Akurat.co - Cepat Tepat Benar
Login / Sign Up

Pesan Mahfud MD Jelang Coblosan: Tolong Datang Berbondong-bondong ke TPS

Badri

Pesan Mahfud MD Jelang Coblosan: Tolong Datang Berbondong-bondong ke TPS

Menkopolhukam Mahfud MD dalam acara silaturahmi bersama para seniman di Warung Bu Ageng, Mantrijeron, Kota Yogyakarta, Sabtu (29/8/2020) malam | AKURAT.CO/Kumoro Damarjati

AKURAT.CO Memasuki masa tenang jelang pencoblosan 9 Desember, Menkopolhukam Mahfud MD mengimbau agar semua pihak menjaga kondusivitas.

Mahfud mengajak semua pihak untuk menyiapkan diri untuk ke TPS pada hari pencoblosan. Pesan ini disampaikan menjelang masa tenang Pilkada yang baru akan dimulai besok, Minggu 6 Desember hingga 8 Desember.

"Alhamdulillah hari ini Sabtu 5 Desember, kita sudah mengakhiri masa kampanye dan mulai memasuki masa tenang Pilkada serentak. Isilah hari-hari tenang itu dengan betul-betul membuat ketenangan, tidak membuat kegaduhan. Persiapkan hari pencoblosan atau pemungutan suara 9 Desember dengan sebaik-baiknya, baik itu penyelenggara, kontestan maupun masyarakatnya,” ujar Mahfud MD dalam video keterangan pers dari kediaman rumah dinas Sabtu sore (5/12/2020).

baca juga:

Seperti diketahui, Pilkada serentak ditengah pandemi Covid-19 sangat dikhawatirkan oleh banyak pihak. Sebab akan menimbulkan masalah penyebaran Covid.

Karena itu Mahfud mengatakan semua pihak bersama-sama membuktikan bahwa semua masyarakat bisa berlaku disiplin dan menjaga itu semua.

"Untuk masyarakat, untuk rakyat, silakan berikan suara anda sebanyak-banyaknya karena satu suara anda akan menentukan masa depan anda. Sekurang-kurangnya menentukan nasib anda di bawah kepemimpinan selama 5 tahun ke depan,” kata Mahfud.

Ia mengapresiasi seluruh pihak yang terlibat. Sebab, masa kampanye selama 71 hari, menurutnya bisa dilalui dengan baik. Sementara selama tiga hari kedepan masyarakat di daerah penyelenggara Pilkada akan memasuki masa tenang.

“Tolong di hari H, tanggal 9 itu, datang berbondong-bondong ke TPS sesuai dengan jam, jadwal yang sudah ditentukan oleh KPU dan ikuti protokol kesehatan yang ditentukan oleh KPU. Dan jangan membuat keributan," ujarnya.

Dia menambahkan, lazimnya, kegaduhan politik terjadi pasca pencoblosan atau pada tahapan perhitungan suara. Nah, kata dia, semua kegaduhan itu harusnya tetap dalam koridor proporsional. Sehingga tidak menimbulkan efek domino dan berkepanjangan.

"Biasanya keributan itu terjadi sesudah perhitungan suara dan sebagainya. Semuanya harus berlaku proporsional dan tertib demi kebaikan kita bersama,“ ujarnya.

Editor: Bayu Primanda

berita terkait

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

Angka Perceraian di Aceh Pada 2020 Tembus 6.090 Perkara

Jumlah perkara perceraian di seluruh wilayah Provinsi Aceh mencapai 6.090 perkara sepanjang 2020 dengan dominasi gugatan cerai dari istri

Image
News

Setahun Jadi DPO, Terpidana Kasus Narkoba Berhasil Ditangkap Kejati Aceh

Tim Tabur (tangkap buronan) Kejaksaan Tinggi (Kejati) Aceh menangkap terpidana narkoba dengan hukuman sembilan tahun penjara

Image
News

Tidur Pulas di Rumah Istri, Pengedar Uang Palsu Dibekuk Polres Payakumbuh

Kepolisian Resor (Polres) Payakumbuh, Sumatera Barat, menangkap tersangka pengedar uang palsu berinisial GT (26) di kediaman istrinya

