Akurat.co - Cepat Tepat Benar
Login / Sign Up

MAKI Bakal Gugat KPK Jika Kasus Skandal Djoko Tjandra Tak Diambil Alih

Yudi Permana

MAKI Bakal Gugat KPK Jika Kasus Skandal Djoko Tjandra Tak Diambil Alih

Kuasa hukum PT Bumigas Energi, Boyamin Saiman, usai melaporkan Deputi Pencegahan dan Jubir ke Dewas KPK, Jakarta, Jumat (28/2/2020) | ISTIMEWA

AKURAT.CO, Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) akan mengajukan gugatan praperadilan ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jika Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tak kunjung mengambil alih kasus suap Skandal Djoko Tjandra.

Diketahui, kasus tersebut ditangani oleh Bareskrim Polri dan Kejaksaan Agung (Kejagung), dimana oknum kedua institusi tersebut terlibat di dalamnya.

Terkait hal ini, Koordinator MAKI, Boyamin Saiman mengatakan jika pihaknya telah menyerahkan bukti kuat kasus tersebut ke KPK. Bukti tersebut dinilai Boyamin sangat kuat untuk KPK mengambil alih kasus ini, agar proses hukum bisa berjalan lebih transparan dan terlepas dari dugaan konflik kepentingan.

"Kedepannya kami tetap mencadangkan gugatan Praperadilan terhadap KPK apabila tidak menindaklanjuti bahan-bahan yang telah kami serahkan," kata Boyamin dalam keterangannya, Senin (21/9/2020).

Kata Boyamin, Gugatan praperadilan melawan KPK itu akan diajukan ke pengadilan sebagai sarana membongkar isi borok para penegak kepada publik.          

"Praperadilan yang akan kami ajukan nanti adalah juga dipakai sarana untuk membuka semua isi dokumen tersebut agar diketahui oleh publik secara sah dihadapan hakim karena dilakukan secara Terstruktur, Sistemik dan Masif ( TSM ) atas perkara rencana pembebasan Joko Soegiarto Tjandra (JST) dan Hakim," ujar Boyamin.              

Sebelumnya MAKI telah menyerahkan bukti berupa transkrip percakapan antara Jaksa Pinangki dengan sejumlah pihak terkait pengurusan sejumlah hal yang berhubungan dengan kasus hukum Djoko Tjandra.

Dalam percakapan tersebut, diucapkan secara gamblang istilah-istilah seperti "Bapak ku, Bapak mu" dan "King Maker' yang disinyalir mengarah kepada pihak berpangkat lebih tinggi dari Pinangki.

Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung, Ali Mukartono sendiri saat dikonfirmasi tentang istilah tersebut memilih enggan merespon.

Menurut Ali, selama proses penyidikan, pihaknya tidak pernah menemukan informasi tersebut. Bahkan, kata dia, fakta hukumnya berbeda dengan apa yang disampaikan MAKI.

"Selama tidak ada pembuktian ya sudalah itu jadi isu-isu," kata Ali di Gedung Bundar Kejaksaan Agung RI, Jumat (18/9/2020).

Direktorat Penyidikan Jaksa Agung Muda Pidana Khusus Kejaksaan Agung telah menetapkan Jaksa Pinangki Sirna Malasari sebagai tersangka lantaran sebagai pegawai negeri diduga menerima hadiah dari Djoko Tjandra.            

Kejaksaan Agung juga menetapkan Djoko Tjandra sebagai tersangka dalam kasus suap kepada jaksa Pinangki. Pemberian hadiah diduga berkaitan dengan pengurusan fatwa ke Mahkamah Agung (MA).                   

Untuk menelusuri dugaan pencucian uang Pinangki, jaksa penyidik telah menggeledah beberapa lokasi. Salah satu barang bukti yang disita dalam penggeledahan tersebut adalah sebuah mobil mewah merek BMW milik Pinangki.          

Kejagung juga menetapkan tersangka politisi Partai NasDem, Andi Irfan Jaya. Andi diduga berperan sebagai perantara pemberi uang dari Djoko Tjandra ke Jaksa Pinangki. Uang tersebut diberikan guna kepengurusan fatwa bebas Mahkamah Agung.

Setelah ditetapkan sebagai tersangka, Kejagung menitipkan penahanan Andi Irfan ke rumah tahanan KPK.[]

baca juga:

Editor: Bayu Primanda

berita terkait

Image

News

KPK Bidik Rekan Bos PT MIT yang Diduga Halangi Penyidikan

Image

News

Lama Jadi DPO, Bos PT MIT Hiendra Soenjoto Akhirnya Berhasil Ditangkap KPK

Image

News

Permohonan PKPU Otto Hasibuan ke Djoko Tjandra Dikabulkan

Image

News

Dinilai Rawan Korupsi, KPK Pantau Pilkada di NTB

Image

News

Kasus Kebakaran Kejagung, MAKI Ingatkan Polisi Tidak Kompromi dengan Jaksa

Image

News

Puntung Rokok Penyebab Kebakaran Kejagung, MAKI Minta Polisi Gelar Rokonstruksi Terbuka

Image

News

KPK Akhirnya Menahan Wali Kota Tasikmalaya Budi Budiman

Image

News

Nurhadi Cs Pasrah Didakwa Terima Suap dan Gratifikasi Pengurusan Perkara

Image

News

Sidang Perkara Suap Fatwa MA dengan Terdakwa Pinangki Dilanjutkan ke Pemeriksaan Saksi

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News
Lawan Covid-19

Satgas: Penanganan Covid-19 Indonesia Lebih Baik dari Rata-rata Dunia

Kasus Covid-19 yang meninggal secara kumulatif di Indonesia berjumlah 13.701.

