Akurat.co - Cepat Tepat Benar
Login / Sign Up

Pengamat: Catatan Tentang Tim Mawar dan Hilangnya Aktivis Melekat di Benak Masyarakat

Oktaviani

Pengamat: Catatan Tentang Tim Mawar dan Hilangnya Aktivis Melekat di Benak Masyarakat

Potret Menteri Pertahanan RI Prabowo Subianto saat bertugas di tengah pandemi virus corona | Instagram/rizky_irmansyah

AKURAT.CO, Pengamat militer Institute for Security and Strategic Studies (ISESS) Khairul Fahmi tidak mempermasalahkan pengangkatan dua mantan anggota Tim Mawar untuk menjadi anak buah Menteri Pertahanan Prabowo Subianto. Mereka adalah Brigjen Yulius Selvanus dan Brigjen Dadang Hendrayudha.

Khairul mengatakan, mereka adalah anggota TNI aktif dan dinilai telah memenuhi kriteria maupun persyaratan yang ditentukan bahwa mereka tercatat sebagai eks Tim Mawar. Hal itu tidak membuat mereka kehilangan hak dan kesempatan untuk menduduki jabatan itu.

baca juga:

"Hanya saja, catatan tentang Tim Mawar dan penghilangan paksa sejumlah aktivis ini kan sangat lekat dengan masa akhir Orde Baru, kejatuhan Soeharto dan lahirnya masa reformasi. Nah ini mestinya menjadi pertimbangan serius, namun ternyata Presiden dan Tim Penilai Akhir (TPA) kan memilih mengabaikan catatan itu," tutur Khairul ketika dihubungi Akurat.co, Minggu (27/9/2020).

Khairul menerangkan, secara aturan tidak ada yang dilanggar dengan pengangkatan mereka. Secara administratif, kepangkatan, pengalaman dan (mungkin) kompetensi dinilai memenuhi. Namun, secara politik pengangkatan ini jelas kurang mempertimbangkan psikologi masyarakat.

"Bagaimanapun mereka terkait dengan masa lalu yang kelam. Bahkan apa yang terjadi di masa lalu itu sampai hari ini masih menjadi catatan serius. Kasus penculikan dan penghilangan paksa sejumlah aktivis masih belum tuntas dan tercatat sebagai pelanggaran HAM berat dan hal itu tidak menjadi pertimbangan sama sekali," ungkapnya.

"Ini bagi saya mencerminkan bahwa rekomendasi Prabowo memiliki pengaruh sangat besar dalam menentukan siapa yang menjabat apa di Kementerian Pertahanan ini. Sampai-sampai TPA dan presiden mengambil langkah berani mengabaikan trauma psikologis publik dalam kaitannya dengan tim Mawar itu," sambungnya.

Ia mengatakan, keputusan Presiden yang berbasis rekomendasi Prabowo itu semestinya disertai garansi bahwa kompetensi, loyalitas dan kinerja dua jenderal pasti akan jauh lebih baik dari kandidat lain. Dengan begitu, pengabaian psikologis publik terkait tim mawar menjadi dapat dimaklumi.

"Kalau sama saja, biasa saja, landai-landai saja atau bahkan buruk, ya ngapain ambil risiko kegaduhan dan sentimen negatif yang gak perlu," tegasnya.

Selain itu, lanjut Khairul, meski Prabowo bisa secara bebas mengajak anak buahnya. Namun baginya, Prabowo juga perlu diingatkan bahwa jabatan birokrasi pemerintahan tidak boleh diberikan hanya atas dasar balas budi, balas jasa, kasihan dan sejenisnya.

"Apalagi orangnya pernah punya masalah hukum dan kalau presiden memang peduli dan berkomitmen, ada baiknya mempertimbangkan untuk membatalkan Keppres itu atau setidaknya meminta penundaan pelantikan, hingga ada keputusan lebih lanjut," tandasnya.[]

Editor: Arief Munandar

berita terkait

Image

News

Ulang Tahun Ke-69, 7 Potret Gagah Menhan Prabowo Subianto Semasa Muda

Image

News

Dikecam Politisi AS hingga Kelompok HAM, Kunjungan Prabowo ke Pentagon Disorot Media Asing

Image

News

Prabowo Sebut Asing Biayai Demo Tolak UU Ciptaker, Tifatul: Sumbernya Darimana Pak?

Image

News

Amnesty International Surati AS, Desak Batalkan Undangan untuk Prabowo Subianto

Image

News

Kemenhan: Hadirnya RUU Ciptaker Lebih Dinamis dan Progresif untuk Investasi

Image

Ekonomi

Prabowo Blak-blakan Asing Biayai Demo Tolak UU Ciptaker, Segini Jumlahnya?

