjen atau Konsul RI di Hadramaut, Yaman.

Image
News

Interpol: Ribuan Dosis Vaksin Corona Abal-abal Ditemukan di China dan Afrika Selatan

Dalam operasi di Afrika Selatan, polisi menemukan setidaknya 2.400 dosis vaksin hingga masker palsu.

terpopuler

  1. Terjadi Fenomena Alam Langka di Venesia, Kanalnya Tiba-tiba Surut

  2. Polisi Temukan HP Anggota KKB Ferry Ellas yang Berisi Video Baku Tembak

  3. KPK Buka Penyidikan Kasus Dugaan Suap Pajak yang Libatkan Anak Buah Sri Mulyani

  4. Cukup Sambungkan ke Smartphone, Perangkat Kecil ini Mampu Diagnosis Covid-19

  5. Ngotot Jual Saham Bir di Delta, Wagub DKI: Kalau Dilepas Kita Dapat Uang

  6. Pesan Gus Baha Ketika Ada Orang yang Sedikit-sedikit Tanya Dalil

  7. PBB Laporkan Aktivitas di Laboratorium Pendukung Nuklir Korea Utara, Pentagon Waspada

  8. Ayus Sabyan Tak Hadiri Sidang Cerai, Istri: Padahal Sudah Diinformasikan

  9. Teddy Syach Ungkap Kondisi Anak Usai Ditinggal 'Pergi' Rina Gunawan

  10. Komisaris Utama PT SMS Tak Berkutik Saat Dibekuk Tim Tabur Kejaksaan

fokus

Mendorong Pemerataan Ekonomi Secara Digital
Kaleidoskop 2020
Akurat Solusi: Kenaikan Cukai Tembakau
Lawan Covid-19

kolom

Image
Ali Zulfugaroghlu, Elnur Elturk

Genosida Khojaly: Kejahatan Terhadap Kemanusiaan

Image
Ujang Komarudin

Takut Mengkritik

Image
Roosdinal Salim

Mimpi atau Realistis Mencapai 20.000 Kampung Iklim di 2024?

Image
Poetra Adi Soerjo

Pemuda Sumbawa Akui Pemikiran Prof Din Syamsuddin Radikal

Wawancara

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Duh! Laki-laki Sering Jadi Tersangka Toxic di Hubungan, Padahal Mah… | Akurat Talk (3/3)

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Hubungan yang Tidak Sehat Bisa 'Disembuhkan' | Akurat Talk (2/3)

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Toxic Relationship: Ini Salah Aku atau Dia? | Akurat Talk (1/3)

Sosok

Image
News

Sederhana! Begini Penampakan Kamar Belva Devara yang Jauh dari Kemewahan

Image
News

8 Potret Adu Gaya Sporty AHY dan Ibas saat Berolahraga

Image
News

7 Potret Santai Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah di Berbagai Kesempatan, Panen Buah hingga Mancing