Akurat.co - Cepat Tepat Benar
Login / Sign Up
Image

Dr. Abd. Muid N., MA.

Kaprodi Magister Ilmu Al-Quran dan Tafsir Institut PTIQ Jakarta

Pandemi dan Pohon Khuldi

Image

Petugas makam membawa jenazah dengan gerobak. | AKURAT.CO/Endra Prakoso

AKURAT.CO, Pandemi datang dan dia menyerang salah satu titik terlemah manusia, yaitu ketakutan akan kematian dan kegagalan atas impian keabadian. Antara ketakutan akan kematian dan impian keabadian ada hubungan erat. Tidak ada yang tidak takut mati dan tidak ada yang tidak ingin hidup abadi. Yang tidak takut mati barangkali merasa sudah memiliki persiapan cukup untuk mengalaminya dan yang tidak ingin hidup abadi barangkali sedang mempertimbangkan hidup berbeda karena kecewa dengan kehidupan yang ada.

Takut mati dan kehendak abadi adalah dua sisi dari mata uang yang sama. Ketika Iblis menggoda Nabi Adam AS untuk mengikuti maunya, maka Iblis menyerangnya pada titik ketakutannya yang paling mendasar, yaitu ketidakabadian. Maka Iblis menunjuki Nabi Adam AS pohon yang dilarang oleh Allah SWT dan menamainya Pohon Keabadian (Syajarah al-Kuld) yang menjanjikan keabadian. Terlepas dari kenyataan upaya Iblis hanyalah tipuan yang berdampak sebaliknya karena ternyata Nabi Adam AS malah tidak abadi di surga dan turun ke bumi, patut diduga bahwa Nabi Adam AS mengikuti kehendak Iblis karena adanya iming-iming keabadian tersebut. Karena itu, kehendak abadi adalah bawaan Nabi Adam AS dan juga mungkin karena Allah SWT lah yang meniupkan ruh-Nya kepada Nabi Adam AS dan Allah SWT abadi.

Memang ada beda antara kehendak abadinya Nabi Adam AS dengan kehendak abadinya keturunannya. Nabi Adam AS hendak abadi di surga dan keturunannya hendak abadi di bumi, namun bisa dikatakan bahwa kehendak abadi adalah bawaan manusia di mana pun berada, khususnya abadi di dalam kenikmatan. Pada pergesekan hasrat kehendak abadi dengan kenyataan tidak abadi ini lah kehidupan manusia di bumi berlangsung. Dan pada relasi antara keduanyalah peradaban manusia dibangun. Sebagai catatan, kehendak abadi memang tidak jarang melenakan, sebagaimana dialami oleh Nabi Adam AS, tetapi kehendak abadi itulah satu-satunya jalan bagi manusia untuk menuntaskan tugas ke-khalîfah-annya, juga sebagaimana dilakukan oleh Nabi Adam AS.

baca juga:

Tentu saja bukan hal sia-sia Allah SWT menitipkan kehendak abadi pada manusia. Memang pada percobaan awalnya kehendak abadi membuat Nabi Adam AS harus meninggalkan surga, namun kehendak abadi tersebut justru merupakan modal penting bagi Nabi Adam AS untuk mengarungi kehidupan di bumi. Dengan kata lain, kehendak abadi adalah modal penting bagi Nabi Adam AS dan keturunannya untuk menjadi khalîfah. Tanpa kehendak abadi, tidak akan ada peradaban dan tugas menjadi khalîfah akan gagal total.

Pandemi hanyalah salah satu tantangan bagi umat manusia dan manusia tidak akan bertahan menghadapinya jika tidak ada kehendak abadi yang ditipkan Allah SWT. Dengan kehendak abadi di bumi, manusia mengerahkan segala daya dan upaya ilmu pengetahuan dan teknologi yang dimilikinya untuk memenangi pertarungan melawan virus. Pandemi kali ini bukan pandemi pertama yang dihadapi umat manusia dan manusia selalu menang, sebelumnya.

Sampai kini, manusia belum terbukti abadi meski sampai kini umat manusia masih terus-menerus memperjuangkan keabadiannya. Ilmu pengetahuan dan teknologi memang berhasil memperpanjang asa hidup rata-rata sampai 80 tahun bahkan lebih setelah sebelum abad modern, asa hidup jauh di bawah itu. Namun itu bukan tanda keabadian. Itu hanya tanda perjuangan dan tanda bahwa tugas ke-khalîfah-an sedang ditunaikan.

