Akurat.co - Cepat Tepat Benar
Login / Sign Up

Rencana Pemerintah Tingkatkan TKDN Disambut Gembira

Arief Munandar

Rencana Pemerintah Tingkatkan TKDN Disambut Gembira

Suasana produksi baja di salah satu pabrik PT Krakatau Steel Tbk (KRAS), Cilegon, Banten. | KRAKATAUSTEEL.COM

AKURAT.CO, Pengusaha Jasa Konstruksi menyambut gembira PP No. 22 Tahun 2020 khususnya terkait rencana pemerintah meningkatkan TKDN (Tingkat Komponen Dalam Negeri). Namun, Ketua BPD Gapensi Jatim, Agus Gendrowiyono, meminta Indonesia mewaspadai membanjirnya produk baja dari China di pasar Indonesia.

Padahal, salah satu roh dari PP di atas adalah bagaimana optimalisasi penggunaan produk dalam negeri. Semua material konstruksi nantinya harus teregistrasi dalam sistem berdasarkan spesifikasi yang dikehendaki owner. Penggunaan produk dalam negeri adalah momentum yang sangat tepat guna recovery lesunya ekonomi pascapandemi. Hal ini tentu dibutuhkan semangat nasionalisme bersama, disaat banjirnya produk asing di Indonesia dengan harga lebih murah daripada produksi dalam negeri.

Manufaktur di China mendapat banyak stimulus dari pemerintah mereka, selain tentunya tenaga kerja murah. Oleh karena itu, Agus Gendroyono meminta hal yang sama peru dilakukan pemerintah kepada produk baja di dalam negeri.

baca juga:

“Untuk itu, harus kita cari formula untuk mereduksi ongkos produksi dalam negeri dengan tentu saja harus ada stimulus dari pemerintah atau dalam skema lainya,” kata pengusaha asal Jawa Timur ini.

Sebagai contoh, rendahnya harga jual baja impor dimungkinkan karena banyaknya subsidi pemerintah dari negara pengekspor. Antara lain, pengalihan kode tarif barang yang berimbas kepada perbedaan bea masuk.

"Padahal, industri baja lokal memiliki kemampuan memenuhi volume dan standar kualitas yang dibutuhkan," kata Agus Gendroyono.

"Sampai kapan kita harus kalah bersaing dengan China? Turunnya PP No. 22 tahun 2020 harus jadi motivator para vendor untuk memperbesar penggunaan produksi dalam negeri, sebagai upaya pemenuhan syarat registrasi material jasa konstruksi yang segera diintegrasikan oleh kementerian PUPR," imbuhnya.

Dukungan terhadap PP di atas semakin kuat karena bila industri baja dalam negeri mati, maka kita akan semakin tergantung pada impor. Pihak luar akan dengan mudah mempermainkan harga.

Di sisi lain, tenaga kerja kita pun akan kehilangan mata pencarian, sementara para tenaga ahli dan perusahaan industri baja kita juga akan kehilangan kesempatan menunjukkan kompetensi mereka dalam persaingan di tingkat global.


Selain itu, Agus Gendroyono mengungkap sinyalemen tentang baja impor yang dikapalkan sudah mendapat stempel SNI. Seakan-akan produk dalam negeri, tapi kenyataannya adalah barang dari luar.

Karena itu, Agus Gendroyono mengingatkan agar siapapun jangan mencuri peluang dari kesulitan kita melakukan pengawasan. Tanpa kejujuran semua pihak, maka upaya pemerintah menerbitkan PP ini akan sia-sia. Kalau dibiakan kondisi ini tanpa ikut campur pemerintah, maka situasi yang amat dilematis akan dihadapi kita semua. Di satu sisi, ekonomi dalam negeri akan lumpuh, daya beli masyarakat akan mengecil, PHK akan semakin banyak dan kita akan jadi negara konsumtif. 

Ketua BPD Gapensi Jatim ini yakin bahwa terbitnya PP No. 22 Tahun 2020 bukan hanya memudahkan badan usaha jasa konstruksi Indonesia untuk bangkit kembali setelah sekian lama terjebak dalam pandemi yang tidak menentu ini, tetapi menyalakan kembali api produksi barang dan jasa di dalam negeri.[]

Editor: Arief Munandar

berita terkait

Image

Ekonomi

Optimalkan TKDN, Kemenperin Dukung Sertifikasi Produk Farmasi

Image

Ekonomi

Telkom Dorong Pertumbuhan Nasional Lewat Peningkatan TKDN

Image

Ekonomi

Upaya Pertamina Capai Target 50 Persen TKDN di 2026

Image

Ekonomi

DPR RI

Anggota DPR PDIP Cecar Pertamina Tingkatkan TKDN dan Tekan Impor

Image

Ekonomi

Pertamina Gaet 3 BUMN untuk Perawatan dan Perbaikan Kapal

Image

Ekonomi

Kemenperin Dorong Peningkatan TKDN Produk Farmasi

Image

Ekonomi

Tarik Investasi, TKDN Produk Elektronik Terus Dipacu

Image

Ekonomi

Pembangunan Kilang Dinilai Mampu Kuatkan Keuangan Negara

Image

Ekonomi

Pengembangan Mobil Listrik Jangan Terlalu Bergantung pada Impor

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

Gegara Pandemi, DPRD Padang Tunda Pembangunan Kantor Baru

Pembangunan kantor baru DPRD Padang yang mulanya dilaksanakan tahun ini ditunda 2021sebab pengalihan anggaran akibat pandemi COVID-19

Image
News

Perusahaan AS Bagi-bagi Masker Beraroma Daging Babi Asap, Ada yang Mau?

