Akurat.co - Cepat Tepat Benar
Login / Sign Up

Jaksa Agung Terbitkan Perja 19, Pengamat Khawatir Jadi Alat Negoisasi Sembunyikan Aset Koruptor

Yudi Permana

Jaksa Agung Terbitkan Perja 19, Pengamat Khawatir Jadi Alat Negoisasi Sembunyikan Aset Koruptor

Kantor Kejaksaan Agung RI. | AKURAT.CO/Dedi Ermansyah.

AKURAT.CO, Peraturan Kejaksaan Republik Indonesia (Perja) Nomor 19 Tahun 2020 yang diteken Jaksa Agung ST Burhanuddin dinilai berbahaya. Sebab aturan ini berisikan tentang Penyelesaian Uang Pengganti yang diputus pengadilan berdasarkan UU Nomor 3 Tahun 1971 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi.  

Dalam Perja ini memuat mekanisme penghapusan uang pengganti. Keputusan ini berlaku jika terpidana atau eks terpidana korupsi tidak mampu membayar uang pengganti atas dasar ketetapan Jaksa Agung Muda Perdata dan Tata Usaha Negara.     

Pengamat Kejaksaan Fajar Winarko pun menyayangkan kebijakan ST Burhanuddin dkk. "Setelah saya baca ulang Perja itu, salah satu syarat uang pengganti bisa dihapuskan, terpidana korupsi bisa menyerahkan salah satu bukti yakni berasal dari keluarga tak mampu dari lurah ataupun kepala desa. Ini konyol, ada dugaan pintu negoisasi ini sebagai lahan korupsi baru yang digunakan oknum penegak hukum," kata Fajar dalam rilisnya di Jakarta, Selasa (27/10/2020).      

baca juga:

Padahal, kata dia, kejahatan korupsi identik dengan kejahatan kerah putih dan mempunyai korelasi dengan bentuk-bentuk lain kejahatan khususnya kejahatan-kejahatan terorganisasi dan kejahatan ekonomi, termasuk kejahatan money laundering. Fajar pun menilai, Perja ini dikhawatirkan sebagai alat me-restorative kasus korupsi.        

Tak cuma itu, menilai jika Perja ini melanggar yaitu UU No. 31 Tahun 1999 jo. UU No. 20 Tahun 2001. Yakni menetapkan bahwa kerugian keuangan negara harus dikembalikan atau diganti oleh pelaku korupsi. "Miris saja, di tengah kondisi ekonomi yang serba sulit akibat pandemi, di tambah PNBP kejaksaan yang masih minim justru dibuka peluang untuk penghapusan uang pengganti kasus korupsi," tuturnya. 

Jika Perja ini diterapkan, maka jaksa sudah melanggar Pasal 270 KUHAP. Jaksa wajib melaksanakan putusan pengadilan yang sudah berkekuatan hukum tetap yakni pidana pokok penjara dan pidana tambahan berupa pembayaran uang denda dan uang pengganti yang mana penagihannya berada pada tanggung jawab pihak kejaksaan sebagai pelaksana putusan (eksekutor) peradilan.

"Jaksa Agung seperti gagal paham mengartikan korupsi, sebuah perilaku sistematik dan mengakar dan merupakan ancaman serius terhadap stabilitas keamanan masyarakat Indonesia. Sekaligus telah melemahkan nilai-nilai demokrasi dan keadilan serta membahayakan kesejahteraan rakyat maupun penegakan hukum," ujarnya.    

Meski di Perja itu mengatur adanya tim verifikasi, Fajar meragukan kinerja tim tersebut. Pasalnya, sistem pengawasan melekat alias waskat di Kejagung belum berjalan optimal.

"Berkaca dari kasus Jaksa Pinangki saja, waskat di kejagung sudah gagal total. Kecuali tim verifikasi ini diisi juga KPK atau tim dari lembaga independen seperti ICW, YLBHI ataupun Lokataru," ujar dia.

Editor: Ainurrahman

berita terkait

Image

News

Eks Direktur Pelindo II Diperiksa Kejagung Dugaan Korupsi Kerjasama JICT

Image

News

Usut Dugaan Korupsi Pembelian Gas Bumi, Kejagung Periksa Mantan Dirut PDPDE Sumsel

Image

News

Intelijen Kejagung Tangkap Buronan Kasus Korupsi Jembatan Gantung Bengkulu

Image

News

Jaksa Cecar Adik Kandung Pinangki Soal Perkenalan dengan Politikus Nasdem Andi Irfan Jaya

Image

News

Terdakwa Pinangki 11 Kali Minta Izin Keluar Negeri

Image

News

Tidak Mendalam, Hakim: Pemeriksaan Pinangki di Jamwas Kejagung Aneh

Image

Ekonomi

Jaga Kelancaran Proyek Strategis Nasional, Pertamina Bangun Kolaborasi dengan Kejagung

Image

News

3 Tersangka Kasus Kebakaran Gedung Kejagung Minta Saksi yang Meringankan

Image

News

Sidang Djoko Tjandra, Saksi Ahli Minta Jaksa Harus Tunjukan Surat Jalan Palsu

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

819 Warga Binaan di Lapas Riau Dinyatakan Sembuh COVID-19

Sebagian besar warga binaan sudah sembuh dari total kasus COVID-19 mencapai 872 orang

Image
News

DPRD Klungkung Dukung Realisasi Mall Pelayanan Publik

DPRD Kabupaten Klungkung mendukung realisasi pembangungan mall pelayanan publik atau MPP yang dicanangkan oleh Pemerintah Daerah.

