Akurat.co - Cepat Tepat Benar
Login / Sign Up

Polisi Masukkan Benny Simon Tabalujan Daftar DPO, Begini Tanggapan Kompolnas

Ainurrahman

Polisi Masukkan Benny Simon Tabalujan Daftar DPO, Begini Tanggapan Kompolnas

Komisioner Kompolnas Poengky Indarti | Istimewa

AKURAT.CO, Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) mendukung langkah perburuan daftar pencarian orang (DPO) pengusaha Benny Simon Tabalujan.

Komisioner Kompolnas Poengky Indarti, menyebutkan penetapan daftar pencarian orang (DPO) terhadap tersangka kasus dugaan 'mafia tanah' yang disematkan terhadap pengusaha Benny Simon Tabalujan adalah langkah tepat.

Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) mendukung penerbitan red notice terhadap Benny yang diduga melarikan diri ke luar negeri itu. Bahkan, Komisi tersebut menegaskan, membuka diri terhadap pihak-pihak yang ingin melaporkan pengusaha tersebut.

"Saya melihat penyidik sudah melakukan langkah yang benar. Tetapi jika pelapor merasa kurang puas, dipersilakan untuk mengadu ke Irwasda Polda Metro Jaya selaku pengawas internal dan ke Kompolnas selaku pengawas fungsional Polri,” kata Poengky Indarti, Sabtu (28/11/2020).

Poengky Indarti mengaku mengikuti kasus tersebut baru belakangan ini. Dia juga menyarankan pelapor Abdul Halim mengadukan ke lembaganya terkait penanganan kasus penyerobotan lahan tanah seluas 7,7 hektare dengan tersangka yang berstatus daftar pencarian orang (DPO).

Penyidik Polda Metro Jaya masih kesulitan menangkap DPO kasus pemalsuan mekanisme permohonan dokumen lahan seluas 7,7 hektare, Benny Simon Tabalujan.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Pol Tubagus Ade Hidayat mengatakan penyidik Polda Metro Jaya belum "update" terhadap pengejaran buronan Benny.

Pihaknya kini tengah fokus mengamankan masalah penolakan Undang-Undang Cipta Kerja dan kerumunan massa di kediaman pimpinan Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab.

"Belum diupdate," kata Ade.

Nama Benny Tabalujan terkait dengan penetapan Achmad Djufri sebagai terdakwa pemalsuan surat akta autentik diancam pidana menurut ketentuan Pasal 266 ayat (1) jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP dan Pasal 263 ayat (1) KUHP jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Kasus ini bermula ketika pelapor Abdul Halim hendak melakukan pendaftaran tanah sistematis lengkap (PTSL) di BPN Jakarta Timur.

Saat itu, Abdul Halim terkejut karena pihak BPN mengatakan ada 38 sertifikat di atas tanah milik Abdul Halim dengan nama PT Salve Veritate yang diketahui milik Benny Simon Tabalujan dan rekannya, Achmad Djufri.

Dalam kasus ini, Polda Metro Jaya juga sudah menetapkan Benny Simon Tabalujan sebagai tersangka. Yang bersangkutan juga sudah menjadi DPO, karena selalu mangkir dari panggilan penyidik.

Kini, persidangan kasus tersebut digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Timur. Sidang dipimpin oleh ketua majelis hakim Khadwanto serta didampingi anggota Muarif dan Lingga Setiawan.

Selain Djufri, oknum petugas juru ukur di Kantor BPN Jakarta Timur Paryoto juga menjadi terdakwa dalam kasus ini.

Komisi Yudisial menegaskan akan memantau persidangan kasus itu, jika ada permintaan dari pihak terkait seperti pelapor. Ketua KY Jaja Ahmad Jayus mengatakan dirinya belum mengetahui kasus pemalsuan surat tanah di Cakung yang menyita perhatian publik tersebut.

“Setiap kasus, baik melibatkan unsur oknum pemerintah, baik itu pejabat BPN, bukan pejabat BPN, masyarakat biasa juga ya kita pantau kalau ada yang minta,” katanya pula.

Jaja menegaskan, pihaknya terbuka untuk menerima pelaporan terhadap pengawasan jalannya persidangan. Dengan adanya pelaporan, KY akan lebih fokus menelisik apakah ada dugaan pelanggaran etik pengadilan.

“Kalau ada yang minta kita selalu pantau, mau perkara besar atau perkara kecil, itu istilahnya. Mau perkara publik atau bukan perkara publik, kalau perkara publik tentunya akan menjadi perhatian lebih. Kita kan tidak boleh membeda-bedakan perkara dan orang,” ujarnya lagi. []

baca juga:

Editor: Ainurrahman

Sumber: ANTARA

berita terkait

Image

News

Kasus Ultah Sean Gelael, Polisi: Tamu Undangan Jalani Prokes, Ada Swab Antigen

Image

News

Polisi Bakal Gelar Perkara Kasus Dugaan Kerumunan di Rumah Sean Gelael

Image

News

Sindikat Surat Bebas Covid-19 Palsu di Bandara Soetta Raup Keuntungan Miliaran Rupiah

Image

News

Polres Metro Depok Gagalkan Peredaran 46 Kg Sabu di Jabodetabek

Image

News

Habib Rizieq Minta Setop Kegaduhan dan Tetap Komitmen Revolusi Akhlak

Image

News

Ini Alasan Habib Rizieq Dipindah ke Mabes Polri

Image

News

Polda Metro Sudah Dirikan 203 Kampung Tangguh Jaya

Image

News

INFOGRAFIS Kapolri Baru?

