Akurat.co - Cepat Tepat Benar
Login / Sign Up

PDIP Kutuk Keras Pembunuhan Satu Keluarga di Sigi

Yudi Permana

PDIP Kutuk Keras Pembunuhan Satu Keluarga di Sigi

Ketua MPR Bambang Soesatyo besama Wakil Ketua MPR Ahmad Basarah saat memberikan keterangan usai melakukan pertemuan dengan pimpinan KPK di ruang pertemuan, Gedung Nusantara III, Kompleks Parlemen MPR/DPR-DPD, Senayan, Jakarta, Selasa (14/1/2020). Dalam pertemuan ini kedua lembaga negara membahas berbagai pencegahan korupsi. Namun dalam praktek pemberantasan korupsi tidak boleh sampai mengganggu ekonomi nasional dan investasi. | AKURAT.CO/Sopian

AKURAT.CO, Ketua DPP PDI Perjuangan, Ahmad Basarah mengutuk keras pembunuhan atas satu keluarga di Sigi, Sulawesi Tengah, Jumat (27/11) sekitar pukul 10.00 WITA. Pembunuhan yang menewaskan empat orang ini sama sekali tidak sesuai dengan ajaran agama apapun dan sangat bertentangan dengan nilai-nilai Pancasila.

Diketahui, satu keluarga di Desa Lembatongoa, Kecamatan Palolo, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah (Sulteng), dibunuh sekelompok orang tak dikenal (OTK). Empat anggota keluarga ditemukan tewas mengenaskan di sekitar rumah mereka, terdiri atas pasangan suami istri pemilik rumah, seorang anak perempuan, dan seorang menantu.

Namun, Kapolda Sulteng Irjen Abdul Rakhman Baso menegaskan tidak ada gereja dibakar kecuali sebuah rumah yang biasa dijadikan tempat pelayanan umat dan enam unit rumah warga.

baca juga:

Menurut Ahmad Basarah, Kepolisian Republik Indonesia harus segera bergerak menuntaskan kasus ini agar masyarakat tenang. Ketua Fraksi PDI Perjuangan ini khawatir, jika kasus ini dibiarkan berlarut-larut, isu dan sentimen suku, agama, ras dan antargolongan (SARA) akan digulirkan menjadi isu liar oleh orang-orang tak bertanggungjawab.

"Jika benar peristiwa ini dilakukan oleh teroris, ini menjadi bukti bahwa ancaman ekstremisme yang bermuara pada ajaran agama memang nyata dan masih ada. Karena itu, aparat keamanan harus mengusut tuntas kasus ini sampai ke akar-akarnya sehingga akan terungkap dalang beserta motif pelakunya," tegas Ahmad Basarah.

Wakil Ketua MPR ini menambahkan, di Republik Indonesia yang menjadikan Pancasila sebagai ideologi bangsa, kekerasan atas nama apa pun tidak bisa dibenarkan.

"Di negara Pancasila, segala persoalan mestinya diselesaikan dengan musyawarah untuk mencapai kata mufakat, sesuai dengan hukum dan peraturan peundang-undangan yang berlaku, bukan dengan jalan kekerasaan. Kekerasan tidak akan menyelesaikan masalah, tapi malah justru menimbulkan masalah baru," ujarnya.

Ahmad Basarah menyatakan dirinya sependapat dengan Ketua Umum Persekutuan Gereja-gereja Indonesia (PGI), Gomar Gultom, yang meminta aparat keamanan menuntaskan kasus ini secara cepat dan transparan agar masyarakat terbebas dari aksi kekerasan.
Sebagai pimpinan MPR RI, dia juga mendengar pernyataan duka dari Manajer Regional International Christian Concern (ICC) untuk Asia Tenggara, Gina Goh, yang menyatakan bahwa pembunuhan itu tidak masuk akal dan tidak dapat ditoleransi di sebuah negara yang membanggakan 'Pancasila' sebagai ideologi negara yang mempromosikan kerukunan dan toleransi beragama.

"Semua pernyataan duka dan imbauan agar pihak keamanan Indonesia segera menyelesaikan kasus ini dengan cepat telah saya dengar dan dengan ini saya juga mengimbau pemerintah menjadikan kasus ini sebagai prioritas penanganan," tandas Ahmad Basarah.

Ahmad Basarah meminta semua elemen masyarakat tidak terprovokasi oleh kasus pembunuhan ini. "Atas nama keluarga besar PDI Perjuangan saya menyampaikan rasa duka cita yang mendalam kepada keluarga korban pembantaian tersebut," ujarnya. []

Editor: Ainurrahman

berita terkait

Image

News

Ini Kabar Terbaru dari KPK Soal Keberadaan Harun Masiku

Image

News

Kerabat Harun Masiku Hari Ini Diperiksa KPK

Image

News

Dapat MURI Penanaman Pohon Terbanyak, Megawati Bicara Soal Kerusakan Hutan

Image

News

PDIP Raih 3 Rekor MURI Mulai dari Penanaman Pohon Terbanyak Hingga Tumpeng untuk Rakyat

Image

News

Peserta Virtual dan Tumpeng Terbanyak, PDIP Dapat Penghargaan MURI

Image

News

Kasus Covid-19 DKI Mengkhawatirkan, Politisi PDIP: Anies Kuat Narasi, Miskin Implementasi

Image

News

Didiskualifikasi, Eva Dwiana dan Deddy Amarullah Gugat Bawaslu Lampung

Image

News

Antre Vaksinasi Covid-19 di DKI Sampai 3 Jam, PDIP Minta Dievaluasi

Image

News

PDIP Minta Anies Beli Vaksin Sendiri

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

Korban Gempa Mamuju Mulai Kekurangan Air Bersih di Pengungsian

PDAM Mamuju sedang berusaha memperbaiki instalasi rusak tersebut dibantu petugas PDAM Kabupaten Polman yang datang membantu.

