Akurat.co - Cepat Tepat Benar
Login / Sign Up

Marak Pelanggaran Protokol COVID-19, Sultan: Terapkan Sanksi Secara Konsisten dan Jangan Segan

Kumoro Damarjati

Wabah Corona

Marak Pelanggaran Protokol COVID-19, Sultan: Terapkan Sanksi Secara Konsisten dan Jangan Segan

Gubernur DIY Sri Sultan HB X usai meninjau Rusunawa Bener sebagai shelter bagi pasien OTG COVID-19, Tegalrejo, Kota Yogyakarta, Selasa (22/9/2020) | AKURAT.CO/Kumoro Damarjati

AKURAT.CO, Operasi penegakan protokol COVID-19 di DIY pada 19-20 September 2020, menjaring 1.594 pelanggaran, baik yang dilakukan perseorangan maupun pelaku usaha. Menanggapi hal itu, Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X meminta sanksi agar diterapkan secara tegas.

Sultan mengatakan, pemerintah kabupaten/kota yang ada di DIY sudah membuat aturan tersendiri soal penerapan displin dan penegakan protokol kesehatan sebagai upaya pencegahan penyebaran virus corona, termasuk perihal sanksi bagi para pelanggarnya.

"Nah, kota (dan kabupaten) saya kira juga menerapkan sanksi, ya sudah dilakukan sanksi secara konsisten saja karena itu memungkinkan. Karena yang punya rakyat itu kabupaten/kota, bukan provinsi. Provinsi itu koordinator, dengan otonomi daerah," kata Sultan di Rusunawa Bener, Tegalrejo, Kota Yogyakarta, Selasa (22/9/2020).

baca juga:

Ngarsa Dalem juga meminta agar jajaran yang tergabung dalam penegakan protokol COVID-19 untuk tidak segan-segan menindak para pelanggar. Baik itu perseorangan maupun kelompok usaha.

"Aparat kita semua jangan segan-segan ikut mendisiplinkan masyarakat, karena pendidikan disiplin itu tidak mudah. Orang bisa berbuat disiplin karena dirinya punya kesadaran untuk mengendalikan dirinya sendiri. Kalau tidak punya kesadaran mengendalikan dirinya sendiri, suruh disiplin ya susah," paparnya panjang.

Kendati demikian, ratusan pelanggaran yang tercatat selama akhir pekan kemarin, menurut Sultan, untuk tidak ditelan mentah-mentah. Perlu ditelaah kembali dari segi latar belakang pelanggar maupun lokasi terjadinya pelanggaran.

"Kalau saya ya perlu kita lakukan identifikasi, pelanggaran itu kawasannya di mana. Bagi saya jadi sangat penting. Kawasan Malioboro akan berbeda dengan kawasan yang sifatnya lokal. Kalau kawasan Malioboro itu ditemukan 1.000 (pelanggaran), itu belum tentu yang masuk itu semua orang Jogja," kata Sultan.

Bisa saja, menurut Sultan, terjadi perbedaan pemahaman atau tingkat kesadaran menjaga protokol kesehatan. Maka dari itu, perlu adanya penekanan bahwa penerapan protokol COVID-19 bukan untuk mempersulit seorang individu, melainkan demi keselamatan bersama.

"Asal pemahaman itu sama, saya kira tidak ada yang tidak pakai masker," tegasnya.

Editor: Dian Dwi Anisa

berita terkait

Image

Iptek

Lawan Covid-19

Hadirkan Aplikasi Samsung C-Safe, Samsung Beri Panduan Lawan Covid-19

Image

Video

Lawan Covid-19

VIDEO Taiwan Pecahkan Rekor 200 Hari Tanpa Penularan Virus Corona

Image

Video

Lawan Covid-19

VIDEO Prancis dan Jerman Putuskan Kembali Lockdown

Image

News

92.312 Warga DKI Jakarta Berhasil Sembuh dari Covid-19

Image

Ekonomi

Kondisi Keuangan Kamu Kritis? Coba Lakukan Langkah-langkah Berikut Ini!

Image

Gaya Hidup

Penelitian Sebut Masker Kain Terbukti Efektif Cegah Penyebaran COVID-19

Image

News

Aksi Kecam Emmanuel Macron di Yogyakarta, Ajak Boikot Produk Prancis dan Tuntut Minta Maaf

Image

News

Pesepeda di Sleman Diduga Disiram Soda Api oleh Orang Tak Dikenal

Image

News

Lawan Covid-19

Taiwan Pecahkan Rekor 200 Hari Tanpa Penularan Lokal Corona, Ini 'Jurus' Jitunya

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

Serukan Boikot Produk Perancis, IKADI: Kami Tuntut Macron Minta Maaf

Ikatan Da'i Indonesia (IKADI) menyerukan umat Islam Indonesia memboikot segala produk Perancis.

