Akurat.co - Cepat Tepat Benar
Login / Sign Up

Pimpinan MPR Sebut Para Ulama Ikut Berperan Perjuangkan Kemerdekaan Indonesia

Oktaviani

MPR RI

Pimpinan MPR Sebut Para Ulama Ikut Berperan Perjuangkan Kemerdekaan Indonesia

Wakil Ketua MPR RI, Hidayat Nur Wahid | DOK. HUMAS MPR RI

AKURAT.CO, Wakil Ketua MPR RI, Hidayat Nur Wahid atau HNW menilai bahwa para Ulama termasuk Habaib ikut berperan memperjuangkan Indonesia Merdeka. Para Ulama juga berperan besar dalam merumuskan serta berkompromi, menyepakati dan menyelamatkan Pancasila sebagai dasar negara Indonesia.

"Karena itu, sudah semestinya jika Pancasila yang dibuat dengan kompromi dari tokoh-tokoh Umat Islam bersama tokoh-tokoh bangsa lainnya, itu sejak semula tidak dibuat dalam rangka memusuhi Umat Islam dan jangan sampai pada akhirnya justru dipakai sebagai alat represif untuk memecah belah bangsa dengan mencelakai Habaib, Ulama dan Umat Islam," kata HNW dalam keterangan tertulis yang diterima pada hari, Senin (23/11/2020)

Ia menuturkan, peran ulama dalam perumusan Pancasila sebagai dasar negara, kata Hidayat, terjadi saat Panitia Sembilan menyepakai lima sila sebagai Dasar Negara Indonesia yang Merdeka.

Selain itu, Ulama juga berjasa besar dalam menyelamatkan Pancasila dan proklamasi Indonesia Merdeka dengan mengakomodasi tuntutan masyarakat Indonesia Timur untuk mengubah sila pertama menjadi KeTuhanan Yang Maha Esa. Keterlibatan ulama, itu dibuktikan dengan banyaknya istilah bahasa Arab yang merujuk ke Al Quran dan Hadits di dalam sila-sila Pancasila.

“Maka wajar saja bila ada beberapa kata kunci dalam Pancasila, seperti adil (sila kedua dan kelima); beradab, hikmat, permusyawaratan, perwakilan, dan rakyat (sila keempat dan kelima) berasal dari bahasa Arab yang ada di Al Quran dan Hadits Nabi Muhammad SAW,” ujarnya.

“Jadi, dalam perumusan Pancasila dan menyepakatinya hingga finalnya pada 18 Agustus 1945, di situ ada peran Ulama-Ulama yang sangat besar. Sehingga, jadi tidak wajar bila Pancasila dibuat untuk menjadi dalih memusuhi umat Islam (Islamophobia). Tapi juga tidak wajar bila Umat Islam malah menolak Pancasila (IndonesiaPobhia),” imbuhnya.

Oleh karena, HNW mengimbau kepaada para pendekar dan guru silat di Tanah Abang untuk bersama-sama memahami dan mengamalkan dasar negara Pancasila itu dalam kehidupan sehari-hari.

“Apalagi, Pancasila itu merupakan salah satu dari empat pilar MPR RI bersama dengan UUD NRI 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan Bhinneka Tunggal Ika,” jelasnya.

HNW berharap Sosialisasi Empat Pilar MPR RI ini akan menambah kokoh dan memperkuat langkah para pendekar dan guru silat di Tanah Abang untuk tetap berbuat hal-hal yang positif bagi bangsa dan negara.

baca juga:

“Para pendekar ini sudah hebat dari segi kekuatan fisik dan jurus-jurusnya. Oleh karena itu, perlu selalu dijaga semangatnya agar berjalan pada rel yang bermanfaat dan baik bagi masyarakat, dan negara, dengan dilaksanakannya ketentuan-ketentuan dari Empat Pilar MPR RI ini,” ungkapnya.

Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (FPKS), itu mengingatkan peran ulama bukan hanya dilakukan pada saat pembahasan Pancasila, tetapi juga saat memperjuangkan dan mempertahankan Indonesia merdeka. Salah satunya adalah Resolusi Jihad pada 22 Oktober 1945 yang dikumandangkan oleh KH Hasyim Asyari. Resolusi itu mampu memperkuat semangat para santri, kiyai, guru silat, dan pendekar untuk membentuk Laskar Kiai, Laskar Santri, Laskar Hizbullah, berjuang bersama Rakyat dan TRI, melawan kembalinya penjajah Belanda.

