Akurat.co - Cepat Tepat Benar
Login / Sign Up

Komisi III DPR Pastikan MK Objektif Tangani Uji Materi UU Cipta Kerja

Oktaviani

DPR RI

Komisi III DPR Pastikan MK Objektif Tangani Uji Materi UU Cipta Kerja

Wakil Ketua Komisi III DPR Trimedya Panjaitan (tengah) bersama anggota Komisi III Arsul Sani (kiri) dan Erma Suryani Ranik (kanan) menyampaikan pengumuman hasil seleksi Hakim Mahkamah Konstitusi di Kompleks Parlemen MPR-DPR/DPD, Senayan, Jakarta, Selasa (12/3/2019). Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) sepakat memilih dua orang petahana sebagai hakim Mahkamah Konstitusi periode 2019-2024. Dua orang tersebut adalah Wahiddudin Adams dan Aswanto. | AKURAT.CO/Sopian

AKURAT.CO, Anggota Komisi III DPR dari Fraksi PDIP, Trimedya Panjaitan yakin jika Mahkamah Konstitusi (MK) objektif dan para hakim konstitusi bersikap independen saat menangani, menyidangkan, hingga memutus gugatan uji materiil maupun uji formil UU Cipta Kerja.

Ia menilai, permohonan uji materiil UU Cipta Kerja yang diajukan dua individu dan federasi serikat pekerja ke MK harus dihormati. Pasalnya, gugatan tersebut merupakan hak konstitusional setiap warga negara Indonesia.

"Langkah hukum seperti ini merupakan langkah yang benar. Ini lebih baik dari pada demonstrasi yang anarkis ya," tegas Trimedya, Rabu (14/10/2020).

Trimedya mengatakan, kemungkin saja pengajuan gugatan atas UU Cipta Kerja baik uji materiil maupun uji formil ke MK nanti akan bertambah. Maka dari itu, jika bertambah gugatan uji materiil atau uji formil UU Cipta Kerja, maka MK yang akan menentukan bagaimana mekanisme proses persidangannya.

"Pasti MK objektif. Walaupun mereka itu tiga dari unsur DPR, tiga dari unsur pemerintah, dan tiga dari unsur Mahkamah Agung pasti mereka punya independensi. Kita harus percaya pada hakim-hakim konstitusi. Saya yakin mereka memahami yang terbaik buat negara ini," ujarnya.

Kemudian Trimedya juga mengungkapkan, selama ini ada gugatan beberapa UU yang sama atau gugatan hasil pemilu legislatif yang berhasil diatur dan disidangkan dengan baik oleh MK.

"Kalau nanti ada lagi, ya nggak apa-apa. Apakah nanti di-split (dipisah) atau disatukan (persidangannya) itu kan kewenangan Mahkamah. Tentu Mahkamah Konstitusi sudah punya pengalaman untuk itu," ungkapnya.

Trimedya berpandangan, dua gugatan uji materiil UU Cipta Kerja yang telah didaftarkan tentu saja didasarkan pada penilaian para pemohon bahwa hak konstitusional dirugikan dengan adanya dan berlakunya UU Cipta Kerja.

Artinya, lanjut Trimedya, proses hukum dengan pengajuan gugatan ke MK memang layak ditempuh oleh setiap warga negara jika warga negara menilai ada UU apapun itu bertentangan dengan UU dan hak konstitusionalnya dirugikan.

"Kedua, secara limitatif kan sudah diatur dalam posisi bahwa UU ini atau sebuah UU yang dibuat bertentangan dengan UUD. Nah itu yang paling dasar. Kalau itu dilanggar dengan UUD 1945, MK bisa membatalkan," pungkasnya.[] 

baca juga:

Editor: Melly Kartika Adelia

berita terkait

Image

News

Ketua DPR: Deklarasi Benny Wenda Hanya Sekedar Kamuflase Politik

Image

News

Pejabat Kemensos Kena OTT Bansos Covid-19, DPR: Kok Tega!

Image

News

DPR RI

Anggota DPR: Penyelesaian Masalah Terbesar di Papua Adalah Soal Diskriminasi

Image

News

KPU RI Diminta Bekerja Lebih Cepat Salurkan APD Sebelum Gelaran Pilkada

Image

News

Wanti-wanti Pemerintah Soal Pembukaan Sekolah, DPR: Daerah Zona Merah Tidak Boleh Dibuka

Image

News

Angka Kasus Covid-19 Meningkat, Logistik APD Harus Sampai di TPS Tepat Waktu

Image

News

DPR Minta Bawaslu Awasi Pengadaan dan Distribusi APD

Image

News

Bawaslu Ungkap Belum Semua APD Covid-19 Tiba di TPS, Komisi II: KPU Jangan Main-main!