Image
News

Tanggapi Pernyataan Pandji, Tsamara Heran NU dan Muhammadiyah Disebut Elitis

Tsamara memiliki pandangan sendiri mengenai NU dan Muhammadiyah yang dianggapnya menyimpang dari ucapan Pandji

Image
News

Partisipasi Pilkada Tinggi dan Aman, Indonesia Diapresiasi Amerika

Tingkat partisipasi pemilih Pilkada 2020 sebesar 76,09 persen atau mendekati target 77,5 persen yang ditetapkan KPU

Image
News

Polisi Tangkap Dua Pelaku Penyelundupan Benur ke Luar Negeri

Kasus ini langsung mendapat sorotan khalayak

Image
News

Ibas Ingatkan Pemerintah Soal Eksekusi Bantuan Untuk UMKM

Ibas mengingatkan agar daftar penerima bantuan UMKM tidak hanya sekadar formalitas

Image
News

Eks Dirut PT Asabri Diperiksa Kejagung Terkait Korupsi

Penyidik masih perlu mengumpulkan sejumlah bukti dalam kasus ini

Image
News

Bareskrim Belum Terima Rekomendasi Komnas HAM Soal Laskar FPI

Nanti kalau sudah diterima tentu akan ditindaklanjuti

Image
News

Seorang Pria Tewas Dengan Luka Bacok di Dekat Gedung KPK

Ia tewas lantaran dibacok oleh seorang penjaga warung usai ketahuan mencuri

terpopuler

  1. Penduduk Mulai Tinggalkan Pulau Jawa, Apa yang Terjadi?

  2. Menyingkap Akar Keturunan Joe Biden, Ternyata Berdarah Irlandia

  3. Sudjiwo Tedjo Usulkan Mahfud MD Perintahkan Kapolri Baru untuk Larang Istilah Kadrun dan Cebong

  4. Latih 4 Kebiasaan Baik Ini, Maka Kamu Akan Jauh dari Utang

  5. Rustam Ibrahim Sebut Mensos Risma Versi Perempuan dari Kepemimpinan Jokowi

  6. Pelaku Pelecehan Seksual ke Istrinya Ditangkap, Isa Bajaj Ucap Syukur

  7. Viral Reaksi Haru Suami Mengetahui Istrinya Hamil Setelah Menanti 5 Tahun

  8. 7 Meme Lucu Kekalahan Madrid, Kalah sama Kiper 41 Tahun dan Dijebol Tukang Ledeng

  9. Penting untuk Bunda, Doa untuk Meredakan Tangisan Anak

  10. 10 Presiden AS Terbaik Menurut Sejarawan, Apa Ada Donald Trump?

fokus

Kaleidoskop 2020
Akurat Solusi: Kenaikan Cukai Tembakau
Lawan Covid-19

kolom

Image
UJANG KOMARUDIN

Menanti Gebrakan Kapolri Baru Pilihan Jokowi

Image
Kementrian Luar Negeri Republik Azerbaijan

Tragedi Black January

Image
UJANG KOMARUDIN

Kapolri Baru

Image
Muhammad Husen Db, M.Pd

Transformasi Episode Dalam Dimensi Merdeka Belajar

Wawancara

Image
Video

Bukan Mistis, Gangguan Jiwa Adalah Gangguan Medis | Akurat Talk (3/3)

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Dokter Vivi Ajak Kenali Mental Sehat di Dalam Diri | Akurat Talk (1/3)

Image
News

Covid-19 Tembus 3.500 Kasus Per Hari, DKI Gagal Terapkan Program 3T?

Sosok

Image
News

5 Fakta Penting Habib Muhammad bin Ahmad Al-Attas, Tunaikan Haji Lebih dari 29 Kali

Image
News

4 Fakta Penting Deva Rachman, Istri Kedua Syekh Ali Jaber yang Jarang Tersorot

Image
News

Wafat di Hari Jumat, Ini 5 Fakta Penting Habib Ali bin Abdurrahman Assegaf