Akurat.co - Cepat Tepat Benar
Login / Sign Up

Pengamat: Presiden dan Jajarannya Jangan Panik dengan Kritik

Oktaviani

Pengamat: Presiden dan Jajarannya Jangan Panik dengan Kritik

Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden Ma'ruf Amin saat memperkenalkan para menterinya di tangga depan Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Rabu (23/10/2019). Presiden Joko Widodo mengumumkan nama-nama menteri yang masuk ke dalam kabinet di masa pemerintahannya yang kedua. Pengumuman ini dilakukan dengan duduk santai di tangga Istana Merdeka. | AKURAT.CO/Sopian

AKURAT.CO, Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia Adi Prayitno menilai wajar jika perbedaan pendapat terjadi dalam sebuah demokrasi.

Karena itu, dia meminta agar Presiden Jokowi dan para menterinya untuk tidak terlampau panik dengan sejumlah kritikkan.
 
"Siapapun yang jadi Presiden di Republik ini, apalagi Jokowi yang dianggap presiden pilihan rakyat dua periode, dan orang-orang di sekelilingnya jangan terlampau panik dengan kritik yang setiap saat datang," ujar Adi dalam webiner Forum Jurnalis Politik, Kamis (22/10/2020).

Mestinya, kata Adi, Pemerintah harus merespons kritik masyarakat secara memadai. Tidak semestinya dengan mudah melabeli hoaks, fitnah, dan provokasi kepada mereka yang punya pandangan berbeda dengan pemerintah.

"Jangan selalu bilang setiap perbedaan pandangan itu dianggap hoaks, provokasi, dan fitnah," tegasnya.

Kemudian pada kesempatan itu, Adi mengutip indeks demokrasi bahwa indeks demokrasi Indonesia mengalami kemunduran sejak enam hingga tujuh tahun belakangan ini. Hal tersebut dibuktikan dari dua indikator, pertama kebebasan sipil, yang kedua adalah political right tentang hak-hak politik.

"Kalau hak politik, hak politik kita saya kira maju. pilkada, pileg, pilpres ini kan secara reguler terjadi tiap lima tahun sekali. Tapi ketika bicara soal civil liberty dalam konteks ini bermasalah, sehingga penangkapan Jumhur, sejumlah kelompok aktivis seperti Syahganda dan yang sebelumnya, bagi pegiat demokrasi itu menjadi catatan demokrasi," paparnya.

Maka dari itu, Ia menganggap wajar jika masyarakat terus gaduh. Adi mencontohkan soal pengesahan omnibus law UU Cipta Kerja.Menurut Adi, UU Cipta Kerja sudah ditolak sejak masih menjadi wacana tetapi terus dilanjutkan pemerintah dan DPR.

"Jadi, bagi saya jangan pernah takut dengan kegaduhan. Karena pilihan kita adalah pilihan sistem politik yang demokratis. Selama dalam konteks itulah bingkai demokratisasi itu harus dijaga," tandasnya.[]

baca juga:

Editor: Ridwansyah Rakhman

berita terkait

Image

Ekonomi

Lampaui Target, PNBP Perikanan Tangkap Sentuh Rp551,12 Miliar per 24 November 2020

Image

Ekonomi

Bank Tanah Bisa Jamin Ketersediaan Lahan Perumahan

Image

Ekonomi

KKP Sebut UU Ciptaker Permudah Usaha Pengolahan Perikanan Daerah

Image

Ekonomi

UU Cipta Kerja Mudahkan Munculnya Banyak Usaha Baru

Image

Ekonomi

Webinar Akurat: Investasi Saham

Hadirnya UU Ciptaker Malah Memperkuat Berbagai Sektor Ekonomi

Image

Ekonomi

Erick Thohir Sesumbar Pengelolaan SWF Transparan dan Akuntabel

Image

Ekonomi

Lembaga Pengelola Investasi Diklaim Percepat Pembangunan Proyek Strategis, Dijamin Efektif?

