Akurat.co - Cepat Tepat Benar
Login / Sign Up

55% Masyarakat Ingin PSBB Dihentikan, DPR: Lambat Laun Rakyat Mulai Terbiasa

Oktaviani

DPR RI

55% Masyarakat Ingin PSBB Dihentikan, DPR: Lambat Laun Rakyat Mulai Terbiasa

Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Melki Laka Lena | AKURAT.CO/Bayu Primanda

AKURAT.CO, Survei Indikator Politik Indonesia merilis hasil survei bahwa 55 persen masyarakat menginginkan kebijakan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) dihentikan pada September 2020.

Karena itu, Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Melki Laka Lena menilai, jika masyarakat mulai terbiasa menghadapi pandemi Covid-19 dan paham cara menghadapinya adalah dengan menerapkan protokol kesehatan.

"Sebagaimana trend penyakit pandemi misalnya flu burung setelah melewati masa awal yang timbulkan kepanikan lambat laun masyarakat mulai terbiasa menghadapi virus covid 19 dan paham cara menghadapinya baik mencegah maupun perawatan ke fasilitas kesehatan apabila positif," ujar Melki kepada wartawa, Senin (18/10/2020).

Menurut Melki, hasil survei tersebut juga menunjukkan penanganan kesehatan oleh tenaga kesehatan dan tenaga medis baik di fasilitas kesehatan RS, puskesmas, klinik maupun isolasi mandiri di hotel, wisma atau rumah sesuai status pasien OTG, gejala ringan, sedang, berat dan kritis makin membaik.

"Indikatornya prosentase angka kesembuhan makin tinggi dan prosentase angka meninggal terus menurun," katanya.

Selain itu, lanjut Melki, kebijakan pemerintah pusat dan daerah dalam menangani Covid-19, baik aspek kesehatan, sosial dan ekonomi juga semakin baik dan terkoordinasi. Sehingga kepercayaan publik semakin tinggi menghadapi Covid-19.

Terlebih adanya pembentukan Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC-PEN) mampu menyinergikan kerja sama antar-kementerian dan lembaga, pemerintah pusat dan daerah serta berbagai komponen masyarakat.

"Pembentukan komite penanganan covid-19 dan pemulihan ekonomi nasional oleh Presiden Jokowi yang dipimpin Menko Perekonomian Airlangga Hartarto beserta jajaran Menko dan Menteri terkait efektif sinergikan kerjasama antar kementrian dan lembaga, pemerintah pusat dan daerah serta berbagai komponen masyarakat," paparnya.

Politisi Partai Golkar itu mebambahkan, Pemerintah pusat maupun daerah dan para pemimpin formal dan informal pun harus membantu pemulihan di berbagai aspek kehidupan. Jika semua bisa dilaksanakan niscaya kesehatan pulih, ekonomi bangkit dan Indonesia maju bisa terwujud.

Ia juga menyarankan agar ide Presiden Jokowi tentang pembatasan sosial berskala mikro berskala RT/ RW kampung atau komunitas lebih diefektifkan dengan kampanye dan penegakan disiplin protokol kesehatan pada warga masyarakat.

"Warga negara yang sadar dan patuh jalankan protokol kesehatan secara konsisten menjaga jarak, mencuci tangan, dan memakai masker merupakan kunci sukses mencegah Covid-19 menyebar. Apalagi ada warga yang bergejala semacam Covid-19 mesti segera dilakukan testing, tracing dan treatment oleh tenaga kesehatan terdekat," ujarnya.

"Aspirasi mayoritas masyarakat untuk pelonggaran PSBB bisa dilakukan dengan syarat ketat pelaksanaan protokol kesehatan oleh warga masyarakat, pemerintah pusat maupun daerah dan para pemimpin formal informal sehingga membantu pemulihan di berbagai aspek kehidupan. Jika semua bisa dilaksanakan niscaya kesehatan pulih, ekonomi bangkit dan indonesia maju bisa terwujud," imbuhnya.[]

baca juga:

Editor: Bayu Primanda

berita terkait

Image

News

Agustino Panjat Reklame Sambil Orasi, Polisi: Dia Juga Bawa Bensin

Image

Ekonomi

DPR Minta PTPN Optimalkan Klasterisasi Guna Perbaiki Kinerja

Image

Ekonomi

Indonesia Ogah Beli Vaksin Pfizer dan Moderna AS

Image

Olahraga

Jesse Lingard

Solskjaer: Lingard Terpaksa Jalani Isolasi Mandiri

Image

Ekonomi

Bicara Vaksin Covid-19, Erick Ajak Masyarakat Mampu Bayar Sendiri

Image

Iptek

Lawan Covid-19

Bkleen Hadirkan Solusi Fogging Ramah Lingkungan yang Praktis dan Mudah

Image

News

Buntut Kerumunan Petamburan, Pemprov DKI Evaluasi SKPD

Image

Ekonomi

Zona Merah Bakal Jadi Prioritas Vaksinasi Covid-19? Erick Jawab Begini

Image

Ekonomi

Waspada Penurunan Daya Beli dalam Penghapusan Premium!