Image
News

Jumlah Pelanggaran Protokol Kesehatan Covid-19 di DKI Melonjak, Efek Anies Hapus Denda Progresif?

Jumlah yang tidak mengenakan masker 2000 orang.

Image
News

Komisi II Segera Lakukan Uji Kelayakan dan Kepatutan Anggota Ombudsman

Ada 18 nama calon Anggota Ombudsman yang diajukan Presiden Republik Indonesia Joko Widodo.

Image
News

Disindir soal Pernyataan Pandji, Andi Arief Justru Disentil Balik Muannas Alaidid

Ia pun memberikan sindiran keras kepada Andi Arief karena merasa semua dikomentari.

Image
News

Fahri Berharap Kapolri Baru Dapat Transparan dan Berkeadilan Merespon Berbagai Keadaan

Fahri menyebut Komjen Listyo dalam makalahnya menyadari terjadinya stagnasi kepercayaan publik terhadap Polri.

Image
News

Dukung PSDN, Komisi I: Pemerintah Harus Cermat Kelola Komponen Cadangan Pertahanan

Apalagi dalam kondisi pandemi seperti ini, tentu merekrut dan membina orang menjadi tantangan tersendiri.

Image
News

Pemerintah Resmi Hentikan Pencarian Sriwijaya Air SJ-182

Menhub mengatakan, untuk menghormati para korban, rencananya, keluarga korban akan melakukan tabur bunga di lokasi jatuhnya pesawat.

Image
News

Isu Chip dalam Vaksin, Kominfo: Hoax Tidak Masuk Akal Begini Kok Dipercaya?

Ada hoax tentang chip di dalam vaksin covid-19. Vaksin itu cairan sedang Chip itu benda elektronik yang mahal.

Image
News

Permadi: Pandji Bukan Mendukung, Tapi Kasih Saran Bagaimana Mematikan Ideologi FPI di Akar Rumput

Menurutnya, pernyataan yang ramai dibicarakan ini bukan karena Pandji mendukung FPI.

Image
News

Kunjungi UIII, Ace Hasan: Indonesia Harus Menjadi Referensi Studi Islam Dunia

Islam Indonesia bukan hanya sekedar kuantitas, tetapi juga harus menunjukkan kualitas keilmuannya dengan adanya Universitas terkemuka.

terpopuler

  1. Penduduk Mulai Tinggalkan Pulau Jawa, Apa yang Terjadi?

  2. Menyingkap Akar Keturunan Joe Biden, Ternyata Berdarah Irlandia

  3. Sudjiwo Tedjo Usulkan Mahfud MD Perintahkan Kapolri Baru untuk Larang Istilah Kadrun dan Cebong

  4. Latih 4 Kebiasaan Baik Ini, Maka Kamu Akan Jauh dari Utang

  5. Rustam Ibrahim Sebut Mensos Risma Versi Perempuan dari Kepemimpinan Jokowi

  6. Pelaku Pelecehan Seksual ke Istrinya Ditangkap, Isa Bajaj Ucap Syukur

  7. Viral Reaksi Haru Suami Mengetahui Istrinya Hamil Setelah Menanti 5 Tahun

  8. Tempat Munculnya Puting Beliung Raksasa, Ini 5 Fakta Penting Waduk Gajah Mungkur

  9. 7 Meme Lucu Kekalahan Madrid, Kalah sama Kiper 41 Tahun dan Dijebol Tukang Ledeng

  10. Penting untuk Bunda, Doa untuk Meredakan Tangisan Anak

fokus

Kaleidoskop 2020
Akurat Solusi: Kenaikan Cukai Tembakau
Lawan Covid-19

kolom

Image
UJANG KOMARUDIN

Menanti Gebrakan Kapolri Baru Pilihan Jokowi

Image
Kementrian Luar Negeri Republik Azerbaijan

Tragedi Black January

Image
UJANG KOMARUDIN

Kapolri Baru

Image
Muhammad Husen Db, M.Pd

Transformasi Episode Dalam Dimensi Merdeka Belajar

Wawancara

Image
Video

Bukan Mistis, Gangguan Jiwa Adalah Gangguan Medis | Akurat Talk (3/3)

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Dokter Vivi Ajak Kenali Mental Sehat di Dalam Diri | Akurat Talk (1/3)

Image
News

Covid-19 Tembus 3.500 Kasus Per Hari, DKI Gagal Terapkan Program 3T?

Sosok

Image
News

5 Fakta Penting Habib Muhammad bin Ahmad Al-Attas, Tunaikan Haji Lebih dari 29 Kali

Image
News

4 Fakta Penting Deva Rachman, Istri Kedua Syekh Ali Jaber yang Jarang Tersorot

Image
News

Wafat di Hari Jumat, Ini 5 Fakta Penting Habib Ali bin Abdurrahman Assegaf