Akurat.co - Cepat Tepat Benar
Login / Sign Up
Image

Khalifah Al Kays Yusuf dan Tim Riset ALSA

Presiden Asian Law Students Association (ALSA)

Dampak Kebijakan PSBB Terhadap Hak Pekerja

Image

Penumpang saat akan menggunakan transportasi Kereta di Stasiun Tanah Abang, Jakarta, Senin (14/9/2020). | AKURAT.CO/Arief Rachman

AKURAT.CO, Kasus Covid-19 pertama kali ada di Indonesia diumumkan dengan pernyataan resmi dari Presiden Joko Widodo pada tanggal 2 Maret 2020, bahwa ada satu orang yang pernah kontak fisik dengan warga negara Jepang yang diduga mengidap Covid-19, setelah kejadian itu orang tersebut menularkan penyakit Covid-19 kepada ibunya karena terjadi kontak fisik. Kejadian itu terjadi pada rentang waktu 14 Februari-1 Maret 2020. 

Untuk memitigasi masalah ini, salah satu upaya pemerintah adalah mengeluarkan Peraturan Pemerintah Nomor 21 Tahun 2020 tentang Pembatasan Sosial Berskala Besar Dalam Rangka Percepatan Penanganan Coronavirus Disease (Covid-19). Secara garis besar Peraturan Pemerintah tersebut mengatur mengenai ketentuan pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (disingkat “PSBB”) seperti meliburkan sekolah, membatasi kegiatan di tempat ibadah, dan membatasi kegiatan di tempat/fasilitas umum apabila angka infeksi Covid-19 di Indonesia terus melonjak. 

Regulasi terkini yang dikeluarkan pemerintah adalah Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor HK.01.07/MENKES/328/2020 Tentang Panduan Pencegahan Dan Pengendalian Coronavirus Disease (Covid-19) di Tempat Kerja Perkantoran dan Industri dalam Mendukung Keberlangsungan Usaha pada Situasi Pandemi. Tujuan dibuatnya Keputusan Menteri Kesehatan tersebut adalah untuk memutus rantai penularan Covid-19 dan demi menjaga keberlangsungan perekonomian masyarakat dengan memperhatikan aspek kesehatan agar keberlangsungan usaha dalam musim pandemi tetap terjaga,  karena tidak dapat dipungkiri pandemi Covid-19 ini berdampak pada beberapa sektor di Indonesia dan salah satunya adalah sektor ekonomi.

baca juga:

Menteri Keuangan Sri Mulyani memaparkan bahwa proyeksi pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia dalam beberapa waktu kedepan (secara kuartal) dapat dikatakan kurang baik. Untuk kuartal II sampai dengan akhir Juni 2020, telah diproyeksi akan menyusut sampai dengan -3,8% (dampak dari PSBB). Di kuartal III per Juli 2020, diprediksi akan tumbuh di kisaran 1,4%, atau melemah hingga -1,6%. Di kuartal IV, Pemerintah Indonesia berharap bisa naik hingga 3,4%, atau paling sedikit 1%. Sri Mulyani juga mengatakan jika pertumbuhan ekonomi selalu minus dalam dua triwulan secara berturut – turut, hal tersebut menunjukan bahwa kondisi ekonomi Indonesia yang tidak stabil dan bisa terjadi resesi.

Guna mencegah masifnya penyebaran virus Covid-19, sejumlah daerah menerapkan kebijakan pembatasan sosial berskala besar (PSBB). Penerapan PSBB memiliki dampak kepada pihak perusahaan, pengusaha, dan pekerja yang aktivitasnya dibatasi. Dampak ini menyebabkan situasi sulit bagi perusahaan yang terus mengalami kerugian, sehingga melakukan beragam kebijakan utnuk mengantisipasi semakin memburuknya kondisi keuangan perusahaan, yaitu dengan melakukan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK), merumahkan, dan/atau memotong upah pekerja/buruhnya.

