Akurat.co - Cepat Tepat Benar
Login / Sign Up

Serikat Buruh Minta Klaster Ketenagakerjaan Dikeluarkan dari RUU Cipta Kerja

Oktaviani

Serikat Buruh Minta Klaster Ketenagakerjaan Dikeluarkan dari RUU Cipta Kerja

Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad (ketiga kanan) bersama anggota Badan Legislasi (Baleg) dan Presiden KSPI Said Iqbal (kedua kiri) memberikan keterangan usai membahas RUU Omnibus Law di kawasan Senayan, Jakarta Pusat, Jumat (21/8/2020). Dalam pertemuan ini DPR dan perwakilan buruh menghasilkan beberapa poin yang disepakati bersama. | AKURAT.CO/Sopian

AKURAT.CO, Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menegaskan, bahwa pihaknya bersama KSPSI AGN dan 32 federasi yang lain meminta agar klaster ketenagakerjaan dikeluarkan dari RUU Cipta Kerja.

"Selain itu, serikat pekerja juga meminta tidak ada pasal-pasal di dalam UU 13/2003 yang diubah atau dikurangi," ucap Said dalam keterangan tertulis, Minggu (27/9/2020).

Said mengatakan, buruh Indonesia mendesak Panja Baleg DPR RI untuk menghentikan pembahasan RUU Cipta Kerja. Karena menurut mereka, setelah mengikuti pembahasan dalam dua hari ini 25 hingga 26 September 2020, sangat besar kemungkinannya akan terjadi pengurangan hak-hak buruh yang diatur dalam pasal-pasal di UU 13/2003.

Said Iqbal menambahkan, sudah hampir bisa dipastikan jika dalam pembahasan ini terjadi kejar tayang antara pemerintah dan DPR RI untuk mengesahkan RUU Cipta Kerja pada 8 Oktober 2020.

“KSPI dan buruh Indonesia menolak keras sistem kejar tayang yang dipaksakan oleh pemerintah dan DPR RI, di mana omnibus law akan disahkan pada tanggal 8 Oktober 2020,” tegasnya.

Ia menyebut, bilamana dalam beberapa hari ke depan KSPI, KSPSI AGN, dan 32 federasi lain melihat pembahasan pasal demi pasal tidak mengakomodir kepentingan kaum buruh maka bisa dipastikan seluruh serikat buruh yang akan menggelar aksi besar-besaran dan menutup kemungkinan jutaan buruh, yang dilakukan sesuai dengan mekanisme konstitusi. Aksi ini akan dilakukan secara begelombang setiap hari di DPR RI dan DPRD di seluruh Indonesia.

“Tidak hanya itu, KSPI bersama 32 konfederasi dan federasi yang lain sedang mempertimbangkan untuk melakukan mogok nasional sesuai mekanisme konstitusi,” katanya.

"Aksi besar-besaran sudah terkonfirmasi, berbagai elemen masyarakat akan bergabung dengan aksi buruh. Berbagai elemen yang siap untuk melakukan aksi bersama adalah mahasiswa, petani, nelayan, masyarakat sipil, masyarakat adat, penggiat lingkungan hidup, penggiat HAM, dan lain-lain," imbuhnya.

Meski demikian, Said turut mengingatkan, agar tidak ada target waktu dalam pembahasan RUU Cipta Kerja. Tetapi yang ada adalah taget isi atau hasil, agar RUU Cipta Kerja bisa diterima semua pihak, bukan hanya pemerintah.

“Namun demikian, bilamana komitmen ini dilanggar oleh DPR RI dan Panja Baleg RUU Cipta Kerja, maka bisa dipastikan perlawanan kaum buruh dan beberapa elemen masyarakat yang lain akan semakin massif,” pungkasnya.

baca juga:

Editor: Ainurrahman

berita terkait

Image

Ekonomi

KSPI Minta Gubernur Abaikan SE Menaker Soal Tak Adanya Kenaikan Upah Minimum 2021

Image

News

KSPI Bakal Demo Besar-besaran, Ferdinand Hutahaean: Negara Tidak Akan Tunduk

Image

Ekonomi

Alasan Buruh Desak Upah Minimum Tetap Naik Pada Tahun 2021

Image

News

Ray Rangkuti: Paripurna DPR 5 Oktober Cacat Hukum

Image

News

DPR Buka Suara, ini Alasan Jumlah Halaman UU Cipta Kerja Berubah-ubah

Image

News

Jumlah Halaman Draf Final UU Ciptaker Berubah Lagi, Terbaru 812 Lembar

Image

Ekonomi

KSPI Pastikan Tak Ada Buruh Kena PHK Akibat Aksi Demo UU Cipta Kerja

Image

Ekonomi

KSPI: Retorika Pemerintah Sahkan Kertas Kosong Memalukan dan Berbahaya!

