Akurat.co - Cepat Tepat Benar
Login / Sign Up

Bareskrim Polri Tetapkan Cagub Sumbar Mulyadi sebagai Tersangka Pelanggaran Pemilu

Bayu Primanda

Bareskrim Polri Tetapkan Cagub Sumbar Mulyadi sebagai Tersangka Pelanggaran Pemilu

Ilustrasi - Pemilu | AKURAT.CO/Candra Nawa

AKURAT.CO Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Mabes Polri menetapkan Calon Gubernur (Cagub) Sumatera Barat Mulyadi sebagai tersangka dugaan pelanggaran pemilu dalam Pilgub Sumbar 2020.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri Brigjen Pol Awi Setiyono melalui keterangan tertulisnya pada Sabtu (5/12/2020) mengatakan setelah dilakukan gelar perkara oleh penyidik Bareskrim Mabes Polri menetapkan calon gubernur yang diusung Demokrat dan PAN ini sebagai tersangka.

"Iya betul setelah dilakukan gelar perkara kemarin, Calon Gubernur Sumbar atas nama Mulyadi ditetapkan menjadi tersangka," kata Awi.

Ia mengatakan pihaknya akan melakukan pemanggilan terhadap yang bersangkutan pada Senin (7/12/2020).

Dia mengatakan Ketua DPD Partai Demokrat Sumbar itu diduga melakukan tindak pidana pemilihan yaitu melakukan kampanye di luar jadwal.

"Pelanggaran kampanye di luar jadwal ini sesuai Pasal 187 ayat 1 UU No. 6 Tahun 2020," kata dia.

Bareskrim Polri mulai menyelidiki kasus dugaan tindak pidana pemilu Calon Gubernur Sumbar Mulyadi setelah sebelumnya Sentra Gakkumdu menyepakati perkara tersebut masuk dalam tindak pidana pemilihan yang kemudian penyidikannya diteruskan ke Bareskrim.

“Setelah dilakukan kajian oleh Bawaslu dan lidik oleh kepolisian serta pendampingan dari kejaksaan, bahwasannya Sentra Gakkumdu sepakat bahwa perkara tersebut merupakan tindak pidana pemilihan dan direkomendasikan untuk diteruskan ke penyidik,” kata dia.

Tim penyidik memiliki waktu dua minggu untuk melakukan penyidikan. Waktu penyidikan dimulai sejak pelapor melaporkan kasus tersebut ke Bareskrim pada dua hari yang lalu.

“Pada hari Minggu, tanggal 22 November 2020, pihak pelapor melaporkan ke Bareskrim Polri tentunya dari saat itu Bareskrim Polri punya waktu 14 hari untuk melakukan penyidikan,” imbuhnya.

Sebelumnya, Ketua Bawaslu Sumbar Surya Efitrimen menjelaskan kasus ini berawal dari laporan dugaan pelanggaran kampanye di luar jadwal karena tampil dalam acara "Coffee Break" di TV One pada 12 November 2020.

Sedangkan kampanye di televisi baru boleh dilakukan 14 hari sebelum pencoblosan, sementara Mulyadi tampil di TV One di luar masa tersebut.

Pada hari itu laporan yang sama masuk ke Bawaslu RI dan kasus ini diambilalih oleh Bawaslu RI.

"Bawaslu RI memerintahkan kita melakukan klarifikasi kepada pengadu dan teradu dan sudah kita laporkan. Setelah melakukan sidang di Gakkumdu mereka menemukan dugaan pidana dan membawa ke Mabes Polri," tukas dia.[]

baca juga:

Editor: Bayu Primanda

Sumber: Antara

berita terkait

Image

News

Demokrat Ngotot Pemilu dan Pilkada 2024 Tidak Serentak

Image

News

Enam Korban Sriwijaya Air Berhasil Diidentifikasi, Salah Satunya Mantan Ketum PB HMI

Image

Ekonomi

Janji Erick Thohir untuk Nasabah Difabel PNM Mekaar

Image

News

Pimpinan Komisi IV DPR Ajak Masyarakat Hargai Jerih Payah Petani

Image

News

DPR RI

Komisi IV: Pemerintah Harus Jamin Ketersediaan Pupuk Usai Kenaikan HET

Image

News

Polisi Beri Pengamanan Hakim MK yang Tangani Sengketa Pilkada 2020

Image

News

Proyeksi Politik Tahun 2021

Image

News

Rekapitulasi Suara Pilkada Susulan Boven Digoel Selesai di 17 Distrik

Image

News

KPU: Pilkada Tidak Timbulkan Kluster Baru COVID-19 di Sigi

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News
Lawan Covid-19

Pengetatan Kegiatan Di DIY Diperpanjang, Penanganan COVID-19 Kini Bisa Pakai Dana Desa

