Akurat.co - Cepat Tepat Benar
Login / Sign Up

Megawati Bilang Partainya Siap Bantu BMKG Sebarkan Info Potensi Bencana

Bayu Primanda

Megawati Bilang Partainya Siap Bantu BMKG Sebarkan Info Potensi Bencana

Ketua Umum Partai PDI Perjuangan Megawati Soekarno Putri memeberikan pidato saat pengumuman pasangan calon kepala daerah serentak 2020 di kantor pusat PDI, Jakarta, Rabu (19/2/2020). PDI Perjuangan resmi mengumumkan 48 pasangan calon (paslon) kepala daerah yang diusung di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak tahun 2020. Pengumuman ini merupakan gelombang pertama. Ada sejumlah calon kepala daerah lain yang akan diumumkan di gelombang berikut, termasuk Solo dan Medan. | AKURAT.CO/Dharma Wijayanto

AKURAT.CO Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri mengatakan partainya siap membantu Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyebarkan informasi soal potensi bencana di Tanah Air.

Oleh karena itu, kata Megawati, di Jakarta, Sabtu, BMKG bisa memberikan data wilayah rawan bencana agar pihaknya bisa membantu pemerintah dalam menyosialisasikan informasi potensi bencana, hingga memberikan bantuan penanganan pasca bencana.

"Untuk praktisnya, dengan PDI Perjuangan, daerah-daerah yang bisa sampai pada tingkat RT di sebuah daerah, tolong diberi tahu, kami akan sebarkan dengan spesisfikasinya, apa yang mungkin terjadi. Hal-hal kemungkinan akan terjadi sampai 2021, supaya kami menginstruksikan nantinya," kata Megawati dalam Rapat Koordinasi Bidang Nasional Kebudayaan dengan tema 'Gerakan Menanam Pohon Kepala Daerah PDI Perjuangan se-Indonesia' secara daring, Sabtu (31/10/2020). 

Hadir dalam acara itu Kepala BMKG Dwikorita Karnawati yang menjadi pembicara mengenai potensi bencana alam di Indonesia, Sekjen Hasto Kristiyanto, Wasekjen Sadarestuwati dan Utut Adianto, serta Ketua DPP PDIP seperti Tri Rismaharini, Sri Rahayu, Djarot Saiful Hidayat, dan Ahmad Basarah.

Bersama mereka, hadir para kepala daerah dan ratusan pengurus daerah PDIP dari seluruh Indonesia.

Partai berlambang banteng moncong putih itu juga siap membantu penanganan pasca bencana karena PDIP memiliki Badan Penanggulangan Bencana (Baguna) yang sudah terbukti berkali-kali berkolaborasi dengan unsur Pemerintahan dalam membantu rakyat.

"Kami sendiri masih perlu banyak pembelajaran soal tata ruang,kepala daerah yang sangat minim memperhatikan masalah ini," kata Presiden Kelima RI ini.

Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Dwikorita Karnawati mengatakan ada sejumlah daerah yang berpotensi mengalami banjir dari November 2020 hingga Januari 2021 akibat meningkatnya curah hujan yang dipicu puncak iklim global La Nina.

Dwikorita menjelaskan musim hujan tahun 2020/2021 diwarnai oleh fenomena iklim global La Nina yang terjadi sejak awal Oktober 2020 dan diperkirakan berlangsung hingga April 2021 dengan intensitas La Nina Lemah hingga Moderat. 

La Nina dapat meningkatkan akumulasi curah hujan bulanan dan musiman di Indonesia. Berdasarkan catatan historis data hujan Indonesia, pengaruh La Nina tidak seragam tergantung pada bulan, daerah dan intensitas La Nina.

Namun, sebagian wilayah di Indonesia tengah dan timur diprakirakan mendapatkan curah hujan di atas normal selama musim hujan 2020/2021.

Menurut Dwikorita, perlu diantisipasi dampak La Nina berupa bencana hidrometeorologi banjir, banjir bandang, longsor angin kencang, dan puting beliung yang berpotensi mengancam sektor pertanian, perhubungan (transportasi), Infrastruktur, Kesehatan, dan keselamatan masyarakat. 

