Akurat.co - Cepat Tepat Benar
Login / Sign Up

Fahira: Sejak Merdeka, Belum ada Protes Semassif UU Ciptaker

Badri

Fahira: Sejak Merdeka, Belum ada Protes Semassif UU Ciptaker

Puluhan mahasiswa dari berbagai universitas melakukan aksi menolak Omnibus Law di depan Gedung DPR, Jakarta Pusat, Rabu (4/3/2020). Aksi menolak omnibus law ini menurut para mahasiswa menilai RUU Cipta Kerja merugikan kelas pekerja, menguntungkan pengusaha dan investor, tidak berpihak kepada rakyat kecil. | AKURAT.CO/Sopian

AKURAT.CO, Anggota DPD RI Fahira Idris menilai Omnibus Law-Undang-undang Ciptaker merupakan produk UU yang paling luas penolakan sejak negeri ini merdeka. Kuatnya penolakan menunjukkan adanya masalah dalam UU itu. Baik pada proses maupun materi yang ada di dalamnya. Karenanya, respons protes masyarakat atas UU itu semakin meluas.

Menurut senator asal Jakarta itu, sejak awal UU omnibus law masuk ke program legislasi nasional (prolegnas), dilanjutkan proses penyusunan dan pembahasan di DPR hingga disahkan, RUU Cipta Kerja selalu mendapat sorotan tajam dari berbagai elemen masyarakat.

"Banyak celah dan persoalan yang mengitari Undang-Undang Cipta Kerja. Ini yang membuat protes publik bisa sebesar ini. Saya merasa sejak bangsa ini merdeka, tidak pernah terjadi sebuah undang-undang yang diprotes publik semasif ini. Undang-undang ini benar-benar telah banyak menghabiskan energi kita sebagai sebuah bangsa. Saya sangat prihatin,” ujar Fahira (16/10/2020).

baca juga:

Fahira mengungkapkan, ekspektasi utama publik saat ini adalah gerak cepat pemerintah mengendalikan laju penyebaran pandemi Covid-19. Sehingga aktivitas ekonomi bisa kembali bergeliat. Roda ekonomi yang sempat terhenti akibat hantaman wabah bisa pulih kembali.

"Namun, ekspektasi itu hingga detik ini belum terpenuhi dan kini publik malah dihadirkan kegelisahan baru yaitu polemik UU Cipta Kerja," ujarnya.

Menurut dia, pada situasi sulit ini, harusnya para pengambil kebijakan dan pemilik kekuasaan di negeri ini bisa menahan diri untuk tidak menambah kegelisahan publik. Publik butuh ketenangan agar bisa fokus membantu negara mengendalikan Covid-19. Harusnya, kata dia, kontroversi-kontroversi yang tidak perlu bisa ditekan. Semua energi Bangsa difokuskan pada penanganan pandemi Covid-19.

"Makanya sejak awal saya meminta Pemerintah dan DPR menunda dulu pembahasan RUU ini sampai pandemi bisa dikendalikan. Kalau situasi pandemi sudah terkendali, formulasikan ulang kembali RUU ini dengan melibatkan sebanyak mungkin partisipasi publik,” katanya.  

Editor: Ainurrahman

berita terkait

Image

News

Kasus Terbakarnya Legian Resto Saat Demo Ricuh di DPRD DIY, Polisi Lakukan Pencocokan Wajah

Image

News

Sidang Uji Materi UU Ciptaker, Saldi Isra: Jelaskan Relevansi KSPI dengan UU yang Digugat

Image

News

Sidang Uji Materi UU Ciptaker Mulai Digelar, ini 12 Poin Gugatan Buruh

Image

News

Fahira: Banyak Negara Lain Atur Usia Pembeli Minuman Beralkohol, Indonesia Belum

Image

Ekonomi

Ketua DPD Dorong Pelaku UMKM Berinovasi Lagi Seiring Berlanjutnya Banpres

Image

Ekonomi

UU Ciptaker Bisa Ciptakan Pasar Tenaga Kerja yang Fleksibel

Image

Ekonomi

Tuntut Pemerintah Daerah Mandiri Secara Fiskal, Begini Titah DPD!

Image

News

Menohok, Begini Sindiran Benny K Harman ke Hakim MK Soal Gugatan UU Ciptaker

Image

News

UU Ciptaker Tipo, Mardani: Ini Proses Pembentukan Regulasi yang Dipaksakan

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

Wagub Banten Target Partisipasi Pemilih di Pilkada 2020 Capai 75 Persen

Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy berharap partisipasi pemilih dalam Pilkada Serentak 2020 mencapai 75 persen.

