Akurat.co - Cepat Tepat Benar
Login / Sign Up

Ternyata Ini Penyebab PDI Perjuangan Tak Laku di Sumbar

Bayu Primanda

Ternyata Ini Penyebab PDI Perjuangan Tak Laku di Sumbar

Ketua Umum Partai PDI Perjuangan Megawati Soekarno Putri memeberikan pidato saat pengumuman pasangan calon kepala daerah serentak 2020 di kantor pusat PDI, Jakarta, Rabu (19/2/2020). PDI Perjuangan resmi mengumumkan 48 pasangan calon (paslon) kepala daerah yang diusung di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak tahun 2020. Pengumuman ini merupakan gelombang pertama. Ada sejumlah calon kepala daerah lain yang akan diumumkan di gelombang berikut, termasuk Solo dan Medan. | AKURAT.CO/Dharma Wijayanto

AKURAT.CO Hasil survei yang dilakukan Lembaga Riset dan Konsultan Spektrum Politika mengungkap PDIP sulit mendapat tempat di hati pemilih Sumatera Barat karena lemahnya komunikasi politik elit partai berlambang banteng tersebut.

"Ketua umum PDI Megawati Soekarnoputri pernah mengeluhkan partainya belum mendapatkan kepercayaan masyarakat Sumatera Barat, dari survei yang kami lakukan 62,3 persen warga merasakan tidak ada tokoh PDIP yang mau mendekatkan diri atau mendatangi mereka walaupun hanya sekadar untuk bertegur sapa atau berdiskusi," kata Peneliti Lembaga Riset dan Konsultan Spektrum Politika Andri Rusta di Padang, Minggu (11/10/2020).

Ia menjelaskan survei bertema persepsi masyarakat Sumatera Barat terhadap PDIP dan eksistensi usai Pemilu 2019 dilakukan pada 10-15 September 2020 mengumpulkan data di 19 kabupaten/kota .

Riset ini mewawancarai sebanyak 1.220 orang responden yang menjadi sampel diambil secara bertingkat di seluruh kabupaten/kota yang ada.

Sampel diacak secara proporsional dengan memperhatikan jumlah penduduk dan karakteristik penduduk yang ada di kabupaten/kota dengan margin of error 2,9 persen dan untuk menjaga kualitas survei ini, maka quality control juga dilakukan dengan cara menelpon ulang responden untuk mengkonfirmasi jawaban mereka sebelumnya terhadap 60 persen dari total sampel yang diwawancarai oleh enumerator sebelumnya.

Menurut dia pencapaian PDIP di Sumbar pada pemilu 2019 tidak buruk amat karena dapat memenangkan posisi sebagai Ketua DPRD di dua kabupaten, yaitu Kabupaten Dharmasraya dan Kabupaten Kepulauan Mentawai yang artinya partai ini mendapat suara terbanyak di dua daerah itu.

"Memang untuk kursi DPR RI yang pada pemilu 2014 ada dua kader PDIP yang terpilih ke Senayan namun pada 2019 nihil," ujarnya.

Ia menilai masalah komunikasi politik antara elit dan massa menjadi penting dalam membangun kepercayaan politik masyarakat.

"Buktinya ini jadi alasan terbanyak mengapa masyarakat Sumatera Barat tidak mempercayai PDIP sebagai partai politik yang bisa mewakili kepentingannya di lembaga perwakilan politik," kata dia.

Kemudian masalah lain di PDIP adalah tidak adanya tokoh lokal atau daerah setempat yang dikenal oleh masyarakat sehingga berdampak pada kepercayaan politik mereka.

Ini terbukti sebanyak 62 persen masyarakat Sumatera Barat mengatakan mereka tidak pernah tahu dan tidak mengenal tokoh-tokoh PDIP di daerah mereka sehingga ini menjadi persoalan penting ke depan bagi PDIP dalam menempatkan kader untuk mewakili kepentingan politik masyarakat di daerah agar mendapatkan dukungan publik.