Image

Ekonomi

Bos BKPM ke Mahasiswa: Kalau Mau Jadi Pengusaha, Momentumnya dengan UU Cipta Kerja

Image

Ekonomi

Perizinan Usaha Dalam UU Cipta Kerja Diklaim Beri Kepastian Investor Untuk Mulai Usaha

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

Basarnas Buton Belum Temukan Lansia yang Hilang Delapan Hari di Hutan

Tim gabungan Basarnas Bau Bau belum menghasilkan hasil terkait pencarian kakek La Damai (60) yang dilaporkan hilang delapan hari di Hutan

Image
News

Bertambah 125 Pasien, Total Pasien COVID-19 di Lampung Sebanyak 3.717 Orang

Dinas Kesehatan Provinsi Lampung mencatat penambahan 125 orang yang terkonfirmasi positif COVID-19 sehingga total kumulatif 3.717 kasus

Image
News

Optimis di Pilkada Babel, PDIP Targetkan Empat Kemenangan

Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) menargetkan empat kemenangan dalam pilkada serentak di Provinsi Kepulauan Babel

Image
News

Menohok, Begini Sindiran Ferdinand ke Rizieq Shihab yang Ogah Diswab

Rizieq Shihab harusnya tidak menolak.

Image
News

Diajari Filter Zoom oleh Anak SD, Ganjar Pranowo: Harap Maklum Ya, Usia Berpengaruh

Ganjar justru meminta Azam untuk mengajarinya menggunakan filter dari Zoom

Image
News

Bawaslu: TPS di Daerah Terpencil Parigi Moutong Rawan Pelanggaran

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Parigi Moutong, menilai Tempat Pemungutan Suara (TPS)

Image
News

Satu Rumah Warga di Bulungan Hancur Dihempas Puting Beliung

Puting beliung menghancurkan satu rumah warga di Lebong, Kecamatan Tanjung Palas Hilir, Kabupaten Bulungan, Kaltara

Image
News

Pemkab: Masih Ada Kades di Kapuas Hulu Keliru Memahami Tujuan BUMDes

Salah satu fungsi BUMDes ialah membantu masyarakat yang kurang mampu ketika merintis usahanya.

Image
News

Mural di Jakarta Jadi Sarana Edukasi Bahaya dan Pencegahan COVID-19

Mural bertema COVID-19 menjadi salah satu cara untuk mengedukasi masyarakat tentang bahaya virus corona.

Image
News

Kasus COVID-19 di Gunung Kidul Bertambah 28 Orang

Kasus Covid di Gunung Kidul mencapai 463 kasus.

terpopuler

  1. Djoko Tjandra Sebut Tommy Minta Rp15 Miliar Hapus Status DPO dan Red Notice

  2. Mau Semprot Disinfektan Kediaman Rizieq Dihalangi Laskar, Digertak Dandim Langsung Ciut

  3. TGUPP Anies Baswedan Diminta Sadar Diri

  4. Sebut Pasien Jantung dan Kanker Menumpuk di IGD, Gerindra Paksa Anies Bikin RSUD Baru

  5. Kapolda Metro Nostalgia ke Polsek Cengkareng: Saya Dulu Suka Nongkrong di Sini

  6. Ferdinand Haqqul Yakin Jokowi Tak akan Pilih Dua Nama ini Jadi Menteri KKP

  7. Wagub Ariza Tidak Masalah Kalau Pejabat Pemprov DKI Jakarta Jadi Tersangka Kasus Rizieq Shihab

  8. 9 Trik Marketing Ini Ternyata Telah Memanipulasi Masyarakat, Ga Percaya?

  9. Kabareskrim Bakal Dihadirkan di Persidangan, Begini Tanggapan Jaksa

  10. Politisi PDIP Minta Anies Ganti Aturan Ganjil Genap dengan Program Jokowi

fokus

Lawan Covid-19
Webinar Akurat: Peran Strategis IJK
Akurat Solusi : Roadmap IHT

kolom

Image
Achsanul Qosasi

Utang Pemerintah dan Kehati-hatian

Image
UJANG KOMARUDIN

Fenomena HRS

Image
Achsanul Qosasi

Pelajaran Demokrasi dari Biden dan Trump

Image
Faizuddin Ahmad

Mendongeng Berperan Meningkatkan Kecerdasan Anak

Wawancara

Image
Video

Lawan Covid

VIDEO Bkleen Hadirkan Solusi Fogging Ramah Lingkungan | Akurat Talk (2/2)

Image
Video

Lawan Covid

VIDEO Perangi Pandemi Bersama Bkleen, Antimicrobial Solution Yang Praktis dan Mudah | Akurat Talk (1/2)

Image
Gaya Hidup

Missies.id dan Strategi Survive Berbisnis untuk Cewek Milenial

Sosok

Image
News

5 Fakta Penting KH Miftachul Akhyar, Ketum MUI Baru Gantikan Ma'ruf Amin

Image
News

Mengenal Kapolsek Sawah Besar Kompol Eliantoro Jalmaf

Image
News

3 Kali Gantikan Posisi Menteri yang Kosong, Ini Kiprah Politik Luhut Binsar Panjaitan