Akurat.co - Cepat Tepat Benar
Login / Sign Up

MAKI Ungkap Istilah King Maker dalam Skandal Djoko Tjandra

Bayu Primanda

MAKI Ungkap Istilah King Maker dalam Skandal Djoko Tjandra

Koordinator MAKI, Boyamin saat mendatangi KPK, Jumat (113/12/2019) | AKURAT.CO/Aricho Hutagalung

AKURAT.CO Masyarakat Antikorupsi Indonesia (MAKI) mengungkapkan terdapat istilah "king maker" dalam bukti baru yang diserahkan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait kasus Djoko Soegiarto Tjandra (DST) dan kawan-kawan.

"Salah satu yang mengejutkan dan ini hal yang baru ada penyebutan istilah "king maker" antara pembicaraan-pembicaraan itu antara PSM (Pinangki Sirna Malasari), ADK (Anita Dewi Kolopaking) dan juga terkait dengan DST juga ada istilah 'king maker'," kata Koordinator MAKI Boyamin Saiman di Gedung KPK, Jakarta, Rabu (16/9/2020).

Boyamin mengaku tidak dapat menyerahkan bukti soal "king maker" tersebut ke Kejaksaan Agung (Kejagung) dan juga Bareskrim Polri.

"Ini saya sudah tidak bisa membawa lagi "king maker" kepada polisi dan jaksa. Artinya, saya tidak bisa karena Kejaksaan Agung juga sudah berusaha cepat-cepat selesai, PSM juga sudah di P21 dan di Bareskrim nampaknya sebentar lagi berkasnya diserahkan kembali ke Kejaksaan Agung," ungkapnya.

Oleh karena, ia pun menyerahkan bukti "king maker" tersebut ke KPK dan meminta lembaga antirasuah itu untuk mendalaminya.

"Kalau toh supervisi sudah terlalu ketinggalan ya saya minta pertama kali untuk mengambil alih tetapi nampaknya melihat nama "king maker" itu, saya minta dilakukan penyelidikan baru tersendiri yang ditangani oleh KPK untuk meneliti "king maker" itu siapa karena nampaknya dari pembicaraan itu terungkap ada istilah "king maker", tuturnya.

Diketahui, Wakil Ketua KPK Nawawi Pomolango mengatakan lembaganya dapat menindaklanjuti jika terdapat nama-nama lain terkait kasus Djoko Tjandra tidak diusut baik oleh Kejagung maupun Bareskrim Polri.

"KPK berdasarkan Pasal 10A ayat (2) huruf (a) (UU KPK) dapat langsung menangani sendiri pihak-pihak yang disebut terlibat tersebut, terpisah dari perkara yang sebelumnya disupervisi," kata Nawawi dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (16/9/2020).

Hal tersebut dilakukan, kata dia, jika ada nama-nama lain yang didukung oleh bukti-bukti yang ada memiliki keterlibatan dengan kasus Djoko Soegiarto Tjandra (DST) maupun kasus Jaksa Pinangki Sirna Malasari (PSM), namun tidak ditindaklanjuti.

Sebelumnya, MAKI juga telah meminta KPK mendalami istilah dan inisial nama dalam rencana pengurusan fatwa Mahkamah Agung (MA) oleh Pinangki dan pengacara Anita Dewi Kolopaking.

"KPK hendaknya mendalami aktivitas PSM dan ADK dalam rencana pengurusan fatwa dengan diduga sering menyebut istilah "Bapakmu" dan "Bapakku". KPK perlu mendalami berbagai inisial nama yang diduga sering disebut PSM, ADK, dan DST dalam rencana pengurusan fatwa, yaitu T, DK, BR, HA, dan SHD," kata Boyamin di Jakarta, Jumat (11/9/2020).[]

baca juga:

Editor: Bayu Primanda

berita terkait

Image

News

Andi Irfan Buang iPhone 8 ke Laut Berisi Action Plan Pembebasan Djoko Tjandra

Image

News

KPK Tidak Perlu Ambil Alih Kasus Djoko Tjandra, Cukup Lakukan Supervisi

Image

News

Lengkapi Bukti-bukti, Bareskrim Kembali Limpahkan Berkas Perkara Djoko Tjandra

Image

News

Mabes Polri Belum Siap Hadapi Gugatan Praperadilan Irjen Napoleon Bonaparte

Image

News

MAKI Bakal Gugat KPK Jika Kasus Skandal Djoko Tjandra Tak Diambil Alih

Image

News

MAKI Serahkan Bukti Percakapan Pinangki dengan Anita Kolopaking ke KPK

Image

News

Kejagung Bakal Gabungkan Penanganan Perkara Djoko Tjandra dengan Bareskrim

Image

News

Misteri Sosok 'King Maker' di Balik Andi Irfan, Perantara Suap dari Djoko Tjandra ke Pinangki

Image

News

Dikritik ICW Soal Perkara Pinangki, Jampidsus Ngambek

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

Dinilai Sebar Fitnah, UI Polisikan Politisi PKS dengan Pasal 27 Ayat 3 UU ITE

Almuzzamil diduga melakukan fitnah, pembunuhan karakter, dan kebohongan publik terkait pendidikan seks bebas.

