Akurat.co - Cepat Tepat Benar
Login / Sign Up

Gagal Bujuk PBB Jatuhkan Sanksi ke Iran, AS Terancam 'Dikucilkan Maksimal'

Citra Puspitaningrum

Gagal Bujuk PBB Jatuhkan Sanksi ke Iran, AS Terancam 'Dikucilkan Maksimal'

Seorang wanita Iran melintas di depan mural yang dilukis di tembok bekas Kedutaan Besar AS di Teheran | AFP

AKURAT.CO, Iran mengatakan pada Minggu (20/9) bahwa musuh bebuyutannya, Amerika Serikat (AS), terancam 'dikucilkan sepenuhnya'. Pasalnya, sejumlah negara besar menolak pernyataan sepihak AS yang memberlakukan kembali sanksi PBB terhadap Teheran.

Dilansir dari AFP, Washington menyatakan sanksi telah diaktifkan lagi dengan dalih pentingnya 'sentakan' dalam perjanjian nuklir 2015. Padahal, sanksi itu telah dicabut saat Iran, 5 anggota tetap Dewan Keamanan PBB (Inggris, China, Prancis, Rusia, dan AS), serta Jerman menandatangani kesepakatan yang dikenal sebagai Rencana Aksi Komprehensif Bersama (JCPOA) itu.

Namun, Presiden Donald Trump menarik AS dari JCPOA di tahun 2018. Ia berdalih kesepakatan yang dinegosiasikan pendahulunya, Barack Obama, tidaklah cukup. Ia juga meningkatkan sanksi dari Washington untuk mengkampanyekan 'tekanan maksimum' terhadap republik Islam itu.

baca juga:

AS pun bersikeras masih menjadi peserta perjanjian itu. Pasalnya, dengan begitu, ia dapat mengaktifkan opsi sentakan yang diumumkan pada 20 Agustus.

Di sisi lain, hampir semua anggota DK PBB lainnya mempermasalahkan hal ini. Tak ayal badan PBB itu belum bertindak lebih jauh. AS pun mengancam untuk 'memberikan konsekuensi' pada negara-negara yang gagal mematuhinya.

Sementara itu, pada Minggu (20/9), Prancis, Jerman, dan Inggris mengeluarkan pernyataan bersama yang mengatakan 'klaim' Washington tak punya efek hukum. Rusia juga mengatakan 'inisiatif dan tindakan tidak sah' Washington tak punya konsekuensi hukum internasional bagi negara lain. Melalui unggahan Twitter, China melontarkan hal senada.

"Langkah AS tak punya efek hukum, politik, atau praktis. Ini waktunya mengakhiri drama politik AS," kicaunya.

Tak heran Presiden Iran Hassan Rouhani mengatakan kampanye AS untuk menekan Teheran telah menjadi bumerang.

"Bisa dikatakan 'tekanan maksimum' AS terhadap Iran, dalam aspek politik dan hukumnya, telah berubah menjadi 'isolasi maksimum' AS," ucapnya dalam rapat kabinet yang disiarkan televisi pada Minggu (20/9).

Rouhani juga berterima kasih kepada anggota DK PBB yang telah menentang permintaan ilegal AS. Ia juga mengatakan Iran akan memulihkan komitmen nuklir yang telah dicabut itu jika negara penandatangan lainnya membiarkan Iran mengakses keuntungan ekonomi berdasarkan perjanjian itu. []

Editor: Dian Dwi Anisa

berita terkait

Image

News

Lawan Covid-19

WHO: Eropa Seharusnya Belajar dari Asia soal Penanganan COVID-19

Image

News

Gantikan Rusia, AS Bersiap Jadi Mediator Azerbaijan dan Armenia dalam Konflik Nagorno-Karabakh

Image

News

Lawan COVID-19

Update COVID-19: AS Catatkan Hampir Seribu Meninggal dalam Sehari, Total Lebih dari 8 Juta Kasus

Image

News

Lawan Covid-19

CDC AS Ungkap Angka Kematian selama Pandemi Corona Lebih Banyak dari Tahun Sebelumnya

Image

News

Pemilu AS Tinggal Menghitung Hari, Ini Syarat Ikut 'Nyoblos'

Image

News

Dibayar Hampir Rp5 Triliun, Donald Trump Hapus Sudan dari Daftar Terorisme

Image

Olahraga

Olimpiade Tokyo 2021

Jepang Siapkan Opsi Tangkal Serangan Siber untuk Olimpiade

Image

News

Mikrofon Trump dan Biden akan Dimatikan untuk Memberi Waktu Lawan Bicara saat Debat Capres

Image

News

Lawan COVID-19

Khawatir Jadi Korban Politik Donald Trump, California Akan Tinjau Vaksin COVID-19 Secara Independen

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

Buntut Pemenggalan Guru, Pemerintah Prancis Segel Sebuah Masjid

Alasan penutupan adalah lantaran masjid tersebut dinilai telah menyebar ujaran kebencian kepada Paty.

