Akurat.co - Cepat Tepat Benar
Login / Sign Up
Image

Dr. Abd. Muid N, MA

Kaprodi Magister Ilmu Al-Quran dan Tafsir Institut PTIQ Jakarta

Al-Quran dan McDonaldisasi

Image

Pengunjung berswafoto dengan patung di gerai makanan cepat saji McDonald's di kompleks pusat perbelanjaan Sarinah, Jakarta, Jumat (8/5/2020). Gerai pertama McDonald's di Indonesia yang telah beroperasi hampir 30 tahun itu akan tutup permanen pada 10 Mei 2020 dikarenakan pihak manajemen gedung Sarinah akan merenovasi dan mengubah stategi bisnis. | AKURAT.CO/Endra Prakoso

AKURAT.CO, Jika Al-Quran shâlih li kulli zamân wa makân, maka seharusnya Al-Quran juga bisa berinteraksi dengan masyarakat yang belakangan disebut Generasi Millenial. Sebelum tulisan ini berlanjut, ada baiknya ditentukan apa yang dimaksud Generasi Mellenial di dalam tulisan ini.

Generasi Millenial atau Generasi Y adalah mereka yang di tahun 2019 sedang berumur 20-30 sehingga di tahun 2020 mereka kini berumur 21-31 tahun atau sekitar itu. Ciri mereka sering disebutkan bahwa mereka kreatif, inovatif, berfikir out of the box, tidak gaptek, idealis namun mudah bosan, dan lain-lain.

Sesungguhnya ada satu lagi generasi setelah Generasi Millenial, yaitu Generasi Z. Secara umum, mereka sama dengan Generasi Millenial, tetapi kurang dalam hal idealisme dan satu lagi, Generasi Z cenderung menginginkan segala hal serba instant.

baca juga:

Barangkali ini akibat mereka sangat akrab dengan gadget yang memang cenderung menyediakan segala hal dengan cepat. Tulisan ini akan melihat interaksi dengan Al-Quran lewat irisan sudut pandang dua generasi di atas, meskipun itu barangkali terlalu ambisius.

Kita memulai dari beberapa kata kunci seperti kreatif, inovatif, berfikir out of the box, tidak gaptek, idealis namun mudah bosan, dan segala harus instant. Kajian Al-Quran sendiri sesungguhnya mengalami hal yang serupa. Di sana ada kreativitas, ada upaya berfikir out of the box, dan juga ada instanisasi.

Masa lalu kajian Al-Quran penuh dengan tafsîr tahlîlî (upaya penafsiran Al-Quran dari Surah Al-Fatihah hingga Surah An-Nas). Yang membedakan setiap karya tafsîr tahlîlî adalah kecenderungan dan kepakaran para penafsir yang berbeda-beda. Bagi yang kepakarannya adalah hukum, maka dominasi penafsiran hukum tampak di sepanjang penafsirannya. Demikian pula jika kepakaran penafsir di bidang teologi, tasawwuf, pergerakan, dan sebagainya, maka itulah warna tafsirnya.

Belakangan, tidak lagi banyak yang melahirkan tafsîr tahlîlî. Barangkali karena itu tidak lagi praktis (baca: instant) atau memang karya tafsîr tahlîlî sudah cukup banyak dan sudah membentuk gugusan berfikir dan beragama umat Islam. Jika ada yang dianggap perlu diperbaharui dari gugusan berfikir dan beragama umat Islam itu, maka belakangan para pemerhati Al-Quran dan tafsir tidak lagi menyusun tafsîr tahlîlî tersendiri tetapi langsung mengkritisi gugusan berfikir dan beragama itu dengan cara mengkritisi landasan tafsîr tahlîlî mana yang diperkirakan membentuk gugusan berfikir dan beragama tersebut. Misalnya ada kegelisahan tentang ketidaksetaraan gender di dalam gugusan berfikir dan beragama umat Islam, maka kritik dilakukan dengan membaca ulang tafsîr tahlîlî yang membentuk gugusan berfikir dan beragama yang seperti itu. Sekali lagi, tidak dengan menyusun tafsîr tahlîlî baru.