"Sebagai langkah mitigasi perlu dilakukan optimalisasi tata kelola air secara terintegrasi dari hulu hingga hilir; danau embung sungai dan kanal untuk antisipasi debit air berlebih," kata Dwikorita.

Menanggapi pernyataan Dwikorita itu, Megawati mengaku langsung mengontak sekretaris kabinet untuk menitip pesan ke presiden agar masalah ini menjadi perhatian di dalam rapat kabinet.

"Saya katakan sampaikan segera ke presiden, jangan hal ini seperti tidak diperhatikan. Tolong ada rapat kabinet. Karena seperti disampaikan Ibu Dwikorita, sekarang kita masih prihatin pandemi. Sehingga ketika tadi dikatakan harus mulai diperhatikan awareness, perhatian yang penuh," kata Megawati.

Megawati lalu mengaku dirinya sudah sejak lama meminta agar Indonesia setidaknya bisa meniru Jepang.

Di Jepang, bahkan sejak TK, seorang anak sudah diberi tahu kondisi alam negaranya yang rawan bencana. Setiap keluarga diajari langkah-langkah menyelamatkan dirinya jika terjadi bencana, termasuk sistem pengamanan jika bencana terjadi. Misal soal simbol sirine, hingga wilayah evakuasi yang sudah dilengkapi fasilitas. 

"Bayangkan, kapan kita mau menuju seperti itu," kata Megawati.

 Megawati juga mengingatkan agar rakyat Indonesia seharusnya tak melupakan kearifan lokal menyangkut bencana.

Dia mencontohkan kejadian tsunami di Meulaboh Aceh, dimana hewan-hewan bergerak ke atas bukit sebelum tsunami datang. 

"Maka insting manusia Indonesia juga harus diperkuat. Ayo mari bersama kita mencoba. Saya harap kita jangan sekedar bicara saja. Tapi kerjakan pengetahuan saja," tutur Megawati.[]

baca juga:

Editor: Bayu Primanda

berita terkait

Image

News

Antisipasi Klaster Covid Baru, PDIP: Libur Boleh Tapi Enggak Keluar Rumah

Image

News

Kemensos Distribusikan Tenda dan Logisik Kepada Pengungsi Merapi

Image

News

BMKG: Indonesia Alami Cuaca Buruk Sepekan ke Depan

Image

News

FOTO Fenomena Madden Julian Oscillation Melanda Indonesia Hingga Sepekan ke Depan

Image

News

Komisi V Ingatkan BMKG dan Basarnas Buat Rencana Terukur Antisipasi Fenomena La Nina

Image

News

Cuaca Ekstrem, Masyarakat Sumut Diminta Waspadai Potensi Banjir

Image

News

Soal Baliho Rizieq Shihab, PDIP: Anies Baswedan Jangan Lagi Melakukan Pembiaran

Image

News

Perda Covid-19 Berlaku, Anies Baswedan Didesak Sanksi Rizieq Shihab yang Tolak Uji Swab

Image

News

Hujan Sedang Diprakirakan Akan Mengguyur Jakarta Mulai Siang Hari

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

5 Fakta Meninggalnya Bupati Situbondo karena Corona, Sempat Dirawat 3 Hari

Kabar duka datang dari Bupati Situbondo, Jawa Timur, Dadang Wigiarto

Image
News
Pilpres AS 2020

Donald Trump Akhirnya Mau Keluar dari Gedung Putih, Tapi dengan 'Syarat'

Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump akhirnya menyatakan kesediaan untuk keluar dari Gedung Putih

Image
News

5 Fakta Penting KH Miftachul Akhyar, Ketum MUI Baru Gantikan Ma'ruf Amin

MUI memutuskan untuk memilih KH Miftachul Akhyar sebagai ketua umum (ketum) baru periode 2020-2025

Image
News

Mengenal Kapolsek Sawah Besar Kompol Eliantoro Jalmaf

Kompol Eliantoro Jalmaf, lelaki kelahiran Jayapura tidak menyangka bakal menjadi seorang Perwira Menengah Polri.

