Akurat.co - Cepat Tepat Benar
Login / Sign Up

Mardani Ali Sera: Jangan Cepat Senang dengan Vaksinasi Corona

Badri

Mardani Ali Sera: Jangan Cepat Senang dengan Vaksinasi Corona

Anggota MPR RI Fraksi PKS Mardani Ali Sera saat menjadi pembicara dalam diskusi Empat Pilar di Nusantara III, Kompleks Parlemen MPR/DPR-DPD, Senayan, Jakarta, Senin (24/8/2020). Dalam diskusi ini membahas Tema 'Pilkada Serentak: Hidupkan Semangat Kebangsaan di Masa Pandemi'. | AKURAT.CO/Sopian

AKURAT.CO, Anggota Komisi II DPR RI Mardani Ali Sera mengingatkan pemerintah untuk gencar melakukan pencegahan penularan virus corona di masyarakat.

Menurut dia, di tengah meningkatnya angka kasus suspect, positif dan kematian akibat terpapar virus corona, hal yang paling utama adalah upaya pencegahan penularan. Apalagi vaksinasi anti virus corona juga belum dilakukan.

"Kemampuan preventif perlu digencarkan karena masyarakat dan organisasi berbasis masyarakat menjadi garda terdepan. Masyarakat berperan penting dalam memutus rantai penularan dengan Puskesmas yang memback up. Pastikan puskesmas mampu bekerja bersama masyarakat dan aktif mengunjugi masyarakat," ujar Mardani menggunakan akun Twitter @MardaniAliSera, Jumat (18/9/2020).

baca juga:

Dia menegaskan, vaksinasi bukan satu-satunya cara membasmi wabah virus yang bermula di Wuhan, Tiongkok akhir tahun lalu itu. Cara lain yang penting dan terkait dengan upaya pencegahan penularan adalah dengan gencar melakukan kampanye kesehatan. Misalnya; rajin berolahraga. Karena itu, dia mendorong agar pemerintah mengalihkan perhatian dengan fokus pada upaya pencegahan. Sehingga korban tidak lebih banyak lagi.

"Sebaiknya fokus pada upaya preventif kesehatan, setidaknya ada 2 hal yang bisa digencarkan. Pertama; promosi kesehatan seperti rajin olahraga untuk meningkatkan imunitas dlm tubuh. Ini yang kerap dilupakan," katanya.

Cara lain adalah melakukan perlindungan khusus terhadap masyarakat. Misalnya menggencarkan kampanye penggunaan masker, menjaga jarak dan mencuci tangan.

"Sambil pemerintah benar-benar memetakan distribusi vaksin, dari prioritas pemberian hingga distribusi ke seluruh masyarakat. Diiringi dengan law enforcement dalam penegakan disiplin protokol kesehatan & anggaran yang pro kesehatan," ujarnya.

Langkah ini, kata dia, sangat penting. Apalagi vaksinasi yang akan dilakukan pemerintah belum diketahui pasti kapan dimulai. Meskipun pemerintah telah menargetkan program vaksinasi dilakukan akhir tahun ini, tetapi faktanya belum dilakukan saat ini. Sementara, penularan wabah kian menjadi-jadi. Hal itu dibuktikan dengan penambahan jumlah kasus setiap hari di dalam negeri.

"Satu hal yang perlu digarisbawahi, jangan cepat senang dengan adanya vaksin Covid-19. Berapa lama vaksin Covid-19 akan diedarkan ke seluruh negeri? Penduduk kita ada 270 juta. Kira-kira perlu berapa bulan untuk menyutikkan vaksin ke penduduk Indonesia. Ini juga terkait kemampuan Puskesmas kita," katanya.

Dia menambahkan, andai pemerintah menargetkan vaksinasi dilakukan dalam sebulan terhadap seluruh masyarakat Indonesia, itu artinya setiap hari harus ada 8 juta orang penduduk yang divaksin dengan asumsi jumlah penduduk 250 juta orang.

"Angka ini tentu tak realistis bila melihat kesiapan infrastruktur kesehatan. Distribusi vaksin akan memakan waktu yg sangat panjang," ujarnya.

Pada bagian akhir twitnya, politikus PKS itu mengingatkan pemerintah. Dia mengatakan, saat ini masyarakat menunggu kabar baik dari pemerintah tentang masa depan penanganan wabah mematikan itu. Misalnya, kabar tentang peningkatan tes, penegasan dan penegakan protokol kesehatan, pembentukan Satgas oenyehatan tenaga medis.

Dia menambahkan, sejarah mencatat, tidak ada pandemi yang bisa diselesaikan hanya dengan obat dan vaksin. Pandemi justru baru bisa diatasi dengan adanya intervensi kesehatan masyarakat dengan melakukan test massal, pelacakan sebaran virus, isolasi, penanganan, dan mengubah perilaku. Perubahan perilaku, kata dia, adalah intervensi murah dan mudah serta bisa dilakukan semua orang.

"Kabar-kabar ini bisa membuat masyarakat tenang ketimbang terus 'menjual' vaksin sebagai solusi tunggal," ungkapnya.

