Akurat.co - Cepat Tepat Benar
Login / Sign Up

Gatot Nurmantyo Kritisi Pengerahan Alutsista untuk Turunkan Baliho HRS

Badri

Gatot Nurmantyo Kritisi Pengerahan Alutsista untuk Turunkan Baliho HRS

Mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo saat memberikan pidatonya dalam diskusi fraksi PKS yang mengangkat tema "Pancasila dan Integrasi Bangsa" di Nusantara I, Kompleks Parlemen MPR/DPR-DPD, Senayan, Jakarta, Rabu (27/9) | AKURAT.CO/Sopian

AKURAT.CO  Mantan Panglima TNI Gatot Nurmantyo mengkritik penggunaan kendaraan tempur (Ranpur) dalam penertiban baliho Habib Rizieq Syihab (HRS) yang dilakukan Prajurit TNI di Petamburan beberapa waktu lalu. Penggunaan Ranpur tersebut dissbut tidak pada tempatnya. Sebab, saat ini, Ibukota tidak dalam kondisi darurat sipil atau darurat militer.

"Pelibatan TNI ini tidak boleh menggunakan Alutsista untuk tempur. Contoh, pesawat angkut boleh digunakan. Kapal angkut boleh digunakan. Truk boleh digunakan. Tapi Alutsista kendaraan taktis tidak boleh digunakan dalam memberikan perbantuan. Karena dalam kondisi tertib sipil. Belum darurat sipil atau darurat militer," katanya saat menjawab pertanyaan wartawan dalam acara konferensi pers pernyataan sikap KAMI (26/11/2020).

Dia mengatakan, tidak mengetahui persis alasan pengerahan pasukan TNI bahkan pasukan khusus oleh Pangdam Jaya saat itu. Tetapi, kata dia, bila keputusan Pangdam Jaya itu atas perintah panglima TNI ataupun presiden, maka sikap dan keputusan Pangdam Jaya tidak bisa disalahkan.

baca juga:

"Tapi kalau tidak ada perintah kita tunggu saja ada teguran atau tidak. Tapi perlu saya ingatkan bahwa doktrin TNI adalah sistem pertahanan rakyat semesta. Sehingga kalau ada yang melanggar itu, itu bukan TNI," katanya.

Dia menegaskan, TNI tidak mungkin berhadap-hadapan dengan FPI sebagai dua seteru. Sebab, kaya dia, baik FPI maupun HRS sebagai pimpinan Ormas bukan pelanggar hukum. Selama tidak ada keputusan hukum yang menyebutkan baik HRS maupun FPI pelanggar hukum, maka keduanya bukan musuh TNI.

"Apapun alasannya TNI tidak mungkin bermusuhan dengan FPI. Saya ulangi, TNI tidak mungkin bermusuhan dengan FPI. Apa latar belakangnya, baik FPI maupun HRS, mereka adalah warga negara yang dilindungi hukum dan tidak cacat hukum. Dalam arti kata, tidak ada keputusan. Kecuali kalau ada keputusan FPI adalah organisasi terlarang di Indonesia. Itu baru bermusuhan," ujarnya.

Dia menambahkan, publik harusnya tidak menggeneralisasi keputusan Pangdam Jaya mengerahkan pasukan dan Alutsista ke Petamburan sebagai keseluruhan sikap anggota TNI. TNI, kata dia, masih sama seperti dulu. Dimana, rakyat adalah ibu kandung yang melahirkan TNI. Sementara disisi lain, TNI juga membutuhkan rakyat.

"Jadi, jangan bawa-bawa nama TNI dengan kejadian yang dilakukan Pangdam Jaya dengan menurunkan baliho menggunakan Panser seolah-seolah semua TNI. TNI masih seperti yang dulu. Rakyat adalah ibu kandungnya dan TNI perlu rakyat," ungkapnya.

Editor: Bayu Primanda

berita terkait

Image

News

Aksi Pencurian Sepeda Motor Sport Dengan Atribut TNI Viral di Instagram

Image

News

Kampung Uwibutu Paniai Dilanda Banjir Lumpur, TNI Bantu Evakuasi

Image

News

TNI AD Kerahkan Alutsista dan Beri Bantuan untuk Korban Gempa Sulbar

Image

News

Hari Kesembilan Pencarian, Aparat Gabungan Temukan Cover Black Box CVR dan FDR Sriwijaya Air SJ 182