Ilmu pegetahuan dan teknologi adalah buah dari titipan Allah SWT di benak manusia tentang kehendak abadi dan ketika manusia menggunakan ilmu pengetahuan dan teknologi untuk menjinakkan virus, maka itu adalah cara untuk mensyukuri titipan itu.

Bersamaan dengan upaya memperjuangkan kehendak abadi, manusia tetaplah tidak abadi, baik sebagai individu maupun sebagai umat manusia. Umat manusia masih bertahan hingga kini, tetapi individu-individu yang pergi mendahului adalah bukti ketidakabadian itu. Kenyataan tidak abadi tidak pernah menggugurkan kehendak abadi yang terlanjur ditanamakan Allah SWT. Bahkan setiap upaya untuk menggugurkan kehendak abadi adalah perlawanan kepada kehendak Allah SWT. Berarti, melawan ilmu pengetahuan dan teknologi juga adalah sebentuk perlawanan kepada kehendak Allah SWT. Karena itu, tidak mengherankan jika di dalam kuasa ilmu pengetahuan dan tekonologinya, para ilmuwan dan dokter tetap menyelipkan doa di dalam usaha-usaha mereka. Demikian pula para kyai dan pendeta tetap memakai masker, menjaga jarak, dan rajin mencuci tangan.

Sebagaimana Nabi Adam AS pernah keliru menempatkan kehendak abadi, keturunannya pun tidak jarang melakukannya. Salah satu bentuk kekeliruan itu adalah memperlawankan kehendak abadi dengan kehendak Allah SWT. Manusia perlu menaati protokol kesehatan sebagai buah dari ilmu pengetahuan dan teknologi dan memperlawankannya dengan kehendak Allah SWT untuk tetap beribadah dan berjamaah adalah kekeliruan. Itu adalah bagian dari strategi Iblis yang sering diduga bukti keimanan.

Kehendak abadi akan tetap ada pada manusia di manapun berada karena itu sudah tertanam pada dirinya, meski manusia tidak akan pernah abadi di bumi. Namun itu bukan berarti manusia pantas mengabaikan kehidupan di bumi karena ketidakabadiannya. Justru di bumi inilah pembuktian kehendak abadi itu dilaksanakan karena fungsi ke-khalîfah-an hanya bisa dilaksanakan di bumi dengan cara mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi. Akhirat tidak memerlukan kehendak abadi karena akhirat bukan medan perjuangan.[]

Editor: Ainurrahman

berita terkait

Image

Ekonomi

Siasat BRI Jaga Pencadangan di Masa Pandemi COVID-19

Image

Ekonomi

FOTO UMKM Harus Terapkan Penjualan Digital Selama Masa Pandemi

Image

Ekonomi

Pastikan Pemeliharaan Pesawat, Garuda Indonesia Group Perketat Lakukan Ini!

Image

Gaya Hidup

Alergi Kulit Selama Pandemi? Stress Bisa Jadi Pemicunya

Image

Ekonomi

4 Bisnis Pertanian Ini Menggiurkan dan Bisa Dilakukan di Rumah

Image

Iptek

Desain Kolom Pencarian Google Pada Ponsel Kini Lebih Efisien

Image

Ekonomi

Pemerintah Genjot Terus Pertanian Demi Kebutuhan Pangan, Lalu Nasib Petani?

Image

Ekonomi

Jumlah UMKM di Nunukan Meningkat Selama Pandemi

Image

News

Anies: Pers dan Pemda Bisa Bangkitkan Optimisme Bangsa di Tengah Pandemi

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
rahmah
Hikmah

5 Pesan Al-Qur’an untuk Hati yang Keras

Penting, agar hatimu menjadi kembali lembut dan tidak keras

Image
rahmah
Hikmah

10 Kata Hikmah Imam Syafi’i yang Akan Menyulap Hidupmu Lebih Sukses

Inilah kata-kata bijak dari Imam Syafi'i

Image
rahmah
Hikmah

Zainal Abidin Husain: Siswa di Sekolah Harus Diajari Menjadi Mujtahid

Syariat Islam perlu pembaharuan, salah satunya dengan terus mengatifaksikan ijtihad, termasuk di sekolah-sekolah

