Akurat.co - Cepat Tepat Benar
Login / Sign Up

Komisi IX: Penerapan Sanksi Sosial Bagi Pelanggar Protokol Covid-19 Sangat Efektif

Oktaviani

DPR RI

Komisi IX: Penerapan Sanksi Sosial Bagi Pelanggar Protokol Covid-19 Sangat Efektif

Warga dicek suhu tubuhnya sebelum melakukan pencoblosan saat simulasi pemungutan suara untuk pemilihan serentak 2020 di kawasan Serpong, Tangerang Selatan, Banten, Sabtu (12/9/2020). | AKURAT.CO/Endra Prakoso

AKURAT.CO, Anggota Komisi IX DPR RI, Intan Fauzi menilai,
penerapan sanksi sosial bagi masyarakat yang melanggar protokol kesehatan pencegahan Covid-19 sangat efektif dan memberikan efek jera.

Penerapan tersebut ditentukan dalam Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 6 Tahun 2020 tentang Peningkatan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan dalam Pencegahan dan Pengendalian Covid-19 menyebutkan sanksi berupa kerja sosial.

“Masyarakat yang tidak mengikuti aturan langsung diberikan sanksi, dan banyak masyarakat yang memilih kerja sosial dibandingkan sanksi denda,” ujar Intan dalam keterangan tertulis, Sabtu (26/9/2020).

Namun, menurutnya, dalam implementasinya di lapangan, sanksi sosial menjadi kelewatan. Bahkan, lanjut Intan, sanksi sosial itu menjadi objek lelucon atau objeks eksploitasi terhadap para pelanggar protokol Covid-19.

Karena itu, politisi PAN ini menyarankan, agar Pemerintah Daerah baik tingkat Provinsi juga Kabupaten/Kota perlu menerbitkan peraturan sanksi bagi pelanggar protokol kesehatan pencegahan Covid 19.

Ia mencontohkan, di DKI Jakarta diatur dalam Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 41 Tahun 2020 tentang Pengenaan Sanksi Terhadap Pelanggaran PSBB Dalam Penanganan Covid-19.

"Penindakan yang dilakukan terhadap para pelanggar protokol kesehatan di berbagai daerah sangat beragam, mulai dari sanksi teguran tertulis, sanksi kerja sosial membersihkan fasilitas umum, hingga denda administratif,” tegasnya

Intan menuturkan, bentuk sanksi sosial perlu diurai secara jelas agar tidak bias makna dan masing masing memiliki interpretasi yang keluar dari aturan. Hal ini penting, mengingat sanksi ini dirancang guna meningkatkan kepatuhan masyarakat terhadap protokol kesehatan.

Misalnya sanksi sosial memeluk pohon, atau hukuman fisik terhadap wanita sambil ditonton banyak petugas pria, ini bentuk pelecehan terhadap perempuan.

"Peraturan sanksi sosial perlu diatur secara rigid, sehingga tidak menimbulkan multitafsir dalam implementasi di lapangan. Hal ini sudah berlebihan, sebab sanksi sosial  ini sudah memasuki ranah privat seseorang,” bebernya.

Menurutnya, sanksi sosial adalah salah satu cara bagi pelanggar untuk menimbulkan efek jera dan tujuannya agar masyarakat disiplin menerapkan protokol kesehatan untuk pencegahan penularan Covid-19. Untuk itulah sanksi soal ini harus diatur secara jelas, termasuk jenis hukuman yang diterima oleh pelanggar PSBB ini.

“Sehingga sanksinya harus dikembalikan kepada tujuan awalnya. Intinya, jangan ada deviasi di level pelaksana di lapangan. Jangan sampai implementasi di lapangan tergantung kreativitas masing-masing petugas,” pungkasnya.[]

baca juga:

Editor: Melly Kartika Adelia

berita terkait

Image

Ekonomi

Banyak Dari Pelaku Usaha Masih Lambat Mengenal Digitalisasi

Image

News

DPR RI

Indra Iskandar: Seluruh Aktifitas DPR Dilakukan Secara WFH

Image

News

Lawan Covid-19

Depok Giatkan Edukasi Masyarakat Soal Pencegahan Covid-19

Image

Ekonomi

BI Ungkap Faktor Pemicu Tren Digitalisasi Melesat Saat Pandemi Covid-19

Image

News

Lawan Covid-19

Kabupaten Tangerang Kembali ke Zona Orange COVID-19

Image

Gaya Hidup

INFOGRAFIS Libur Panjang, Antisipasi Covid-19

Image

Video

VIDEO Jepang Suntik Dana Rp7 Triliun untuk Covid-19 di Indonesia

Image

News

RSUD Cengkareng Digeruduk Puluhan Warga

Image

News

DPR RI

Permen Kominfo Blokir Media Sosial Bahayakan Kebebasan Berekspresi

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Gaya Hidup

Wanita Makin Malas untuk Berhubungan Seks Seiring Bertambahnya Usia, Benarkah?

