Akurat.co - Cepat Tepat Benar
Login / Sign Up

Menkopolhukam: Penyerapan Aspirasi Omnibus Law sudah Berjalan

Bayu Primanda

Menkopolhukam: Penyerapan Aspirasi Omnibus Law sudah Berjalan

Menkopolhukam Mahfud MD usai menghadiri acara peringatan sewindu UUK DIY di Bangsal Pagelaran Keraton Yogyakarta, Senin (31/8/2020). | AKURAT.CO/Kumoro Damarjati

AKURAT.CO Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan Mahfud MD menyebutkan proses penyerapan aspirasi dalam penyusunan omnibus law UU Cipta Kerja sudah berjalan.

"Bahwa ada orang tidak setuju, itu soal lain," kata Mahfud dalam talk show ILC bertajuk Setahun Jokowi-Ma'ruf di TV One Jakarta, Selasa (20/10/2020) malam.

Itulah sebabnya, kata dia, dibentuklah lembaga Mahkamah Konstitusi (MK) untuk menangani pengaduan terhadap perundang-undangan.

Bahkan, kata dia, jika memang mau mencari kesalahan tentu semua UU punya sisi kelemahan sehingga dipersilakan jika mengajukan "judicial review" ke MK.

"Mana ada UU di Indonesia tidak diprotes? Yang tahun ini semua diprotes. Ya, ndak apa-apa, tetapi negara ini kan harus jalan.
Bukan kalau diprotes kemudian berhenti, evaluasi," ujar mantan Ketua MK itu.

Yang jelas, kata dia, proses penyerapan aspirasi dalam penyusunan Omnibus Law UU Cipta Kerja sudah berjalan, misalnya dari Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal.

"Said Iqbal itu sudah beberapa kali ke kantor saya, menyampaikan 13 usul perbaikan, sudah ditampung. Ditampung, dalam arti mari dirembuk. Pasalnya dirembuk, mari cari jalan tengah," katanya.

Kemudian, kata Mahfud, ketika ada polemik soal klaster pendidikan dalam UU Omnibus Law sehingga akhirnya dicabut.

"Bahwa kemudian ada perbedaan isi itu ndak apa-apa, itu ada kritik-kritik bagus tadi. Meskipun kadangkala kritiknya terlambat.
Artinya, begitu ada kritik, itu sudah dicabut yang dikritik," katanya.

Selain itu, Mahfud mengatakan awal mula omnibus law itu sudah muncul sejak 2016 ketika dirinya, Jimly Asshidiqie, dan Indriyanto Seno Adji diundang Luhut B Panjaitan semasa menjadi Menko Polhukam.

"Kata Pak Luhut, bagaimana ini pemerintah terhambat? Di situlah kita katakan buat saja omnibus law, itu 2016. Oke, saat mau digarap tiba-tiba Pak Luhut mau di-'reshuffle' ke (Menteri) kemaritiman. Macet itu," katanya.

Saat itu, kata dia, regulasi di Indonesia sangat tumpang tindih sehingga menghambat investasi, misalnya "dwelling time" kapal yang bisa sampai 7-8 hari.

"Kok lama sekali? Apa ndak bisa 2-3 hari. Sesudah ditanya di bidang itunya, ada uu lain yang beda. Sesudah diselesaikan di imigrasinya, wah ini ada lain lagi, lain lagi," katanya.

Oleh karena itu, kata Mahfud, pemerintah melalui omnibus law UU Cipta Kerja sebenarnya bertujuan untuk, antara lain mengatasi tumpang tindih aturan dan membuka lapangan kerja.[]

baca juga:

Editor: Bayu Primanda

berita terkait

Image

News

Kasus Terbakarnya Legian Resto Saat Demo Ricuh di DPRD DIY, Polisi Lakukan Pencocokan Wajah

Image

News

Ikut Rusak Kantor DPRD DIY saat Demo Ciptaker, Dua Anak Bawah Umur Diciduk

Image

News

Selasa Dipanggil Polisi, Pemerintah Imbau Rizieq Shihab Kooperatif

Image

News

Tegas Pesan Menko Polhukam: Proses Hukum Pihak Terlibat Penolakan 'Tracing' Rizieq Shihab

Image

News

Pemerintah Kutuk Keras Pembantaian di Sigi, Tokoh Agama Diminta Tak Terprovokasi Isu SARA

Image

Ekonomi

UU Cipta Kerja Ampuh Gairahkan Industri E-commerce Tanah Air, Benarkah?

