Akurat.co - Cepat Tepat Benar
Login / Sign Up

Anggota DPD: Stop Demo UU Ciptaker, Kumpulkan Para Ahli Berdebatlah di MK

Badri

DPD RI

Anggota DPD: Stop Demo UU Ciptaker, Kumpulkan Para Ahli Berdebatlah di MK

Ribuan massa dari Persatuan Alumni atau PA 212 dan sejumlah ormas saat melakukan aksi 1310 menolak pengesahan Omnibus Law UU Cipta Kerja di kawasan Bundaran Patung Kuda, MH Thamrin, Jakarta Pusat, Selasa (13/10/2020). | AKURAT.CO/Endra Prakoso

AKURAT.CO  Gelombang demonstrasi menolak UU Omnibus Law Ciptaker terus bergulir di Ibukota Jakarta. Demonstrasi yang dimulai sejak 7 Oktober lalu berlangsung di tengah wabah Covid-19 masih terjadi menimbulkan kekhawatiran sejumlah kalangan. Termasuk diantaranya senator asal Jakarta, Jimly Asshiddiqie.

Mantan Ketua MK itu mengatakan, demonstrasi yang masih terjadi di Jakarta dan sejumlah daerah sebaiknya tidak diteruskan. Sebab, ada bahaya terpapar Covid-19 yang diakibatkan berkumpulnya orang di satu tempat. Karenanya, dia meminta massa pendemo untuk menyudahi aksinya.

"Demo terus di kota-kota lain juga demo. Tapi kan ini urusan nyawa (karena ada wabah Covid-19). Janganlah terus-terusan demo. Ekspresi kekecewaan, kemarahan disalurkan aja ke MK," katanya kepada akurat.co, Selasa (13/10/2020).

baca juga:

Dia mengatakan, di MK lah tempat berargumentasi menguji UU. Baik materiil maupun formil. Uji materiil menyangkut isi pasal-pasal dalam UU Omnibus Law. Bila penolak UU memiliki argumentasi yang kuat, hakim MK bisa saja memutuskan membatalkan isi pasal dalam UU tersebut yang dipersoalkan.

"Misalnya dari 1700 pasal yang ada di UU Omnibus Law, bisa aja 500 nya dibatalkan kalau bertentangan dengan konstitusi," tandas Jimly.

Dia mengatakan, forum pengujian materiil di MK menjadi saluran hukum yang paling tepat untuk menguji keputusan DPR dan pemerintah itu. Jadi, kata dia, pada situasi seperti saat ini, demonstrasi sebaiknya tidak diteruskan.

"Jadi, stoplah demonstrasi. Kumpulah para ahli. Berdebatlah di MK. Nggak usah banyak-banyak. 100 orang kan cukup itu ruang sidang MK," ujarnya.

Seperti diketahui, gelombang demonstrasi menolak pengesahan UU Omnibus Law Ciptaker masih terus terjadi. Diawali demonstrasi buruh pasa 7 Oktober di Jakarta sebagai respons atas rencana DPR mengesahkan UU itu. Sehari kemudian, demonstrasi dalam jumlah yang lebih besar terjadi di sejumlah daerah. Demo berujung rusuh itu menyebabkan kerusakan fasilitas publik di Ibukota. []

Editor: Rizal Maulana

berita terkait

Image

News

DPR RI

MK Diminta Segera Putuskan Judicial Review UU KPK

Image

News

Soal Investasi Miras, Jimly Asshiddiqie: Dampaknya Sangat Merusak!

Image

News

Jimly Asshiddiqie Sedih Presiden Dilaporkan ke Polisi

Image

News

Pakar Hukum Ingatkan MK Soal Urgensi Ambang Batas Gugatan

Image

News

Lewati Tenggat Waktu, MK Sepatutnya Batalkan Permohonan Sengketa Perselisihan Hasil Pemilihan Bupati Samosir

Image

Ekonomi

Jokowi Resmi Ubah Formulasi Upah Minimum Buruh, Begini Perhitungannya

Image

Ekonomi

Resmi! Jokowi Tetapkan Upah Pekerja Dihitung Per Jam

Image

News

Selain Melalui DPR, Revisi UU ITE Bisa Melalui Judicial Riview di MK

Image

News

Laporan Ombudsman ke Presiden: UU Ciptaker Berpotensi Maladministrasi

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

Kiat Sukses Imam Ammarullah, Peneliti dan Mahasiswa Beprestasi Unsri IPK 3,71

Prestasi Muhammad Imam Ammarullah bisa dijadikan inspirasi.