Image
News

Ini Dia Jurus Jitu Ahmed Zaki dalam Penanganan Covid-19 di Tangerang

Ternyata ada jurus tertentu ala Ahmed Zaki agar penularan Covid-19 di wilayahnya bisa terkendali

Image
News

Anies-Ariza Terpapar COVID-19, Komisi II DPR: Perlu Pelaksana Harian

Komisi II DPR Meminta Pemrov DKI menunjuk Plh pengganti Anies Baswedan dan Wagub Ahmad Riza Patria terapapar Covid-19

Image
News

5 Negara Paling Banyak Hasilkan Sampah, Capai 36 Ton Per Tahun!

Berbagai negara dunia terus menghasilkan sampah yang begitu banyak seiring dengan populasi yang terus bertambah.

Image
News

Intelijen Kejagung Tangkap Buronan Kasus Korupsi Jembatan Gantung Bengkulu

Zulkarnain ditangkap di sebuaj apartemen di Jakarta.

Image
News

Imparsial Desak Pemerintah Pulihkan Keadaan di Sigi Pasca Pembantaian Satu Keluarga

Pasalnya tindakan seperti itu tidak dibenarkan dengan alasan apapun

Image
News

Mohon Bersabar, Aparat Gabungan Terus Kejar Kelompok Ali Kalora

Pasukan khusus TNI telah mendarat di Poso.

Image
News

Kian Menipis, Ruang ICU RS Penanganan COVID-19 di Yogyakarta Tersisa 2 Kamar

Pemerintah Kota Yogyakarta menyebut ketersediaan ruang ICU pada rumah sakit rujukan penanganan COVID-19 di wilayahnya semakin menipis

Image
News

Jelang Pencoblosan, JK Tegaskan Netralitas Masjid Selama Pilkada

Peserta ataupun kontestan Pilkada serentak juga diharapkan tidak memanfaatkan masjid untuk mendulang dukungan

Image
News

M Taufik Bantah DPRD DKI Minta Naik Gaji Rp8,3 Milar Per Tahun

Anggaran Rp888 itu untuk keseluruhan kegiatan anggota DPR DKI selama 2021

terpopuler

  1. Habib Rizieq Kabur dari RS, Nikita Mirzani Sarankan Ditembak Seperti Kebijakan Korea Utara

  2. Polisi Panggil Rizieq Shihab, Herman Hery: Jangan Terkesan Mencari-cari Kesalahan

  3. 5 Perusahaan Sawit Terbesar di Indonesia, Ada yang Pendapatan Tahunan Tembus Rp36 Triliun

  4. 5 Penyebab Kamu Cepat Gemuk

  5. Bilik Ayah Bunda, Ruang Privasi Pasutri Pengungsi Merapi Memadu Kasih

  6. Rizieq Shihab Dikabarkan Dijemput Paksa Satgas Covid-19

  7. 5 Fakta Kasus Plagiat Tesis Hong Jin Young yang Berimbas Didepak dari Acara Televisi

  8. M Taufik: Yang Rangkulan dengan Riza Patria Saat Rapat Harus Tes Swab

  9. Poco M3 segera Masuk Indonesia, Spek Lebih Unggul dari Poco X3 NFC?

  10. Anies Baswedan Diklaim Sangat Sering Lakukan Tes COVID-19

fokus

Lawan Covid-19
Webinar Akurat: Peran Strategis IJK
Akurat Solusi : Roadmap IHT

kolom

Image
Achsanul Qosasi

Utang Pemerintah dan Kehati-hatian

Image
UJANG KOMARUDIN

Fenomena HRS

Image
Achsanul Qosasi

Pelajaran Demokrasi dari Biden dan Trump

Image
Faizuddin Ahmad

Mendongeng Berperan Meningkatkan Kecerdasan Anak

Wawancara

Image
Video

Lawan Covid

VIDEO Bkleen Hadirkan Solusi Fogging Ramah Lingkungan | Akurat Talk (2/2)

Image
Video

Lawan Covid

VIDEO Perangi Pandemi Bersama Bkleen, Antimicrobial Solution Yang Praktis dan Mudah | Akurat Talk (1/2)

Image
Gaya Hidup

Missies.id dan Strategi Survive Berbisnis untuk Cewek Milenial

Sosok

Image
News

5 Fakta Penting KH Miftachul Akhyar, Ketum MUI Baru Gantikan Ma'ruf Amin

Image
News

Mengenal Kapolsek Sawah Besar Kompol Eliantoro Jalmaf

Image
News

3 Kali Gantikan Posisi Menteri yang Kosong, Ini Kiprah Politik Luhut Binsar Panjaitan