Akurat.co - Cepat Tepat Benar
Login / Sign Up

KPK Telisik Peran Eks Dirut PNRI di Kasus Korupsi KTP-el

Bayu Primanda

KPK Telisik Peran Eks Dirut PNRI di Kasus Korupsi KTP-el

Pelaksana tugas juru bicara KPK Ali Fikri | Antara Foto

AKURAT.CO Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggali peran aktif mantan Direktur Utama Perum Percetakan Negara RI (PNRI) Isnu Edhi Wijaya (ISE) dalam kasus korupsi pengadaan paket penerapan KTP-elektronik (KTP-el).

Penyidik KPK, Senin (19/10/2020) memeriksa Isnu dalam kapasitasnya sebagai saksi sekaligus tersangka kasus KTP-el.

"Penyidik menggali keterangan yang bersangkutan mengenai peranan aktifnya selaku Dirut Perum PNRI dalam perkara korupsi terkait pengadaan KTP-el yang diselenggarakan oleh Ditjen Dukcapil Kemendagri Tahun Anggaran 2011 sampai dengan Tahun Anggaran 2013," kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri dalam keterangannya di Jakarta, Senin (19/10/2020).

Diketahui dalam proyek KTP-el tersebut, Isnu yang juga merupakan Ketua Konsorsium PNRI yang terdiri dari Perum PNRI, PT Sucofindo, PT LEN, PT Quadra Solution, dan PT Sandipala Arthaputra.

"Di mana PNRI sebagai 'leader' dari Konsorsium PNRI. Konsorsium PNRI adalah pemenang lelang sekaligus pelaksana proyek KTP-el," ucap Ali.

Isnu bersama tiga orang lainnya pada 13 Agustus 2019 telah diumumkan sebagai tersangka baru dalam pengembangan kasus korupsi KTP-el.

Tiga tersangka lainnya, yakni mantan Staf Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) Husni Fahmi (HSF), Anggota DPR RI 2014-2019 Miriam S Hariyani (MSH), dan Direktur Utama PT Sandipala Arthaputra Paulus Tannos (PST).

Empat orang itu disangkakan melanggar Pasal 2 ayat (1) atau Pasal 3 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 jo Pasal 64 ayat (1) KUHP.

Adapun peran dari tersangka Isnu disebut bahwa pada Februari 2011 setelah ada kepastian akan dibentuknya beberapa konsorsium untuk mengikuti lelang KTP-el, pengusaha Andi Agustinus dan tersangka Isnu menemui mantan pejabat Kemendagri Irman dan Sugiharto agar salah satu dari konsorsium dapat memenangkan proyek KTP-el.

Atas permintaan tersebut, Irman menyetujui dan meminta komitmen pemberian uang kepada anggota DPR RI. Kemudian tersangka Isnu, tersangka Paulus, dan perwakilan vendor-vendor lainnya membentuk Konsorsium PNRI.

Selanjutnya, pemimpin konsorsium disepakati berasal dari BUMN, yaitu PNRI agar mudah diatur karena dipersiapkan sebagai konsorsium yang akan memenangkan lelang pekerjaan penerapan KTP-el.

Pada pertemuan selanjutnya, mantan Direktur Utama PT Quadra Solution Anang Sugiana menyampaikan bahwa PT Quadra Solution bersedia untuk bergabung di konsorsium PNRI.

Andi Agustinus, Paulus, dan Isnu menyampaikan apabila ingin bergabung dengan konsorsium PNRI maka ada komitmen "fee" untuk pihak di DPR RI, Kemendagri, dan pihak lain.

Tersangka Isnu juga sempat menemui tersangka Husni untuk konsultasi masalah teknologi dikarenakan BPPT sebelumnya melakukan uji petik KTP-el pada 2009.

Tersangka Isnu bersama konsorsium PNRI mengajukan penawaran paket pengerjaan dengan nilai kurang lebih Rp5,8 triliun. Pada 30 Juni 2011, Konsorsium PNRI dimenangkan sebagai pelaksana pekerjaan penerapan KTP-el Tahun Anggaran 2011-2012.

Sebagaimana telah muncul di fakta persidangan dan pertimbangan hakim dalam perkara dengan terdakwa Setya Novanto, manajemen bersama Konsorsium PNRI diperkaya Rp137,98 miliar dan Perum PNRI diperkaya Rp107,71 miliar terkait proyek KTP-el itu.[]

baca juga:

Editor: Bayu Primanda

berita terkait

Image

News

Luhut Minta Pemeriksaan Edhy Prabowo Tak Berlebihan, Firli Jawab Begini

Image

News

Pengamat: Korupsi Benur Edhy Prabowo Bakal Gerus Suara Gerindra di Pemilu 2024

Image

News

Walikota Cimahi Ajay Resmi Ditetapkan Tersangka Dugaan Suap Pembangunan RS

Image

News

5 Fakta Penting Dugaan Kasus Korupsi Wali Kota Cimahi Ajay Muhammad Priatna

Image

Hiburan

Iwan Fals Komentari Kasus Korupsi Edhy Prabowo

Image

News

Soal Korupsi Menteri KKP, Dasco: Jika Ini Masih Dianggap Salah Juga, Saya Minta Maaf Lagi

Image

News

Duit Pembangunan RS Diduga Ditilep Wali Kota Cimahi

Image

News

Edhy Terjerat Korupsi, Partai Gerindra Minta Maaf ke Jokowi dan Ma'ruf Amin

Image

News

Suasana Penggeledahan Kantor Kementerian KKP oleh KPK

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

58 Pelanggar Prokes di Tambora Dapat Sanksi Sosial dan Denda

Sanksi sosial dan denda diberikan agar warga tak lalai.