Image
rahmah
Hikmah

Begini Pentingnya Tahu Sejarah Syariat Menurut Dosen IAIN Bone Hukmiah Husain

Tarikh Tasyri' dalam pandangan Hukmiah Husain dalam mengetahui hukum

Image
rahmah
Hikmah

Peneliti The Nusa Institute: Syariat Islam Tidak Stagnan, Akan Terus Berproses

Syariat Islam akan terus mengalami proses untuk bisa membaca persoalan-persoalan yang kontekstual

Image
rahmah
Hikmah

Hukum Meminta Bantuan Sosial, Begini Ketentuannya dalam Islam

Inilah ketentuan meminta-minta dalam Islam

Image
rahmah
Amalan Islam

5 Amalan Pembuka Pintu Rezeki yang Patut Dibaca Setiap Hari

Amalkan! Niscaya rezeki selalu melimpah dan halal

Image
rahmah
Doa Manfaat

Ampuh! Doa Menurut Al-Qur’an Supaya Usaha Anda Lancar dan Sukses

Inilah doa supaya lancar dalam usaha

Image
rahmah
Doa Manfaat

Mustajab, ini Dua Doa Agar Anda Dikejar-kejar Rezeki Halal dan Melimpah

Begini agar rezekimu terus mengalir deras

Image
rahmah
Doa Manfaat

Doa Agar Hidupmu selalu Berkah dan Bahagia

Baca doa ini agar hidupmu selalu bahagia

terpopuler

  1. Ditengah Lamaran Kalina - Vicky Prasetyo, Azka Ungkap Dirinya Hanya Putra Deddy Corbuzier

  2. Mainkan Nomor Lotre yang Sama Selama 20 Tahun, Wanita Kanada ini Akhirnya Dapat Jackpot

  3. Bertindak Kebablasan pada Pacar Sewaan, Pria Taiwan Dipenjara

  4. Nekat Buka Sampai Larut Malam, Tempat Karoke Masterpiece Tanjung Duren Disegel Petugas

  5. Dolar AS Melompat Seiring Melebarnya Infeksi COVID-19

  6. Anies Dinilai Tak Transparan Soal Pembelian Lahan Makam Covid-19 Senilai Rp185 M

  7. Citilink Imbau Penumpang Validasi Surat Hasil Tes COVID-19 Melalui eHAC

  8. 20 Tahun Hidup Tanpa Tangan, Pria ini Akhirnya Sukses Terima Transplantasi Lengan Ganda

  9. Typo di Kaleng Kemasan, Perusahaan Bir Jepang Tetap Lanjutkan Penjualan

  10. 4 Zodiak Ini Prinsipnya Hidup dengan Kekayaan Berlimpah!

fokus

Kaleidoskop 2020
Akurat Solusi: Kenaikan Cukai Tembakau
Lawan Covid-19

kolom

Image
Abdul Hamid

Ilusi Dilema Demokrasi dan Integrasi

Image
UJANG KOMARUDIN

Menanti Gebrakan Kapolri Baru Pilihan Jokowi

Image
Kementrian Luar Negeri Republik Azerbaijan

Tragedi Black January

Image
UJANG KOMARUDIN

Kapolri Baru

Wawancara

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Gesits Buktikan Kendaraan Listrik Ramah Perawatan | Akurat Talk (2/2)

Image
Video

VIDEO Gesits, Cita-cita Bangsa Ciptakan Kendaraan Listrik | Akurat Talk (1/2)

Image
Video

Bukan Mistis, Gangguan Jiwa Adalah Gangguan Medis | Akurat Talk (3/3)

Sosok

Image
News

5 Fakta Menarik Maya Nabila, Mahasiswa S3 ITB yang Baru Berusia 21 Tahun

Image
News

5 Fakta Penting Habib Muhammad bin Ahmad Al-Attas, Tunaikan Haji Lebih dari 29 Kali

Image
News

4 Fakta Penting Deva Rachman, Istri Kedua Syekh Ali Jaber yang Jarang Tersorot