Editor: Arief Munandar

berita terkait

Image

Ekonomi

Tokopedia

Fasilitas Gudang Pintar TokoCabang Bantu Jawab Tantangan Logistik di Indonesia

Image

Iptek

Transaksi Online Bantu Masyarakat Jaga Daya Beli di Tengah Pandemi

Image

News

30 Pasien di Mimika Berhasil Sembuh dari COVID-19

Image

News

7 Virus Terganas di Dunia, Ada yang Tingkat Kematiannya 90 Persen hingga Dimanfaatkan untuk Senjata Biologi

Image

Iptek

Keamanan Data Kunci Menjaga Produktivitas saat WFH

Image

News

Pemkot Bogor Siapkan 25 Puskesmas Guna Salurkan Vaksin Covid-19

Image

Ekonomi

Kemenko Marves: Jateng Berpotensi Jadi Lokasi Investasi Baterai Litium

Image

Ekonomi

Urban Farming Suburkan Pendapatan Ekonomi Masyarakat di Tengah Pandemi COVID-19

Image

News

Pasien Sembuh Covid-19 Jakarta Tembus 80.261 Orang

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Hiburan

Miliki Sifat Keibuan, Dul Jaelani Pacari Tissa Biani

Berikan puisi, Dul Jaelani pacari Tissa Biani.

Image
Hiburan

Selamat, Riza Shahab Resmi Bertunangan

Riza Shahab masih merahasiakan identitas tunangannya.

Image
Hiburan

Marah, Anak Nikita Mirzani Minta Indra Tarigan Harus Masuk Penjara

Nikita Mirzani akan berusaha menjebloskan Indra Tarigan sesuai kemauan anaknya.

Image
Hiburan

Laporan untuk Indra Tarigan, Nikita Mirzani Serahkan Alat Bukti

Nikita Mirzani melaporkan Indra Tarigan ke Polda Metro Jaya atas dugaan pencemaran nama baik.

Image
Hiburan

Beredar Surat Pengantar, Sule Bakal Segera Nikahi Nathalie Holscher

Nathalie Holscher sudah akrab dengan anak-anak Sule.

Image
Hiburan

Dituding Nikmati Hasil Jerih Payah Nita Thalia, Istri Pertama Nurdin Rudythia Angkat Bicara

Kisruh rumah tangga Nita Thalia dan Nurdin Rudythia masih berlanjut

Image
Hiburan

Lima Kali Beli Sabu, Polisi Masih Dalami Keterlibatan Renald Ramadhan

Renald mengaku membeli sabu dari salah seorang berinisial P

Image
Hiburan

Istri Pertama Sayangkan Perceraian Nita Thalia dan Nurdin Rudythia

Pernikahan yang sudah dibina Nita Thalia selama 20 tahun bersama Nurdin Rudythia terancam berakhir di meja pengadilan

Image
Hiburan

Kepada Polisi, Renald Ramadhan Ngaku Konsumsi Sabu Supaya Cepat Kurus

Renald Ramadhan ditangkap pada Kamis (15/10) lalu dengan barang bukti sabu sebesar 0,4 gram

Image
Hiburan

Cerita Chef Arnold Dibully saat Kecil karena Sulit Berbahasa Inggris

Nama Arnold Poernomo melambung setelah menjadi juri di salah satu acara perlombaan masak MasterChef Indonesia

terpopuler

  1. Cai Changpan Tewas, Fadli Zon: Susah-susah Gali Lubang Buat Kabur, Tiba-tiba Ditemukan Gantung Diri, Ajaib

  2. Viral Video Orang Kaya Nongkrong di Mal, Crazy Rich Surabaya ini Balas dengan Makan Pentol

  3. 4 Zodiak Ini Terkenal Doyan Kerja Keras dan Sukses

  4. Jadi Gelandangan, Mantan Model Loni Willison Akui Tak Butuh Bantuan

  5. Klasemen Liga Italia: Roma Ketujuh, Milan Masih Teratas

  6. Singgung KAMI, Ferdinand: Katanya Gerakan Moral, Tapi Menciptakan Kerusuhan

  7. Donald Trump Hadiri Misa Gereja Tanpa Masker, Pastor Janji Puasa agar Menang Pemilu

  8. Berikut Ramalan Keuangan Mingguan Kamu Menurut Zodiak, Cancer Wajib Hati-hati!

  9. Profil Ali Mochtar Ngabalin di Wikipedia Diganti Tukang Ngibulin dan Pembacot

  10. Rumah Dp Rp0 Jadi Sasaran Kritik, Anak Buah Anies Akui 13.666 Warga Tidak Lolos Verifikasi

tokopedia

fokus

Lawan Covid-19
Webinar Akurat: Peran Strategis IJK
Akurat Solusi : Roadmap IHT

kolom

Image

Albert RRQ, ‘Baby Alien’ yang Bersinar di MPL ID Season 6

Image
UJANG KOMARUDIN

Mengawal Omnibus Law

Image
ABDUL MUKTI RO'UF

Tiga Nalar Pendidikan Islam

Image
Achsanul Qosasi

Menyelamatkan UMKM, Menyelamatkan Ekonomi

Wawancara

Image
Iptek

Saat Dominasi Kontraktor Besar Masih Kejam

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Fahri Hamzah: Saya Dari Kecil Jualan Kopi | Akurat Talk (2/2)

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Ngomongin Hobi Sampai Harga Outfit Fahri Hamzah | Akurat Talk (1/2)

Sosok

Image
News

Dihadiri Keluarga, 5 Momen Bahagia Mutiara Annisa Baswedan saat Wisuda Online

Image
News

Profil Kompol Imam Irawan, Pernah Ungkap Kasus Narkotika Kelas Kakap

Image
News

5 Fakta Menarik Hanafi Rais, Pernah Habiskan Rp18 Juta untuk Membuat Becak Listrik