Akurat.co - Cepat Tepat Benar
Login / Sign Up
Image

Achsanul Qosasi

Anggota III BPK RI

Kenaifan Vanuatu dan Penyejahteraan Papua

Image

Anggota BPK RI Achsanul Qosasi | Istimewa

AKURAT.CO, Sejak Senin, 28 September 2020, isu politik luar negeri Indonesia menjadi hangat. Di tengah nestapa musim pandemi yang belum kunjung usai dan upaya pemulihan kondisi ekonomi, menghangatnya wacana ini menjadi obat bagi kehidupan berbangsa dan bernegara kita.

Adalah Silvany Austin Pasaribu, diplomat muda Indonesia di Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang menjadi pemicu. Dengan kemahiran diplomasi ulung, dia “mengajari” Vanuatu tentang hukum internasional, harga kehormatan sebuah negara dan seni diplomasi. Ini terjadi setelah Perdana menteri Vanuatu, Bob Laughman, mengangkat isu Papua dalam Sidang Umum PBB ke-75.

Dari segi hukum internasional, pulau Papua bagian barat dan pulau-pulau kecil di sekitarnya termasuk wilayah Indonesia dan Papua bagian timur menjadi negara sendiri bernama Papua Nugini. Papua bagian barat tersebut saat ini menjadi dua provinsi, yaitu Provinsi Papua dan Provinsi Papua Barat.

baca juga:

Papua bagian barat—wilayah yang diangkat dalam sengketa diplomatik perdana menteri Vanuatu—diserahkan Belanda menjadi bagian wilayah Indonesia pada 1 Mei 1963 dan diberi nama Irian, berganti menjadi Irian Barat, Irian Jaya (1967) dan kini menjadi Papua (2001). Sebab, sebagaimana wilayah Indonesia lainnya, Papua bagian barat adalah bekas jajahan Belanda dan diberi nama Nederlands Nieuw-Guinea atau Dutch New Guinea.

Pada 1969—tiga tahun setelah penandatanganan kontrak karya dengan Freeport pada 1967—diadakan Penentuan Pendapat Rakyat (Pepera) yang dilakukan secara musyawarah, bukan dalam bentuk referedum dengan ketentuan one man one vote. Meskipun dilakukan dengan pengawasan dan disahkan oleh PBB, cara penentuan pendapat rakyat yang dianggap tak lazim ini sampai sekarang menjadi salah satu titik lemah yang kerap dijadikan pintu masuk serangan diplomatik terhadap Indonesia.

Era reformasi, yang ditandai dengan peralihan kekuasaan politik di Indonesia sejak 2018, juga berpengaruh terhadap Papua. Presiden Abdurrahman “Gus Dur” Wahid memenuhi permintaan masyarakat Papua untuk mengganti nama Provinsi Irian Jaya menjadi Provinsi Papua. Dalam kunjungan kepresidenan sekaligus menyambut pergantian tahun, pada pagi 1 Januari 2000 Irian Jaya berubah nama menjadi Papua, nama yang dikenal luas pada masa Kerajaan Tidore di abad ke-19.

Seiring dengan itu, dalam rangka percepatan pembangunan dan kemandirian pemerintahan daerah, disahkan Undang-Undang No. 21 Tahun 2001 tentang Otonomi Khusus Papua. Sehingga, selain mengalami perubahan nama, provinsi paling besar dan timur ini mendapatkan alokasi anggaran dan kewenangan yang lebih besar dalam mengurus diri sendiri. Pada 2003, meskipun disertai berbagai protes , Papua dibagi menjadi dua provinsi, bagian timur menjadi Provinsi Papua dan bagian barat menjadi Provinsi Papua Barat.

Isu utama yang kerap disuarakan masyarakat sipil maupun internasional terkait Papua—dan ini yang berulang-ulang diangkat dalam Sidang Umum PBB—terkait dengan tuduhan pelanggaran hak-hak sipil, yang mencakup aspek ekonomi, politik, sosial dan budaya oleh negara atau aparatur negara (ICP, 2018). Seiring pemulihan hak-hak tersebut, pemerintah Indonesia diminta memastikan penghapusan tindak kekerasan dan impunitas.

Tuntutan yang lebih jauh bersifat separatis, yakni dikerangkakan dalam skema konflik politik: rakyat Papua harus diberi hak untuk menentukan nasib sendiri melalui referendum. Tujuan utamanya adalah supaya mereka memiliki negara dan pemerintahan sendiri. Indonesia bahkan diposisikan sebagai “penjajah” yang “mencaplok” Papua secara tidak sah, yang pada tahun 1960-an dimungkinkan karena bantuan Amerika Serikat yang berkepentingan dengan pertambangan di Freeport.

