Akurat.co - Cepat Tepat Benar
Login / Sign Up

Bamsoet Ajak Generasi Muda Jadi Ujung Tombak Pembangunan Nasional

Melly Kartika Adelia

MPR RI

Bamsoet Ajak Generasi Muda Jadi Ujung Tombak Pembangunan Nasional

Pertemuan Ketua MPR RI Bambang Soesatyo dengan Kelompok Pergerakan Melompat Maju, Senin (26/10/2020). | DOK. HUMAS MPR RI

AKURAT.CO, Ketua MPR RI Bambang Soesatyo mengenang peran pemuda di masa perjuangan kemerdekaan bukan berarti kita tidak mau beranjak dari romantisme masa lalu. Sejarah adalah media introspeksi diri untuk belajar dari pendahulu. Belajar tentang keteguhan hati dan kegigihan semangat juang, belajar tentang jiwa patriotisme dan nasionalisme, serta belajar tentang cinta Tanah Air dengan segala pengorbanannya. 

"Dengan segala keterbatasan, salah satu senjata pamungkas yang mereka miliki adalah tekad baja untuk membela martabat bangsa. Banyak di antara mereka gugur di usia muda sebagai kusuma bangsa. Misalnya, Jenderal Sudirman yang teguh berjuang dalam masa sakitnya, gugur di usia 34 tahun. Robert Wolter Monginsidi gugur di usia 24 tahun, maupun Martha Christina Tiahahu gugur di usia sangat belia, 17 tahun," ujar Bamsoet dalam Sosialisasi Empat Pilar MPR RI bersama Pergerakan Melompat Maju, secara virtual dari Ruang Kerja Ketua MPR RI, Jakarta, Senin (26/10/2020). 

Wakil Ketua Umum Depinas SOKSI ini mengungkapkan berbagai potret generasi muda Indonesia masa kini. Dari aspek demografi, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), pada tahun 2019 jumlah pemuda sekitar 64,19 juta jiwa atau seperempat dari total jumlah penduduk Indonesia. Dari aspek pendidikan, angka melek huruf berupa kemampuan membaca dan menulis pemuda mencapai 99,66 persen. 

baca juga:

"Artinya, masih ada sekitar 0,34 persen pemuda masih buta huruf. Meskipun cukup kecil, namun memprihatinkan, karena di tengah upaya mengejar modernitas zaman yang memasuki era Revolusi Industri 4.0 dan era masyarakat 5.0, masih ada sebagian kecil pemuda bangsa yang tertinggal jauh di belakang," ungkapnya. 

Dia menuturkan, dari aspek ketenagakerjaan, sebanyak 61,72 persen pemuda yang bekerja mempunyai pendidikan terakhir sekolah menengah ke atas, dan sekitar 13,07 persen pemuda adalah pengangguran. Ada hal yang cukup mengejutkan, dari aspek sosial ekonomi, ternyata 44,47 persen pemuda tinggal di rumah tidak layak huni. Kondisi ini harus mendapatkan perhatian khusus dari segenap pemangku kepentingan. 

"Secara umum, tolok ukur memotret 'wajah' pemuda juga dapat dirujuk dari angka Indeks Pembangunan Pemuda (IPP), yang merepresentasikan berbagai capaian kepemudaan pada lima bidang dasar. Yaitu pendidikan, kesehatan dan kesejahteraan, lapangan dan kesempatan kerja, partisipasi dan kepemimpinan, serta gender dan diskriminasi," tutur Bamsoet. 

Kemudian, dia menguraikan, IPP Nasional selalu mengalami pasang surut. Tahun 2015, IPP Nasional sebesar 47,33 persen. Tahun 2016 meningkat menjadi 50,17 persen, namun turun di angka 48 persen pad tahun 2017, dan naik kembali menjadi 50,17 persen di 2018. Dinamika tersebut menunjukkan bahwa IPP Nasional masih berada pada level menengah. 

"Berbagai data kepemudaan tadi sangat penting, karena saat ini Indonesia telah menginjakkan kaki pada tahap awal bonus demografi. Menurut perkiraan BPS, rentang waktu antara tahun 2020 hingga 2035 adalah periode di mana jumlah penduduk usia produktif akan berada pada titik tertinggi sepanjang sejarah Indonesia, mencapai 68 sampai 75 persen dari total jumlah penduduk Indonesia," urai Bamsoet. 

Lalu, apakah bonus demografi tersebut dapat dioptimalkan, atau justru menjadi sebuah kemubaziran, akan sangat tergantung pada kemampuan generasi muda beradaptasi dan meningkatkan kompetensi diri. Terlebih bangsa Indonesia telah memiliki Visi Indonesia Emas 2045, yang menggariskan empat pilar utama. 

