Akurat.co - Cepat Tepat Benar
Login / Sign Up

Kirimi Macron Surat, PKS: Pernyataan Presiden Perancis Ganggu Perdamaian Dunia

Oktaviani

DPR RI

Kirimi Macron Surat, PKS: Pernyataan Presiden Perancis Ganggu Perdamaian Dunia

Ketua Fraksi PKS Jazuli Juwaini membuka forum diskusi pembahasan kasus Jiwasraya di ruang fraksi Nusantara I, Kompleks Parlemen MPR/DPR-DPD, Senayan, Jakarta, Rabu (29/1/2020). Forum diskusi ini membahas tema 'Jiwasraya, Ada Apa Dengan BUMN?'. Ketua Fraksi PKS menilai skandal ini tidak cukup diserahkan pada mekanisme biasa (panja komisi), tapi harus melalui penyelidikan yang komprehensif sehingga kasusnya menjadi terang benderang dan transparan. | AKURAT.CO/Sopian

AKURAT.CO, Fraksi PKS DPR RI, mengecam pernyataan Presiden Perancis Emannuel Macron yang mendukung penerbitan kartun penghinaan kepada Nabi Muhammad SAW dengan mengirim surat protes resmi kepada Presiden Perancis lewat Duta Besarnya di Jakarta.

"Fraksi PKS mengecam keras pernyataan Presiden Perancis yang jelas menghina Islam karena mendukung penerbitan kartun yang menghina Nabi Muhammad. Untuk itu, Fraksi PKS mengirim surat resmi protes kepada Presiden Perancis atas sikap dan pernyataan kontroversialnya tersebut," ungkap Ketua Fraksi PKS DPR Jazuli Juwaini dalam keterangan tertulis, Kamis (29/10/2020).

Jazuli mengatakan bahwa, fraksi PKS mendukung sikap tegas Kemenlu yang telah memanggil Duta Besar Perancis untuk Indonesia guna menyampaikan kecaman atas pernyataan Presidennya.

Menurutnya, sikap tegas Kemenlu RI yang memanggil Dubes Perancis untuk menyampaikan sikap dan kecaman sudah tepat dan kita dukung penuh sebagai bagian dari negara yang cinta kedamaian dunia.

"Pernyataan Presiden Perancis bisa mengganggu kedamaian dunia karena mencerminkan ekspresi kebebasan yang tidak bertanggung jawab. Perdamaian dunia tidak bisa diraih jika orang bebas menghina, mengolok-olok keyakinan lain, apalagi terhadap figur yang sakral bagi umat beragama," tegasnya.

Mestinya, lanjut Jazuli, sebagai negara besar dengan sejarah panjang, Presiden Perancis bisa menjadi contoh dan teladan bagaimana menghadirkan kedamaian dunia.

"Kedamaian itu berangkat dari sikap saling menghormati dan menghargai keyakinan setiap umat manusia," ujarnya.

Seperti diketahui, Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri (Kemlu) telah mengecam sikap Macron. Kecaman disampaikan langsung kepada Duta Besar (Dubes) Prancis untuk Indonesia Olivier Chambard.

Kemlu menyampaikan kecaman terhadap pernyataan Macron di beberapa kesempatan, termasuk saat upacara pemakaman guru sejarah yang dibunuh karena menunjukkan kartun Nabi Muhammad kepada para siswanya saat memberikan materi kebebasan berekspresi.

"Kemlu telah memanggil Duta Besar Prancis hari ini. Dalam pertemuan tersebut kemlu telah menyampaikan kecaman terhadap pernyataan Presiden Prancis yang menghina agama Islam," ujar Juru Bicara Kemlu, Teuku Faizasyah, Selasa 27 Oktober 2020.

Sejumlah negara muslim mengecam pernyataan Presiden Prancis Emmanuel Macron yang dianggap kritis terhadap Islam. Beberapa negara Arab, seperti Qatar, Kuwait, Yordania, mendesak warganya memboikot produk Prancis.

Bahkan, sejumlah negara telah menyampaikan kecamannya atas pernyataan Macron tersebut, sementara aksi boikot produk Prancis telah diserukan di beberapa negara termasuk Kuwait, Qatar dan Turki.[]

baca juga:

Editor: Ainurrahman

berita terkait

Image

News

MPR RI

HNW Dorong Pemerintah Berdialog dengan Habib Rizieq Secara Hikmat dan Bijaksana

Image

News

Azis Syamsuddin Bantah Punya Hubungan Dekat dengan Napoleon

Image

Ekonomi

DPR Desak BPJS Kesehatan Selesaikan Permasalahan Pembayaran Klaim Bayi Baru Lahir

Image

Ekonomi

Kemenkeu: Penempatan Dana PEN di BPD Mampu Angkat Konsumsi Hingga Rp8,58 Triliun

Image

News

500 Pasang Sepatu Demo di Depan Gedung DPR

Image

News

FOTO Gerakan Aksi 500 Sepatu Dukung Sahkan RUU PKS

Image

News

Eks Presiden PKS: Pelihara Buzzer Merupakan Salah Satu Cara Membuat Demokrasi Mati

Image

Ekonomi

DPR Minta PTPN Optimalkan Klasterisasi Guna Perbaiki Kinerja

Image

Ekonomi

Waspada Penurunan Daya Beli dalam Penghapusan Premium!