Image
News

Mendorong Pengembangan Talenta dan Teknologi Indonesia hingga Eropa

Global AI Community untuk menjawab tantangan di era kemajuan data dan teknologi.

Image
News

Pasien Sembuh dari Covid-19 Terus Bertambah, Hari Ini 3.985 orang

Provinsi dengan kesembuhan harian tertinggi masih berada di DKI Jakarta.

Image
News

Peringati Maulid Nabi, Baitul Muslimin PDIP Ingatkan Pentingnya Persatuan

Nabi Muhammad mengutamakan persatuan, toleransi, perdamaian dan saling hormat-menghormati.

Image
News

KPK Bidik Rekan Bos PT MIT yang Diduga Halangi Penyidikan

Pasalnya Hiendra kabur sejak ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK pada bulang Februari lalu

Image
News
Lawan Covid-19

12 Kabupaten dan Kota Terindikasi Punya Kasus Covid-19 Aktif

Diharapkan, jumlah ini bisa terus berkurang guna mengunci penyebaran Covid-19

Image
News

Kampanye Tatap Muka, Bawaslu Temukan 306 Pelanggaran Protokol Kesehatan

Afifuddin menemukan 306 pelanggaran protokol kesehatan Covid-19 dari 13.646 kampanye tatap muka Pilkada 2020.

Image
News

Libur Panjang, Kendaraan di Tol Jakarta-Cikampek Terpantau Ramai Lancar

Kedua arah baik dari dan menuju Jakarta terpantau lengang

Image
News

Gus Yaqut: Penuh Rahmah dan Kasih Sayang, Islam Sangat Menghargai Perbedaan

Peradaban umat manusia yang menghargai segala perbedaan, baik agama, suku, ras, kepercayaan, adat istiadat, budaya, harus terus diwujudkan.

Image
News

HNW: Presiden Prancis Sebaiknya Minta Maaf ke Ummat Islam

Pasalnya pernyataan menyudutkan ummat Islam itu dari Macron faktanya menimbulkan respons negatif masyarakat muslim

terpopuler

  1. Ini Pemicu Kolonel Marinir Jadi Korban Penjambretan

  2. Ashanty Kaget Sarah Menzel Tanya Azriel Hermansyah Cara Orang Berpacaran 

  3. Tengku Zul: Jika 1,9 Milyar Umat Memboikot Produk Prancis, Maka Berhasil Menjungkirkan Macron!

  4. 35 Ribu Orang Tewas Sehari karena Corona, Emmanuel Macron Umumkan Lockdown Kedua untuk Prancis

  5. Katanya 5 Zodiak Ini Paling Cocok Kalau Bisnis Ternak!

  6. 5 Aktor K-Drama Terkaya di Dunia, Tembus Rp1,6 Triliun!

  7. Ramalan Zodiak tentang Keuangan Hari Kamis, 29 Oktober 2020: Cancer Belum Stabil!

  8. Polemik Kartun Nabi Muhammad: Iran Terbitkan Koran Bergambar 'Iblis Macron'

  9. 5 Rekomendasi Tempat Sarapan Paling Maknyus di Jogja, Soto hingga Tongseng Kambing!

  10. Desak Macron Minta Maaf, Mustofa: Beruntung Negeri Kami Tak Menerapkan Hukum Islam

tokopedia

fokus

Lawan Covid-19
Webinar Akurat: Peran Strategis IJK
Akurat Solusi : Roadmap IHT

kolom

Image
UJANG KOMARUDIN

Degradasi Legitimasi Jokowi

Image
Achsanul Qosasi

Berkoperasi dalam Pandemi

Image
Egy Massadiah

Menyapa Pohon, Menjaga Alam

Image
Achsanul Qosasi

Membatalkan Kompetisi Liga 1

Wawancara

Image
Iptek

Saat Dominasi Kontraktor Besar Masih Kejam

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Fahri Hamzah: Saya Dari Kecil Jualan Kopi | Akurat Talk (2/2)

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Ngomongin Hobi Sampai Harga Outfit Fahri Hamzah | Akurat Talk (1/2)

Sosok

Image
Ekonomi

Biar Berkah, Pelajari Kiat Jadi Pedagang Cemerlang Sesuai Tuntunan Nabi Muhammad SAW

Image
News

5 Potret Terbaru Ganjar Pranowo, Makin Gagah dengan Kumis dan Brewok

Image
Ekonomi

Elon Musk Orang Terkaya ke-4 di Dunia Hingga Bangun Pabrik di Indonesia