“Sejarah mencatat suksesnya perjuangan Resolusi Jihadnya KH Hasyim Asy’ari, dan kedekatan KH Subchi Parakan dengan Jendral Sudirman, Bapaknya TNI,” tegasnya.

HNW menerangkan bahwa para Habaib juga memiliki peran yang besar bagi bangsa ini. Misalnya Habib Husein Al Mutahhar yang menciptakan lagu-lagu, seperti Hari Merdeka, Syukur Umat, tulus ikhlas dan tetap bersemangat mencintai dan membela Indonesia Merdeka. Lalu, ada pula Habib Ali Kwitang yang melalui jaringan jemaah dan majlis taklimnya mensosialisasikan dan mendukung proklamasi Indonesia Merdeka.

“Dan yang tak kalah penting adalah, peran ulama sekaligus pimpinan Partai Islam Masyumi, M Natsir yang melalui mosi Integral 3 April 1950 berjasa besar, mengembalikan Republik Indonesia menjadi NKRI, setelah sebelumnya diubah oleh penjajah Belanda menjadi RIS,” tuturnya.

HNW berharap pemahaman sejarah yang benar itu terus dipertahankan oleh para guru silat dan pendekar silat di Tanah Abang.

“Seluruh potensi yang kita miliki, jurus-jurus silat yang hebat dan lain-lain, bukan untuk menteror, menghadirkan keonaran yang meresahkan masyarakat, atau membuat Jakarta jadi ambaradul, tapi untuk mengamalkan dan menyelamatkan Pancasila, UUDNRI 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika,” ujarnya.

"Apabila ada kelompok Komunis atau pihak lain, yang ingin membegal atau membelokkan perjalanan kehidupan berbangsa dan bernegara, keluar dari dari kompromi dan cita-cita Indonesia Merdeka, yang disepakati para Bapak dan Ibu Bangsa seperti di atas, maka wajar bila warga Indonesia menolaknya, dengan tetap mempertahankan NKRI dan Pancasila. “Karena Indonesia dan Jakarta faktanya adalah warisan jihad/ijtihad/mujahadah/musyawarah/tadhiyyah dan hadiah para ulama dan habaib,” pungkasnya.[]

Editor: Melly Kartika Adelia

berita terkait

Image

News

MPR RI

Bamsoet Tantang SOKSI Bantu Pemerintah Kurangi Pengangguran di Tengah Covid-19

Image

News

MPR RI

Arsul Sani: Mereka yang Terpesona dengan Paham Kenegaraan Berbasis Khilafah atau Komunis, Mesti Diperingatkan

Image

News

MPR RI

Terpilihnya Joe Biden Diharapkan Bisa Memberi Angin Segar Bagi Indonesia

Image

News

MPR RI

HNW: Pemberlakuan Calling Visa Israel Bertentangan dengan Empat Pilar MPR RI

Image

News

MPR RI

Bamsoet Ajak Pertahankan Desa Sebagai Lumbung Pangan Nasional

Image

Video

VIDEO Habib Rizieq Minta Maaf Soal Kerumunan Massa Yang Dibuatnya

Image

Hiburan

MPR RI

Pagelaran Seni Asli Mandiangin Sisipkan Nilai-Nilai Empat Pilar MPR

Image

News

MPR RI

Ketua MPR: Upaya Sukseskan Kepemimpinan AS Mesti Direspon Secara Akurat

Image

News

MPR RI

Pimpinan MPR: Pemangkasan Cuti Bersama Harus Diikuti Pergerakan Massa

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

Polri Sebut Situasi di Aceh Kondusif Saat Peringatan HUT ke-44 GAM

Ada sejumlah masyarakat menggelar aksi di depan Masjid Baitul Rahman.

Image
News

Pujian Mahfud MD Saat Bertemu Habib Luthfi

Habib Luthfi merupakan sosok yang tidak saja berilmu luas, namun juga pandai bermusik.

