Akurat.co - Cepat Tepat Benar
Login / Sign Up
Image

Achsanul Qosasi

Anggota III BPK RI

Kerjasama Tim, Inkonsistensi Kebijakan dan Covid-19

Image

Anggota BPK RI Achsanul Qosasi | Istimewa

AKURAT.CO, Salah satu hukum besi dalam sepakbola adalah keharusan adanya kerjasama sehingga bermain sebagai sebuah tim, bukan semata-mata individu. Keahlian menggiring bola, tendangan spektakuler, sodokan maut dan seterusnya memang enak dilihat. Tapi itu semua tak akan berarti banyak jika tak dikemas dalam paduan kebersamaan di semua lini.

Rumus matematikanya sederhana. Jika satu tim terdiri dari sebelas pemain dan setiap pemain bermain individual, kekuatannya kita sebut sebagai seratus persen. Tetapi jika kesebelas pemain bekerjasama—dengan saling mendukung berbagi dan sebagainya—maka kekuatannya akan berlipat ganda. 

Secara matematika: kerjasama tim sama dengan kekuatan sebelas atau seratus persen ditambah kekuatan tambahan yang terlahir dari  kerjasama. Itu bisa menjadi seratus sepuluh, seratus dua puluh atau bahkan dua ratus persen. Sehingga dengan kekompakan bagus, meskipun tanpa banyak pemain mahal, bukan mustahil sebuah tim gurem bisa mengalahkan tim bertabur bintang.

baca juga:

Tetapi itu belum semua. Dalam sepakbola, penonton dan pendukung adalah pemain keduabelas, ketigabelas dan bisa lebih banyak lagi. Klub-klub yang dikelola dengan baik pasti punya ribuan atau jutaan pendukung. Insentif yang diberikan para pendukung ini juga bukan hanya secara ekstrinsik—menonton, membeli jersey, meramaikan arak-arakan—tetapi lebih dari itu adalah membantu para pemain dan klub dalam apa yang disebut Abraham Maslow sebagai aktualisasi diri.

Sesuai Maslow, menjadi pemain bola—dan profesi lain apapun di dunia ini—bukan hanya soal pemenuhan kebutuhan dasar seperti pangan, sandang dan papan. Pada tingkat yang lebih tinggi, hidup adalah soal becoming atau proses menjadi dan pada tahap tertinggi sebagai human being, manusia matang yang mendapat pengakuan atas keberadaannya, baik oleh orang lain serta terutama oleh dirinya sendiri. Itulah manusia yang aktual.

Tim dengan tiga atau empat saja pemain matang di tiga lini utama—belakang, tengah dan belakang—bukan hanya lebih cenderung menang, tapi lebih enak ditonton. Para pemain yang sudah aktual ini  akan menjadi pemimpin yang berkarisma dan unggul di lini masing-masing. Permainan akan terarah: para penyerang seperti dimanjakan, lapangan tengah dikuasai dan pertahanan menjadi kokoh.

Dalam arus pandemi yang belum kunjung usai ini — bahkan mungkin saja tak akan usai sama sekali sehingga kita harus betul-betul hidup dalam kenormalan baru— para pemimpin nasional dan wilayah semestinya ibarat pemain bola yang bermain dalam satu tim. Keberhasilan mereka bukan hanya menjadi taruhan bagi nasib individual tetapi lebih besar lagi sebagai taruhan bagi tim dan rakyat yang telah menyandarkan hidup mereka pada negara ini.

Pemimpin yang egosentris —yang terus mementingkan diri atau kelompok sendiri atau tak matang-matang— satu saat akan memudar dan tak laku. Dalam dunia sepakbola yang enak ditonton namun sebenarnya keras, ribuan talenta hebat bisa saja muncul setiap tahun. Dengan bakat alamiah, kesempatan, atau latihan tertentu mereka memukau publik, mendapat nama dan melesat bak meteor. Tapi dalam waktu tak lama sinar mereka memudar dan hilang dalam keluasan alam raya.

Selain soal keterampilan teknis, kematangan diri politisi atau pejabat menjadi penentu apakah mereka bisa bekerja dalam tim. Salah satu kutukan berat bagi tim, jika tak terdapat pemimpin yang matang, adalah terlahirnya orientasi menyalahkan. Dan ini dilakukan karena merupakan cara yang mudah dalam membela diri—secara psikologis maupun sosial—ketika gagal atau dinilai gagal, serta dalam dinamika sosio-kultural Indonesia tindakan tak beradab ini cenderung mudah dilupakan masyarakat.