Tidak hadirnya kembali tafsîr tahlîlî di panggung kajian Al-Quran juga diperkuat oleh lahirnya tafsîr mawdhû’î, sebuah cara memahami Al-Quran dengan langsung kepada tema-tema tertentu. Misalnya, seseorang yang hendak memahami bagaimana pesan-pesan Al-Quran tentang jilbab, maka dia tidak harus membaca dari Surah Al-Fatihah hingga An-Nas, tetapi cukup membaca tema yang membahas jilbab di dalam Al-Quran. Kenyataan tersebut benar-benar membuat memahami Al-Quran seperti memasan makanan cepat saji. Ini yang disebut instanisasi dalam upaya memahami Al-Quran. Di masa kini, ada tafsîr tahlîlî yang cukup populer yaitu Tafsir Al-Mishbah, karya M. Quraish Shihab. Namun karena memang kini adalah era instanisasi, maka M. Quraish Shihab pun merasa perlu menuliskan karya lanjutan dari Tafsir Al-Mishbah agar lebih ringkas dan lebih praktis untuk dipahami. Maka lahirlah Al-Lubab, karya M. Quraish Shihab yang lain, yang hanya terdiri dari 4 jilid. Sangat ringkas jika dibandingkan dengan Tafsir Al-Mishbah yang mencapai 15 jilid.

Istilah berbeda tetapi berkaitan dengan instantisasi adalah McDonaldisasi yang memiliki prinsip-prinsip: efisiensi, prediktabilitas, penekanan pada kuantitas daripada kualitas, dan digantikannya teknologi manusia oleh teknologi non manusia. George Ritzer menyebutnya dengan The McDonaldization of Society.

Editor: Ainurrahman

berita terkait

Image

News

Jelang Ramadan, Yayasan Amirul Ummah Salurkan 6 Ribu Al Quran di Pulau Bali

Image

News

Universitas Andalas Padang Buka Jalur Penghafal Al Quran Bagi Mahasiswa Baru

Image

rahmah

Kisah Islam

Menakjubkan, Kisah Pecinta Al-Qur'an yang Jasadnya Pindah dari Irak ke Madinah

Image

rahmah

Doa Manfaat

Doa Agar Dimudahkan dalam Menghafal Al-Qur'an

Image

Olahraga

Liga 1 Indonesia 2020

Kapten Bhayangkara Bertekad Jaga Rekor Positif saat Hadapi Arema

Image

rahmah

Hapal Al Quran 30 Juzz dan Ingin Keluar Negeri, Daftar Jadi Imam aja ke Kemenag

Image

News

Belajar dari Kasus Mcdonald's, Satpol PP DKI Imbau Warga Patuhi Aturan PSBB

Image

News

Langgar Aturan PSBB, Manajemen McD Sarinah Didenda Rp10 Juta

Image

News

Ada Kerumunan Saat Penutupan McD Sarinah, Polisi Panggil Management

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

Jadi Menristek Terakhir, Bambang Brodjonegoro: Saya Sedih

Bambang Brodjonegoro menceritakan sempat mengusulkan agar kementeriannya kembali menjadi Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi.

Image
News

Korban Tewas Akibat Siklon Tropis Seroja NTT Capai 177 Orang

Josef Nae Soi mengatakan sampai Minggu malam jumlah korban meninggal akibat banjir bandang di NTT capai 177 orang.

Image
News

Kasus Sembuh COVID-19 di Pamekasan Bertambah Dua Orang

kasus sembuh dari paparan COVID-19 di Pamekasan mencapai 1.062 orang

Image
News

Pemkot Batam Izinkan Warga Jalankan Ibadah Ramadan di Masjid

Pelaksanaan ibadah Ramadan harus menerapkan protokol kesehatan COVID-19 .