Image
News

Jelang Pilkada, Simak Baik-baik Pesan Panglima TNI kepada Tokoh Adat Papua

Perbedaan dalam politik jangan sampai membuat persatuan dan kesatuan kita sebagai anak bangsa memudar.

Image
News

Polisi Masukkan Benny Simon Tabalujan Daftar DPO, Begini Tanggapan Kompolnas

Benny Simon Tabalujan masuk DPO sudah tepat.

Image
News

Dinkes DKI: 122.328 Pasien Covid-19  Sembuh 

Ada tambahan 1.370 kasus baru.

Image
News

MUI Sulteng Prihatin Atas Pembantaian di Sigi

MUI menyampaikan belasungkawa dan prihatin atas peristiwa pembantaian satu keluarga di Sigi

Image
News

Pasien Positif COVID-19 di Madiun Bertambah Tiga Orang

Total pasien COVID-19 di Madiun berjumlah 190 orang

Image
News

Begini Pesan Menyentuh Ace Hasan saat Anak-anak Curhat Ingin Kembali Sekolah

Ace Hasan Syadzily sangat memahami kondisi psikologis yang dialami anak-anak.

Image
News

PDIP Kutuk Keras Pembunuhan Satu Keluarga di Sigi

Pembunuhan yang menewaskan empat orang ini sama sekali tidak sesuai dengan ajaran agama apapun.

Image
News

Ace Hasan: Mudah-Mudahan Covid Turun dan Tahun Depan Bisa Naik Haji

Pemerintah Arab Saudi telah memberikan izin untuk bisa memberangkatkan jamaah umrah Indonesia.

Image
News

Polri: Pembunuhan Satu Keluarga dan Pembakaran di Sigi Dilakukan Kelompok Ali Kalora Cs

Aparat gabungan TNI Polri langsung melakukan pengejaran.

terpopuler

  1. Berawal bak Dongeng, Kisah Cinta Preity Zinta dan Pengusaha Super Kaya Berujung Tragedi

  2. 5 Fakta Asmara Shaheer Sheikh dan Ruchika Kapoor, Perbedaan Agama Bukan Kendala

  3. Fakhri Husaini Yakin Bagus Kahfi Bisa Bersaing Jika Jadi ke Utrecht

  4. Saat Timbang Badan, Tyson Ancam Jones Jr

  5. Beli Rumah, Sepasang Suami Istri Temukan Puluhan Koin Harta Karun Senilai Rp350 Juta

  6. 5 Hewan Ternak Anti Mainstream Ini Laku Keras Jika Diekspor ke Luar Negeri

  7. Soal Korupsi Menteri KKP, Dasco: Jika Ini Masih Dianggap Salah Juga, Saya Minta Maaf Lagi

  8. Sosok 'Pak Haji' Kebingungan Cari Sandal di Masjid ini Malah Bikin Ngakak Warganet

  9. Harta Warisan Maradona Mencapai Rp1,2 Triliun

  10. Lagi, Politikus Senior PDIP Membelot Alihkan Dukungan ke Machfud-Mujiaman

fokus

Lawan Covid-19
Webinar Akurat: Peran Strategis IJK
Akurat Solusi : Roadmap IHT

kolom

Image
Achsanul Qosasi

Utang Pemerintah dan Kehati-hatian

Image
UJANG KOMARUDIN

Fenomena HRS

Image
Achsanul Qosasi

Pelajaran Demokrasi dari Biden dan Trump

Image
Faizuddin Ahmad

Mendongeng Berperan Meningkatkan Kecerdasan Anak

Wawancara

Image
Video

Lawan Covid

VIDEO Bkleen Hadirkan Solusi Fogging Ramah Lingkungan | Akurat Talk (2/2)

Image
Video

Lawan Covid

VIDEO Perangi Pandemi Bersama Bkleen, Antimicrobial Solution Yang Praktis dan Mudah | Akurat Talk (1/2)

Image
Gaya Hidup

Missies.id dan Strategi Survive Berbisnis untuk Cewek Milenial

Sosok

Image
News

5 Fakta Penting KH Miftachul Akhyar, Ketum MUI Baru Gantikan Ma'ruf Amin

Image
News

Mengenal Kapolsek Sawah Besar Kompol Eliantoro Jalmaf

Image
News

3 Kali Gantikan Posisi Menteri yang Kosong, Ini Kiprah Politik Luhut Binsar Panjaitan