PTKM diberlakukan hingga 8 Februari 2021

Image
News

Sudah 4 Kali Beraksi, Dua Pelaku Narkoba Ini Ternyata Jaringan Sumatera

Polres Jakbar akan mendalami sudah berapa kali kedua tersangka ini melakukan pengiriman narkoba ke Jakarta

Image
News

Komisaris Utama PT AIP Ditetapkan Sebagai Tersangka Korupsi CSRT

Dengan demikian jumlah tersangka dalam kasus tersebut ada 3 orang

Image
News
Lawan Covid-19

Putus Rantai Penularan Corona, Filipina Sahkan UU yang Ganti Jabat Tangan dengan Salam Baru

Jabat tangan tradisional dinyatakan berisiko bagi kesehatan masyarakat di tengah wabah virus.

Image
News

Kembali Terulang, Diplomat Senior Korut Dikabarkan Membelot ke Korsel

Menurut laporan, Ryu Hyun Woo tiba di Korea Selatan (Korsel) dengan keluarganya pada September 2019 silam

Image
News

Dalam Draf RUU Pemilu, Mantan Anggota PKI dan HTI Dilarang Ikut Nyoblos

Selain soal syarat pemilu, draf itu juga memunculkan sejumlah ketentuan baru terkait pelaksanaan Pilkada serentak.

Image
News

Sakit Hati Diputusin dan Diusir, Pria Asal Papua Tikam Mantan Pacar hingga Tewas

Loresn Parera, pria asal Sorong, Papua ditangkap karena membunuh mantan pacarnya asal Slovakia, Andriana Simeonova.

Image
News

Rustam Ibrahim Tunggu Gebrakan Menteri Nadiem soal Penegakkan Nilai Keberagamaan dan Toleransi

Hal ini masih menyangkut kasus yang memaksa siswi non muslim berhijab.

Image
News

Pasien Positif Covid-19 di Babel Bertambah 75 Kasus

Pentingnya pelacakan kasus dan pemeriksaan dalam upaya mengendalikan penularan virus corona

Image
News

Bawa Ganja 1,5 Kilogram, Polres Mataram Tangkap Residivis Kasus Narkoba

Pelaku diketahui baru bebas setahun lamanya dari hukuman pidana kasus peredaran narkoba

terpopuler

  1. Ditengah Lamaran Kalina - Vicky Prasetyo, Azka Ungkap Dirinya Hanya Putra Deddy Corbuzier

  2. Mainkan Nomor Lotre yang Sama Selama 20 Tahun, Wanita Kanada ini Akhirnya Dapat Jackpot

  3. Nekat Buka Sampai Larut Malam, Tempat Karoke Masterpiece Tanjung Duren Disegel Petugas

  4. 20 Tahun Hidup Tanpa Tangan, Pria ini Akhirnya Sukses Terima Transplantasi Lengan Ganda

  5. Citilink Imbau Penumpang Validasi Surat Hasil Tes COVID-19 Melalui eHAC

  6. Typo di Kaleng Kemasan, Perusahaan Bir Jepang Tetap Lanjutkan Penjualan

  7. Terungkap, Astrid Tiar dan Gading Marten Gagal Menikah Karena Beda Suku

  8. Lounge dan Karaoke Hotel California Ramai Kayak Pasar Malam, Satpol PP Langsung Segel

  9. Menengok Kehidupan Warga Penjaga Alam di Sanjiangyuan China, Digaji Rp4 Juta Per Bulan

  10. Apple Kembangkan Face ID untuk Mac

fokus

Kaleidoskop 2020
Akurat Solusi: Kenaikan Cukai Tembakau
Lawan Covid-19

kolom

Image
Abdul Hamid

Ilusi Dilema Demokrasi dan Integrasi

Image
UJANG KOMARUDIN

Menanti Gebrakan Kapolri Baru Pilihan Jokowi

Image
Kementrian Luar Negeri Republik Azerbaijan

Tragedi Black January

Image
UJANG KOMARUDIN

Kapolri Baru

Wawancara

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Gesits Buktikan Kendaraan Listrik Ramah Perawatan | Akurat Talk (2/2)

Image
Video

VIDEO Gesits, Cita-cita Bangsa Ciptakan Kendaraan Listrik | Akurat Talk (1/2)

Image
Video

Bukan Mistis, Gangguan Jiwa Adalah Gangguan Medis | Akurat Talk (3/3)

Sosok

Image
News

5 Fakta Menarik Maya Nabila, Mahasiswa S3 ITB yang Baru Berusia 21 Tahun

Image
News

5 Fakta Penting Habib Muhammad bin Ahmad Al-Attas, Tunaikan Haji Lebih dari 29 Kali

Image
News

4 Fakta Penting Deva Rachman, Istri Kedua Syekh Ali Jaber yang Jarang Tersorot