Kemudian aktivitas politik PDIP dinilai tidak sesuai dengan keyakinan politik masyarakat karena terkait dengan dengan manifesto partai banteng moncong putih ini di tengah masyarakat Sumatera Barat.

Berikutnya masyarakat Sumatera Barat juga memberi penilaian terkait dengan sikap arogansi dan sikap over akting yang sering ditunjukkan elit PDIP di tingkat pusat dalam berpolitik.

Hal ini juga mempengaruhi persepsi mereka terhadap partai ini. Dari hasil survei ini ternyata ada sebanyak 58,1 persen masyarakat Sumatera Barat yang menilai sikap arogansi dan over akting elit mempengaruhi cara pandang mereka terhadap PDIP.

Tak hanya itu, sebanyak 55,9 persen masyarakat Sumatera Barat menyatakan bahwa pengaruh PDIP terlalu dominan dalam penyelenggaraan pemerintahan Jokowi yang menyebabkan sebagian mereka tidak begitu simpati.

Selanjutnya gagasan, sikap dan perilaku politik elit PDIP di tingkat pusat yang ada dalam pemberitaan di media cetak dan media online tidak sesuai dengan harapan dan keinginan masyarakat Sumatera Barat.

Terakhir karena PDIP dikenal mengusung jargon nasionalisme dalam keberagaman atau pluralisme memunculkan persepsi dari masyarakat Sumatera Barat PDI-Perjuangan mengabaikan Islam sebagai keyakinan masyarakat.

Survei ini menanyakan secara acak kepada masyarakat sebagai pemilih yang terdaftar namanya dalam DPT Pemilu 2019. Pertanyaan dikaitkan dengan mengapa mereka sebagai pemilih tidak memilih PDI-Perjuangan? Apakah ada alasan khusus sehingga PDI-Perjuangan tidak mendapat dukungan maksimal di Sumatera Barat.[]

baca juga:

Editor: Bayu Primanda

berita terkait

Image

News

KPID Sumbar Ajak Masyarakat Kawal Iklan Susupan di Masa Tenang Pilkada 2020

Image

News

PSI Protes RKT DPRD DKI, Politisi PDIP: Itu Partai Baru, Anak Muda Semua, Jangan Main Komentar Aja

Image

News

Unggah Surat Cinta Prabowo Untuk Masyarakat Sumbar, Akun Gerindra Diserbu Netizen

Image

News

Ratusan Kilogram Narkotika Sitaan Dimusnahkan Polda Sumbar

Image

Iptek

HDI 2020 Jadi Momentum Pertegas Komitmen Penyediaan Akses TIK bagi Penyandang Disabilitas

Image

Iptek

Menkominfo Imbau Tuk Sempurnakan Aturan Teknis Cipta Kerja dalam Menyerap Aspirasi Pemangku Kepentingan

Image

News

Torehkan Sejarah Baru, 7 Wanita ini Didapuk Joe Biden Jadi Staf Komunikasi Senior Gedung Putih

Image

Iptek

BPT dan BRTI Dibubarkan, Ini Tanggapan Kominfo

Image

News

Survei: 21,8 Persen Masyarakat Sumbar Soroti Soal Pemberantasan Korupsi

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

KPU Pesisir Selatan Tunggu Hasil Tes Cepat 7.700 KPPS

Jika di antara peserta, terdapat hasil tesnya yang reaktif maka kepersertaan sebagai KPPS tidaklah gugur

Image
News

Pasien Sembuh COVID-19 di Magetan Capai 562 Orang

Warga Magetan yang sembuh dari infeksi virus corona bertambah tujuh orang

Image
News

Bawaslu Bubarkan Lima Kampanye Pilkada yang Langgar Prokes di Riau

Bawaslu tegas dalam mengawasi pelanggaran protokol kesehatan hingga ke pelosok desa di masa pandemi COVID-19 ini