Image

News

7 Gaya Pejabat RI Pakai Masker, Tetap Keren!

Image

News

Survei Voxpopuli: Elektabilitas Ganjar Pranowo Salip Prabowo Subianto, Anies Turun

Image

News

FOTO Presiden Joko Widodo Pimpin Upacara HUT ke-75 TNI

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

Resmikan Pasar Benteng Pancasila, LaNyalla Ingatkan Pentingnya Teknologi Digital

Era baru ini memaksa manusia mengubah pola hidup. Termasuk memaksa masyarakat Indoneaia mempercepat dan memaksimalkan penggunaan teknologi

Image
News
Lawan Covid-19

Satu Karyawan Diskominfo Yogyakarta Terkonfirmasi COVID-19, Diduga Tertular Suami

Seluruh karyawan Diskominfosan dan pihak-pihak lain yang masuk dalam kategori pemilik riwayat kontak erat diminta menjalani uji swab

Image
News

11.885 Pemilih Disabilitas Siap Nyoblos di Pilkada Sumbar

Jumlah pemilih disabilitas di Sumatera Barat sebanyak 11.855 jiwa. Hal ini tercatat dalam daftar pemilih tetap (DPT) yang disahkan KPU

Image
News

Fadli Zon: Jangan Sampai Rakyat Kita Jadi Kelinci Percobaan Vaksin Covid-19

Fadli Zon menilai vaksin Covid-19 merupakan bisnis besar.

Image
News

Beredar Spanduk Mendeskreditkan Bawaslu Kepri, Begini Faktanya

Bawaslu Provinsi Kepulauan Riau didiskreditkan dengan adanya beberapa spanduk yang beredar di kawasan Kota Tanjung Pinang.

Image
News

Kak Seto: Demo Itu Penuh Nuansa Kekerasan

Kak Seto mengatakan, unjuk rasa adalah urusan orang-orang dewasa yang tak perlu melibatkan pelajar.

Image
News

Tiga Anak di Bawah Umur Rampas Ponsel Bocah di Kebayoran Baru

Polisi tangkap remaja berinisial RN (16), MM (16) dan NY (16) karena merampas ponsel milik bocah di Jalan Seha 2, Kebayoran Baru.

Image
News

Kematian 13 Orang setelah Suntik Vaksin Flu di Korsel Bikin Warga Was-was

Setidaknya 13 warga Korea Selatan meninggal setelah disuntik vaksin flu dalam beberapa hari terakhir

Image
News

Denny Siregar: Hargailah, Anies Baswedan Hanya Meneruskan Kinerja Ahok yang Tertunda

Denny Siregar kembali menyindir kinerja Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Image
News

CBA Desak DPRD DKI Publikasikan Hasil Rapat APBD-P di Puncak Bogor

DPRD DKI Jakarta dan Pemerintah Provinsi DKI tuntas membahas APBD-P 2020.

terpopuler

  1. Rocky Gerung Sebut Pihak Asing Bisa Lihat Presiden Jokowi Penuh dengan Kontradiksi

  2. Profil Lengkap KH Abdullah Syukri Zarkasyi

  3. Setahun Jokowi-Ma'ruf, Ferdinand Hutahaean Pertanyakan Keberadaan Stafsus Milenial Presiden

  4. 3 Tahun Pimpin DKI, Fahira Idris Puji Anies Sukses Ubah Paradigma Pembangunan

  5. Nita Thalia Blokir Nomor Kontak, Istri Pertama Masih Harapkan Silaturahmi

  6. Tifatul Sembiring Ingatkan Luhut: Zaman Perjuangan Kemerdekaan Dulu Lebih Susah Lagi, Bang!

  7. Begini Kronologis Penganiayaan Anggota Polri di Gajah Mada Jakbar

  8. Kuasa Hukum Vicky Prasetyo Sebut Angel Lelga Tak Bertanggungjawab Atas Laporannya

  9. Tio Pakusadewo Mulai Hijrah, Anak: Kesadaran Papa Sendiri

  10. RSUD Cengkareng Digeruduk Puluhan Warga

tokopedia

fokus

Lawan Covid-19
Webinar Akurat: Peran Strategis IJK
Akurat Solusi : Roadmap IHT

kolom

Image
Achsanul Qosasi

Membatalkan Kompetisi Liga 1

Image
Azhar Ilyas

Albert RRQ, ‘Baby Alien’ yang Bersinar di MPL ID Season 6

Image
UJANG KOMARUDIN

Mengawal Omnibus Law

Image
ABDUL MUKTI RO'UF

Tiga Nalar Pendidikan Islam

Wawancara

Image
Iptek

Saat Dominasi Kontraktor Besar Masih Kejam

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Fahri Hamzah: Saya Dari Kecil Jualan Kopi | Akurat Talk (2/2)

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Ngomongin Hobi Sampai Harga Outfit Fahri Hamzah | Akurat Talk (1/2)

Sosok

Image
News

5 Fakta Menarik Rocky Gerung, Pernah Jadi Dosen Pembimbing Skripsi Dian Sastro

Image
Ekonomi

Jadi Bos Mandiri, Total Harta Kekayaan Darmawan Junaidi Rp23 Miliar

Image
News

7 Pesona Selmadena Aquilla, Istri Ahmad Baihaqy Rais yang Sukses Jadi Pebisnis