Image
News

Polda Sumut Larang Adanya Sahur On The Road Selama Ramadan

Kegiatan asmara subuh yang umumnya dilakukan oleh anak muda juga dilarang

Image
News

Jelang Ramadan, Objek Wisata di Ternate Dipenuhi Warga

Sejak pagi ratusan warga datang ke lokasi itu telah memenuhi areal parkir untuk menikmati pesona wisata pantai

Image
News

SBY Daftarkan Merek PD Secara Pribadi, Pendiri Demokrat Ajukan Penolakan

Wisnu selaku pendiri dan saksi sejarah berdirinya Partai Demokrat menegaskan bahwa SBY bukanlah sebagai pendiri Demokrat.

Image
News
DPR RI

Barbuk 1,9 Kg Emas Dicuri Pegawai, KPK Diminta Evaluasi Sistem Pengawasan

Selalu ada ruang perbaikan untuk memperkuat sisi pengawasan sistem operasional kerja KPK

Image
News

Polres Surakarta Tahan Seorang Pengedar Narkoba

Pelaku dijerat Pasal 114 Ayat (2) subsider Pasal 112 Ayat (2)

Image
News

Petugas Gabungan Gagalkan Penyelundupan 22.230 Benih Lobster ke Singapura

Petugas gabungan menggagalkan penyelundupan 23.230 benih bening lobster (BBL) atau benur dari Kepulauan Riau dikirim ke Singapura.

terpopuler

  1. Pangeran Philip Meninggal Dunia, Berapa Total Harta Kekayaannya?

  2. Klasemen Liga Spanyol: Madrid Rebut Puncak Klasemen Usai Menangi El Clasico

  3. Pembangunan Tugu Sepeda Sudah 80 Persen, Pekerja: Tinggal Pasang Lampu 

  4. Beli Jaket di Swalayan, Wanita Ini Malah Temukan Barang Tak Terduga di Kantong

  5. Isak Tangis Warga Toraja Tak Terhindarkan Saat Dua Jenazah Guru Tiba di RSUD Mimika

  6. Begini Makna Jihad yang Sesungguhnya Menurut Gus Baha

  7. Bukan Cinta, Ini Ciri Pasangan Terobsesi Padamu

  8. Kalina Oktarani Usik Kehidupan Zaskia Gotik, Penggemar Terpancing Emosi

  9. Usai Mengamuk di NTT dan Timor Leste, Badai Seroja Bersiap Terjang Australia

  10. Kipling dan Coca Cola Luncurkan Koleksi Tas Ramah Lingkungan

tokopedia

fokus

Webinar Akurat: DP 0 Persen
Info Kementan
Paramount Land
Lawan Covid-19

kolom

Image
Ajib Hamdani

Peningkatan Plafond KUR Pemerintah, Menguntungkan UKM atau Konglomerasi?

Image
Abdul Bari

Merefleksikan Kembali Arti Kesuksesan

Image
Khazangul Huseynova

Tahun Nizami Ganjavi

Image
Roso Daras

Pesan Doni Monardo kepada Putra-putri “Pahlawan Citarum Harum”

Wawancara

Image
Video

VIDEO Menstruasi Gak Lancar Tanda Ada Kista dan Berujung ‘Angkat’ Rahim?!? | Akurat Talk (2/3)

Image
Video

VIDEO Keliling Ruang Kontrol BMKG, Tempat Pantau Cuaca Hingga Bencana se-Indonesia | Akurat Talk

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Duh! Laki-laki Sering Jadi Tersangka Toxic di Hubungan, Padahal Mah… | Akurat Talk (3/3)

Sosok

Image
News

5 Fakta Menarik Lia Eden, Pemimpin Sekte Takhta Kerajaan Tuhan

Image
Gaya Hidup

Hartini Chairudin, Pemilik Brand Radwah Meninggal Dunia

Image
News

6 Potret Menyentuh Jokowi dengan Warga, Terbaru Berikan Jaket ke Pemuda NTT Korban Longsor