Image
News

Angka Kasus Covid-19 Meningkat, Logistik APD Harus Sampai di TPS Tepat Waktu

Zulfikar Arse Sadikin mendesak Komisi Pemilihan Umum (KPU RI) untuk memastikan penyaluran seluruh logistik APD.

Image
News

KPU Pesisir Selatan Tunggu Hasil Tes Cepat 7.700 KPPS

Jika di antara peserta, terdapat hasil tesnya yang reaktif maka kepersertaan sebagai KPPS tidaklah gugur

Image
News

Pasien Sembuh COVID-19 di Magetan Capai 562 Orang

Warga Magetan yang sembuh dari infeksi virus corona bertambah tujuh orang

Image
News

Bawaslu Bubarkan Lima Kampanye Pilkada yang Langgar Prokes di Riau

Bawaslu tegas dalam mengawasi pelanggaran protokol kesehatan hingga ke pelosok desa di masa pandemi COVID-19 ini

Image
News
Lawan Covid-19

Pasien Sembuh COVID-19 di Padang Bertambah 169 Orang

Sehingga total warga Padang yang sembuh COVID-19 hingga 4 Desember 2020 menjadi 10.142 orang

Image
News

KPID Sumbar Ajak Masyarakat Kawal Iklan Susupan di Masa Tenang Pilkada 2020

Pengawasan terhadap lembaga penyiaran tetap dilakukan meski masa kampanye hanya tinggal sehari lagi

Image
News

Polres Bangka Tengah Petakan Titik Rawan Kampanye Terselubung di Masa Tenang

Polres Bangka Tengah sudah memetakan titik rawan praktik kampanye terselubung pada masa tenang Pilkada 9 Desember 2020

Image
News

Aktivitas Seismik Merapi Alami Penurunan

Kepala BPPTKG Hanik Humaida menjelaskan, pengamatan termutakhir berlangsung selama 27 November hingga 3 Desember 2020.

terpopuler

  1. Bayi Baru Lahir Ini Berusia 27 Tahun, Hanya 2 Tahun Lebih Muda dari Ibunya

  2. Mohon Doa, Dinda Hauw - Rey Mbayang Akan Berjuang untuk Miliki Momongan

  3. 5 Jembatan Termahal di Dunia, Ada yang Tembus Rp284 Triliun!

  4. Setelah Dicoret Timnas, Serdy Fano Kini Terancam Dipecat Bhayangkara

  5. COVID-19 di Kupang Tembus Angka 500 Kasus Lebih

  6. Pengurus Depinas SOKSI Masa Bakti 2020-2025 Resmi Dikukuhkan

  7. Akui Operasi Plastik, 7 Potret Terbaru Nita Thalia yang Bikin Pangling

  8. Rilis Awal Tahun, Samsung Galaxy S21 Series Bakal Usung Kamera Berbeda?

  9. IHSG Dihantui Aksi Profit Taking, Saatnya Berburu Saham yang Bikin Makmur Investor!

  10. Kejagung Diam-diam Periksa Eks Dirut PT Pelindo II RJ Lino?

fokus

Lawan Covid-19
Webinar Akurat: Peran Strategis IJK
Akurat Solusi : Roadmap IHT

kolom

Image
UJANG KOMARUDIN

Korupsi Menteri Edhy

Image
Achsanul Qosasi

Memangkas Birokrasi

Image
Achsanul Qosasi

Utang Pemerintah dan Kehati-hatian

Image
UJANG KOMARUDIN

Fenomena HRS

Wawancara

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Soal Vaksin, Ahmed Zaki: Ini Bocoran Hanya untuk Akurat.co

Image
Video

VIDEO Jurus Jitu Ahmed Zaki Tekan Kasus Covid-19 di Tangerang

Image
News

Ini Dia Jurus Jitu Ahmed Zaki dalam Penanganan Covid-19 di Tangerang

Sosok

Image
Ekonomi

Tokopedia

Herman Widjaja, 'Inovator Ulung' Tokopedia Kembali Masuk CIO50 ASEAN

Image
Ekonomi

Jin BTS Ulang Tahun, Harta Kekayaannya Tembus Rp113 Miliar!

Image
Ekonomi

Inspiratif! Adi Sarwono, Salesman Keliling Sang Juru Selamat Literasi Anak