Akurat.co - Cepat Tepat Benar
Login / Sign Up

Gelombang Unjuk Rasa Guncang Pakistan, Posisi PM Imran Khan Terancam

Citra Puspitaningrum

Gelombang Unjuk Rasa Guncang Pakistan, Posisi PM Imran Khan Terancam

PDM telah menggerakkan 6 unjuk rasa besar-besaran untuk menggulingkan PM Imran Khan dan menuntut digelarnya Pemilu baru | AFP

AKURAT.CO, Pakistan diguncang demonstrasi besar-besaran pada Minggu (13/12) untuk menggulingkan Perdana Menteri Imran Khan. Demonstrasi ini digerakkan oleh para pemimpin aliansi antipemerintah yang menilai Khan dilantik oleh militer usai Pemilu 2018 yang dicurangi.

Dilansir dari Reuters via Channel News Asia, aliansi yang terdiri dari 11 partai oposisi utama, Gerakan Demokratik Pakistan (PDM) mengadakan aksi unjuk rasa besar-besaran sejak didirikan pada bulan September. Mereka berusaha menggulingkan Khan dan mendesak militer agar berhenti mencampuri politik.

"Masa untuk berdialog telah berakhir. Kini akan ada demonstrasi," kata Pemimpin Oposisi Bhutto Zardari, putra mendiang mantan Perdana Menteri Benazir Bhutto.

baca juga:

Oposisi telah menggalang 6 unjuk rasa besar-besaran dalam beberapa bulan terakhir. Mereka berencana untuk menekan pemerintah agar mengadakan Pemilu baru, sedangkan jadwal Pemilu berikutnya masih tahun 2023. Zardari menegaskan bakal menutup kemungkinan dialog dengan Khan atau militer, kecuali Pemilu baru diumumkan.

Sementara itu, Khan menuding unjuk rasa itu bertujuan untuk memerasnya agar mengesampingkan kasus korupsi terhadap para pemimpin aliansi tersebut. Ia juga mengkritik digelarnya demonstrasi di tengah pandemi COVID-19.

Pakistan telah melaporkan 72 kematian akibat virus corona dan 3.369 infeksi dalam 24 jam terakhir, angka tertinggi sejak Juni. Aksi protes pun muncul ketika ekonomi negara itu terpukul akibat tingginya inflasi dan pertumbuhan negatif. Pihak oposisi pun menyalahkan Khan dan militer atas situasi ini.

"Siapa lagi yang bisa kita salahkan," kata mantan Perdana Menteri Nawaz Sharif saat berpidato dalam rapat umum melalui tautan video dari rumahnya di London, Inggris.

Usai berselisih dengan para jenderal, Sharif divonis pada 2018 atas tuduhan korupsi. Ia pun bertolak ke London dengan jaminan medis akhir tahun lalu.

"Jangan gunakan institusi militer untuk tujuan politik Anda," desaknya pada para jenderal militer.[]

Editor: Anugrah Harist Rachmadi

berita terkait

Image

News

Ukir Sejarah Baru, Pendaki Nepal Taklukkan Puncak Tertinggi Kedua Dunia di Musim Dingin

Image

News

Terhasut Ceramah Provokatif, Massa di Pakistan Hancurkan Kuil Hindu Berumur Seabad

Image

News

Aktivis Ternama Pakistan Tewas Secara Misterius di Kanada, Ribuan Lainnya Raib

Image

News

FOTO Peringatan Operasi Trikora Sempat Diwarnai Aksi Saling Dorong

Image

News

5000 Personel Aparat Gabungan Dikerahkan ke Istana Negara

Image

News

Aksi Teatrikal di Patung Kuda Tampilkan Potret Indonesia Sepanjang 2020

Image

News

Hari HAM, Buruh Gelar Aksi Teatrikal di Patung Kuda

Image

News

RS Pakistan Telat Stok Oksigen, 6 Pasien Tewas

Image

News

FOTO Aksi Sosialisasi Pilkada Saat Pandemi

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

10 Pendaki Dilarang Daki Gunung Dempo Gegara Petik Tanaman Dilindungi

10 orang pendaki kedapatan memetik tanaman Kayu Panjang Umur saat salah seorang pendaki kesurupan di jalur Pintu Rimba pada 10 Januari.

Image
News

Polisi Bongkar Tempat Karaoke Sediakan Sarana Prostitusi di Lombok

Polisi menangkap perempuan diduga mucikari berinisial NN di Lombok.

