Akurat.co - Cepat Tepat Benar
Login / Sign Up

Pengamat: Korupsi Benur Edhy Prabowo Bakal Gerus Suara Gerindra di Pemilu 2024

Ainurrahman

Pengamat: Korupsi Benur Edhy Prabowo Bakal Gerus Suara Gerindra di Pemilu 2024

Menteri KKP Edhy Prabowo usai diperiksa di Gedung KPK Merah Putih, Jakarta, Rabu (25/11/2020). | AKURAT.CO/Dharma Wijayanto

AKURAT.CO, Dosen Ilmu Politik dan International Studies Universitas Paramadina Ahmad Khoirul Umam menyatakan kasus dugaan korupsi benur Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo berpotensi semakin menggerus elektabilitas Partai Gerindra pada pesta demokrasi 2024.

"Tercokoknya Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo oleh KPK dalam kasus benur semakin mendegradasi kredibilitas dan integritas Gerindra di hadapan pemilihnya," kata Khoirul Umam yang juga Direktur Eksekutif Romeo Strategic Research & Consulting (RSRC) di Jakarta, Sabtu (28/11/2020).

Khoirul Umam menjabarkan hanya butuh waktu satu tahun sejak bergabung di pemerintahan, Partai Gerindra akhirnya mencatatkan salah satu kader utamanya sebagai pesakitan di Rutan KPK.

Menteri Kelautan dan Perikanan yang juga Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Edhy Prabowo itu ditangkap KPK terkait kasus korupsi ekspor benur beberapa hari lalu.

Kasus itu, kata, dia berpotensi semakin menggerus elektabilitas Gerindra pada Pemilu 2024. Basis pemilih loyal Partai Gerindra berpotensi mengalami political distrust, yang selanjutnya bermigrasi ke partai-partai lain.

Potensi migrasi pemilih Gerindra itu, menurut dia, disebabkan selama Pemilu 2014 dan 2019, Partai Gerindra telah membangun basis komunikasi intensif dengan simpul-simpul kekuatan Islam konservatif.

"Hal itu dilakukan tentunya sebagai strategi untuk melalukan pengutuban segmen politik yang berseberangan dengan pemerintah Jokowi kala itu. Karenanya, Gerindra mendapatkan insentif elektoral cukup memadai di Jawa Barat, Banten, dan Sumatera," katanya.

Namun, lanjut dia, fondasi komunikasi itu hancur setelah Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto lebih memilih jabatan politik di kabinet, daripada tetap “puasa kekuasaan” selama 5 tahun ke depan.

baca juga:

"Akibatnya, basis pemilih loyal Gerindra dari segmen Islam di Jawa Barat, Banten, dan Sumatera berpotensi menguap pada Pemilu 2024 mendatang," katanya.

Kemudian, basis pemilih Gerindra dinilai kembali tergerus karena kasus korupsi Menteri Edhy Prabowo, hal itu semakin mendegradasi kredibilitas dan integritas Gerindra di hadapan pemilihnya.

"Seruan-seruan anti-korupsi yang sering dijadikan materi kampanye Prabowo seolah hanya isapan jempol belaka, karena kebetulan saat itu belum pernah kebagian jatah kue kekuasaan," katanya.

Faktanya, menurut Khoirul Umam, hanya butuh waktu satu tahun pemerintahan berjalan untuk membuktikan bagaimana sebenarnya kualitas, kredibilitas, dan integritas kader utama Gerindra saat menjadi pejabat publik di struktur pemerintahan.

Tertangkapnya Menteri Kelautan dan Perikanan yang juga Waketum Partai Gerindra Edhy Prabowo itu, kata dia, adalah peringatan keras bagi Partai Gerindra.

Khoirul Umam mengingatkan jika tidak mau semakin ditinggalkan pemilih, Gerindra harus mampu menjelaskan kepada basis pemilih loyalnya, bahwa pilihan politiknya untuk bergabung dengan pemerintahan dan tertangkapnya Edhy Prabowo oleh KPK itu tidak berpengaruh terhadap kredibilitas politik partainya. []

Editor: Ainurrahman

Sumber: ANTARA

berita terkait

Image

News

Rumah Sakit Covid-19 Penuh, Gerindra: 13 Persen Bukan Berarti Enggak Bisa Dipakai

Image

News

Besok, KPK Kembali Panggil Gubernur Bengkulu dan Bupati Kaur Kasus Suap Edhy

Image

News

Diduga Jadi Perantara Suap, KPK Cecar Edhy Soal Pembentukan Tim Uji Tuntas

Image

Ekonomi

Doa Fadli Zon untuk Penumpang Sriwijaya Air

Image

News

KPK Cecar Saksi Soal ATM Edhy Prabowo Saat Belanja Barang Mewah di AS

Image

News

Fadli Zon Dipolisikan Karena Diduga 'Likes' Video Porno di Twitter

Image

News

KPK Cecar Direktur PT DPP Soal Pemberian Uang ke Edhy Prabowo

Image

News

KPK Cecar Ainul Faqih Soal Rekening Penampungan Hasil Suap Benih Lobster

Image

News

Survei: Elektabilitas PDIP dan Gerindra Terjun Bebas, Tiga Parpol Naik Signifikan

