Akurat.co - Cepat Tepat Benar
Login / Sign Up

Bamsoet: Perkokoh Benteng Ideologi Bangsa Hadapi Terorisme dan Radikalisme

Oktaviani

MPR RI

Bamsoet: Perkokoh Benteng Ideologi Bangsa Hadapi Terorisme dan Radikalisme

Ketua MPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet) dalam Diklat Kader Kualifikasi Utama dan Pelatihan Infrastruktur Pemuda Pancasila, Majelis Pimpinan Wilayah Regional Sumatera, secara virtual dari Ruang Kerja Ketua MPR RI, Jakarta, Selasa (1/12/2020).  | MPR RI

AKURAT.CO, Ketua MPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet) menegaskan, tidak ada toleransi bagi pelaku aksi keji teroris di Poso, Sulawesi Tengah, yang dilakukan kelompok Mujahidin Indonesia Timur (MIT).

Hal itu disampaikan dalam Diklat Kader Kualifikasi Utama dan Pelatihan Infrastruktur Pemuda Pancasila, Majelis Pimpinan Wilayah Regional Sumatera, secara virtual dari Ruang Kerja Ketua MPR RI, Jakarta, Selasa (1/12/2020). 

Menurutnya, kesekian kalinya atribut agama 'dikorbankan' sebagai alat justifikasi terorisme. Padahal, tidak ada satupun agama di dunia ini yang mendukung aksi terorisme. 

"Saya perlu tegaskan kembali, Peristiwa di Poso itu bukan konflik antar agama atau antar suku. Itu adalah tindakan kriminal terorisme yang harus kita lawan dan hadapi bersama dan saat ini menurut saya, Lahirnya tindakan teror sebagai buah radikalisme tersebut semakin menguatkan urgensi pentingnya membangun narasi kebangsaan secara masif dan menyentuh ke berbagai kelompok masyarakat. Terutama untuk membangun kesadaran kolektif sebagai satu bangsa yang menghormati kebhinekaan," ujar Bamsoet.

Ia menjelaskan, harus disadari bersama, membangun narasi kebangsaan bukanlah pekerjaan instan, melainkan diwujudkan melalui proses berkesinambungan. Mengingat potensi ancaman terhadap wawasan kebangsaan, yang meliputi ideologi jati diri bangsa, kebhinekaan, dan NKRI akan selalu ada seiring laju zaman. 

"Potensi ancaman terhadap wawasan kebangsaan tersebut dapat hadir dalam beragam fenomena. Antara lain berkembangnya sikap intoleransi dalam kehidupan beragama, tumbuhnya radikalisme dan terorisme, serta degradasi moral generasi muda bangsa," jelasnya. 

Bamspet menerangkan, di tengah himpitan beragam persoalan yang dihadapi di masa pandemi Covid-19, dan dengan semakin derasnya arus globalisasi yang menawarkan gaya hidup serta berbagai paham yang tidak selaras dengan jati diri ke-Indonesiaan, muncul kekhawatiran semangat kebangsaan akan semakin memudar dan terpinggirkan oleh nilai-nilai asing. Ditambah perkembangan teknologi dan kemajuan zaman, membuat ancaman ideologis yang dihadapi semakin kompleks. Sehingga, penting bagi semua pihak untuk membangun benteng ideologi. 

"Di sinilah peran sentral dari keberadaan organisasi kemasyarakatan seperti Pemuda Pancasila, sebagai elemen penting dalam membangun benteng ideologi melalui pembangunan wawasan kebangsaan," terangnya. 

Ia menambahkan, selaras dengan pembangunan wawasan kebangsaan tersebut, MPR RI senantiasa konsisten melaksanakan pembangunan karakter bangsa melalui pemasyarakatan Empat Pilar MPR RI kepada seluruh elemen bangsa. 

Empat Pilar MPR itu adalah Pancasila sebagai dasar negara, landasan ideologi, falsafah, etika moral serta alat pemersatu bangsa; Undang-Undang Dasar Negara Republik Tahun 1945 (UUD NRI 1945) sebagai landasan konstitusional; Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) sebagai konsensus kebangsaan yang harus kita junjung tinggi; serta Bhinneka Tunggal Ika sebagai semangat pemersatu dalam kemajemukan bangsa. 

"Saya sangat mengharapkan partisipasi dari segenap kader Pemuda Pancasila di seluruh wilayah Nusantara, untuk menjadi duta-duta Empat Pilar MPR RI. Yakni dengan turut berperan aktif menyampaikan narasi kebangsaan dalam kerangka menumbuhkembangkan semangat nasionalisme dan membangun wawasan kebangsaan. Khususnya, kepada para generasi muda bangsa," pungkasnya.