Image
News

Survei: Popularitas Machfud Arifin Lebih Unggul Ketimbang Eri Cahyadi

Lembaga survei independen Populi Center menyebutkan popularitas Machfud mengungguli Eri Cahyadi dalam Pilkada Surabaya 2020.

Image
News

Pertama Kali, Tentara Lesbian Ikut Pernikahan Massal Militer Taiwan

Pertama kalinya pasangan sesama jenis ikut serta dalam pernikahan massal yang diadakan oleh militer Taiwan

Image
News
MPR RI

Syarief Hasan Kecam Keras Sikap Presiden Prancis Emanuel Macron

Ia menegaskan agar Presiden Prancis segera menghentikan pemantik masalah yang semakin meluas ini.

Image
News

Survei Populi Center: Mayoritas Warga Surabaya Ingin Penerus Risma Berlatar Belakang Birokrat

Elektabilitas pasangan calon (paslon) Eri Cahyadi-Armuji kembali unggul dari rivalnya di Pilkada Surabaya, Mahfud Arifin-Mujiaman.

Image
News

MUI Minta Khatib Jumat Sampaikan Pesan Boikot Produk Perancis

Bak saling sahut menyahut, seruan boikot produk Perancis terus menggema.

Image
News

Libur Panjang, 30 Ribu Warga Tinggalkan Jakarta Gunakan Kereta Api

Sebanyak 30.470 orang tercatat meninggalkan Jakarta sejak Rabu hingga Jumat (30/10/2020) menggunakan kereta api jarak jauh.

Image
News

Tiga Kali Unggul di Survei, Elektabilitas Calon Wali Kota Surabaya Eri-Armuji Ungguli Machfud-Mujiaman

Eri kalah populer dengan Machfud.

Image
News

Kecamannya pada Prancis Dihapus Twitter, ini Klarifikasi Mahathir Mohamad

Mantan Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad mengklarifikasi twitnya yang dianggap membenarkan serangan di Prancis

Image
News

Unik, Masjid Akbar Kemayoran Berasitektur Timur Tengah dan Demak

Masjid Akbar Kemayoran berlokasi di Blok A, Kemayoran, Jakarta Pusat.

terpopuler

  1. Tengku Zul: Jika 1,9 Milyar Umat Memboikot Produk Prancis, Maka Berhasil Menjungkirkan Macron!

  2. 5 Tempat Makan Langganan Presiden Jokowi di Solo, Dijamin Bikin Ngiler!

  3. Polemik Kartun Nabi Muhammad: Iran Terbitkan Koran Bergambar 'Iblis Macron'

  4. Denny Siregar: Umat Kristen Kutuk Kontroversi Macron Pasti Tumbuh Di Lingkungan Islam

  5. Desak Macron Minta Maaf, Mustofa: Beruntung Negeri Kami Tak Menerapkan Hukum Islam

  6. 7 Potret Keromantisan Verrel Bramasta dan Ranty Maria, Bikin Baper Warganet

  7. Kisah Malaikat Malik Menahan Matahari dengan Sayapnya Demi Sayyidina Ali

  8. Ngefans Berat, Baim Wong Pertemukan Paula Verhoeven dengan Mak Beti

  9. Bahaya! Jangan Cas Smartphone Saat Tidur Malam

  10. Hillary Brigitta Harap Pernyataan Megawati Soal 'Milenial Jangan Dimanja' Jadi Cambuk

tokopedia

fokus

Lawan Covid-19
Webinar Akurat: Peran Strategis IJK
Akurat Solusi : Roadmap IHT

kolom

Image
Dr. Akhmad Shunhaji, M.A.

Respon Quranik terhadap Pola Pembelajaran di Masa Pandemi

Image
UJANG KOMARUDIN

Degradasi Legitimasi Jokowi

Image
Achsanul Qosasi

Berkoperasi dalam Pandemi

Image
Egy Massadiah

Menyapa Pohon, Menjaga Alam

Wawancara

Image
Iptek

Saat Dominasi Kontraktor Besar Masih Kejam

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Fahri Hamzah: Saya Dari Kecil Jualan Kopi | Akurat Talk (2/2)

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Ngomongin Hobi Sampai Harga Outfit Fahri Hamzah | Akurat Talk (1/2)

Sosok

Image
News

Sosok AKP Agung, Ikut Tangani Kasus Penistaan Agama Ahok

Image
Ekonomi

Biar Berkah, Pelajari Kiat Jadi Pedagang Cemerlang Sesuai Tuntunan Nabi Muhammad SAW

Image
News

5 Potret Terbaru Ganjar Pranowo, Makin Gagah dengan Kumis dan Brewok