Image
News

Budiman Sudjatmiko Berpeluang Jadi Calon Pemimpin Pilihan Rakyat di 2024

Tapi yang paling teratas masih ada Puan Maharai

Image
News

Sah! Jokowi Cabut Perpres Soal Investasi Miras

Dalam Perpres ini mengizinkan investasi minuman keras di Provinsi Bali, Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Utara, dan Papua.

Image
News
Lawan Covid-19

Hari Pertama Vaksinasi COVID-19 Massal Tahap Dua di Yogyakarta Luput dari Target

Total dari penerima sasaran vaksinasi tahapan kedua ini adalah sebanyak 19.980 jiwa

Image
News

Penyelewengan Dana Investasi, Kejagung Periksa Deputi Direktur Keuangan BPJS Ketenagakerjaan

Pemeriksaan saksi dalam rangka mencari fakta hukun untuk menemukan tersangka.

Image
News
Lawan Covid-19

Setahun sejak Kasus Corona Pertama di RI, Begini Kondisi Wuhan saat Ini

Saat pertama kali dilaporkan di Indonesia pada 2 Maret 2020, kasus baru COVID-19 justru menurun tajam di Wuhan.

Image
News

Direktur PT Erdikha Elit Sekuritas Diperiksa Kejagung Terkait Kasus Asabri 

Dalam kasus Asabri, tim penyidik Kejagung telah menetapkan sembilan tersangka.

Image
News

Ziarah Makam, SBY Kenang Kepedulian Terhadap Sesama Roosminnie Salim dan Emil Salim

SBY mengenang Roosminnie semasa hidupnya sebagai sosok yang setia mendampingi suaminya Prof. Emil Salim dan memiliki kepedulian.

Image
News
Lawan Covid-19

5 Fakta Penting Peringatan 1 Tahun Corona di Indonesia, Sempat Dijadikan Lelucon hingga Tembus Sejuta Kasus

Saat ini, jumlah pasien yang terinfeksi COVID-19 di Tanah Air masih terus meningkat

Image
News
DPR RI

Ketua DPR: Puskesmas Jadi Ujung Tombak Pelaksanaan Vaksinasi Covid-19

Menurut Puan, kecepatan program vaksinasi tergantung pada kesiapan puskesmas di seluruh Indonesia.

terpopuler

  1. Datangi Paspampres, Rombongan Moge Penerobos Ring 1 Istana Memohon Maaf

  2. Setelah X7, BMW Indonesia Berencana Hadirkan M-Cars

  3. Sesali Aksi Para Oknum, Pendiri dan Deklarator Partai Demokrat Tolak KLB Illegal

  4. Ingrid Kansil: Biarkan Kami Mengurus Partai dan Jangan Mencampuri Internal PD

  5. Ketahuan Makan Malam Mewah dengan Putra Perdana Menteri, Jubir Pemerintah Jepang Putuskan Mundur

  6. Polda NTT Akan Tindak Tegas Anggota Polri yang Terciduk ke Tempat Hiburan Malam

  7. Penting! Ini Batas Waktu Orang Tua Menafkahi Anaknya

  8. Bertema Pramuka, 7 Potret Bahagia Ridwan Kamil Rayakan Ulang Tahun Baby Arkana

  9. Jangan Biarkan Beban Utang Menggunung, Manfaatkan 3 Metode Ini!

  10. Hukum Memakan Bekicot dalam Pandangan Islam

fokus

Mendorong Pemerataan Ekonomi Secara Digital
Kaleidoskop 2020
Akurat Solusi: Kenaikan Cukai Tembakau
Lawan Covid-19

kolom

Image
Ali Zulfugaroghlu, Elnur Elturk

Genosida Khojaly: Kejahatan Terhadap Kemanusiaan

Image
Ujang Komarudin

Takut Mengkritik

Image
Roosdinal Salim

Mimpi atau Realistis Mencapai 20.000 Kampung Iklim di 2024?

Image
Poetra Adi Soerjo

Pemuda Sumbawa Akui Pemikiran Prof Din Syamsuddin Radikal

Wawancara

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Duh! Laki-laki Sering Jadi Tersangka Toxic di Hubungan, Padahal Mah… | Akurat Talk (3/3)

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Hubungan yang Tidak Sehat Bisa 'Disembuhkan' | Akurat Talk (2/3)

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Toxic Relationship: Ini Salah Aku atau Dia? | Akurat Talk (1/3)

Sosok

Image
News

7 Potret Santai Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah di Berbagai Kesempatan, Panen Buah hingga Mancing

Image
News

Bertema Pramuka, 7 Potret Bahagia Ridwan Kamil Rayakan Ulang Tahun Baby Arkana

Image
News

5 Kasus Besar yang Pernah Ditangani Artidjo Alkostar