Editor: Arief Munandar

berita terkait

Image

News

Mengukuhkan Persaudaraan Sosial

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
rahmah
Doa Manfaat

Doa Ketika Naik Kapal Laut, Agar Dipastikan Tidak Tenggelam

Agar ketika naik kapal selamat dan tidak tenggelam, kita perlu menganalkan ini

Image
rahmah
Doa Manfaat

Doa Agar Diberikan Jiwa yang Selalu Bertakwa dan Suci

Membaca doa ini menakjubkan, dapat melembutkan dan mensucikan hati

Image
rahmah
Kisah Islam

Kisah Inspiratif Ketika Abu Bakar Menjulurkan Tangan ke Tenggorokan Agar Muntah

Kisah ini kisah yang sangat menakjubkan. Patut dicontoh oleh seluruh umat Islam.

Image
rahmah
Kisah Islam

Kisah Kesederhanaan Sahabat Umar dan Kekaguman Utusan Raja Persia

Luar biasa. Engkau adalah pemimpin yang adil kepada warganya.

Image
rahmah
Doa Manfaat

Agar Kopimu Bisa Menyembuhkan Segala Penyakit, Baca ini

Jangan hanya ngopi, yuk baca ini agar ngopimu bermanfaat untuk kesembuhan

Image
rahmah
Hikmah

Begini Kata Rasulullah Cara Memposisikan Dunia

Jangan menganggap dunia dengan hati

Image
rahmah
Hukum Islam

Benarkah Musik Haram?

Musik haram atau tidak di dalam Islam, begini maksudnya

Image
rahmah
Tafsir Al-Qur'an

Surah Al-'Ashr; Arab, Latin, Terjemah dan Kandungan Maknanya

Membaca surah ini memiliki kandungan makna yang amat menakjubkan dan di luar dugaan

Image
rahmah
Hadis Nabi

Rasulullah Menyunahkan Makan dengan Tiga Jari, Bagaimana dengan Zaman Kita?

Zaman kita tidak sama dengan zaman nabi, apakah tetap makan dengan 3 jari?

Image
rahmah
Doa Manfaat

Doa Ketika Rezeki Terasa Seret

Membaca doa ini akan menjadikan rezeki lancar tanpa halangan apapun

terpopuler

  1. Teror di Gereja Prancis: Paus Fransiskus hingga Pemimpin Dunia Ramai-ramai Mengutuk Serangan

  2. Remehkan Bintang Muda Milan, Admin Medsos Sparta Praha Tanggung Malu dan Minta Maaf

  3. Sosok AKP Agung, Ikut Tangani Kasus Penistaan Agama Ahok

  4. Begal Sedang Naik Daun di Jakarta, Dishub DKI: Naik Sepeda Jangan Bawa Barang Berharga

  5. Doa Ketika Rezeki Terasa Seret

  6. Gara-gara Macron, 5 Produk Prancis ini Kena Boikot Banyak Negara

  7. Masyarakat Diharapkan Bersabar, Vaksinasi Covid-19 Batal Dilakukan Dalam Waktu Dekat

  8. Bukan iPhone atau Samsung, Ini HP Android 5G Paling Tangguh

  9. Indonesia Resmi Keluarkan Surat Kecaman untuk Presiden Prancis

  10. Sahabat Ngaku Kecewa, Ivan Gunawan: Buat Apa Posting di Sosmed?

tokopedia

fokus

Lawan Covid-19
Webinar Akurat: Peran Strategis IJK
Akurat Solusi : Roadmap IHT

kolom

Image
Dr. Akhmad Shunhaji, M.A.

Respon Quranik terhadap Pola Pembelajaran di Masa Pandemi

Image
UJANG KOMARUDIN

Degradasi Legitimasi Jokowi

Image
Achsanul Qosasi

Berkoperasi dalam Pandemi

Image
Egy Massadiah

Menyapa Pohon, Menjaga Alam

Wawancara

Image
Iptek

Saat Dominasi Kontraktor Besar Masih Kejam

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Fahri Hamzah: Saya Dari Kecil Jualan Kopi | Akurat Talk (2/2)

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Ngomongin Hobi Sampai Harga Outfit Fahri Hamzah | Akurat Talk (1/2)

Sosok

Image
News

Sosok AKP Agung, Ikut Tangani Kasus Penistaan Agama Ahok

Image
Ekonomi

Biar Berkah, Pelajari Kiat Jadi Pedagang Cemerlang Sesuai Tuntunan Nabi Muhammad SAW

Image
News

5 Potret Terbaru Ganjar Pranowo, Makin Gagah dengan Kumis dan Brewok