Image

News

Prof Romli Sebut UU Ciptaker Ampuh Cegah Korupsi di Daerah

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

JK Perkirakan Pandemi Covid-19 Berakhir 2022 Mendatang

Pasalnya, vaksin Covid-19 baru bisa diproduksi pada Maret 2021

Image
News

Kanwil Kemenag DKI Pastikan Pelaksanaan Umroh Sesuai Prokes Covid-19

Karena ini untuk memastikan peserta umroh tak tertular Covid-19

Image
News

Kasus Positif Covid-19 di Madiun Hari Ini Bertambah 158 Orang

Salh satu pasien berusia 71 tahun

Image
News

Akademisi: ASN Harus Netral Demi Hasilkan Pilkada Berkualitas

Karena netralitas ASN menentukan kualitas Pilkada

Image
News

PKS Apresiasi Pernyataan Jokowi Atas Perkataan Presiden Macron

Presiden dinilai peka menjawab keresahan masyarakat

Image
News

Eri-Armuji Unggul Dalam Tiga Survei, PDIP Minta Jangan Sampai Terlena

Gotong royong dan kerja keras dari semua pihak diharapkan bisa memenangkan pasangan nomor urut 1 ini.

Image
News

Eks Kepala BNPT: Sistem Peradilan Kriminal Efektif Tangani Terorisme

Diharapkan sistem peradilan itu bisa berantas terorisme

Image
News

Ribut Gegara Klakson, Polisi Tangkap Pelaku Penganiaya WNA Pakistan

Polisi telah menangkap pelaku penalganiaya WNA Pakistan saat bersembunyi di rumahnya

Image
News

Presiden Dukung Seniman dan Budayawan Tetap Berkarya di Tengah Pandemi

Diharapkan Covid-19 tak menghalangi kreativitas seniman

Image
News

Megawati Bilang Partainya Siap Bantu BMKG Sebarkan Info Potensi Bencana

Diharapkan info yang disebar bisa membuat masyarakat waspada akan adanya bencana

terpopuler

  1. Syarif Hasan: Kartun yang Menistakan Nabi Muhammad Bukan Kebebasan Berekspresi

  2. Novel Bamukmin: Presiden Perancis Telah Buat Kegaduhan di Dunia

  3. Tak Terima Disanksi Ringan, PDIP Minta Anies Tindak Tegas Guru SMAN 58 Jakarta

  4. Anies Dapat Penghargan Jakarta Kota Terbaik Dunia, Gilbert: Saingannya Sekelas Kota Kabupaten

  5. Gerindra: Kalau Projo Mau Jabatan Minta Saja Sama Presiden

  6. Ternyata Kebiasaan Ini yang Merusak Kualitas Sperma

  7. Novak Djokovic Kandas di Perempat Final Vienna Terbuka

  8. DKI Terpilih Jadi Kota Terbaik di Dunia, Anies Baswedan: Ini Kemenangan Kedua Warga Jakarta

  9. Denny Siregar: Bang Refly, Sugi Gak Mau Dipenjara Sendirian Katanya

  10. Mau Bisnis Frozen Food Banjir Cuan? Coba Deh 6 Tips Ini!

fokus

Lawan Covid-19
Webinar Akurat: Peran Strategis IJK
Akurat Solusi : Roadmap IHT

kolom

Image
Dr. Akhmad Shunhaji, M.A.

Respon Quranik terhadap Pola Pembelajaran di Masa Pandemi

Image
UJANG KOMARUDIN

Degradasi Legitimasi Jokowi

Image
Achsanul Qosasi

Berkoperasi dalam Pandemi

Image
Egy Massadiah

Menyapa Pohon, Menjaga Alam

Wawancara

Image
Iptek

Saat Dominasi Kontraktor Besar Masih Kejam

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Fahri Hamzah: Saya Dari Kecil Jualan Kopi | Akurat Talk (2/2)

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Ngomongin Hobi Sampai Harga Outfit Fahri Hamzah | Akurat Talk (1/2)

Sosok

Image
News

Sosok AKP Agung, Ikut Tangani Kasus Penistaan Agama Ahok

Image
Ekonomi

Biar Berkah, Pelajari Kiat Jadi Pedagang Cemerlang Sesuai Tuntunan Nabi Muhammad SAW

Image
News

5 Potret Terbaru Ganjar Pranowo, Makin Gagah dengan Kumis dan Brewok