Tak hanya pekerja di Indonesia, pekerja Indonesia yang bekerja di luar negeri atau Pekerja Migran Indonesia (PMI) juga terdampak dari adanya kebijakan pemerintah negara penempatan yang memberlakukan lockdown. Kebijakan lockdown tersebut memberikan dampak khusus kepada PMI, terutama terkait dengan keberadaan mereka sebagai pekerja migran dan akses terhadap perlindungan hukum.

Segala tindakan-tindakan yang menjamin kepastian hukum bagi PMI tentu harus dilakukan untuk menjamin hak-hak pekerja sebagaimana telah diatur oleh peraturan perundang-undangan. Pemerintah telah melakukan beberapa kebijakan yang salah satunya adalah program Jaring Pengaman Sosial yang bertujuan untuk melindungi hak pekerja dari dampak kebijakan pembatasan sosial berskala besar dalam rangka percepatan penanganan pandemi Covid-19. Program ini merupakan program bantuan pemerintah secara tunai dan non tunai untuk masyarakat yang terdampak pandemi.

Namun, masih ditemukan kurangnya efektifitas dari program tersebut. Oleh karena itu, pemerintah sebaiknya memperhatikan lagi kebutuhan masing-masing masyarakat di setiap daerah agar dapat mengoptimalkan program, serta memastikan sistem pengawasan yang baik. Kemudian, terkait upaya pemerintah dalam pemenuhan hak PMI, alangkah baiknya apabila pemerintah mengkaji lebih lanjut terkait kebijakan moratorium pemberangkatan PMI mengingat bertambahnya jumlah pengangguran di Indonesia dan telah adanya peluang untuk memberangkatkan PMI ke negara tujuan bekerja, dengan memastikan pematuhan prosedur kesehatan untuk menjamin pelaksanaan hak bagi pekerja, terutama di sektor yang terdampak pandemi Covid-19.[]

Rekomendasi ALSA Indonesia

Editor: Ridwansyah Rakhman

berita terkait

Image

News

37 Warga Lampung Positif Covid-19

Image

News

Kembali Bertambah, Angka Kesembuhan Pasien COVID-19 di Papua Barat Capai 84,5 Persen

Image

News

Bertambah 28, Pasien COVID-19 yang Sembuh di Bantul Jadi 838 Orang

Image

News

92.312 Warga DKI Jakarta Berhasil Sembuh dari Covid-19

Image

Gaya Hidup

Agoda GoLocal Tonight dan Hygiene Plus Dukung Kebangkitan Pariwisata

Image

News

Lawan Covid-19

Taiwan Pecahkan Rekor 200 Hari Tanpa Penularan Lokal Corona, Ini 'Jurus' Jitunya

Image

News

Lawan COVID-19

INFOGRAFIS Jadwal Pemberian Vaksin COVID-19

Image

News

Rest Area Tempat Paling Rawan Jadi Klaster COVID-19 Bagi Orang Kelelahan

Image

Olahraga

5 Potret Ronaldo selama Positif Corona, Cukur Botak hingga Berjemur

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

Analis: Amerika Berupaya Dapat Dukungan Indonesia Gunakan Isu Komunis

Pompeo tahu betul bahwa isu komunisme termasuk isu yang sangat sensitif di Indonesia.

Image
News

Polisi Duga 12 Kamera ETLE Dirusak Pericuh

Kamera tilang elektronik yang rusak diperbaiki kepolisian.

Image
News

37 Warga Lampung Positif Covid-19

Penambahan 37 kasus terkonfirmasi positif COVID-19 berasal dari delapan kabupaten/kota di Provinsi Lampung.

Image
News
MPR RI

Syarif Hasan: Kartun yang Menistakan Nabi Muhammad Bukan Kebebasan Berekspresi

Syarief Hasan memandang kartun yang menistakan Nabi Muhammad SAW bukanlah bagian dari kebebasan berekspresi yang dibenarkan.