Diketahui, turut hadir antara lain Ketua Bidang Kaderisasi Majelis Pimpinan Nasional Pemuda Pancasila, Yahya Abdul Habib dan Ketua Pengurus Nasional Badan Pelaksana Kaderisasi Majelis Pimpinan Nasional Pemuda Pancasila, Edy Haryanto.[]

baca juga:

Editor: Melly Kartika Adelia

berita terkait

Image

News

MPR: Perbaikan Mendasar Pengendalian Covid-19 Harus Segera Dilakukan

Image

News

Bamsoet Apresiasi Depinas SOKSI Dirikan Posko Bantuan Korban Banjir Kalsel

Image

News

Densus 88 Tangkap Dua Terduga Teroris di Langsa Aceh

Image

News

Korban Terorisme di Sulsel Terima Uang Ganti Rugi Mulai Rp75 juta Hingga Rp250 juta

Image

News

Pada Dubes AS, Bamsoet Upayakan Kerjasama Pengadaan Vaksin Covid-19

Image

News

Pimpinan MPR Minta Seluruh Pihak Atasi Dampak Bencana Alam di Sejumlah Daerah

Image

News

MPR Dukung Upaya Pemerintah Cegah Ekstremisme Berbasis Kekerasan Mengarah Terorisme

Image

News

Terima Dubes AS, Bamsoet Dorong Kerjasama Kendaraan Listrik dan Landasan Peluncuran Roket

Image

News

MPR RI Terima Bantuan 40 Ribu Masker dari Parlemen Vietnam

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

Monitor Jenazah Pasien Covid-19, Anies: Jangan Lengah, Virus itu Bukan Fiksi!

Penularan terbanyak saat ini menimpa klaster keluarga. Satu orang terpapar, lalu menularkan pada anggota keluarga lain.

Image
News

Warga Lebak Diminta Waspada Banjir dan Tanah Longsor

BMKG prediksi puncak hujan berpeluang Januari sampai Februari 2021

Image
News

Pengungsi Korban Banjir Bandang Gunung Mas Dibolehkan Pulang

Pemkab Bogor bolehkan pengungsi korban banjir bandang di Gunung Mas pulang

Image
News

Langgar PSBB, Tim Satgas Covid-19 Amankan 10 Pasangan Mesum di Pinang Ranti

Petugas menyegel Kafe Ocean karena melanggar PSBB.

Image
News

Petugas Transjakarta Tangkap Pencuri Botol Hand Sanitizer

Petugas keamanan Transjakarta tangkap terduga pelaku pencurian botol hand sanitizer.

Image
News

11 Guru Terpapar Covid-19 di Tarakan Jalani Isolasi Mandiri

Sebanyak 11 orang guru SMPN 1 Tarakan Provinsi Kalimantan Utara yang terpapar Covid-19 jalani isolasi mandiri.

Image
News

Pesan Lestari Moerdijat ke Pendidik: Jangan Abai Nilai-nilai Kebangsan

Lestari menyikapi adanya kewajiban berkerudung bagi siswi nonmuslim di SMK Negeri, Padang, Sumatera Barat (Sumbar)

Image
News

Banjarmasin Perpanjang Masa PPKM

Saat ini setiap hari masih ditemukan rata-rata 120 kasus positif baru COVID-19 di Banjarmasin

Image
News

TNI AD Bangun RS Darurat untuk Korban Gempa Sulbar

TNI Angkatan Darat (AD) membangun Rumah Sakit (RS) darurat di Mamuju.

Image
News
Lawan Covid-19

Airlangga: Kebijakan Perpanjang PPKM Sudah Diperhitungkan dan Dipertimbangkan Seksama

Kebijakan pemerintah memperpanjang pembatasan aktivitas masyarakat di Pulau Jawa-Bali telah dipertimbangkan secara matang.

terpopuler

  1. Ditengah Lamaran Kalina - Vicky Prasetyo, Azka Ungkap Dirinya Hanya Putra Deddy Corbuzier

  2. Kocak! Humor Ketika Gus Dur Lupa Tanggal Lahir

  3. Bertindak Kebablasan pada Pacar Sewaan, Pria Taiwan Dipenjara

  4. Mainkan Nomor Lotre yang Sama Selama 20 Tahun, Wanita Kanada ini Akhirnya Dapat Jackpot

  5. Nekat Buka Sampai Larut Malam, Tempat Karoke Masterpiece Tanjung Duren Disegel Petugas

  6. Anies Dinilai Tak Transparan Soal Pembelian Lahan Makam Covid-19 Senilai Rp185 M

  7. Dolar AS Melompat Seiring Melebarnya Infeksi COVID-19

  8. Typo di Kaleng Kemasan, Perusahaan Bir Jepang Tetap Lanjutkan Penjualan

  9. Citilink Imbau Penumpang Validasi Surat Hasil Tes COVID-19 Melalui eHAC

  10. 4 Zodiak Ini Prinsipnya Hidup dengan Kekayaan Berlimpah!

fokus

Kaleidoskop 2020
Akurat Solusi: Kenaikan Cukai Tembakau
Lawan Covid-19

kolom

Image
Abdul Hamid

Ilusi Dilema Demokrasi dan Integrasi

Image
UJANG KOMARUDIN

Menanti Gebrakan Kapolri Baru Pilihan Jokowi

Image
Kementrian Luar Negeri Republik Azerbaijan

Tragedi Black January

Image
UJANG KOMARUDIN

Kapolri Baru

Wawancara

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Gesits Buktikan Kendaraan Listrik Ramah Perawatan | Akurat Talk (2/2)

Image
Video

VIDEO Gesits, Cita-cita Bangsa Ciptakan Kendaraan Listrik | Akurat Talk (1/2)

Image
Video

Bukan Mistis, Gangguan Jiwa Adalah Gangguan Medis | Akurat Talk (3/3)

Sosok

Image
News

5 Fakta Menarik Maya Nabila, Mahasiswa S3 ITB yang Baru Berusia 21 Tahun

Image
News

5 Fakta Penting Habib Muhammad bin Ahmad Al-Attas, Tunaikan Haji Lebih dari 29 Kali

Image
News

4 Fakta Penting Deva Rachman, Istri Kedua Syekh Ali Jaber yang Jarang Tersorot