Akurat.co - Cepat Tepat Benar
Login / Sign Up
Image

UJANG KOMARUDIN

Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR) & Pengamat Politik Universitas Al-Azhar Indonesia (UAI) Jakarta.

Sumbar dan Pancasila

Melly Kartika Adelia

Image

Ketua Umum Partai PDI Perjuangan Megawati Soekarno Putri berbincang bersama ketua bidang Politik dan Hukum Partai PDIP Puan Maharani saat pengumuman pasangan calon kepala daerah serentak 2020 di kantor pusat PDI, Jakarta, Rabu (19/2/2020). PDI Perjuangan resmi mengumumkan 48 pasangan calon (paslon) kepala daerah yang diusung di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak tahun 2020. Pengumuman ini merupakan gelombang pertama. Ada sejumlah calon kepala daerah lain yang akan diumumkan di gelombang berikut, termasuk Solo dan Medan. AKURAT.CO/Dharma Wijayanto memeberikan pidato saat pengumuman pasangan calon kepala daerah serentak 2020 di kantor pusat PDI, Jakarta, Rabu (19/2/2020). PDI Perjuangan resmi mengumumkan 48 pasangan calon (paslon) kepala daerah yang diusung di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak tahun 2020. Pengumuman ini merupakan gelombang pertama. Ada sejumlah calon kepala daerah lain yang akan diumumkan di gelombang berikut, termasuk Solo dan Medan. | AKURAT.CO/Dharma Wijayanto

AKURAT.CO, Pernyataan Puan Maharani, Ketua Bidang Politik dan Keamanan DPP PDIP, yang menyebut “Semoga Sumbar menjadi pendukung Negara Pancasila”, telah mamantik respons dan reaksi keras dari masyarakat Sumbar (Sumatera Barat). Karena pernyataan tersebut, dianggap telah menyinggung perasaan, dari “ulu hati, jantung, hingga ubun-ubun” masyarakat Sumbar, yang terkenal dengan agamis dan kritis.  

Mempertanyakan masyarakat Sumbar, seolah-olah tak mendukung Pancasila, itu merupakan salah besar. Dan merupakan cara berpikir sempit dan tendensius. Bagi masyarakat Sumbar, Pancasila itu sudah final. Harga mati. Tak bisa ditawar-tawar. Dan tak perlu dipertanyakan kesetiaan masyarakat Sumbar terhadap Pancasila.

Jika masyarakat Sumbar tak mendukung PDIP. Dan jika PDIP tak pernah menang di Sumbar. Itu bukan salah masyarakat Sumbar. Dan itu juga bukan karena masyarakat Sumbar, tak ber-Pancasila.

baca juga:

Pancasila tak usah dibenturkan dengan masyarakat Sumbar. Masyarakat yang dengan tingkat pengamalan agama yang tinggi (agamis), maka akan tinggi dan besar pula dalam mengamalkan, menjaga, dan setia pada Pancasila.

Tokoh-tokoh besar dari Sumbar seperti Mohammad Hatta, H. Agus Salim, dan Mr. M.Yamin, terlibat langsung dan perjuangkan Pancasila, baik di BPUPKI maupun PPKI. Mereka tak pernah mengajarkan untuk membenci Pancasila. Karena Pancasila bukan untuk dibenci. Tapi untuk ditaati nilai-nilainya.

Saya sering mengatakan diberbagai forum dan kepada banyak media, bahwa seorang pejabat, harus hati-hati dalam membuat pernyataan. Perkataan itu cerminan hati dan pikiran. Jika perkataannya tak ramah terhadap sesama, maka hati dan pikirannya pun, tak bersih.

Tak boleh ada yang mengklaim diri paling Pancasilais, siapa pun dia. Entah itu penguasa, elite politik, atau pun rakyat biasa. Jangan merasa suci paling ber-Pancasila, sehingga menuduh masyarakat atau kelompok lain, seolah-olah tidak ber-Pancasila.

Ucapan Puan bisa menjadi senjata makan tuan. Bisa berdampak pada kredibilitas pribadi dan partainya. Kalau pun PDIP belum bisa menaklukkan Sumbar, maka harus lebih berkaca diri, jangan menuduh yang tidak-tidak, dan jangan membuat pernyataan yang menyinggung perasaan masyarakat Sumbar.

Mulut mu adalah harimau mu. Begitulah kata pepatah. Mulut yang mengeluarkan perkataan baik, maka akan melahirkan kasih sayang, kebaikan, dan inspirasi. Dan mulut yang tak dijaga, maka akan menumbuhkan rasa kecurigaan, hal negatif, dan bahkan bisa memecah belah masyarakat, bangsa, dan negara.

Editor: Melly Kartika Adelia

berita terkait

Image

News

MPR RI

Ahmad Basarah: Revisi PP 57/2021 Solusi Kembalikan Pancasila dalam Pendidikan Nasional

Image

Gaya Hidup

Wisata Sumatera Barat Lebih Cocok Berbasis Alam dan Budaya

Image

Ekonomi

Gandeng Pemda Sumbar, KKP Bangun Pusat Ikan Bilih Nasional

Image

News

MPR RI

HNW Nilai Penggunaan Pancasila Sebagai Deteksi Dini Terhadap Ideologi Berbahaya

Image

rahmah

Hikmah

Kamu Harus Tahu, ini Relevansi 5 Sila Pancasila dengan Al-Qur'an

Image

News

MPR RI

Bamsoet Ajak Generasi Muda Jadi Garda Terdepan Tegakkan Pancasila dan NKRI

Image

News

Api Lahap Satu Rumah dan Mobil Warga Agam

Image

News

Ken Setiawan: Parpol yang Mau Jadi Inang Kelompok Radikal Ancaman Bagi Pancasila

Image

News

5 Fakta Penting Kasus Kader Pemuda Pancasila dengan Anggota Kopassus

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

Isu Reshuffle Kabinet, PAN Belum Dapat Tawaran Menteri

PAN hingga kini belum mendapatkan informasi utuh terkait tawaran menjadi bagian Kabinet Indonesia Maju.