Image
News

Novel Bamukmin: Presiden Perancis Telah Buat Kegaduhan di Dunia

Novel Bamukmin menilai sikap Emmanuel Macron yang membiarkan tindakan penistaan Nabi Muhammad SAW telah melukai seluruh umat Islam.

Image
News

Pemprov DKI Imbau Warga Tidak Bawa Saudara dari Kampung ke Jakarta

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengimbau warga ibu kota yang pergi ke luar kota kembali ke Jakarta sebelum 1 November 2020.

Image
News

Enam Remaja Diamankan Polisi Diduga Ikut Tawuran di Jakarta Timur

Tawuran dipicu aksi saling ejek antara dua kelompok remaja di media sosial.

Image
News

Sebanyak 17 Formasi CPNS di Palangka Raya Tak Terisi

Dari jumlah formasi 227, yang terisi sebanyak 210 dan yang tidak terisi ada 17 pada unit kesehatan, dukcapil, perpus/arsip

Image
News

Total Sudah 72 Ribu Lebih Warga Sulut Jalani Rapid Test COVID-19

Sebanyak 72.818 warga Sulawesi Utara telah melakukan rapid test untuk mengetahui indikasi awal terpapar COVID-19

Image
News

Kabar Duka, Pasien COVID-19 Meninggal di Magetan Bertambah Jadi 27 orang

Pasien COVID-19 yang dinyatakan meninggal dunia adalah pasien ke-486 berinisial YS (64) warga Kecamatan Magetan

terpopuler

  1. Teror di Gereja Prancis: Paus Fransiskus hingga Pemimpin Dunia Ramai-ramai Mengutuk Serangan

  2. Remehkan Bintang Muda Milan, Admin Medsos Sparta Praha Tanggung Malu dan Minta Maaf

  3. Begal Sedang Naik Daun di Jakarta, Dishub DKI: Naik Sepeda Jangan Bawa Barang Berharga

  4. Sosok AKP Agung, Ikut Tangani Kasus Penistaan Agama Ahok

  5. Doa Ketika Rezeki Terasa Seret

  6. Gara-gara Macron, 5 Produk Prancis ini Kena Boikot Banyak Negara

  7. Masyarakat Diharapkan Bersabar, Vaksinasi Covid-19 Batal Dilakukan Dalam Waktu Dekat

  8. Bukan iPhone atau Samsung, Ini HP Android 5G Paling Tangguh

  9. Sahabat Ngaku Kecewa, Ivan Gunawan: Buat Apa Posting di Sosmed?

  10. Indonesia Resmi Keluarkan Surat Kecaman untuk Presiden Prancis

tokopedia

fokus

Lawan Covid-19
Webinar Akurat: Peran Strategis IJK
Akurat Solusi : Roadmap IHT

kolom

Image
Dr. Akhmad Shunhaji, M.A.

Respon Quranik terhadap Pola Pembelajaran di Masa Pandemi

Image
UJANG KOMARUDIN

Degradasi Legitimasi Jokowi

Image
Achsanul Qosasi

Berkoperasi dalam Pandemi

Image
Egy Massadiah

Menyapa Pohon, Menjaga Alam

Wawancara

Image
Iptek

Saat Dominasi Kontraktor Besar Masih Kejam

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Fahri Hamzah: Saya Dari Kecil Jualan Kopi | Akurat Talk (2/2)

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Ngomongin Hobi Sampai Harga Outfit Fahri Hamzah | Akurat Talk (1/2)

Sosok

Image
News

Sosok AKP Agung, Ikut Tangani Kasus Penistaan Agama Ahok

Image
Ekonomi

Biar Berkah, Pelajari Kiat Jadi Pedagang Cemerlang Sesuai Tuntunan Nabi Muhammad SAW

Image
News

5 Potret Terbaru Ganjar Pranowo, Makin Gagah dengan Kumis dan Brewok