Image
News

Kenali Iglesia Maradoniana, Agama yang Didedikasikan untuk Memuja Maradona

Tidak hanya cukup memasang poster atau mencetak namanya di jersey, para penggemar sampai menciptakan agama untuk menyembah Maradona

Image
News

Kasus Positif di Atas 4.000, Satgas Covid-19 Minta Masyarakat Lebih Disiplin 3M

Ia menyampaikan perkembangan kasus harian Covid-19 per 26 November 2020.

Image
News

Forkopimda Dikritik Gegara Kasus HRS, Ketua DPRD DKI: Kalau Pecah Belah, Bingung Masyarakat

Kita harus solid pasti penyakit pandemi hilang, tapi kalau kita gak solid, ini pecah belah akhirnya bingung masyarakat.

Image
News
MPR RI

Bamsoet Ajak Mahasiswa Semangat Terhadap Kepedulian Sosial

Jiwa kepedulian sosial tersebut merupakan cerminan dari kematangan wawasan kebangsaan.

Image
News

Tak Ada Nama Tengku Zulkarnain dalam Struktur MUI 2020-2025, Begini Kata Denny Siregar

Denny Siregar juga berharap bahwa nantinya tidak akan ada lagi komentar yang dianggap meresahkan seperti Tengku Zulkarnain.

Image
News

Habib Rizieq Dirawat di Rumah Sakit Sejak Rabu Lalu, Ini Penyebabnya

Azis melanjutkan, untuk pemeriksaan terhadap Covid-19, Habib Rizieq negatif dan itu ia ungkap setelah hasil swab testnya keluar.

terpopuler

  1. Sarita Abdul Mukti Sebut Hubungan Vicky Prasetyo dan Kalina Oktarani Bukan Settingan

  2. 5 Kisah Menarik Keluarga Maradona dan Anak-Anaknya, Ada yang Sempat Tidak Diakui

  3. Pilkada 2020, Mayoritas Masyarakat Pilih Pemimpin dari Putra Asli Medan

  4. Abdillah Toha: Halo Bapak Prabowo, Sudah Bikin Bui Buat Penjarakan Kader?

  5. Tersangka Kasus Suap Calon Bintara di Palembang Disanksi Pasal Berlapis

  6. Pengangguran Jakarta Tertinggi di Indonesia, Anak Buah Anies: Kan Karena Pandemi

  7. Jarang Bokek, 5 Zodiak Ini Senang Banget Hemat!

  8. Dimulai Besok, ini Jadwal Lengkap MPL Invitational 2020

  9. Puluhan Warga Petamburan Tertular Corona Pasca Hajatan Rizieq Shihab, Kapolda: Ini Pelajaran

  10. Israel Hapus Arab Saudi dari Daftar Negara Wajib Karantina Virus Corona

fokus

Lawan Covid-19
Webinar Akurat: Peran Strategis IJK
Akurat Solusi : Roadmap IHT

kolom

Image
Achsanul Qosasi

Utang Pemerintah dan Kehati-hatian

Image
UJANG KOMARUDIN

Fenomena HRS

Image
Achsanul Qosasi

Pelajaran Demokrasi dari Biden dan Trump

Image
Faizuddin Ahmad

Mendongeng Berperan Meningkatkan Kecerdasan Anak

Wawancara

Image
Gaya Hidup

Missies.id dan Strategi Survive Berbisnis untuk Cewek Milenial

Image
Iptek

Saat Dominasi Kontraktor Besar Masih Kejam

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Fahri Hamzah: Saya Dari Kecil Jualan Kopi | Akurat Talk (2/2)

Sosok

Image
News

5 Fakta Penting KH Miftachul Akhyar, Ketum MUI Baru Gantikan Ma'ruf Amin

Image
News

Mengenal Kapolsek Sawah Besar Kompol Eliantoro Jalmaf

Image
News

3 Kali Gantikan Posisi Menteri yang Kosong, Ini Kiprah Politik Luhut Binsar Panjaitan