Image
News

Shelter Bener Resmi Beroperasi, Sediakan Psikolog Buat Pasien OTG COVID-19

Pemerintah Kota Yogyakarta resmi mengoperasikan rumah susun sederhana sewa (Rusunawa) di Tegalrejo sebagai shelter bagi pasien OTG COVID-19

Image
News

Rektor Unhan: Terorisme Musuh Bersama, Penanganannya Harus Sinergi Lintas Pihak

Amarulla menyebut negara-negara maju seperti Amerika Serikat memiliki kekuatan militer dalam menghadapi terorisme.

Image
News

Presiden Tsai Ing-wen Puji Pilot Heroik yang Mencegat Jet Tempur China di Selat Taiwan

"Kami akan mempertahankan wilayah udara kami secara real time selama ada ancaman."

Image
News

Gerindra Akui Pergub PSBB Buatan Anies Terlampau Lemah

Untuk itu, dalam satu dua hari ke depan pembahasan Rancangan Peraturan Daerah baru ini bakal dikebut di DPRD DKI Jakarta.

Image
News

Pilkada 2020, Mantan Menag: Semoga Tak Ada yang Korbankan Jiwa Demi Kuasa dan Tahta

Pilkada di tengah pandemi nanti lebih baik mencoba dengan sistem pemilu daring.

Image
News

Kena Corona, Arief Budiman Serahkan Jabatan Ketua KPU ke Ilham Saputra

Penunjukan itu bertujuan agar memperlancar urusan tata administrasi KPU.

Image
News

Studi Korsel: 30 Persen Pasien COVID-19 Alami Penyakit Mental

Dilaporkan oleh RS Korea Selatan (Korsel), studi bahkan menunjukkan bagaimana sepertiga pasien COVID-19 ternyata menderita gangguan mental

Image
News

Pembangunan Trotoar Biang Kerok Banjir Jakarta, Anies Baswedan Kena Omel DPRD 

Banjir itu dipicu buruknya saluran air dan drainase imbas dari pembangunan trotoar.

Image
News

Sudjiwo Tedjo Usul Pilkada Dimajukan, How Cuk?

Sudjiwo Tedjo tawarkan jalan kompromi.

terpopuler

  1. 5 Nama Anak Artis Unik Banget, Anakku Lelaki Hoed hingga Air Rumi Akbar 1453

  2. Suasana Malam Yogyakarta di Masa Pandemi Tampak Ramai, Warganet: Ngeri... Ngeri...

  3. Viral Video Kelompok Maluku Bentrok dengan BPPKB, Kapolsek : Itu Hoaks

  4. Gambar Kim Jong-un Dijadikan Kertas Bekas, Korea Utara Perintahkan 'Inspeksi' Nasional

  5. 5 Serba-serbi Madiun, Pusat Salah Satu Perguruan Pencak Silat Tertua di Indonesia hingga Miliki Pabrik Kereta Api

  6. Ahmad Najib Burhani: Pembelaan Terhadap Minoritas adalah Panggilan Agama

  7. Buat Salah saat Kampanye, Joe Biden Jadi 'Gunjingan' Media

  8. Jelang Pilkada, Hasto: Jangan Cekoki Pikiran Rakyat Bahwa Pilkada Adalah Perang

  9. Rinaldi Harley Wismanu Korban Mutilasi Dimakamkan di Sleman, Keluarga Minta Pelaku Dihukum Maksimal

  10. Happy Hariadi ke Halilintar Anovial Asmid: Rangkul Anak Itu Kalau Kamu Paham Agama

fokus

Akurat Solusi : Roadmap IHT
Webinar Akurat: Resesi Ekonomi
Tokopedia Dorong Digitalisasi UMKM dan Inklusi Keuangan

kolom

Image
Achsanul Qosasi

Kerjasama Tim, Inkonsistensi Kebijakan dan Covid-19

Image
Khalifah Al Kays Yusuf dan Tim Riset ALSA

Dampak Kebijakan PSBB Terhadap Hak Pekerja

Image
Dr. Arli Aditya Parikesit

Pandemi COVID-19 dan Bencana Ekologis Planet Bumi

Image
Dr. Abd. Muid N., MA

Dilema Mayoritas-Minoritas dalam Islam

Wawancara

Image
Iptek

Saat Dominasi Kontraktor Besar Masih Kejam

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Fahri Hamzah: Saya Dari Kecil Jualan Kopi | Akurat Talk (2/2)

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Ngomongin Hobi Sampai Harga Outfit Fahri Hamzah | Akurat Talk (1/2)

Sosok

Image
News

5 Pesona Mutiara Annisa Baswedan dengan Rambut Pendek, Lebih Fresh!

Image
News

5 Potret Pramono Anung saat Bersepeda, Capai Puluhan Kilometer!

Image
News

5 Potret Annisa Yudhoyono saat Berhijab, Pesonanya Terpancar!