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Ekonomi

Koperasi Bisa Jadi Pilihan Rasional Kegiatan Usaha Masyarakat

Menteri Koperasi dan UKM (Menkop UKM) Teten Masduki ingin mendorong koperasi sebagai pilihan rasional bagi kegiatan berusaha masyarakat

Image
Ekonomi

DPR Minta PTPN Optimalkan Klasterisasi Guna Perbaiki Kinerja

Anggota Komisi VI DPR RI menginginkan PT Perkebunan Nusantara (PTPN) dapat mengoptimalkan klasterisasi berdasarkan komoditas tertentu

Image
Ekonomi

Indonesia Ogah Beli Vaksin Pfizer dan Moderna AS

Vaksin Moderna membutuhkan suhu -20 derajat celcius dalam rantai distribusinya

Image
Ekonomi

LPS Ingin Penurunan Suku Bunga Kredit Perbankan Mengekor Penurunan Bunga Pinjaman

Didik Madiyono berharap penurunan tingkat bunga penjaminan dapat diikuti penurunan suku bunga kredit perbankan

Image
Ekonomi

Kemenkeu Serap Dana Hasil Penjualan Sukuk Wakaf Ritel Sentuh Rp14,91 Miliar

Kemenkeu menetapkan hasil penjualan sukuk wakaf ritel atau Cash Waqf Linked Sukuk (CWLS) Ritel seri SWR001 sebesar Rp14,91 miliar

Image
Ekonomi

Kecil Peluangnya Bank Gagal Berdampak Sistemik Karena Pandemi

Dari sisi nasabah perbankan, LPS tidak melihat adanya pergerakan luar biasa dan mengalami kepanikan

Image
Ekonomi

Tren Penurunan Bunga Simpanan, LPS Pangkas Bunga Penjaminan 50 Basis Poin

LPS memangkas tingkat bunga penjaminan sebesar 50 basis poin untuk simpanan rupiah

Image
Ekonomi

Penerima Program-program Bansos Pemerintah Naik Kelas Jadi Pengusaha Mikro

Program-program Bantuan Sosial (Bansos) yang digulirkan pemerintahan Presiden Jokowi mulai menunjukkan hasil yang menggembirakan

Image
Ekonomi

Bicara Vaksin Covid-19, Erick Ajak Masyarakat Mampu Bayar Sendiri

Erick ajak masyarakat mampu untuk membayar vaksin covid-19 sendiri sehingga ikut membantu meringankan beban pemerintah menanggulangi pandemi

Image
Ekonomi

Indonesia Bisa Mainkan Peran Penting di RCEP Jika Miliki Daya Saing

Indonesia akan memainkan peran yang cukup menonjol pada perundingan RCEP Hal ini jika Indonesia mampu meningkatkan daya saingnya

terpopuler

  1. Milen Cyrus Ditangkap Polisi, Ashanty Langsung Rembuk Keluarga

  2. Viral Penjual Kebab Masak Sambil Pamer Otot, Warganet: Kuah Langsung dari Sumbernya

  3. KPK Diminta Turun Tangan Usut Dugaan Korupsi Pengadaan Hewan Ternak Kementan

  4. 6 Meteorit Paling Unik dan Mahal di Dunia, Ada yang Senilai Rp28 Miliar!

  5. Walau Kendarai Mobil Serupa, 90 Persen Pembalap Diklaim Tidak akan Mampu Kalahkan Hamilton

  6. Soal Legalitas Baliho Habib Rizieq, Begini Penjelasan Anak Buah Anies

  7. Pengamat Sarankan Jokowi Fokus Urus Negara Saja, Biar Nikita Mirzani Urus Rizieq Shihab

  8. 4 Pantangan bagi Penderita Asam Lambung

  9. Enak, Tapi Apa Untungnya Nonton Film Porno?

  10. Terungkap, Insentif Kartu Pra Kerja Ternyata Digunakan untuk Hal-hal Ini

fokus

Lawan Covid-19
Webinar Akurat: Peran Strategis IJK
Akurat Solusi : Roadmap IHT

kolom

Image
UJANG KOMARUDIN

Fenomena HRS

Image
Achsanul Qosasi

Pelajaran Demokrasi dari Biden dan Trump

Image
Faizuddin Ahmad

Mendongeng Berperan Meningkatkan Kecerdasan Anak

Image
UJANG KOMARUDIN

Polemik UU Omnibus Law Cipta Kerja

Wawancara

Image
Gaya Hidup

Missies.id dan Strategi Survive Berbisnis untuk Cewek Milenial

Image
Iptek

Saat Dominasi Kontraktor Besar Masih Kejam

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Fahri Hamzah: Saya Dari Kecil Jualan Kopi | Akurat Talk (2/2)

Sosok

Image
Ekonomi

5 Fakta Menarik Supriyanto, Mantan HRD Bergelar Master yang Jadi Tukang Balon

Image
News

5 Fakta Aris Kukuh Prasetyo, Turunkan Jumlah Anak Putus Sekolah hingga Raih Nominasi Internasional

Image
News

7 Potret Seru Sandiaga Uno dan Istri di Mesir, Kunjungi Piramida hingga Naik Balon Udara