Image
News

Pengamat: Tuntaskan Operasi Tinombala Jadi Tantangan Kapolri Baru

Komjen Listyo sebagai Kapolri nantinya perlu berbenah dengan melakukan reformasi internal Polri.

Image
News

Eks Ketua DPRD Muara Enim Aries HB Divonis Lima Tahun Penjara

Terdakwa dinilai melakukan tindak pidana korupsi secara bersama-sama pejabat Pemkab Muara Enim.

Image
News

Kabur, Dua Narapidana Lapas Tanjung Pandan Berhasil Ditangkap Kembali

Dua narapidana yang melarikan diri dari Lapas Kelas II B Tanjung Pandan berhasil ditangkap kembali.

Image
News

Mulai Februari, Warga Bisa Ikut Uji Coba KRL Yogya-Solo dengan Tarif Rp1

Uji coba secara terbatas dilaksanakan 20-31 Januari 2021. Lalu pada 1-7 Februari masyarakat dapat mengikuti uji coba, tarifnya Rp1.

Image
News

Eks Dirut PT Asabri dan Direktur PT Prima Jaringan Diperiksa Kejagung

Penyidik Pidsus Kejagung periksa lima saksi kasus dugaan korupsi dana investasi PT Asabri.

Image
News

Tanah Milik Eks Bupati Lampung Zainudin Hasan Dilelang KPK

Uang hasil lelang akan masuk ke kas negara

Image
News

Berkas Penggelapan Uang Milik Winda Earl Bakal Segera Disidang

Kini penyidik tengah berkoordinasi dengan jaksa untuk melakukan pelimpahan tahap II

Image
News

Cegah Pemalsuan Surat Bebas Covid-19 Terulang, Bandara Soetta Ubah Validasi Dokumen Kesehatan

Kedepannya seluruh pelayanan kesehatan yang dapat mengeluarkan surat bebas Covid-19 harus terdaftar di e-HAC.

terpopuler

  1. Ditahan di Rutan Bareskrim, Kondisi Kesehatan Ustaz Maaher Memperihatinkan

  2. Ketahui Penyebab Gangguan Kesehatan Mental Pada Hubungan Suami-Istri

  3. Kasus Ultah Sean Gelael, Polisi: Tamu Undangan Jalani Prokes, Ada Swab Antigen

  4. Tunduk pada Anies, Marullah: Saya Tidak Bisa Melakukan Apa-apa Kecuali Perintah Gubernur

  5. M2 World Championship: Tim Myanmar dan Filipina Melaju Mulus ke Playoff

  6. Kisah Abu Nawas Ketika Menolak Menjadi Pejabat

  7. Resep Sup Ayam ala Pak Min Klaten, Nikmat dan Sedap!

  8. Hasil Penelitian Ungkap Smartwatch Mampu Deteksi Gejala Awal Covid-19

  9. 5 Fakta Penting Habib Muhammad bin Ahmad Al-Attas, Tunaikan Haji Lebih dari 29 Kali

  10. Keuangan Lampu Kuning, Saatnya Libra dan Sagitarius Injak Rem

fokus

Kaleidoskop 2020
Akurat Solusi: Kenaikan Cukai Tembakau
Lawan Covid-19

kolom

Image
Kementrian Luar Negeri Republik Azerbaijan

Tragedi Black January

Image
UJANG KOMARUDIN

Kapolri Baru

Image
Muhammad Husen Db, M.Pd

Transformasi Episode Dalam Dimensi Merdeka Belajar

Image
ARLI ADITYA PARIKESIT

Dilema Kebebasan Pendapat dan Pengendalian Transmisi Virus SARS-CoV-2

Wawancara

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Dokter Vivi Ajak Kenali Mental Sehat di Dalam Diri | Akurat Talk (1/3)

Image
News

Covid-19 Tembus 3.500 Kasus Per Hari, DKI Gagal Terapkan Program 3T?

Image
News

Vaksinasi Bisa Putus Mata Rantai Penularan Covid-19 di DKI Jakarta?

Sosok

Image
News

5 Fakta Penting Habib Muhammad bin Ahmad Al-Attas, Tunaikan Haji Lebih dari 29 Kali

Image
News

4 Fakta Penting Deva Rachman, Istri Kedua Syekh Ali Jaber yang Jarang Tersorot

Image
News

Wafat di Hari Jumat, Ini 5 Fakta Penting Habib Ali bin Abdurrahman Assegaf