Image

Ekonomi

Apindo: UU Cipta Kerja Mampu Atasi Tumpang Tindih Regulasi Investasi

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

Oknum Polisi Diciduk karena Bobol Mesin ATM di Jambi

Tim gabungan Polresta dan Polsek Jelutung, Kota Jambi menangkap dua orang pelaku pembobolan mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM) BCA

Image
News

Curah Hujan Tinggi, Ratusan Rumah Kembali Terendam Luapan Air Sungai Deli

Banjir dari luapan Sungai Deli Medan, merendam sekitar 200 unit rumah warga yang tinggal di Lingkungan IV, Kelurahan Aur

Image
News

Keselamatan Masyarakat Prioritas, Perludem Minta KPU Pastikan APD Terdistribusi Merata

Kasus COVID-19 terus bertambah signifikan.

Image
News

Hanyut di Sungai Kahayan Kalteng, Seorang Kapten Kapal Ditemukan Tewas Mengapung

Seorang kapten kapal ditemukan tewas diduga akibat tenggelam dan dalam kondisi mengapung di Sungai Kahayan, Kota Palangka Raya

Image
News

Obat Terkontaminasi, Puluhan Bocah di Spanyol Derita Sindrom Manusia Serigala

Sekitar 20 anak di Spanyol menderita gejala tak biasa yakni tumbuh rambut di sekujur tubuh

Image
News

OTT Politik Uang di Masa Tenang, Bawaslu: Kami Tindak Tegas!

Patroli Pengawasan Antipolitik Uang bagian pencegahan potensi politik uang.

Image
News

DRI Gelar Pelatihan agar Santri Produktif dan Profesional

Asrorun Ni’am Sholeh menyampaikan, generasi muda dapat mengembangkan potensi kewirausahaan.

Image
News

Peduli Ponpes, Ulama Banten Doakan Komjen Listyo Sigit Prabowo

Komjen Listyo Sigit Prabowo dikenal ramah terhadap masyarakat.

Image
News

Tanggul Pemecah Ombak di Pantai Suak Indrapuri Selesai Dibangun

Pemerintah pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) merampungkan pembangunan tanggul pemecah ombak

Image
News

Bongkar Pasang Pejabat Kejagung, Kapuspenkum Dapat Promosi Kajati Kepri

Hari akan digantikan Leonard Eben Ezer Simanjuntak.

terpopuler

  1. Jagorawi, Jalan Tol Pertama yang Rencana Pembangunannya Seringkali Ditolak

  2. Ini Profil Iyut, Adik Kandung Aktor Senior Adi Bing Slamet

  3. 7 Potret Romantis Akshay Kumar dan Twinkle Khanna, Lengket Bak Pengantin Baru

  4. Remaja yang Sebut Betrand Peto Anak Pungut Mengaku Disuruh Teman

  5. Viral! Pria Indonesia Ini Disebut Mirip Kim Seon-ho versi Lokal

  6. PSI Protes RKT DPRD DKI, Politisi PDIP: Itu Partai Baru, Anak Muda Semua, Jangan Main Komentar Aja

  7. Ombudsman: Kota Semarang Salah Satu Daerah yang Rendah Distribusi APD

  8. Jawab Ombudsman, Ganjar: Sorry Pak Adrianus Asumsinya Keliru

  9. 5 Kisah Perburuan Harta Karun Paling Mematikan di Dunia, Ada yang Telan 500 Nyawa

  10. Rizieq Shihab Dijemput Polisi, Kuasa Hukum: Hoax Itu  

fokus

Lawan Covid-19
Webinar Akurat: Peran Strategis IJK
Akurat Solusi : Roadmap IHT

kolom

Image
UJANG KOMARUDIN

Korupsi Menteri Edhy

Image
Achsanul Qosasi

Memangkas Birokrasi

Image
Achsanul Qosasi

Utang Pemerintah dan Kehati-hatian

Image
UJANG KOMARUDIN

Fenomena HRS

Wawancara

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Soal Vaksin, Ahmed Zaki: Ini Bocoran Hanya untuk Akurat.co

Image
Video

VIDEO Jurus Jitu Ahmed Zaki Tekan Kasus Covid-19 di Tangerang

Image
News

Ini Dia Jurus Jitu Ahmed Zaki dalam Penanganan Covid-19 di Tangerang

Sosok

Image
Ekonomi

Positif COVID-19, Menaker Ida Ngaku Sempat Terkejut dan Yakin Bisa Segera Pulih

Image
Ekonomi

Tokopedia

Herman Widjaja, 'Inovator Ulung' Tokopedia Kembali Masuk CIO50 ASEAN

Image
Ekonomi

Jin BTS Ulang Tahun, Harta Kekayaannya Tembus Rp113 Miliar!