Editor: Arief Munandar

berita terkait

Image

News

Banjir Bandang di Paniai, Tiga Rumah Warga Hanyut

Image

News

Tragedi Black January

Image

News

Lawan Covid-19

Wabup Mimika Minta Warga Tak Takut Divaksin

Image

News

DPR Dorong Pemerintah Wujudkan Keadilan di Papua Lewat Otonomi Khusus

Image

Olahraga

Todd Rivaldo Ferre

Keberangkatan Todd Ferre ke Thailand Tertunda Akibat Pandemi

Image

Ekonomi

Syekh Ali Jaber Wafat, Medsos Bergema Ungkapkan Duka Cita

Image

News

Papua Barat Lakukan Vaksinasi Tahap Pertama terhadap 3.367 Tenaga Kesehatan

Image

News

Angka Kesembuhan Pasien COVID-19 di Kota Sorong Capai 90,8 persen

Image

News

Transformasi Episode Dalam Dimensi Merdeka Belajar

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

Filipina Diguncang Gempa 6,8 SR, Tak Berpotensi Tsunami

Pusat gempa berada di kedalaman 122 km

Image
News

Operasi Pencarian Sriwijaya Air Dihentikan, Puing Pesawat Dipindahkan ke Kantor KNKT

Operasi pencarian korban dan pesawat Sriwijaya Air resmi dihentikan.

Image
News
Lawan Covid-19

Bupati Sleman Positif COVID-19, Sempat Bertemu Sultan dan Seorang Menteri

SP bertemu Sultan pada agenda pemasangan patok trase Jalan Tol Yogyakarta-Bawen

Image
News

PKS Sodorkan Banyak PR Untuk Kapolri Baru, Salah Satunya Soal FPI

Publik harus kawal kinerja Komjen Listyo Sigit demi nama baik Kepolisian yang lebih profesional dan humanis

Image
News

Pencarian Penumpang dan Serpihan Pesawat Sriwijaya Air SJ-182 Hari Ini Berakhir

Dengan demikian pencarian serpihan maupun penumpang pesawat nahas tersebut resmi dihentikan

Image
News
Lawan Covid-19

Bupati Sleman Positif COVID-19 Sepekan Usai Divaksin, Ini Penjelasan Dinas Kesehatan

"Bukan menjadi positif gara-gara vaksin. Kebetulan saja seminggu ikut vaksin, tapi hari ini positif."

Image
News

2 Bom Bunuh Diri Guncang Pasar Ramai di Irak, 28 Orang Tewas

Insiden ini mengakibatkan 28 orang tewas dan 73 lainnya luka-luka

Image
News

Sah! KPU Tetapkan Gibran-Teguh Pasangan Terpilih Pilkada Surakarta 2020

Rapat pleno digelar dengan protokol kesehatan ketat dan hanya mengundang sekitar 19 orang saja

Image
News

Bulan Dana PMI DKI 2020 Tembus Rp29,9 Miliar

Masyarakat yang hendak berkontribusi bisa menyalurkannya lewat Bank DKI secara non tunau

Image
News

DKI Krisis TPU Covid-19,  Anies Ditagih Lahan Seharga Rp185 Miliar 

Lahan itu diminta untuk digunakan sebagai lokasi pemakaman jenazah pasien Covid-19

terpopuler

  1. Ibunda Luruskan Pengakuan Amanda Manopo Pernah Menikah dan Bercerai

  2. Viral Suami Kasih Uang Belanja Rp20 Ribu, Langsung Diserbu Emak-emak se-Indonesia!

  3. Ini Kabar Terbaru dari KPK Soal Keberadaan Harun Masiku

  4. Dari 10, Indonesia Hanya Mampu Loloskan 4 Wakil

  5. Soal Penggantian Jabatan Dua Adik Sultan, Pakar UGM Sebut Putri Keraton Sudah Ambil Alih Sejak Lama

  6. Ratusan Pegawainya Positif Swab Antigen, Rumah Pemotongan Ayam di Sleman Jadi Klaster COVID-19

  7. Dugaan Korupsi BPJS Ketenagakerjaan, Buruh: Triliunan Rupiah Uang Kami Telah Dirampok!

  8. Corona di DKI Hari Ini Tembus 3.786 Kasus, Anehnya 925 Pasien Tak Diketahui Alamatnya

  9. 5 Fakta Munculnya Tanda SOS di Pulau Laki, Tidak Jauh dari Lokasi Jatuhnya Sriwijaya Air

  10. Cetak Sejarah, BRI Jadi BUMN Pertama dengan Kapitalisasi Pasar Tembus Rp600 Triliun

fokus

Kaleidoskop 2020
Akurat Solusi: Kenaikan Cukai Tembakau
Lawan Covid-19

kolom

Image
UJANG KOMARUDIN

Menanti Gebrakan Kapolri Baru Pilihan Jokowi

Image
Kementrian Luar Negeri Republik Azerbaijan

Tragedi Black January

Image
UJANG KOMARUDIN

Kapolri Baru

Image
Muhammad Husen Db, M.Pd

Transformasi Episode Dalam Dimensi Merdeka Belajar

Wawancara

Image
Video

Bukan Mistis, Gangguan Jiwa Adalah Gangguan Medis | Akurat Talk (3/3)

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Dokter Vivi Ajak Kenali Mental Sehat di Dalam Diri | Akurat Talk (1/3)

Image
News

Covid-19 Tembus 3.500 Kasus Per Hari, DKI Gagal Terapkan Program 3T?

Sosok

Image
News

5 Fakta Penting Habib Muhammad bin Ahmad Al-Attas, Tunaikan Haji Lebih dari 29 Kali

Image
News

4 Fakta Penting Deva Rachman, Istri Kedua Syekh Ali Jaber yang Jarang Tersorot

Image
News

Wafat di Hari Jumat, Ini 5 Fakta Penting Habib Ali bin Abdurrahman Assegaf