Akurat.co - Cepat Tepat Benar
Login / Sign Up
Image

Achsanul Qosasi

Anggota III BPK RI

Memangkas Birokrasi

Image

Anggota BPK RI Achsanul Qosasi | Istimewa

AKURAT.CO, Kita tentu mendukung upaya Presiden untuk memangkas birokrasi, seperti yang baru saja dilakukan dengan penerbitan Peraturan Presiden (Perpres) Republik Indonesi No. 112/2020. Di mana 10 lembaga dibubarkan, yakni Dewan Riset Nasional, Dewan Ketahanan Pangan, Badan Pengembangan Wilayah Surabaya-Madura, Badan Standardisasi dan Akreditasi Nasional Keolahragaan, Komisi Pengawas Haji Indonesia, Komite Ekonomi dan Industri Nasional, Badan Pertimbangan Telekomunikasi, Komisi Nasional Lanjut Usia, Badan Olahraga Profesional Indonesia, dan Badan Regulasi  Telekomunikasi Indonesia.

Sesuai dengan konsideran Perpres tersebut, tujuan pembubaran adalah dalam rangka “meningkatkan efektivitas dan efisiensi pelaksanaan urusan pemerintahah serta untuk mencapai rencana strategis pembangunan nasional.” Perpres juga memastikan bahwa semua kewenangan dari lembaga-lembaga  tersebut dikembalikan kepada Kementerian terkait. Demikian pula, aset apapun yang sebelumnya melekat pada setiap lembaga harus segera dan dibuatkan Berita Acara dan Neraca Penutupan untuk dikelola langsung oleh masing-masing Kementerian.

Pemangkasan birokrasi ini adalah yang kedua dalam tahun 2020 ini. Sebelumnya, pada bulan Juli, telah diterbitkan Peraturan Presiden (Perpres) RI Nomor 82 Tahun 2020 tentang Komite Penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) dan Pemulihan Ekonomi Nasional. Dinyatakan sebagai konsekuensi dari pembentukan Komite ini, dalam Pasal 19 dicantumkan 18 badan, tim kerja dan komite yang dibubarkan.

baca juga:

Kedelapan-belas lembaga tersebut adalah Tim Transparansi Industri Ekstraktif, Badan Koordinasi Nasional Penyuluhan Pertanian, Perikanan dan Kehutanan, Komite Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia 2011-2025, Badan Pengembangan Kawasan Strategis dan Infrastruktur Selat Sunda, Tim Koordinasi Nasional Pengelolaan Ekosistem Mangrove, Badan Peningkatan Penyelenggaraan Sistem Penyediaan Air Minum, dan Komite Pengarah Peta Jalan Sistem Perdagangan Nasional Berbasis Elektronik (Road Map e-Commerce) Tahun 2017—2019.

Berikutnya adalah Satuan Tugas Percepatan Pelaksanaan Berusaha, Tim Koordinasi Pemantauan dan Evaluasi atas Pemberian Jaminan dan Subsidi Bunga kepada PDAM Dalam Rangka Percepatan Penyediaan Air Minum, Tim Pinjaman Komersial Luar Negeri, Tim Nasional untuk Perundingan Perdagangan Multilateral Dalam Kerangka World Trade Organization, Tim Restrukturisasi dan Rehabilitasi PT (Persero) Perusahaan Listrik Negara, Komite Kebijakan Sektor Keuangan, Komite Antardepartemen Bidang Kehutanan, Tim Koordinasi Peningkatan Kelancaran Arus Barang Ekspor dan Impor, Tim Nasional Peningkatan Ekspor dan Peningkatan Investasi, Tim Koordinasi Percepatan Pembangunan Rumah Susun di Kawasan Perkotaan, dan Komite Nasional Persiapan Pelaksanaan Masyarakat Ekonomi Association of Southeast Asian Nations.

Soal Efektifitas dan Efisiensi

Dengan melihat dasar pembentukan setiap badan di atas, bisa disimpulkan bahwa semuanya merupakan task-force, tim gugus tugas yang dibentuk dalam rangka percepatan proses kerja, baik karena dinilai strategis maupun karena mendesak bagi kebutuhan masyarakat. Namun, kita juga melihat, semua badan tersebut pada dasarnya tumpang-tindih secara tugas pokok dan fungsi dengan berbagai lembaga negara dengan fungsi spesifik, kementerian, dan/atau direktorat-direktorat yang terdapat dalam berbagai kementerian.

Berbicara mengenai efektivitas dan efisiensi pengelolaan negara, pertama-tama dalam hal ini terdapat semacam dilema. Di satu sisi, pembentukan suatu lembaga, badan atau tim kerja baru memang bisa mempercepat proses kerja pemerintah dalam bidang terkait. Bahkan kalaupun diketahui terjadi tumpang-tindih, dilakukan pengabaian karena lembaga, direktorat atau kementerian yang mengurusnya mengalami inertia—bergerak lamban atau bahkan tanpa kemajuan sama sekali.

Pembentukan badan atau tim kerja kemudian lebih sebagai alternatif, bahkan kadang-kadang terlihat lebih sebagai trigger atau dinamisator supaya lokomotif utamanya bergerak. Dalam hal ini, aspek efektivitas kepemerintahan mungkin ada, namun aspek efisiensi menjadi kebobolan.