Perusahaan AS ini menciptakan masker dengan bau bacon atau olahan daging babi asap

Image
News

Dispendukcapil Surabaya Imbau Warga Gunakan Chanel Pengaduan Atasi Masalah Adminduk

Agar warga tahu kemana harus melangkah jika mengalami permasalahan dalam layanan Adminduk di Surabaya

Image
News

Pemerintah Sebut UU Cipta Kerja Solusi Permasalahan Ketenagakerjaan

Tingginya angka tenaga kerja produktif, maka dibutuhkan lapangan kerja yang luas pula.

Image
News
MPR RI

Ketua MPR Apresiasi Penetapan Tersangka Kebakaran Gedung Kejagung

Ujung dari proses penegakan hukum ini akan bermuara ke pengadilan nanti akan terlihat.

Image
News

PBNU: Sejak Lama Gus Nur Sampaikan Narasi Kebencian ke NU

PBNU mengapresiasi kecepatan polisi menangkap Nur Sugi Raharja alias Gus Nur.

Image
News

ICEL: Kemudahan dan Percepatan Perizinan dalam UU Ciptaker Ancam Perlindungan Lingkungan

Amdal yang sejatinya menjadi kontrol atas potensi pelanggaran lingkungan tak lagi cukup kuat untuk menghentikan itu.

Image
News
Lawan Covid-19

Hari Dokter Nasional, Anies Baswedan: Terima Kasih Atas Perjuangan Menyelamatkan Indonesia

Anies Baswedan menyampaikan terima kasih kepada Ikatan Dokter Indonesia (IDI) atas kerja kerasnya dalam menghadapi krisis kesehatan.

Image
News

Gus Nur Ditangkap, Fadli Zon: Penangkapan Seperti Ini Mirip Zaman Penjajahan

Fadli tampak menyayangkan penangkapan Gus Nur.

Image
News

Gus Nur Ditangkap, Ferdinand: Saya Harap Polri Juga Proses Hukum Refly Harun

Ferdinand menyebut Refly lewat akun media sosialnya ikut menyebar informasi tidak benar dari Gus Nur.

terpopuler

  1. Dulu Hanya Dibayar Rp5 Juta, Kini Iko Uwais Bisa Dapat Rp14 Miliar dalam Satu Main Film

  2. Baca 3 Ayat Al-Qur'an ini Ketika Memiliki Anak Bandel dan Susah Diatur

  3. Keputusan Honda Pindahkan Alex Marquez ke LCR Mulai Dipertanyakan

  4. Pergantian Nama Stadion Lukas Enembe Dipersoalkan karena Hak Ulayat

  5. Ria Ricis Alami Insiden Memalukan, Jilbabnya Ditarik Orang dari Belakang

  6. Hoki Banget! 5 Shio Ini Bakal Naik Jabatan dan Gaji

  7. Lucu Abis, 7 Potret Adu Gaya Kamar Anak Irish Bella dan Citra Kirana

  8. The Economist Anggap Jokowi Seperti Suharto, Rizal Ramli: Penampilan Berubah dari Merakyat Jadi Neo-Otoriter

  9. Puji Hijaunya Kota Surabaya, Hasto: Ini Menanam Budi Pekerti dan Kebaikan

  10. Praktisi Hukum Nilai Tuntutan Penjara Seumur Hidup Atas Benny Tjokro Sudah Proporsional

tokopedia

fokus

Lawan Covid-19
Webinar Akurat: Peran Strategis IJK
Akurat Solusi : Roadmap IHT

kolom

Image
Achsanul Qosasi

Membatalkan Kompetisi Liga 1

Image
Azhar Ilyas

Albert RRQ, ‘Baby Alien’ yang Bersinar di MPL ID Season 6

Image
UJANG KOMARUDIN

Mengawal Omnibus Law

Image
ABDUL MUKTI RO'UF

Tiga Nalar Pendidikan Islam

Wawancara

Image
Iptek

Saat Dominasi Kontraktor Besar Masih Kejam

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Fahri Hamzah: Saya Dari Kecil Jualan Kopi | Akurat Talk (2/2)

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Ngomongin Hobi Sampai Harga Outfit Fahri Hamzah | Akurat Talk (1/2)

Sosok

Image
News

5 Gaya Politisi Budisatrio Djiwandono saat Olahraga, Bersepeda hingga Berkuda

Image
Ekonomi

Kekayaan 5 Biliuner China ini Terus Melesat Meski Pandemi, Ada yang Capai Rp700 Triliun!

Image
Ekonomi

Dirut Pertamina Nicke Widyawati Masuk Jajaran Wanita Paling Berpengaruh di Dunia