Mitos yang berkembang di masyarakat menyebutkan bahwa wanita akan semakin malas berhubungan seks ketika bertambah tua

Image
Gaya Hidup

Dirjen KI Hapus Merek I Am Geprek Bensu, Eddie Kusuma: Ini Melanggar Hukum

Benny Sujono, pemilik tempat makan 'I AM Geprek Bensu' dikejutkan dengan adanya keputusan dari Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual.

Image
Gaya Hidup

Wajib Coba, Resep Rabokki Indomie Goreng Ala Yunhyeong IKON yang Sedap Banget

Yunhyeong mendapat tantangan berupa membuat makanan korea dari Indomie goreng

Image
Gaya Hidup

Onani Bikin Dengkul Kopong, Benarkah?

Mitos atau fakta?

Image
Gaya Hidup
Literasi

Selamat, Maluku Utara Sudah Punya Bunda Baca

Faoniah Djaohar Kasuba dipercaya sebagai Bunda Baca Provinsi Maluku Utara

Image
Gaya Hidup

Bro, Ini Tanda Wanita Sedang Subur-suburnya

Perubahan libido atau hasrat berhubungan akan lebih meningkat

Image
Gaya Hidup

Cantiknya Tanah Laut Diukir dalam Cinematic Video Competition

Lokasi pengambilan video adalah objek-objek wisata di Kabupaten Tanah Laut

Image
Gaya Hidup

Viral! Di Jogja Ada Nasi Goreng Seharga Rp5 Ribu, Murah Banget!

Wah murah banget ya!

Image
Gaya Hidup

SoGA 2020: Polusi Udara Sebabkan Hampir 500 Ribu Kematian Bayi di Dunia

Sebuah studi global menemukan pencemaran udara menjadi risiko kematian ke-4 tertinggi di seluruh dunia.

Image
Gaya Hidup

Gilimanuk Siap Bangkitkan Pariwisata Bali Barat

Sebagai wilayah Bali yang paling dekat dengan Jawa, Gilimanuk terkenal dengan pelabuhannya.

terpopuler

  1. Andi Arief ke Jokowi: Rakyat Sudah Bergerak, Mohon Tanggapi Bukan Tangkapi

  2. Dibayar Hampir Rp5 Triliun, Donald Trump Hapus Sudan dari Daftar Terorisme

  3. Politisi Nasdem Sentil Risma, Minta Kembali ke 'Jalan Lurus' sebagai Wali Kota

  4. 5 Fakta Menarik Zomato, Valuasi Capai Rp51 Triliun hingga Tutup Operasional di Indonesia

  5. Ramalan Keberuntungan Finansial Bagi Masing-masing Zodiak, Ada yang Banjir Rejeki!

  6. Nigeria Makin Kisruh, Pengunjuk Rasa Sukses Lumpuhkan Kota Terbesar Lagos

  7. 5 Fakta Penting Kasus Gus Nur, Diduga Lakukan Pencemaran Nama Baik NU

  8. Hak Jawab Nasrul Abit-Indra Catri terhadap Berita Fitnah yang Terbit di Akurat.co

  9. Pelaku UMKM Penerima Bantuan Kembali Didata Jajaran Pemkot Tangerang

  10. Ternyata Ini Cara Cegah Ereksi Cepat, Bikin Tahan Lama

tokopedia

fokus

Lawan Covid-19
Webinar Akurat: Peran Strategis IJK
Akurat Solusi : Roadmap IHT

kolom

Image
Achsanul Qosasi

Membatalkan Kompetisi Liga 1

Image
Azhar Ilyas

Albert RRQ, ‘Baby Alien’ yang Bersinar di MPL ID Season 6

Image
UJANG KOMARUDIN

Mengawal Omnibus Law

Image
ABDUL MUKTI RO'UF

Tiga Nalar Pendidikan Islam

Wawancara

Image
Iptek

Saat Dominasi Kontraktor Besar Masih Kejam

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Fahri Hamzah: Saya Dari Kecil Jualan Kopi | Akurat Talk (2/2)

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Ngomongin Hobi Sampai Harga Outfit Fahri Hamzah | Akurat Talk (1/2)

Sosok

Image
Ekonomi

Jadi Bos Mandiri, Total Harta Kekayaan Darmawan Junaidi Rp23 Miliar

Image
News

7 Pesona Selmadena Aquilla, Istri Ahmad Baihaqy Rais yang Sukses Jadi Pebisnis

Image
News

7 Potret Transformasi Wajah Presiden Jokowi dari Masa ke Masa, Gagah Sejak Muda