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

Israel Hapus Arab Saudi dari Daftar Negara Wajib Karantina Virus Corona

Dalam keterangannya, kementerian Israel mengaku telah menjejalkan Arab Saudi ke dalam daftar negara 'hijau' COVID-19.

Image
News

Foto Syur Selir Raja Thailand Bocor ke Publik, Ada Perebutan Kekuasaan?

Pihak berwenang Thailand belum memberikan konfirmasi pasti terkait dengan dalang atau bagaimana kronologi foto 'syur' Sineenat bisa tersebar

Image
News

Jadi Tersangka, 5 Fakta Perkembangan Kasus Dugaan Korupsi Edhy Prabowo

KPK juga masih melakukan penyelidikan. Sehingga, tidak menutup kemungkinan adanya tersangka baru dalam kasus dugaan korupsi tersebut

Image
News
Pilkada 2020

Pilkada 2020, Mayoritas Masyarakat Pilih Pemimpin dari Putra Asli Medan

Kontestasi lokal rasa nasional ini mendorong tokoh-tokoh nasional untuk datang ke Medan, memberi dukungan bagi jagoan masing-masing.

Image
News
MPR RI

Di Hadapan Kader HMI, Bamsoet Ajak Terapkan Nilai-Nilai Kebangsaan

Dalam konteks kekinian, politik adu domba telah bermutasi dalam beragam bentuk dan cara.

Image
News
MPR RI

HNW Dorong Pemerintah Berdialog dengan Habib Rizieq Secara Hikmat dan Bijaksana

Habib Rizieq sendiri sudah membuka diri untuk berdialog dengan pemerintah, bahkan sejak 2017.

Image
News
Pilkada 2020

AHY Bagi Tiga Wilayah Pemenangan Ben-Ujang di Pilgub Kalimantan Tengah

Kombinasi jumlah pemilih dari ketiga wilayah pemenangan ini, sudah lebih dari cukup untuk memenangkan pasangan Ben-Ujang di Kalteng.

Image
News
MPR RI

Syarief Hasan Minta Vaksin Covid-19 Cepat Tersedia dengan Harga Terjangkau

Pemerintah mesti melakukan upaya-upaya lebih keras lagi, agar kendala-kendala yang membuat vaksin terhambat bisa teratasi.

Image
News

Menteri Nadiem Pastikan BSU untuk Tenaga Pendidik dan Kependidikan Tepat Sasaran

Nadiem mengatakan pihaknya akan memastikan calon penerima telah terdaftar dalam data pokok pendidikan dan PDDikti.

Image
News

Raih Anugerah Tertinggi KIP, Pelindo III Sebut sebagai Implementasi Nilai Amanah

Kualifikasi Informatif adalah kualifikasi tertinggi pada Anugerah Keterbukaan Informasi Publik.

terpopuler

  1. Mengingat Janji Prabowo: Kalau Anggota Gerindra Korupsi, Saya Akan Masukin ke Penjara Sendiri

  2. Wajahnya Berubah Drastis karena Tangani Pasien COVID-19, Perawat Ini Jadi Viral

  3. 4 Tanda Jantung Mulai Kepayahan

  4. Arief Poyuono: Tamat Sudah Cita-cita Prabowo Jadi Presiden, Karena Diamkan Izin Ekspor Lobster

  5. Dari Rumah Bordil hingga Museum Erotis, Ini 5 Penemuan Peninggalan Pompeii Paling Bikin Heboh

  6. Eks Presiden PKS: Pelihara Buzzer Merupakan Salah Satu Cara Membuat Demokrasi Mati

  7. Unggah Potret Dibaptis, Rafael Tan: Gak Akan Pernah Lupa, Terlalu Indah

  8. Dukung Pangdam Jaya, Pengamat: Narji Bisa Perkeruh Strategi Kampanye Azizah-Ruhama

  9. 5 Artis Tanah Air Ini Ternyata Juga Berprofesi Menjadi Guru

  10. 5 Nama Haaland jika Tak Lahir di Norwegia, di Turki jadi Haalandanoglu

fokus

Lawan Covid-19
Webinar Akurat: Peran Strategis IJK
Akurat Solusi : Roadmap IHT

kolom

Image
UJANG KOMARUDIN

Fenomena HRS

Image
Achsanul Qosasi

Pelajaran Demokrasi dari Biden dan Trump

Image
Faizuddin Ahmad

Mendongeng Berperan Meningkatkan Kecerdasan Anak

Image
UJANG KOMARUDIN

Polemik UU Omnibus Law Cipta Kerja

Wawancara

Image
Gaya Hidup

Missies.id dan Strategi Survive Berbisnis untuk Cewek Milenial

Image
Iptek

Saat Dominasi Kontraktor Besar Masih Kejam

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Fahri Hamzah: Saya Dari Kecil Jualan Kopi | Akurat Talk (2/2)

Sosok

Image
Ekonomi

5 Sumber Kekayaan Iis Rosita Dewi, Capai Rp7 Miliar!

Image
Ekonomi

Perjalanan Karir Maradona Hingga Bangkrut Setelah Bergelimang Harta

Image
News

5 Fakta Penting Tino Sidin, Pelukis Hebat Tanah Air yang Jadi Google Doodle Hari ini