Editor: Arief Munandar

berita terkait

Image

Iptek

Desain Kolom Pencarian Google Pada Ponsel Kini Lebih Efisien

Image

News

Tragedi Black January

Image

Ekonomi

Syekh Ali Jaber Wafat, Medsos Bergema Ungkapkan Duka Cita

Image

Ekonomi

BPK Fokus 3 Area Pemeriksaan dalam Kasus Korupsi Bansos COVID-19

Image

Olahraga

Madura United

Abimanyu dan Zulfiandi Diminta Jangan Tolak Tawaran Klub Luar Negeri

Image

News

Keterbukaan Informasi: Gapura Pencegahan Korupsi

Image

News

Hidup Sukses dengan Lima Jari

Image

Ekonomi

Utang Pemerintah dan Kehati-hatian

Image

News

Perdayai Aparat, Kartel Narkoba Kolombia Nekat Simpan Kokain dalam Implan Payudara Wanita

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

5 Fakta Video Viral Mobil Waketu DPRD Sulut Diadang Istri, Diduga Bersama Selingkuhan

Diketahui, aksi tersebut dilakukan oleh sang perempuan karena memergoki suami yang diduga tengah berselingkuh

Image
News

Dirugikan UU Baru, Petani India Bersatu Demo Pakai Traktor di Hari Republik

Aksi itu dilakukan puluhan ribu petani untuk memprotes undang-undang (UU) pertanian baru menjelang perayaan Hari Republik

Image
News

Kutuk Keras Pernyataan Ambroncius, Akhmad Sahal: Proses Hukum Harus Lanjut!

Kalau tidak, nanti tidak akan ada efek jera

Image
News

Polri Tepis Isu Rizieq Shihab Sakit Keras di Rutan

Kalau ada yang bilang Rizieq sakit berarti hoax

Image
News

Seorang Wanita Nekat Bunuh Diri Lompat dari Apartemen, Sialnya Ada Wanita Lain yang Malah Tertimpa Jasadnya

Wanita yang tertimpa jasad itu langsung dapat perawatan

Image
News

Ambroncius Klarifikasi Soal Postingannya yang Sandingkan Natalius Pigai dengan Gorila

Ia mengakui postingan itu ia buat sendiri

Image
News

Geram dengan Hoax Vaksin Covid-19, Ruhut: Tolonglah Hormati Kerja Keras Pak Jokowi!

Menurutnya, hoax itu dapat membuat masyarakat bingung

Image
News

Habiburokhman Sesalkan Sikap Ambroncius yang Menghina Natalius Pigai

Pasalnya hinaan tersebut mengarah pada fisik Natalius Pigai

Image
News

PPKM Diperpanjang, Ini Syarat Perjalanan Keluar-Masuk Pulau Jawa

Masyarakat diimbau tetap mematuhi protokol kesehatan

Image
News

Sabdatama dan Sabdaraja, Akar Perkara Dua Adik Tiri Sultan Lepas Tangan dari Jabatan di Keraton Yogyakarta

Gusti Yudha beserta para rayi dalem sampai sekarang juga masih menolak Sabdatama, Sabdaraja, juga Dhawuh Raja

terpopuler

  1. Ucapkan Bismillahirrahmanirrahim, Presiden Resmikan Brand Ekonomi Syariah

  2. 7 Potret Memesona Nora Alexandra dengan Pakaian Khas Bali, Cantik Paripurna!

  3. Gak Mau Kalah Sama RI, Paman Sam Pilih Wanita Pertama Sebagai Bendahara Negara

  4. Turnamen Berakhir, Pebulutangkis Indonesia Pulang Hari Ini

  5. 5 Amalan Pembuka Pintu Rezeki yang Patut Dibaca Setiap Hari

  6. 5 Meme Lucu Liverpool Dikalahkan MU di Piala FA, Trio Firmansah Babak Belur

  7. Humor Gus Dur; Rapat IPPNU

  8. Luhut Resmi Gantikan Bob Hasan Jadi Ketua Umum PASI

  9. Sony Xperia Mini Siap Saingi iPhone 12 Mini

  10. Koordinator Wisma Atlet: Jumlah Pasien yang Masuk Tiap Hari Rata-rata 400 Orang

fokus

Kaleidoskop 2020
Akurat Solusi: Kenaikan Cukai Tembakau
Lawan Covid-19

kolom

Image
Abdul Hamid

Ilusi Dilema Demokrasi dan Integrasi

Image
UJANG KOMARUDIN

Menanti Gebrakan Kapolri Baru Pilihan Jokowi

Image
Kementrian Luar Negeri Republik Azerbaijan

Tragedi Black January

Image
UJANG KOMARUDIN

Kapolri Baru

Wawancara

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Gesits Buktikan Kendaraan Listrik Ramah Perawatan | Akurat Talk (2/2)

Image
Video

VIDEO Gesits, Cita-cita Bangsa Ciptakan Kendaraan Listrik | Akurat Talk (1/2)

Image
Video

Bukan Mistis, Gangguan Jiwa Adalah Gangguan Medis | Akurat Talk (3/3)

Sosok

Image
News

5 Fakta Menarik Maya Nabila, Mahasiswa S3 ITB yang Baru Berusia 21 Tahun

Image
News

5 Fakta Penting Habib Muhammad bin Ahmad Al-Attas, Tunaikan Haji Lebih dari 29 Kali

Image
News

4 Fakta Penting Deva Rachman, Istri Kedua Syekh Ali Jaber yang Jarang Tersorot