Editor: Melly Kartika Adelia

berita terkait

Image

News

MPR RI

HNW: Sosialisasi Empat Pilar MPR RI Selalu Dibutuhkan

Image

News

MPR RI

Bamsoet Ajak Pemuda Masjid Syiarkan Nilai-nilai Kebangsaan

Image

News

MPR RI

Bamsoet Undi Giveaway Putaran Keenam Bareng Olivia Zalianty dan Alexa Key

Image

News

MPR RI

Pimpinan MPR Sebut Para Ulama Ikut Berperan Perjuangkan Kemerdekaan Indonesia

Image

News

MPR RI

Syarief Hasan: Empat Pilar Anugerah Besar Bangsa Indonesia yang Harus Dijaga

Image

News

MPR RI

Syarief Hasan Ingatkan Tugas Utama Generasi Muda Bangsa Menuntut Ilmu

Image

News

MPR RI

MPR: Penertiban Baliho oleh TNI Sudah Sesuai Aturan

Image

News

MPR RI

Pimpinan MPR: di Era Reformasi, Jadi Santri Tak Perlu Minder

Image

News

Gelar Muscab se-Madura, GPK Diminta Siapkan Strategi Memenangkan Pemilu 2024

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

Polisi Ungkap Motif Kasus Pembunuhan Rohmah di Tulungagung

Pelaku membunuh Nikmatur Rohmah dilatarbelakangi rasa suka.

Image
News

Seorang Personel Polisi Dipecat Gegara Terlibat Kasus Narkoba

Seorang personel Polresta Deli Serdang, Sumatera Utara dipecat tidak dengan hormat.

Image
News
Lawan Covid-19

Mahfud MD Catat 1.510 Pelanggaran Protokol Kesehatan Kampanye Pilkada

Menko Polhukam mengingatkan, agar pasangan calon dan juga tim kampanye tertib dalam menjalankan protokol kesehatan.

Image
News

Mahfud Minta Situasi Kondusif hingga Pilkada Berlangsung

Mahfud memimpin rapat analisa dan evaluasi tahapan Pilkada Serentak di Kantor Kemenko Polhukam Jakarta.

Image
News

KPK Diminta Turun Tangan Usut Dugaan Korupsi Pengadaan Hewan Ternak Kementan

Diharapkan laporan mereka bisa diterima untuk dinaikkan penanganan perkaranya ke penyelidikan dan penyidikan

Image
News

Pemerintah Rencana Lakukan Seleksi Guru PPPK 2021

Pengangkatan PPPK diatur dalam Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN)

Image
News

Politikus PDIP Minta Habib Rizieq Setop Bikin Acara yang Ngundang Kerumunan

Rahmad Handoyo mengatakan massa acara Rizieq Shihab banyak yang terkonfirmasi positif Covid-19

Image
News
Pilpres AS 2020

Manfaatkan Diplomat Veteran, Joe Biden Tunjuk Antony Blinken Jadi Menlu AS

Joe Biden seolah tengah mempromosikan para diplomat veteran untuk memegang posisi kunci

Image
News

Ingatkan FPI Soal Reuni 212, Pangdam Jaya: Tidak Bisa Semaunya Sendiri

Dudung Abdurachman memastikan agenda Reuni 212 pada Rabu (2/12) batal digelar.

Image
News

Kasihan! Bikin Tato Nama Pacar, Remaja ini Malah Putus Seminggu Kemudian

Bocah tersebut harus membayar mahal untuk penghapusan tato

terpopuler

  1. Chelsea akan Buang 2 Pemain untuk Pertajam Lini Serang

  2. Habib Rizieq Bakal Dipanggil Paksa Polisi, Kuasa Hukum: Belum Ada Informasinya

  3. Kebakaran Asrama Koramil Sentani di Hawaii Hanguskan Sembilan Rumah

  4. 5 Ayat Al-Qur'an ini Akan Membuat Semangat Hidupmu Terus Termotivasi

  5. Pakai Judul ‘Kembalinya Pengkotbah Ujaran Kebencian’, Media Jerman Beritakan Pulangnya Habib Rizieq

  6. Mau Hidup Bahagia di Masa Tua? Hindari 4 Kesalahan Fatal Saat Siapkan Dana Pensiun

  7. Begini Cara Seks Membuatmu Panjang Umur

  8. Kolektor Mobil Asal Tangsel Ini Koleksi Mobil Pejabat

  9. Petamburan Disemprot Disinfektan, FPI: Nggak Perlu Repot-repot, Ada Tim Hilmi dan MER-C

  10. Ketua FPI Tangsel: Semoga Airin Kembali ke Jalan yang Benar

fokus

Lawan Covid-19
Webinar Akurat: Peran Strategis IJK
Akurat Solusi : Roadmap IHT

kolom

Image
UJANG KOMARUDIN

Fenomena HRS

Image
Achsanul Qosasi

Pelajaran Demokrasi dari Biden dan Trump

Image
Faizuddin Ahmad

Mendongeng Berperan Meningkatkan Kecerdasan Anak

Image
UJANG KOMARUDIN

Polemik UU Omnibus Law Cipta Kerja

Wawancara

Image
Iptek

Saat Dominasi Kontraktor Besar Masih Kejam

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Fahri Hamzah: Saya Dari Kecil Jualan Kopi | Akurat Talk (2/2)

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Ngomongin Hobi Sampai Harga Outfit Fahri Hamzah | Akurat Talk (1/2)

Sosok

Image
News

5 Fakta Aris Kukuh Prasetyo, Turunkan Jumlah Anak Putus Sekolah hingga Raih Nominasi Internasional

Image
News

7 Potret Seru Sandiaga Uno dan Istri di Mesir, Kunjungi Piramida hingga Naik Balon Udara

Image
News

5 Potret Terbaru Kahiyang Ayu Setelah Melahirkan, Pesonanya Terpancar!