Image
News
Berita Duka

Profil Lengkap KH Abdullah Syukri Zarkasyi

Meninggalnya KH Abdullah Syukri Zarkasyi mengangetkan semua pihak.

Image
News
Lawan Covid-19

WHO: Eropa Seharusnya Belajar dari Asia soal Penanganan COVID-19

Corona menewaskan lebih dari 1,1 juta warga di dunia

Image
News

Rocky Gerung Sebut Pihak Asing Bisa Lihat Presiden Jokowi Penuh dengan Kontradiksi

Rocky Gerung mengatakan, seorang presiden terpilih dengan dua dukungan, yaitu legalitas dan legitimasi.

Image
News

Pelajar Ikut Demo Berkurang di Jakarta, Polisi: Alhamdulillah

MLAI (16), WH (16) dan SN (17) ditangkap aparat kepolisian karena menghasut pelajar untuk demo.

Image
News
Kabar Duka

KH Abdullah Zarkasyi, Pimpinan Pondok Modern Gontor Meninggal Dunia

Innalillahi, Dr. K.H. Abdullah Syukri Zarkasyi, M.A, pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor meninggal pada Rabu (21/10/2020)

Image
News

Korban Investasi Bodong KSP SB Melapor ke Polda Jabar

Dana yang nasabah simpan tak bisa dicairkan hingga jatuh tempo.

Image
News

Ruhut Sitompul: Kalau Ada yang Bilang Jokowi Hanya Harum di Luar Negeri Saja, Itu Kata Kadrun

Ruhut Sitompul memuji kepemerintahan Presiden Joko Widodo - Ma'ruf Amin.

Image
News

Mahasiswa KKN UIN Walisongo Ikut Serta Pembagian Sembako di Kebayoran Lama

Mahasiswa KKN tetap melaksanakan setiap programnya, salah satunya ikut dalam pembagian bantuan sosial nontunai kepada warga.

Image
News
Lawan Covid-19

Perbanyak Fasilitas Kesehatan, Pemprov DKI Antisipasi Lonjakan Kasus Covid-19

Pemprov DKI terus mengupayakan penambahan laboratorium pemeriksaaan spesimen Covid-19.

terpopuler

  1. Innalilahi! Kisah Azlina Mati Suri Menggambarkan Akhirat ini Sangat Menggetarkan

  2. Uang Rp40 Juta Dikembalikan, Okie Agustina Cabut Laporan Terhadap Travel Umroh

  3. Andi Arief ke Jokowi: Rakyat Sudah Bergerak, Mohon Tanggapi Bukan Tangkapi

  4. Sebut Nurdin 'Mokondo', Istri Pertama Ancam Polisikan Adik Angkat Nita Thalia

  5. Babak Belur Dikritik Legislator, Anak Buah Anies Klaim Rumah Dp Rp0 Laris Manis Dijual

  6. Tantang Bikin Survei Menteri Terbaik, Jawaban Yunarto Bikin Netizen Sindir Fadli Zon

  7. Nama 7 Tokoh Indonesia ini Diabadikan Jadi Nama Jalan di Luar Negeri, Terbaru Joko Widodo

  8. 7 Potret Transformasi Wajah Presiden Jokowi dari Masa ke Masa, Gagah Sejak Muda

  9. Dibayar Hampir Rp5 Triliun, Donald Trump Hapus Sudan dari Daftar Terorisme

  10. 6 Benda Dipercaya Membawa Keberuntungan Menurut Fengshui

tokopedia

fokus

Lawan Covid-19
Webinar Akurat: Peran Strategis IJK
Akurat Solusi : Roadmap IHT

kolom

Image
Achsanul Qosasi

Membatalkan Kompetisi Liga 1

Image
Azhar Ilyas

Albert RRQ, ‘Baby Alien’ yang Bersinar di MPL ID Season 6

Image
UJANG KOMARUDIN

Mengawal Omnibus Law

Image
ABDUL MUKTI RO'UF

Tiga Nalar Pendidikan Islam

Wawancara

Image
Iptek

Saat Dominasi Kontraktor Besar Masih Kejam

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Fahri Hamzah: Saya Dari Kecil Jualan Kopi | Akurat Talk (2/2)

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Ngomongin Hobi Sampai Harga Outfit Fahri Hamzah | Akurat Talk (1/2)

Sosok

Image
News

7 Pesona Selmadena Aquilla, Istri Ahmad Baihaqy Rais yang Sukses Jadi Pebisnis

Image
News

7 Potret Transformasi Wajah Presiden Jokowi dari Masa ke Masa, Gagah Sejak Muda

Image
News

5 Fakta Penting Hamzah Haz, Pernah jadi Menteri hingga Wakil Presiden RI