Image
News

Polres Tanjung Balai Amankan 73 Sepeda Motor di Sumut

Pihak kepolisian mengamankan sedikitnya 73 unit sepeda motor saat melakukan razia 'asmara subuh' di Kota Tanjung Balai

Image
News

Pemkot Serang Larang Restoran Buka Siang Hari, Teddy Gusnaidi: Seolah-olah Umat Muslim Makhluk Lemah dan Rapuh!

Teddy Gusnaidi heran dengan larangan restoran, rumah makan, warung nasi, dan kafe beroperasi pada siang hari selama Ramadan.

Image
News

Penumpang Angkot Jadi Sasaran, Begini Modus Copet di Tanah Abang

TH (21) dan R (30) mencopet dari angkot ke angkot di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat.

Image
News

Penembakan Massal Sasar Kantor Ekspedisi di AS, 8 Orang Tewas

Beberapa orang lainnya dilarikan ke rumah sakit karena luka-luka, sementara si pelaku bunuh diri.

Image
News

Polisi Ungkap Peredaran 5,6 kg Sabu dari Luar Negeri di Kukar

Satreskoba Polres Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, berhasil mengungkap kasus peredaran narkoba dengan barang bukti sabu- sabu

Image
News

Awas, Copet Mulai Menyusup di Pasar Tanah Abang

Pelaku biasa berkeliling di Pasar Tanah Abang,

Image
News

Cipayung Plus Bicara Pemuda dan Kepemimpinan Politik Nasional

Peran pemuda dalam perpolitikan Indonesia di abad ke-21 merupakan fenomena khas generasi milenial

Image
News

Larangan Mudik Lebaran 2021, Ini Alasan yang Dilontarkan Presiden Jokowi

Presiden menegaskan larangan mudik berlaku bagi seluruh masyarakat Indonesia.

Image
News

Pakistan Dilanda Demonstrasi Rusuh Anti-Prancis, Pemimpin Partai Radikal Ditangkap

Partai Tehreek-e-Labiak mengobarkan kekerasan, sehingga properti pribadi dan umum rusak serta mengganggu pasokan oksigen rumah sakit.

terpopuler

  1. Kelebihan Bayar Peralatan Damkar Rp6,5 Miliar, Anies Dicurigai Banyak Lakukan Kesalahan Transaksi 

  2. Cipinang Melayu Banjir Lagi, Wagub DKI Salahkan Pembangunan GBK

  3. Gus Baha: Begini Hukum Puasa Orang yang Bekerja

  4. Penataan Balai Kota Cuma Pindahkan Kursi, Anies Siapkan Anggaran Hingga Rp2 Miliar 

  5. Indonesia Bangun Silicon Valley, Ekonom: Jangan Sampai Jadi Bandara Kertajati Jilid Dua!

  6. Resep Indomie Soto Versi 'Elite' ala Jerry Andrean, Juara Masterchef Indonesia Season 7

  7. Anggaran Pengadaan Alat Damkar DKI Diduga Diarahkan ke Perusahaan Tertentu

  8. Prof Mustari: Kegagalan Moderasi Beragama karena Mengilusikan Islam Tidak Berdasar Realita

  9. Dennis Lyla Kangen Anak Setelah Digugat Cerai, Thalita Latief: Selama Ini Kemana Bro?

  10. Praperadilan Dikabulkan, Kasus Dugaan Pemalsuan Sertifikat di Polda Metro Jaya Dilanjutkan

fokus

Ramadan 1442 Hijriah
Webinar Akurat: DP 0 Persen
Info Kementan

kolom

Image
Tantan Hermansah

Tantangan Keberlanjutan Pariwisata Desa

Image
Ajib Hamdani

Peningkatan Plafond KUR Pemerintah, Menguntungkan UKM atau Konglomerasi?

Image
Abdul Bari

Merefleksikan Kembali Arti Kesuksesan

Image
Khazangul Huseynova

Tahun Nizami Ganjavi

Wawancara

Image
Video

VIDEO Menstruasi Gak Lancar Tanda Ada Kista dan Berujung ‘Angkat’ Rahim?!? | Akurat Talk (2/3)

Image
Video

VIDEO Keliling Ruang Kontrol BMKG, Tempat Pantau Cuaca Hingga Bencana se-Indonesia | Akurat Talk

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Duh! Laki-laki Sering Jadi Tersangka Toxic di Hubungan, Padahal Mah… | Akurat Talk (3/3)

Sosok

Image
News

5 Fakta Menarik Ade Armando, Pakar Komunikasi yang Sempat Sindir Atta Halilintar

Image
Gaya Hidup

Ramadan 1442 H

Masjid Terindah di Bengkulu, Hadiah Ramadan Maya Miranda Ambarsari

Image
Ekonomi

Intip Karier Hingga Kekayaan Song Joong Ki yang Makin Gemerlap!