Image
News
Lawan Covid-19

Pasien Sembuh COVID-19 di Padang Bertambah 169 Orang

Sehingga total warga Padang yang sembuh COVID-19 hingga 4 Desember 2020 menjadi 10.142 orang

Image
News

KPID Sumbar Ajak Masyarakat Kawal Iklan Susupan di Masa Tenang Pilkada 2020

Pengawasan terhadap lembaga penyiaran tetap dilakukan meski masa kampanye hanya tinggal sehari lagi

Image
News

Polres Bangka Tengah Petakan Titik Rawan Kampanye Terselubung di Masa Tenang

Polres Bangka Tengah sudah memetakan titik rawan praktik kampanye terselubung pada masa tenang Pilkada 9 Desember 2020

Image
News

Aktivitas Seismik Merapi Alami Penurunan

Kepala BPPTKG Hanik Humaida menjelaskan, pengamatan termutakhir berlangsung selama 27 November hingga 3 Desember 2020.

Image
News

52 Pengawas TPS di Pasaman Barat Reaktif COVID-19

52 orang itu diwajibkan melakukan tes usap dan yang hadir melakukan hanya 37 orang

Image
News

Logistik Pilkada ke Wilayah Terjauh Mamuju Mulai Didistribusikan KPU

Pendistribusian logistik pemilu, mulai dari surat suara hingga APD (alat pelindung diri) untuk pencegahan COVID-19

Image
News

Pasien COVID-19 yang Meninggal Dunia di NTT Capai 25 Orang

Hari ini ada penambahan satu pasien yang meninggal dunia akibat paparan COVID-19 di NTT

terpopuler

  1. Bayi Baru Lahir Ini Berusia 27 Tahun, Hanya 2 Tahun Lebih Muda dari Ibunya

  2. Perkuat Hubungan Diplomatik, Israel Bakal Buka Kedutaan Besar di Bahrain

  3. Begini Kondisi Terkini Haedar Nashir yang Dinyatakan Positif Covid-19

  4. 5 Fakta Mengejutkan Endang Tarot, Sempat Ramal 2020 sebagai Tahun Kematian

  5. Komisi IX Harap Ucapan Maaf Habib Rizieq Bisa Jadi Contoh Para Simpatisannya

  6. Polisi: Hasil Forensik Penentu Gisella Anastasia Dipanggil Lagi Atau Tidak

  7. Mohon Doa, Dinda Hauw - Rey Mbayang Akan Berjuang untuk Miliki Momongan

  8. 5 Jembatan Termahal di Dunia, Ada yang Tembus Rp284 Triliun!

  9. COVID-19 di Kupang Tembus Angka 500 Kasus Lebih

  10. Setelah Dicoret Timnas, Serdy Fano Kini Terancam Dipecat Bhayangkara

fokus

Lawan Covid-19
Webinar Akurat: Peran Strategis IJK
Akurat Solusi : Roadmap IHT

kolom

Image
UJANG KOMARUDIN

Korupsi Menteri Edhy

Image
Achsanul Qosasi

Memangkas Birokrasi

Image
Achsanul Qosasi

Utang Pemerintah dan Kehati-hatian

Image
UJANG KOMARUDIN

Fenomena HRS

Wawancara

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Soal Vaksin, Ahmed Zaki: Ini Bocoran Hanya untuk Akurat.co

Image
Video

VIDEO Jurus Jitu Ahmed Zaki Tekan Kasus Covid-19 di Tangerang

Image
News

Ini Dia Jurus Jitu Ahmed Zaki dalam Penanganan Covid-19 di Tangerang

Sosok

Image
Ekonomi

Tokopedia

Herman Widjaja, 'Inovator Ulung' Tokopedia Kembali Masuk CIO50 ASEAN

Image
Ekonomi

Jin BTS Ulang Tahun, Harta Kekayaannya Tembus Rp113 Miliar!

Image
Ekonomi

Inspiratif! Adi Sarwono, Salesman Keliling Sang Juru Selamat Literasi Anak