Image

News

Risma Dilaporkan Ke Polisi Karena Dituding Sebar Kebohongan Usai Blusukan Ke Sudirman-Thamrin

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News
Lawan Covid-19

Tingkat Kesembuhan Covid-19 di Bangka Capai 92,1 Persen

Sebanyak 918 pasien Covid-19 di Bangka sembuh.

Image
News

Lemkapi Yakin Listyo Sigit Disetujui Jadi Kapolri

Listyo Sigit dinilai memiliki kemampuan berkomunikasi dengan berbagai pihak.

Image
News

10 Pendaki Dilarang Daki Gunung Dempo Gegara Petik Tanaman Dilindungi

10 orang pendaki kedapatan memetik tanaman Kayu Panjang Umur saat salah seorang pendaki kesurupan di jalur Pintu Rimba pada 10 Januari.

Image
News

Polisi Bongkar Tempat Karaoke Sediakan Sarana Prostitusi di Lombok

Polisi menangkap perempuan diduga mucikari berinisial NN di Lombok.

Image
News

Pengamat: Tuntaskan Operasi Tinombala Jadi Tantangan Kapolri Baru

Komjen Listyo sebagai Kapolri nantinya perlu berbenah dengan melakukan reformasi internal Polri.

Image
News

Eks Ketua DPRD Muara Enim Aries HB Divonis Lima Tahun Penjara

Terdakwa dinilai melakukan tindak pidana korupsi secara bersama-sama pejabat Pemkab Muara Enim.

Image
News

Kabur, Dua Narapidana Lapas Tanjung Pandan Berhasil Ditangkap Kembali

Dua narapidana yang melarikan diri dari Lapas Kelas II B Tanjung Pandan berhasil ditangkap kembali.

Image
News

Mulai Februari, Warga Bisa Ikut Uji Coba KRL Yogya-Solo dengan Tarif Rp1

Uji coba secara terbatas dilaksanakan 20-31 Januari 2021. Lalu pada 1-7 Februari masyarakat dapat mengikuti uji coba, tarifnya Rp1.

Image
News

Eks Dirut PT Asabri dan Direktur PT Prima Jaringan Diperiksa Kejagung

Penyidik Pidsus Kejagung periksa lima saksi kasus dugaan korupsi dana investasi PT Asabri.

Image
News

Tanah Milik Eks Bupati Lampung Zainudin Hasan Dilelang KPK

Uang hasil lelang akan masuk ke kas negara

terpopuler

  1. Tunduk pada Anies, Marullah: Saya Tidak Bisa Melakukan Apa-apa Kecuali Perintah Gubernur

  2. Resep Sup Ayam ala Pak Min Klaten, Nikmat dan Sedap!

  3. Kisah Abu Nawas Ketika Menolak Menjadi Pejabat

  4. 5 Fakta Penting Habib Muhammad bin Ahmad Al-Attas, Tunaikan Haji Lebih dari 29 Kali

  5. Keuangan Lampu Kuning, Saatnya Libra dan Sagitarius Injak Rem

  6. Gempa 6,8 Magnitudo Guncang Argentina, Gedung dan Jalan Retak

  7. Agar Rezeki Stabil Melimpah, ini Doa untuk Ditambahkan dan Dihalalkan Rezeki

  8. Mantap! 4 Zodiak Ini Berkesempatan Raih Pekerjaan Baru di Awal 2021

  9. Ini Bacaan Shalawat Idfa’, Shalawat Penangkal Virus Corona dari Habib Syech

  10. Satgas COVID-19 Yogyakarta Ingatkan Warga Waspadai Klaster Keluarga

fokus

Kaleidoskop 2020
Akurat Solusi: Kenaikan Cukai Tembakau
Lawan Covid-19

kolom

Image
Kementrian Luar Negeri Republik Azerbaijan

Tragedi Black January

Image
UJANG KOMARUDIN

Kapolri Baru

Image
Muhammad Husen Db, M.Pd

Transformasi Episode Dalam Dimensi Merdeka Belajar

Image
ARLI ADITYA PARIKESIT

Dilema Kebebasan Pendapat dan Pengendalian Transmisi Virus SARS-CoV-2

Wawancara

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Dokter Vivi Ajak Kenali Mental Sehat di Dalam Diri | Akurat Talk (1/3)

Image
News

Covid-19 Tembus 3.500 Kasus Per Hari, DKI Gagal Terapkan Program 3T?

Image
News

Vaksinasi Bisa Putus Mata Rantai Penularan Covid-19 di DKI Jakarta?

Sosok

Image
News

5 Fakta Penting Habib Muhammad bin Ahmad Al-Attas, Tunaikan Haji Lebih dari 29 Kali

Image
News

4 Fakta Penting Deva Rachman, Istri Kedua Syekh Ali Jaber yang Jarang Tersorot

Image
News

Wafat di Hari Jumat, Ini 5 Fakta Penting Habib Ali bin Abdurrahman Assegaf