Image

Ekonomi

UU Ciptaker Beri Ruang UMKM Terus Berkembang

Image

Ekonomi

Lampaui Target, PNBP Perikanan Tangkap Sentuh Rp551,12 Miliar per 24 November 2020

Image

Ekonomi

Bank Tanah Bisa Jamin Ketersediaan Lahan Perumahan

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

Diduga Dibunuh oleh Israel, 5 Fakta Penting Ilmuwan Nuklir Iran Mohsen Fakhrizadeh

Di balik kiprahnya sebagai ilmuwan nuklir, Mohsen Fakhrizadeh ternyata juga menjadi tokoh kunci penanganan COVID-19 di Iran

Image
News

Putus Penyebaran COVID-19, Pemkot Surakarta Tutup Pasar Gede Solo

Pemkot Surakarta menutup sementara pasar Gede Solo dikarenakan ada beberapa penjual yang terpapar COVID-19

Image
News

Yogyakarta Perpanjang Status Tanggap Darurat COVID-19

Perpanjangan status diputuskan melalui SK Gubernur Nomor 358/KEP/2020 tentang Penetapan Perpanjangan Ketujuh Status Tanggap Darurat COVID-19

Image
News

Lonjakan COVID-19 Picu Kerusuhan di Penjara Sri Lanka, 8 Napi Tewas

Sampai saat laporan ini, situasi dikatakan telah terkendali. Namun, karena bentrokan tadi, polisi mengonfirmasi delapan napi telah tewas

Image
News

Catat, MK Tiadakan Pengujian UU hingga Senin Depan

Sidang ditiadakan untuk mencegah penyebaran COVID-19.

Image
News

Bilik Ayah Bunda, Ruang Privasi Pasutri Pengungsi Merapi Memadu Kasih

Fungsinya, sebagai ruang privasi bagi pasangan suami istri sah

Image
News

Angka Kesembuhan COVID-19 di Tanjungpinang Bertambah 13 Orang

Total pasien yang sembuh mencapai 716 orang

Image
News

Dua Dosen Positif COVID-19, Satu Perguruan Tinggi di Bangka Ditutup Sementara

Penutupan satu perguruan tinggi dikarenakan ada dua dosen yang terkonfirmasi positif COVID-19

Image
News

AHY Dukung Pemerintah Usut Tuntas Kasus Pembantaian di Sigi

Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono mengutuk kejadian teror di Sigi, Sulawesi Tengah.

Image
News
Lawan Covid-19

Presiden Jokowi: Kasus Covid-19 di Jawa Tengah dan Jakarta Meningkat Sangat Drastis

Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberikan perhatian khusus terhadap peningkatan kasus Covid-19 di Jawa Tengah dan DKI Jakarta.

terpopuler

  1. Minta Habib Rizieq Hadapi Polisi, Nikita Mirzani: Tunjukkan Kalau Laki-laki Jantan

  2. PA 212 Klaim Kondisi HRS Segar Bugar, Dokter RS UMMI: Hasil Pemeriksaan Belum Keluar

  3. Kabar Habib Rizieq Kabur dari RS, Muannas: Tolonglah Umat Diberi Contoh yang Baik!

  4. Diduga Saling Merindu dengan Ibunya, Anak Vanessa Angel Tak Berhenti Nangis Selama 3 Jam

  5. Gara-gara Ini, Kepercayaan Investor Asing Terhadap Prospek Ekonomi Indonesia Meningkat

  6. Petinggi RS UMMI Bogor dan Menantu Rizieq Shihab Bakal Diperiksa Polisi

  7. Diisukan Dijual di Indonesia pada 18 Desember, Berapa Harga iPhone 12?

  8. Komandan Korem: Tolong Masyarakat Stop Membantu Kelompok Ali Kalora, Kekejaman MIT Keterlaluan

  9. Tak Berhenti, Nikita Mirzani Kembali Unggah Video yang Sebut Ceramah Habib Rizieq Polusi Akhlak

  10. Daftar Harga HP Xiaomi Terbaru, Banyak Diskon dan Hemat Ratusan Ribu!

fokus

Lawan Covid-19
Webinar Akurat: Peran Strategis IJK
Akurat Solusi : Roadmap IHT

kolom

Image
Achsanul Qosasi

Utang Pemerintah dan Kehati-hatian

Image
UJANG KOMARUDIN

Fenomena HRS

Image
Achsanul Qosasi

Pelajaran Demokrasi dari Biden dan Trump

Image
Faizuddin Ahmad

Mendongeng Berperan Meningkatkan Kecerdasan Anak

Wawancara

Image
Video

Lawan Covid

VIDEO Bkleen Hadirkan Solusi Fogging Ramah Lingkungan | Akurat Talk (2/2)

Image
Video

Lawan Covid

VIDEO Perangi Pandemi Bersama Bkleen, Antimicrobial Solution Yang Praktis dan Mudah | Akurat Talk (1/2)

Image
Gaya Hidup

Missies.id dan Strategi Survive Berbisnis untuk Cewek Milenial

Sosok

Image
News

5 Fakta Penting KH Miftachul Akhyar, Ketum MUI Baru Gantikan Ma'ruf Amin

Image
News

Mengenal Kapolsek Sawah Besar Kompol Eliantoro Jalmaf

Image
News

3 Kali Gantikan Posisi Menteri yang Kosong, Ini Kiprah Politik Luhut Binsar Panjaitan