Image
News

Pimpinan DPR Imbau Paslon Pilkada 2020 Tak Terprovokasi Isu yang Potensi Gaduh

Azis Syamsuddin mengimbau kepada seluruh pasangan calon untuk tidak terprovokasi dengan isu-isu yang potensi timbulkan kegaduhan.

Image
News

Tokoh Papua: Otsus Produk Briliant untuk Masyarakat Papua

Kebijakan otonomi khusus atau Otsus Papua menjadi bukti keseriusan pemerintah dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Image
News

Relief Bandara Kemayoran, Komitmen PPK Kemayoran Rawat Jejak Sejarah Penerbangan Indonesia

Terdapat banyak jejak sejarah yang tersisa di Jakarta, salah satunya adalah relief bandara Kemayoran.

Image
News

Unggul di Berbagai Survei, PDIP Yakin Eri Cahyadi-Armuji Menang

Berdasarkan survei Cyrus Network, pasangan Eri Cahyadi - Armuji unggul 21 persen atas pesaingnya, Machfud Arifin-Mujiaman.

Image
News

Polemik Perawatan Rizieq Shihab, Dirut RS UMMI: Kami Korban

Rumah Sakit UMMI Bogor akhirnya angkat bicara soal polemik perawatan kesehatan Habib Rizieq Shihab (HRS).

Image
News

5 Fakta Penting Pemangkasan Hari Libur Akhir Tahun 2020, Dikurangi Tiga Hari

Keputusan tersebut dikeluarkan setelah ditetapkan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi)

Image
News
Lawan Covid-19

Paska Haul di Cilongok, Masyarakat Sekitar Jalani Rapid Test

Rapid test dilaksanakan di Lapangan Kampung Cilongok yang diikuti 1000 orang.

Image
News

Dokter Radiologi RSUD Pamekasan Meninggal Dunia Akibat COVID-19

Jumlah total tenaga medis yang terpapar COVID-19 hingga 2 Desember 2020 ini terdata sebanyak 50 orang

terpopuler

  1. PA 212 Ancam Kerahkan Massa Saat Rizieq Diperiksa, Denny Siregar: Ini Sudah Provokasi

  2. Deddy Corbuzier Sebut Hubungan Kalina Oktarani dan Vicky Prasetyo Bukan Settingan

  3. Ini Dia Jurus Jitu Ahmed Zaki dalam Penanganan Covid-19 di Tangerang

  4. Jadi Ibu Sambung, 7 Potret Kehangatan Nathalie Holscher dan Anak-anak Sule

  5. Persiapan Personel TNI Jelang Pemeriksaan Rizieq Shihab

  6. Dua Nama Ini Dinilai Jadi Kandidat Kuat Menteri Kelautan dan Perikanan Baru

  7. CEO Dorna: Terima Kasih Jokowi karena Coba Kembalikan MotoGP ke Indonesia

  8. 5 Aktris Hollywood Termahal Tahun 2020, Tembus Rp600 Miliar Sekali Kontrak!

  9. Kelapa Dua Penyumbang Terbanyak Kasus Covid-19 di Kabupaten Tangerang

  10. 5 Pose Seksi Wanda Icardi dengan Kuda-kudanya, Ada yang Tanpa Busana

fokus

Lawan Covid-19
Webinar Akurat: Peran Strategis IJK
Akurat Solusi : Roadmap IHT

kolom

Image
Achsanul Qosasi

Memangkas Birokrasi

Image
Achsanul Qosasi

Utang Pemerintah dan Kehati-hatian

Image
UJANG KOMARUDIN

Fenomena HRS

Image
Achsanul Qosasi

Pelajaran Demokrasi dari Biden dan Trump

Wawancara

Image
News

Ini Dia Jurus Jitu Ahmed Zaki dalam Penanganan Covid-19 di Tangerang

Image
Video

Lawan Covid

VIDEO Bkleen Hadirkan Solusi Fogging Ramah Lingkungan | Akurat Talk (2/2)

Image
Video

Lawan Covid

VIDEO Perangi Pandemi Bersama Bkleen, Antimicrobial Solution Yang Praktis dan Mudah | Akurat Talk (1/2)

Sosok

Image
News

5 Fakta Penting KH Miftachul Akhyar, Ketum MUI Baru Gantikan Ma'ruf Amin

Image
News

Mengenal Kapolsek Sawah Besar Kompol Eliantoro Jalmaf

Image
News

3 Kali Gantikan Posisi Menteri yang Kosong, Ini Kiprah Politik Luhut Binsar Panjaitan