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

Angka Perceraian di Aceh Pada 2020 Tembus 6.090 Perkara

Jumlah perkara perceraian di seluruh wilayah Provinsi Aceh mencapai 6.090 perkara sepanjang 2020 dengan dominasi gugatan cerai dari istri

Image
News

Setahun Jadi DPO, Terpidana Kasus Narkoba Berhasil Ditangkap Kejati Aceh

Tim Tabur (tangkap buronan) Kejaksaan Tinggi (Kejati) Aceh menangkap terpidana narkoba dengan hukuman sembilan tahun penjara

Image
News

Tidur Pulas di Rumah Istri, Pengedar Uang Palsu Dibekuk Polres Payakumbuh

Kepolisian Resor (Polres) Payakumbuh, Sumatera Barat, menangkap tersangka pengedar uang palsu berinisial GT (26) di kediaman istrinya

Image
News

Tanggapi Pernyataan Pandji, Tsamara Heran NU dan Muhammadiyah Disebut Elitis

Tsamara memiliki pandangan sendiri mengenai NU dan Muhammadiyah yang dianggapnya menyimpang dari ucapan Pandji

Image
News

Partisipasi Pilkada Tinggi dan Aman, Indonesia Diapresiasi Amerika

Tingkat partisipasi pemilih Pilkada 2020 sebesar 76,09 persen atau mendekati target 77,5 persen yang ditetapkan KPU

Image
News

Polisi Tangkap Dua Pelaku Penyelundupan Benur ke Luar Negeri

Kasus ini langsung mendapat sorotan khalayak

Image
News

Ibas Ingatkan Pemerintah Soal Eksekusi Bantuan Untuk UMKM

Ibas mengingatkan agar daftar penerima bantuan UMKM tidak hanya sekadar formalitas

Image
News

Eks Dirut PT Asabri Diperiksa Kejagung Terkait Korupsi

Penyidik masih perlu mengumpulkan sejumlah bukti dalam kasus ini

Image
News

Bareskrim Belum Terima Rekomendasi Komnas HAM Soal Laskar FPI

Nanti kalau sudah diterima tentu akan ditindaklanjuti

Image
News

Seorang Pria Tewas Dengan Luka Bacok di Dekat Gedung KPK

Ia tewas lantaran dibacok oleh seorang penjaga warung usai ketahuan mencuri

terpopuler

  1. Penduduk Mulai Tinggalkan Pulau Jawa, Apa yang Terjadi?

  2. Menyingkap Akar Keturunan Joe Biden, Ternyata Berdarah Irlandia

  3. Sudjiwo Tedjo Usulkan Mahfud MD Perintahkan Kapolri Baru untuk Larang Istilah Kadrun dan Cebong

  4. Latih 4 Kebiasaan Baik Ini, Maka Kamu Akan Jauh dari Utang

  5. Rustam Ibrahim Sebut Mensos Risma Versi Perempuan dari Kepemimpinan Jokowi

  6. Pelaku Pelecehan Seksual ke Istrinya Ditangkap, Isa Bajaj Ucap Syukur

  7. Viral Reaksi Haru Suami Mengetahui Istrinya Hamil Setelah Menanti 5 Tahun

  8. 7 Meme Lucu Kekalahan Madrid, Kalah sama Kiper 41 Tahun dan Dijebol Tukang Ledeng

  9. Penting untuk Bunda, Doa untuk Meredakan Tangisan Anak

  10. Tempat Munculnya Puting Beliung Raksasa, Ini 5 Fakta Penting Waduk Gajah Mungkur

fokus

Kaleidoskop 2020
Akurat Solusi: Kenaikan Cukai Tembakau
Lawan Covid-19

kolom

Image
UJANG KOMARUDIN

Menanti Gebrakan Kapolri Baru Pilihan Jokowi

Image
Kementrian Luar Negeri Republik Azerbaijan

Tragedi Black January

Image
UJANG KOMARUDIN

Kapolri Baru

Image
Muhammad Husen Db, M.Pd

Transformasi Episode Dalam Dimensi Merdeka Belajar

Wawancara

Image
Video

Bukan Mistis, Gangguan Jiwa Adalah Gangguan Medis | Akurat Talk (3/3)

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Dokter Vivi Ajak Kenali Mental Sehat di Dalam Diri | Akurat Talk (1/3)

Image
News

Covid-19 Tembus 3.500 Kasus Per Hari, DKI Gagal Terapkan Program 3T?

Sosok

Image
News

5 Fakta Penting Habib Muhammad bin Ahmad Al-Attas, Tunaikan Haji Lebih dari 29 Kali

Image
News

4 Fakta Penting Deva Rachman, Istri Kedua Syekh Ali Jaber yang Jarang Tersorot

Image
News

Wafat di Hari Jumat, Ini 5 Fakta Penting Habib Ali bin Abdurrahman Assegaf