Image

News

TNI Kirim Perahu Karet dan 1.053 Prajurit TNI Ke Titik Banjir Kalsel

Image

News

Usai Ikut Vaksinasi Bareng Presiden, ini Perintah Panglima TNI dan Kapolri

Image

News

Tim Penyelam TNI AL Berhasil Temukan Black Box Sriwijaya Air SJ182

Image

News

Hakim PN Jaksel: Penetapan Tersangka Rizieq Shihab Sudah Sah

Image

News

Praperadilan Rizieq Shihab Ditolak, Ini Alasan Hakim

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

Seorang Pria Tewas Dengan Luka Bacok di Dekat Gedung KPK

Ia tewas lantaran dibacok oleh seorang penjaga warung usai ketahuan mencuri

Image
News

Aksi Pencurian Sepeda Motor Sport Dengan Atribut TNI Viral di Instagram

Pelaku masih dalam pencarian

Image
News

Warga Kepulauan Talaud Rasakan Guncangan Kuat Gempa M7,1

Masyarakat diimbau tidak terpancing informasi yang tidak bisa dipertanggungjawabkan

Image
News

Filipina Diguncang Gempa 6,8 SR, Tak Berpotensi Tsunami

Pusat gempa berada di kedalaman 122 km

Image
News

Operasi Pencarian Sriwijaya Air Dihentikan, Puing Pesawat Dipindahkan ke Kantor KNKT

Operasi pencarian korban dan pesawat Sriwijaya Air resmi dihentikan.

Image
News
Lawan Covid-19

Bupati Sleman Positif COVID-19, Sempat Bertemu Sultan dan Seorang Menteri

SP bertemu Sultan pada agenda pemasangan patok trase Jalan Tol Yogyakarta-Bawen

Image
News

PKS Sodorkan Banyak PR Untuk Kapolri Baru, Salah Satunya Soal FPI

Publik harus kawal kinerja Komjen Listyo Sigit demi nama baik Kepolisian yang lebih profesional dan humanis

Image
News

Pencarian Penumpang dan Serpihan Pesawat Sriwijaya Air SJ-182 Hari Ini Berakhir

Dengan demikian pencarian serpihan maupun penumpang pesawat nahas tersebut resmi dihentikan

Image
News
Lawan Covid-19

Bupati Sleman Positif COVID-19 Sepekan Usai Divaksin, Ini Penjelasan Dinas Kesehatan

"Bukan menjadi positif gara-gara vaksin. Kebetulan saja seminggu ikut vaksin, tapi hari ini positif."

Image
News

2 Bom Bunuh Diri Guncang Pasar Ramai di Irak, 28 Orang Tewas

Insiden ini mengakibatkan 28 orang tewas dan 73 lainnya luka-luka

terpopuler

  1. Ibunda Luruskan Pengakuan Amanda Manopo Pernah Menikah dan Bercerai

  2. Viral Suami Kasih Uang Belanja Rp20 Ribu, Langsung Diserbu Emak-emak se-Indonesia!

  3. Ini Kabar Terbaru dari KPK Soal Keberadaan Harun Masiku

  4. Dari 10, Indonesia Hanya Mampu Loloskan 4 Wakil

  5. Soal Penggantian Jabatan Dua Adik Sultan, Pakar UGM Sebut Putri Keraton Sudah Ambil Alih Sejak Lama

  6. Ratusan Pegawainya Positif Swab Antigen, Rumah Pemotongan Ayam di Sleman Jadi Klaster COVID-19

  7. Dugaan Korupsi BPJS Ketenagakerjaan, Buruh: Triliunan Rupiah Uang Kami Telah Dirampok!

  8. Corona di DKI Hari Ini Tembus 3.786 Kasus, Anehnya 925 Pasien Tak Diketahui Alamatnya

  9. 5 Fakta Munculnya Tanda SOS di Pulau Laki, Tidak Jauh dari Lokasi Jatuhnya Sriwijaya Air

  10. Cetak Sejarah, BRI Jadi BUMN Pertama dengan Kapitalisasi Pasar Tembus Rp600 Triliun

fokus

Kaleidoskop 2020
Akurat Solusi: Kenaikan Cukai Tembakau
Lawan Covid-19

kolom

Image
UJANG KOMARUDIN

Menanti Gebrakan Kapolri Baru Pilihan Jokowi

Image
Kementrian Luar Negeri Republik Azerbaijan

Tragedi Black January

Image
UJANG KOMARUDIN

Kapolri Baru

Image
Muhammad Husen Db, M.Pd

Transformasi Episode Dalam Dimensi Merdeka Belajar

Wawancara

Image
Video

Bukan Mistis, Gangguan Jiwa Adalah Gangguan Medis | Akurat Talk (3/3)

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Dokter Vivi Ajak Kenali Mental Sehat di Dalam Diri | Akurat Talk (1/3)

Image
News

Covid-19 Tembus 3.500 Kasus Per Hari, DKI Gagal Terapkan Program 3T?

Sosok

Image
News

5 Fakta Penting Habib Muhammad bin Ahmad Al-Attas, Tunaikan Haji Lebih dari 29 Kali

Image
News

4 Fakta Penting Deva Rachman, Istri Kedua Syekh Ali Jaber yang Jarang Tersorot

Image
News

Wafat di Hari Jumat, Ini 5 Fakta Penting Habib Ali bin Abdurrahman Assegaf