Akurat.co - Cepat Tepat Benar
Login / Sign Up

Korban Investasi Bodong KSP SB Melapor ke Polda Jabar

Miftahul Munir

Korban Investasi Bodong KSP SB Melapor ke Polda Jabar

Natalia Rusli dan tim kuasa hukum korban melapor ke Polda Jabar | Istimewa

AKURAT.CO, Korban dugaan penipuan investasi bodong melaporkan pengurus dan direktur Koperasi Simpan Pinjam Sejahtera Bersama (KSP SB) atas dugaan tindak pidana penipuan dan penggelapan. Dana yang nasabah simpan tak bisa dicairkan hingga jatuh tempo.

Natalia Rusli dan Bryan Roberto Mahulae  dari Master Trust Law Firm ditunjuk menjadi kuasa hukum para korban yang sekaligus melaporkan kasus tersebut ke Polda Jawa Barat di Kota Bandung pada hari Selasa (20/10/2020).

Kepada wartawan, Natalia Rusli, menerangkan bahwa laporan dibuat sehubungan dengan adanya produk Simpanan Berjangka Sejahtera Prima yang diterbitkan oleh KSP SB dengan iming-iming. "Para korban ini ditawarkan sebuah investasi berbentuk simpanan berjangka oleh para terlapor, dengan iming-iming keuntungan berupa imbal hasil pasti yang berkisar antara 10-15 persen per tahun," kata Natalia Rusli didampingi kepada wartawan, Rabu (21/10/2020) di Jakarta.

Karena Iming-iming bunga yang tinggi, kata Natalia, membuat para nasabah tergiur. Para korban pun menyetorkan dana hingga mencapai total Rp8,4 miliar rupiah ke rekening milik KSP SB, yang kemudian ditindaklanjuti dengan penerbitan Sertifikat Simpanan Berjangka Sejahtera Prima.

"(Di sertifikat) itu tercantum nilai nominalnya, bunganya, lengkap dengan klausula perihal jatuh temponya," ucap Natalia didampingi Bryan Roberto Mahulae.

Tapi ternyata, lanjut Natalia, pembayaran imbal hasil tersebut tidak sesuai dengan yang telah diperjanjikan. "Jangankan mau ambil dana simpanan pokok, bunganya pun tidak dibayarkan oleh para terlapor. Sehingga kami menduga ada unsur tindak pidana penipuan dan penggelapan di dalam perkara ini," katanya.

Terlapor dalam kasus ini adalah IS selaku Pengurus, VN selaku Direktur, SB selaku Ketua Pengawas dan NH selaku Bendahara dengan tuduhan Pasal 372 juncto pasal 378 KUHP, pasal 46 UU Perbankan, serta pasal 3, 4, dan 5 UU tindak pidana pencucian Uang dengan ancaman pidana maksimal 20 tahun.

Masih terkait masalah tersebut, Bryan Roberto menambahkan bahwa pihaknya telah melayangkan peringatan melalui Somasi kepada pihak KSP SB, namun tidak pernah mendapatkan tanggapan. "Hal ini patut diduga sebagai bentuk itikad tidak baik dari para terlapor, karenanya kami berharap aparat penegak hukum akan menindak tegas dan menangkap oknum-oknum yang telah merugikan masyarakat di dalam perkara ini,'' serunya.

Terkait dengan proses PKPU KSB saat ini, Bryan Roberto menyebut bahwa upaya hukum dilakukan karena ada dugaan tindak pidana yang dilakukan oleh Para Terlapor. "Kami juga melihat adanya dugaan pengumpulan nasabah atau anggota oleh KSB untuk digiring ke PKPU dan jika melihat Proposal Perdamaian yang telah diajukan sangat menciderai nurani masyarakat yang tidak sesuai dengan perjanjian awal saat dana ditempatkan oleh nasabah yang menempatkan dananya," papar Bryan Roberto.

Karena itu pula, Natalia Rusli menimpali sekaligus menghimbau masyarakat yang mengalami atau yang telah menjadi korban investasi bodong agar berani melapor dan menempuh upaya hukum supaya ada efek jera.

"Kami akan terus mengawal kasus ini hingga yang bersangkutan dijebloskan ke dalam Penjara. Siapa pun yang merugikan masyarakat dengan cara-cara melawan hukum harus mendapatkan hukuman yang setimpal agar ada efek jera, sehingga tujuan pemidanaan bisa tercapai. Jangan sampai selesai kasus yang ini, ternyata besoknya ada lagi. Kasian masyarakat yang jadi korban," tegas Natalia Rusli.

AKURAT mencoba meminta konfirmasi terkait pelaporan tersebut kepada KSP SB. Hingga berita ini dibuat belum ada penjelasan atas kasus ini. []

baca juga:

Editor: Ainurrahman

berita terkait

Image

News

Polda Jabar Naikkan Status Perkara Kegiatan Rizieq Shihab Ke Tahap Penyidikan

Image

News

Polda Jabar Bakal Panggil Rizieq Shihab

Image

News

Polda Jabar Tak akan Izinkan Acara yang Langgar Protokol Kesehatan

Image

News

Setelah Anies, Polisi Bakal Periksa Ridwan Kamil Kasus Pelanggaran Prokes Rizieq Shihab

Image

Ekonomi

Biar Uang Enggak Mempan Dibobol, Ikuti Nih Tips Aman Menabung di Bank!

Image

Ekonomi

Raibnya Dana Nasabah Bank, Anggota DPR Ini Minta OJK Lakukan Mediasi

Image

Ekonomi

Marak Pembobolan Dana Nasabah, Anggota DPR Ini Ingatkan Perlindungan Konsumen Perbankan

Image

Ekonomi

4 Jenis Penipuan Berkedok Investasi Ini Masih Marak Terjadi, Berhati-hatilah!

Image

Ekonomi

Tak Melulu Disalahkan, Menkop Teten Ingin Koperasi Diperlakukan Adil

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

Kasus Positif COVID-19 di Magetan Bertambah Jadi 619 Orang

Jumlah warga Magetan yang terinfeksi poistif COVID-19 bertambah sembilan orang

Image
News

Longsor di Tanjakan Hantap Kembali Putus Jalur Bandung-Cianjur

Tanjakan Hantap kembali tertutup longsor susulan sepanjang tujuh meter

Image
News

Naik ke Penyidikan, Polisi Akan Panggil Pihak yang Terlibat Kasus Habib Rizieq

Penyidik akan memanggil pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan acara di Petamburan untuk menentukan tersangka.

Image
News

Ngeluh Sakit Kepala dan Mual, Begini Kondisi Kesehatan Abu Bakar Ba'asyir

"Saat ini masih dalam perawatan dokter. Keluhan sakit kepala, nyeri kepala dan mual,

Image
News

Survei Indeks Pilkada Nasional, Muhamad-Saras Ungguli Dua Paslon Lainnya

Muhamad-Rahayu Saraswati Djojohadikusumo unggul 30,1 persen.

Image
News

Hadang 'Razia' Petugas, Viral Foto Heroik Kawanan Anjing Liar Lindungi Tunawisma di Malaysia

Sekawanan anjing liar tertangkap kamera tengah berusaha melindungi seorang tunawisma

Image
News

Kapolda Metro Nostalgia ke Polsek Cengkareng: Saya Dulu Suka Nongkrong di Sini

Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran kembali mendatangi Polsek Cengkareng.

Image
News

Polisi Tangkap Lima Penodong, Seorang Ditembak Mati

Polisi menangkap lima penodong yang beraksi di Jakarta dan Bekasi.

Image
News

Ferdinand Haqqul Yakin Jokowi Tak akan Pilih Dua Nama ini Jadi Menteri KKP

Sandiaga Uno, Susi Pudjiastuti dan Fadli Zon gencar bakal gantikan Edhy Prabowo sebagai Menteri KKP.

Image
News

TGUPP Anies Baswedan Diminta Sadar Diri

Fraksi Demokrat meminta agar TGUPP dapat membatasi diri dan tidak bertindak sebagai atasan dari ASN Pemprov DKI.

terpopuler

  1. Tersangka Kasus Suap Calon Bintara di Palembang Disanksi Pasal Berlapis

  2. Hina Jokowi di Media Sosial, Pria di Deli Serdang Ditangkap Polda Sumut

  3. Alamak! 91 Persen Karyawan Terkena PHK Ternyata Tak Ikut Program Prakerja

  4. Profile Shoumaya Tazkiyyah, Artis ST yang Diduga Tersandung Kasus Prostitusi

  5. Donald Trump Keliru Ucapkan Duka Cita Maradona untuk Madonna? Ini Faktanya

  6. Imbas Kasus Edhy Prabowo, Rustam Ibrahim Sebut Prabowo akan Kehilangan Kredibilitas

  7. Bocah 13 Tahun Tewas Dikeroyok di Koja

  8. Wacana Sekolah Tatap Muka di Tengah Pandemi, PDIP: Anak-anak Sangat Rentan

  9. Pemkab Musi Banyuasin Bentuk Satgas Pembebasan Lahan untuk Pembangunan Tol Betung-Jambi

  10. Jauhi Syirik Kecil ini Jika Hidupmu Tidak Ingin Sengsara

fokus

Lawan Covid-19
Webinar Akurat: Peran Strategis IJK
Akurat Solusi : Roadmap IHT

kolom

Image
Achsanul Qosasi

Utang Pemerintah dan Kehati-hatian

Image
UJANG KOMARUDIN

Fenomena HRS

Image
Achsanul Qosasi

Pelajaran Demokrasi dari Biden dan Trump

Image
Faizuddin Ahmad

Mendongeng Berperan Meningkatkan Kecerdasan Anak

Wawancara

Image
Gaya Hidup

Missies.id dan Strategi Survive Berbisnis untuk Cewek Milenial

Image
Iptek

Saat Dominasi Kontraktor Besar Masih Kejam

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Fahri Hamzah: Saya Dari Kecil Jualan Kopi | Akurat Talk (2/2)

Sosok

Image
News

5 Fakta Penting KH Miftachul Akhyar, Ketum MUI Baru Gantikan Ma'ruf Amin

Image
News

Mengenal Kapolsek Sawah Besar Kompol Eliantoro Jalmaf

Image
News

3 Kali Gantikan Posisi Menteri yang Kosong, Ini Kiprah Politik Luhut Binsar Panjaitan